Categories
Geografi Pendidikan

Pengertian Tsunami | Proses, Dampak & Mitigasinya

Pengertian dan pembahasan tsunami lengkap- Dari setidaknya 13 daftar bencana paling sering terjadi di Indonesia, tsunami termasuk bencana paling mengerikan.

Tsunami datang tanpa peringatan atau dengan kata lain bencana alam tsunami tak bisa diprediksi kapan terjadinya. Itulah mengapa tsunami selalu memakan banyak korban.

Kebanyakan korban meninggal karena terseret arus atau terhantam material berat. Mereka belum sempat mencari tempat aman dalam selang waktu gempa dan tsunami (goldentime).

Namun, meski tidak dapat prediksi, bukan berati kita hanya bisa pasrah. Pengetahuan tentang tsunami dan upaya mitigasi harus tetap diketahui oleh semua masyarakat.

Pengetahuan ini berguna untuk meminimalkan tingkat kerugian dan juga bahaya.

Lalu, apa saja hal yang harus kamu ketahui tentang tsunami? Berikut ulasannya.

Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
Gambar oleh organestonga.blogspot.com: Kepulauan Jepang rawan diterjang tsunami

Pengertian Tsunami secara Terminologi

Kata Tsunami berasal dari bahasa Jepang. ‘Tsu’ berarti pelabuhan dan ‘Nami’ berarti gelombang. Dulu tsunami sering terjadi di Jepang. Sejarah Jepang mencatat setidaknya 196 tsunami telah terjadi.

Ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan tsunami. 

Salah satunya adalah Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil dan ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh.

Sebagai catatan tambahan, dalam bahasa Tagalog versi Austronesia, bahasa utama di Filipina, alon berarti “gelombang”.

Selanjutnya, di Pulau Simeulue, daerah pesisir barat Sumatra, Indonesia tsunami tertera dalam Bahasa Defayan, dengan sebutan ‘smong’ yang berarti tsunami. Hampir sama dengan dalam Bahasa Sigulai, yaitu emong berarti tsunami.

Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia

Tsunami adalah gelombang air besar yang diakibatkan oleh gangguan di dasar laut, salah satunya gempa bumi. Gangguan tersebut membentuk gelombang yang menyebar ke segala arah dengan kecepatan gelombang mencapai 600–900 km/jam.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

tsunami/tsu·na·mi/n  adalah gelombang laut dahsyat (gelombang pasang) yang terjadi karena gempa bumi atau letusan gunung api di dasar laut (biasanya terjadi di Jepang dan sekitarnya).

Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Pengertian tsunami adalah serangkaian peristiwa bersamaan antara gelombang dan ombak laut sehingga menimbulkan pergeseran lempeng di dasar laut sebagai bentuk akibat daripada fenomena gempa bumi. (2011)

Bakornas PBP

Definisi tsunami adalah gelombang lautan dengan periode yang panjang, biasanya hal tersebut ditimbulkan dari gangguan impulsif di dasar laut. (2007)

Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli

Puspito (2010)
Pengertian tsunami adalah gelombang laut yang disebabkan karena gempa di dasar laut sehingga mencapai ketinggian mulai satu meter hingga puluhan meter di garis pantai

Anonim (2013)
Tsunami adalah gelombang yang datang dengan kuat serta mempunyai cepatan tinggi sehingga menyebabkan kerugian bagi mahluk hidup.

Musashiazka (2014)
Tsunami adalah gelombang air laut yang tidak wajar dari kebiasanya, ketidakwajaran itu dilihat dari intensitas maupun besarnya gelombnag. Hal ini terjadi dikarenakan adanya pergeseran lempeng pada belahan bumi, gempa dan lain sebaginya.

Ada perbedaan mendasar antara tsunami dan gelombang pasang.

Tsunami dan gelombang pasang sama-sama menghasilkan gelombang air yang bergerak ke arah dartan di garis pantai. Perbedaanya, dalam kejadian tsunami, gerakan gelombang jauh lebih besar dan lebih lama, sehingga memberikan kesan seperti gelombang pasang yang sangat tinggi.

Tsunami juga tidak dipengaruhi oleh gaya tarik bulan seperti fenomena pasang.

Meskipun ada pengertian yang menyamakan tsunami dengan “pasang-surut” karena memiliki kesamaan atau kemiripan karakter dengan gelombang pasang, pengertian ini tidak lagi akan tepat.

Tsunami tidak hanya terbatas pada pelabuhan karena dapat masuk jauh ke daratan. Karenanya para geologis dan oseanografis sangat tidak merekomendasikan untuk menggunakan istilah pasang surut ataupun gelombang tsunami ini.

Penyebab Tsunami

Tsunami dapat disebabkan oleh empat hal dibawah ini:

Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
gambar oleh youtube.com: Proses terjadinya tsunami akibat gempa tektonik bawah laut

Yang dimaksud dislokasi adalah pergeseran kerak bumi yang terjadi di bawah laut. Pergeseran ini akan menghasilkan energi, energi tersebut biasa kita sebut sebagai seismik (gempa).

Dalam bidang kegempaan, jenis gempa karena pergeseran kerak bumi disebut dengan gempa tektonik.

Baca selengkapnya: Penyebab gempa bumi tektonik

Karena posisi pusat gempa yang berada dibawah laut, maka selanjutnya energi ini akhirnya disebarkan ke segala zona air dalam bentuk gelombang yang gerak (berubah menjadi energi kinetik). Gelombang tersebutlah yang akan berubah menjadi tsunami.

Perlu diperhatikan sebelumnya bahwa ada beberapa syarat terjadinya tsunami yaitu:

  1. Kekuatan gempa lebih dari 6,5 SR
  2. pusat gempa berkisar 0-30 dibawah permukaan laut
  3. Jenis pergeseran berupa patahan naik turun

Tsunami karena pergeseran tektonik pernah melanda Aceh beberapa waktu lalu dan menewaskan ribuan orang.

Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
gambar oleh studiobelajar.com: Tsunami akibat aktivitas vulkaonologi di laut

Gunung api tidak melulu berada di tengah benua seperti yang umum kita ketahui. Gunung api juga ada yang berada di dalam lautan.

Gunung api yang berada di dekat lautan ataupun di dalam lautan saat meletus akan mengeluarkan material. Material ini akan mengusik keseimbangan air laut.

Baca selengkapnya: Tipe letusan gunung api

Awalnya gelombang yang dihasilkan masih 1-2 meter di lautan. Gelombang ini lalu membesar seiring mendekati pesisir pantai. Hal ini karena terjadi proses penambahan massa air permukaan.

Setelah tiba di pantai, gelombang akan luber dari garis pantai dan menerjang apapun yang dilaluinya. Bukan hanya itu, gelombang tidak datang sekali, namun berkali-kali. Itulah yang menyebabkan kerusakan akibat tsunami menjadi parah dan korban berjatuhan semakin banyak.

Tsunami seperti ini pernah terjadi pada meletusnya gunung krakatau yang kemudian membangkitkan tsunami hebat.

Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
Gambar oleh detik.com: Longsoran batuan dapat menyebabkan tsunami

Tebing di pinggir laut seringkali tidak stabil dan menyebabkan ambrol masuk ke dalam air laut. Jika longsoran dalam jumlah yang besar dan terjadi secara mendadak dapat menimbulkan tsunami.

Proses dimulai ketika tanah/batuan yang longsor secara mendadak mengisi ruang air sehingga membuat massa air bergerak secara tiba-tiba. Kita menyebut gerakan ini sebagai gelombang.

Seperti dalam kasus tsunami akibat letusan gunung, gelombang ini mulanya kecil lalu membesar menuju pantai menjadi gelombang tsunami.

Tsunami karena sebab ini disebut Tsunamic Submarine Landslide.

Tsunami Akibat Hantaman Meteor

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
gambar oleh physic.wordpress.com: Hantaman meteor menimbulkan gelomabng tsunami

Jika melewati hutan menyebabkan kebakaran hutan, sebaliknya hantaman meteor jika melewati lautan akan menyebabkan tsunami.

Gelombang tsunami disebabkan oleh tabrakan antara air laut dan meteor. Meteor yang dimaksud adalah meteor dengan ukuran besar.

Tsunami semakin berbahaya jika hantaman keduanya dalam, serta membentuk garis panjang membelah lautan.

Jika meteornya kecil maka gelombang akan ter-dispersiv.

Tsunami Akibat Ulah Manusia

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
gambar oleh wordpress.com: Percobaan bom nuklir di lautan penyebab tsunami

Manusia ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya tsunami. Salah satu contohnya ketika ada percobaan bom nuklir dan mengenai lautan.

Energi yang dihasilkan oleh bom akan mengusik keseimbangan air. Energi lalu disalurkan ke seluruh zona air dalam bentuk gelombang.

Jenis-Jenis Tsunami

Berdasarkan jarak titik pusat gempa dan area terdampak, tsunami gempa dibagi menjadi 3:

Tsunami Jarak pendek

Tsunami ini terjadi dalam selang waktu 0-30 menit setelah terjadinya gempa. Pusat gempa terletak dalam radius 200 km dari lokasi tsunami.

Jarak pusat gempa yang dekat memungkinkan penduduk merasakan getarannya dan bisa merusak bangunan.

Tsunami Jarak Menengah

Jarak waktu antara terjadinya gempa dan tsunami antara 30 menit sampai 2 jam. Pusat gempa berada radius 200 km-1000 km dari arah terdampak. Gempa ini masih mungkin bisa dirasakan namun dengan intensitas yang lebih kecil dari gempa dekat.

Tsunami Jarak Jauh

Jarak area terdampak dan pusat gempa lebih dari 1000 km, hal ini membuat jeda watu gempa dan terjadinya tsunami sangat lama yaitu 2 jam atau lebih. Gempa jenis ini tidak bisa dirasakan oleh penduduk.

Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami

  1. Air laut surut secara tiba-tiba.
  2. Terdengar suara bergemuruh dari arah laut.
  3. Hewan-hewan bertingkah aneh, misalnya burung-burung akan terbang ke arah tengah lautan.
  4. Ada gempa pengiring, jika pusat gempa penyebab tsunami berada dalam jarak 200-1000 km dari bibir pantai.
  5. Fenomena ombak/gelombang yang aneh. Gelombang ini kemungkinan adalah gelombang pengiring gelombang tsunami.
  6. Dibeberapa kasus, tsunami juga ditandai dengan warna awan yang berubah dari cerah menjadi gelap.

Dampak Terjadinya Tsunami

Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh
Gambar oleh wikilmages di Pivabay: Perbandinagn sebelum dan sesudah terjadi bencana tsunami

Bencana alam tsunami memberikan dampak yang besar baik terhadap manusia maupun lingkungannya. Dampak tersebut antara lain:

  1. Kematian secara massal
  2. Penduduk mengalami stres dan depresi berat karena kehilangan harta benda dan keluarga khususnya.
  3. Hilangnya harta benda termasuk hewan ternak.
  4. Rusaknya permukiman penduduk dan gedung-gedung pemerintahan.
  5. Gagal panen dan rusaknya ladang pertanian karena bercampur dengan air laut.
  6. Hilangnya mata pencaharian nelayan, karena perahu-perahu terseret dan hilang.
  7. Terjadi pencemaran sumber air bersih oleh air laut yang membawa sampah dan kotoran.
  8. Rusaknya sarana perhubungan seperti jalan, jembatan, pelabuhan.
  9. Memutus sistem komukasi karena rusaknya tiang listrik.
  10. Tertinggalnay pendidikan anak-anak usia ekolah di area terdampakkarena harus mengungsi.
  11. Hancurnya tatanan ekonomi yang pernah dibangun.
  12. Melonjaknya angka pengangguran.

Upaya Mitigasi Bencana Tsunami

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Contents [hide],,Pengertian Tsunami Lengkap dari Berbagai Sumber,Pengertian Tsunami secara Terminologi,Definisi Tsunami Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia,Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Pengertian Tsunami Oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),Pengertian Tsunami Oleh Bakornas PBP,Pengertian Tsunami Menurut Para Ahli,Penyebab Tsunami,Tsunami Akibat Dislokasi Dasar Perairan,Tsunami Akibat Meletusnya Gunung Api Laut,Tsunami Akibat Longsoran di Bawah Laut,Tsunami Akibat Hantaman Meteor,Tsunami Akibat Ulah Manusia,Jenis-Jenis Tsunami,Tsunami Jarak pendek,Tsunami Jarak Menengah,Tsunami Jarak Jauh,Tanda-Tanda Akan Terjadi Tsunami,Dampak Terjadinya Tsunami,Upaya Mitigasi Bencana Tsunami,Sebelum terjadinya tsunami,Saat terjadi tsunami,Sesudah terjadi ,penyebab tsunami dan cara mengatasinya,jenis jenis tsunami,dampak tsunami aceh,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,penyebab tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,jarak aman tsunami dari pantai,penyebab terjadinya tsunami di aceh,,proses terjadinya tsunami,proses terjadinya tsunami brainly,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,penyebab tsunami brainly,solusi tsunami,penanganan tsunami,tanda-tanda terjadinya tsunami adalah,proses terjadinya tsunami beserta gambarnya,interpretasi tsunami,tsunami generation,gempa vulkanik disebabkan oleh,pusat gempa disebut juga,sebutkan definisi mitigasi bencana,perbedaan gempa dan tsunami,penyebab terjadinya tsunami di selat sunda,alat pendeteksi dan pencatat gempa disebut,,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh,apa yang dimaksud dengan gempa bumi,proses terjadinya tsunami brainly,simulasi terjadinya gempa dan tsunami,bagaimana cara mengatasi tsunami,siklus terjadinya gempa,teks eksplanasi proses terjadinya tsunami,jelaskan faktor penyebab terjadinya tsunami,mengapa dapat terjadinya angin,bagaimana alat deteksi tsunami bekerja,cara untuk menyelamatkan diri dari tsunami,sebutkan strategi mitigasi bencana tsunami,mengapa indonesia rawan terjadi bencana,mengapa dapat terjadi angin,jelaskan proses terjadinya gunung meletus,apa akibat gelombang tsunami,sebutkan 5 gempa menurut penyebabnya,ulasan gempa aceh,dampak tsunami,cara mengatasi tsunami,tsunami di indonesia,kesimpulan tsunami,teks eksplanasi tsunami,jelaskan terjadinya tsunami aceh, Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh kanalinfo.com: Mitigasi meminimalkan tingkat kerugian dan bahaya

Sebelum terjadinya tsunami

  1. Mengenali apa yang disebut tsunami.
  2. Memastikan struktur dan letak rumah.
  3. Jika tinggal atau berada di pantai, segera menjauhi garis pantai
  4. Jika terjadi getaran atau gempa bumi, segera menjauhi pantai
  5. Selalu sedia alat komunikasi.
  6. Pemetaan kawasan rawan bencana tsunami dengan skala yang memadai.
  7. Memasang sistem peringatan dini yang didukung dengan teknologi maju.
  8. Pembuatan green belt di kawasan pantai.
  9. Penataan tata ruang, pembuatan jalur dan tempat evakuasi sampai dengan sistim peringatan dini bencana tsunami.
  10. Sosialisasi ke masyarakat yang berhubungan langsung pada zona-zona rawan bencana tsunami

Saat terjadi tsunami

  1.   Bila berada di dalam ruangan, segera keluar untuk menyelamatkan diri.
  2.   Berlari menjauhi pantai.
  3.   Berlari ke tempat yang aman atau tempat lebih tinggi.

Sesudah terjadi tsunami

  1.  Periksa jika ada keluarga yang hilang ataupun yang terluka.
  2.  Minta pertolongan jika ada keluarga yang yang hilang atau terluka.
  3.  Jangan berjalan di sekitar daerah tsunami atau pantai setelah terjangan ombak pertama, karena kemungkinan terjadi tsunami susulan.

Demikianlah beberapa pengetahuan seputar tsunami yang harus kamu tahu. Semoga Bermanfaat.

Terimakasih!

Categories
Geografi Pendidikan

#9 Tipe Letusan Gunung Api | Gambar, Contoh & Penjelasannya

Tipe-tipe letusan gunung api- Sebagai negara yang wilayahnya termasuk dalam lingkaran cincin api Pasifik, Indonesia dianugerahi ratusan gunung baik itu gunung non-aktif maupun aktif.

Gunung non-aktif (mati) adalah gunung yang tidak melakukan aktivitas fisik. Gunung ini cocok untuk alternatif pendakian yang aman, contohnya Gunung Arjuna di Kota Batu dan Gunung Sumbing di Temanggung, Jawa Tengah.

Sedangkan gunung aktif (berapi) adalah gunung yang masih melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik ini salah satunya adalah pernah atau sedang dan atau akan mengalami letusan.

Gunung Meletus adalah salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Disebut bencana karena material letusannya bersifat merusak dan membahayakan penduduk sekitar gunung.

Gunung yang meletus akan mengeluarkan material yang dikandungnya ke udara. Keluarnya material ini ada beberapa macam/tipe yang dipengaruhi bentuk gunung, kekuatan lontaran dan juga jenis material yang dimuntahkannya.

Lebih jauh berikut beberapa tipe letusan gunung api beserta pembahasannya yang dapat menambah wawasan kegunungapian kamu.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian

Ciri utama letusan gunung api tipe stromboli adalah adanya interval jarak yang hampir sama di setiap letusannya. Misalkan intervalnya adalah 12 menit, maka lava dalam gunung tersebut akan mendidih dan meletus pada jangka waktu 12 menit.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Beberapa ciri letusan tipe ini antara lain:

  1. Mempunyai kekuatan letusan sedang.
  2. Material yang dikeluarkan berupa bom, lipari maupun abu vulkanik.
  3. Frakmen lava dilemparkan berbarengan dengan awan erupsi.
  4. lava tergolong cair.
  5. Awan berwarna putih karena sedikit mengandung debu.
  6. Semburan lava pijar berasal dari dapur magma dangkal.
  7. bersifat terus-menerus dan dalam jangka waktu yang lama.
  8. sulit diprediksi kapan berhentinya.

Contoh gunung tipe stromboli:

  1. Gunung Raung di Wilayah Besuki, Jawa Timur
  2. Gunung Batur di Bali
  3. Gunung Anak Krakatau di Sunda
  4. Gunung Visisvius di Itali
  5. Gunung Sinabung di Sumut

Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian

Gunung yang mempunyai karakteristik lava sangat cair termasuk dalam tipe hawaii.

Karena lava sangat cair, saat erupsi akan terjadi semburan di puncak gunung dan diikuti lelehan lava yang keluar dari kepundan (celah-celah gunung berapi).

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Ciri letusan tipe ini antara lain:

  1. Semburan berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari.
  2. Lava yang cair dapat mengalir beberapa kilometer dari puncak gunung.
  3. Skala letusan relatif kecil
  4. Sebaliknya intensitasnya tinggi.
  5. Dapat membentuk danau lava pijar atau semburan.
  6. Terjadi pada tipe bentuk gunung seperti perisai atau tameng.

Contoh gunung tipe seperti ini adalah gunung-gunung di Kepulauan Hawai seperti Maona Loa, Maona Kea dan juga Kilauea. Itulah mengapa jenis letusannya disebut letusan tipe hawaii, ya karena banyak gunung di kepulauan tersebut mempunyai tipe letusan yang sama.

Hal ini juga dipengaruhi bentuk gunung di sana yang memang rata-rata hampir datar seperti tameng, karena seperti kita tahu Kepulauan Hawaii terbentuk dari tumpukan material letusan gunung api di bawah laut. Jadi yang nampak hanya puncaknya saja.

Tipe Letusan Merapi

Sesuai dengan namanya, tipe letusan gunung ini diambil dari nama Gunung Merapi di Jawa Tengah. Gunung api ini ternyata unik sampai harus mempunyai kategori sendiri dalam hal tipe letusannya.

Sifat unik dan khusus gunung meletus yang dimiliki oleh Merapi adalah bersifat periodik dan mempunyai siklus tertentu.

Gunung api ini aktif dalam jangka waktu 2-3 tahun sebanyak 1 kali, atau bisa juga berlangsung sampai selama 7 tahun dan kemudian istirahat selama 6-12 tahun.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Ciri-Ciri letusan tipe merapi antara lain:

  1. Tipe lava kental dan berpotensi menyumbat kawah.
  2. Sumbatan kawah menyebabkan tekanan gas dari dalam gunung naik.
  3. Lebih sering terjadi pada gunung api tipe andesit yang berbentuk kerucut.
  4. Seringkali mengeluarkan awan panas yang disebut gloedwolk (wedhus gembel).
  5. Berpotensi mengeluarkan fragmen guguran lava (ladu/gloedlawin)
  6. Tipe letusan berbahaya bagi penduduk.
  7. Proses erupsi gunung jenis ini selalu dimulai dengan terbentuknya kubah lava akibat erupsi efusif.

Macam-Macam Tipe Letusan Merapi:

Tipe A

Magma naik melalui pipa kepundan dan memecahkan kubah yang lama, kemudian membentuk kubah baru atau lidah lava menghasilkan awan panas atau Wedhus gembel.

Pada fase ini, mulai ada letusan kecil namun tidak terlalu berbahaya.

Tipe B

Fase ini dimulai dengan naiknya magma melalui pipa kepundan. Magma memecahkan penutup di atasnya dengan letusan-letusan kecil dan keluarnya lava.

Fase utama akan menghancurkan sebagian puncak dari gunung api. Pada fase akhir, lava akan membentuk kubah atau lidah lava dengan viskositas (kekentalan) lebih tinggi dari tipe A. Awan panas yang keluar bisa mencapai sekitar 12-14 km dari pusat letusan.

Tipe C

Pada fase ini letusan dimulai dengan naiknya magma dengan kandungan gas yang cukup tinggi.

Letusan yang terjadi memecahkan penutup di atasnya dan melepaskan gas yang terkandung dan tidak ada aliran yang terbentuk. Biasanya erupsi berlangusng singkat.

Setelah tekanan gas berkurang, kubah atau lidah lava terbentuk.

Tipe D

Merupakan letusan yang paling berbahaya, tanpa aliran lava adanya aliran lava, puncak gunung api di hancurkan, kaldera terbentuk dan banyak sekali awan panas atau wedhus gembel.

Wedhus gembel dapat mengakibatkan bencana kebakaran hutan yang akan menambah daftar permasalahan lingkungan.

Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian

Nama vulcano diambil dari Gunung Vulcano di Italia Tengah. Letusan jenis ini adalah yang paling umum terjadi pada gunung-gunung di dunia.

Ciri khas letusan volcano adalah terbentuknya awan panas yang keluar membumbung ke angkasa menyerupai bentuk jamur raksasa.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Karakteristik lain dari tipe letusan volcano yaitu:

  1. Terjadi pada gunung dengan model pipa kawah terbuka.
  2. Intensitas letusan bervariasi dari lemah, sedang hingga kuat.
  3. Awan berawarna gelap
  4. Material yang dikeluarkan berupa material padat (eflata) seperti bom,debu, pasir dan kerikil dan material cair (lava)
  5. Terdengar dentuman sangat keras karena interaksi magma dengan air bawah permukaan.
  6. Komposisi magma berupa andesit basaltik sampai dasit
  7. Umumnya melontarkan bongkahan di sekitar kawah
  8. Material yang dilontarkan tidak hanya berasal dari magma tetapi bercampur dengan batuan samping berupa litik.

Berdasarkan kekuatan erupsi dan kedalaman dapur magma, letusan tipe vulcano dibagi menjadi 2 :

Volcano Lemah

Volcano lemah tekanan gas sedang karena dapur magmanya tidak terlalu dalam. Contoh letusan Gunung Bromo dan Semeru di Jawa timur, Gunung Api Raung dan Gunung Lokon.

Volcano Kuat

Sebaliknya, Letusan ini terjadi dengan tekanan gas yang kuat karena letak dapur magma yang dalam. Contoh Gunung Etna dan Volcano di Italia, Gunung Api Guego (Guatemala, 1944), Augustine (Alaska, 1976), Sakurajima (Jepang, 1985).

Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean

Nama ‘Pelee’ diambil dari nama gunung yang pernah meletus di Amerika Tengah tepatnya di kota St. Piere Karibian.

Terjadi karena adanya sumbatan berbentuk jarum pada jalan kawah sehingga menyebabkan tekanan gas naik.

Letusan ini hampir mirip dengan tipe volcano, bedanya ada tambahan unsur gas yang bercampur dengan lava.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Ciri-ciri tipe letusan Pelee:

  1. Tekanan gas besar.
  2. Erupsi bersifat eksplosif dan merupakan kombinasi antara lava yang cenderung encer, tekanan gas tinggi dan dapur magma yang dalam.
  3. Karena bersifat agak encer, lava mengalir dengan kecepatan tinggi menuruni lereng sehingga sangat berbahaya.
  4. Letusan diawali dengan penguapan fumarole dan jatuhan debu dengan bau surfur yang menyengat.
  5. Kubah bisa saja menahan tekanan gas pada bagian bawah namun, jika jebol letusannya akan menjadi sangat dahsyat

Contoh gunung dengan tipe letusan seperti ini antara lain Letusan Gunung Pelee (1902, menewaskan 29.000 orang) dan Gunung Hibok-Hibok (1948-1951)

Tipe Letusan Perret/Plinian

Dari semua tipe letusan, letusan jenis ini adalah yang terdahsyat dan sangat eksplosif.

Nama ‘pliny’ diambil dari sejarawan Romawi, Pliny, yang mencatat sejarah meletusnya Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi.

Ciri yang sangat mudah dikenali adalah fenomena hilangnya pundak kepundan karena terlempar oleh tekanan gas yang super besar.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Ciri lain yang sangat membedakan tipe letusan gunung ini adalah:

  1. Material dapat terlempar sejauh 50-80 km.
  2. Material berupa gas dan abu vulkanik.
  3. Tekanan gas sangat tinggi dan awan menyembur ke arah atas berbentuk seperti jamur atau kembang kol.
  4. Kepundan dapat ikut terlempar dan menyebabkan dinding kawah melorot.
  5. Mempunyai daya rusak yang luar biasa.
  6. Durasi letusan singkat hanya beberapa hari, bahkan bisa kurang dari sehari.

Gunung-gunung tipe plinian contohnya:

  1. Gunung Krakatau (1883)
  2. Gunung Tambora (1815)
  3. Gunung Vesuvius (79 M)
  4. Gunung St Helens (1980)

Tipe Letusan Sint Vincent

Ciri khas dari letusan tipe vincent adalah adanya danau kawah pada puncak kepundan. Ketika gunung meletus, maka air di danau kawah tersebut akan tumpah bersama lava. Hal tersebut akan sangat berbahaya bagi daerah yang ada di sekitarnya karena dapat diterjang banjir lahar panas.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Ciri-ciri lain letusan:

  1. Awan panas menyebar ke segala arah.
  2. letusannya tidak terlalu kuat.
  3. Magmanya sangat kental .
  4. Dapur magmanya dangkal.
  5. Tekanan gasnya sedang.

Contoh gunung dengan tipe letusan sint Vincent:

  1. Gunung Kelud di Jawa Timur
  2. Gunung Awu di Pulau Sangir Besar
  3. Gunung Kie Besi di Pulau Makian Maluku Utara.

Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan

Jenis letusan freatoplinian mempunyai ciri khas berupa letusan yang sangat besar dari magma dengan komposisi riolit atau magma yang bersifat asam.

Hasil letusan berupa butir lapili yang halus seperti kerikil, debu dan pasir.

Kedua tipe tersebut merupakan erupsi yang terjadi pada pulau gunung api, gunung api bawah laut atau gunung api yang berdanau kawah.

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Surtseyan merupakan erupsi interaksi antara magma basaltic dengan air permukaan/bawah permukaan. Letusannya lalu disebut sebagai freatomagmatik.

Sedangkan freatoplinian kejadiannya sama dengan surtseyan, tetapi magma yang berinteraksi dengan air berkomposisi riolitik.

Tipe Letusan Kombinasi

Tipe kombinasi merupakan gabungan dari beberapa tipe letusan. Misalnya gabungan antara jenis letusan Volcano-Stromboli atau Volcano-Merapi.

Di Indonesia sendiri, Gunung Semeru mengalami letusan jenis Volcano-Merapi pada tahun 1958-1968. Namun, setelah letusan tersebut sampai dengan sekarang, Gunung Semeru mempunyai jenis letusan Volcano-Stromboli.

Perbandingan Tipe-Tipe Letusan Gunung Api

Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya
Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya
Tipe Letusan Stromboli/Strombolian,Tipe Letusan Hawaii/Hawaiian,Tipe Letusan Merapi,Tipe Letusan Volcano/Vulkano/Vulkanian,Tipe Letusan Pelee/Pele/Pelean,Tipe Letusan Perret/Plinian,Tipe Letusan Sint Vincent,Tipe Letusan Freatoplinian/Surtseyan,Tipe Letusan Kombinasi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,tipe letusan gunung kelud,jenis jenis erupsi,tipe letusan surtseyan,jenis jenis gunung api berdasarkan tipe letusan,tipe letusan gunung anak krakatau,gambar tipe letusan gunung api,letusan eksplosif merapi,tipe tipe gunung api beserta gambarnya,gambar tipe letusan gunung api,gunung berapi tipe vulkano ditunjukkan oleh nomor,tipe letusan gunung kelud,gunung berapi yang mengeluarkan erupsi berupa semburan lava pijar,selama erupsi sebuah gunung api dapat menghasilkan,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe letusan gunung anak krakatau,,tipe gunung api strato,tipe tipe letusan gunung api beserta gambarnya,tipe gunung api a b c,berikut merupakan tipe gunung api strato yang terdapat di indonesia kecuali,sebutkan dan jelaskan tipe tipe gunung api,ciri ciri gunung api tipe merapi,contoh gunung berapi tipe vulkano,tipe gunung api berdasarkan bentuknya

Demikianlah pembahasan lengkap tentang ciri-ciri, contoh dan tipe letusan gunung api di Indonesia dan dunia. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu tentang kegunungapian.

Terimakasih!

Categories
Geografi Pendidikan

Faktor Penyebab Banjir | Dampak, Jenis & Mitigasinya

Faktor penyebab banjir dan pembahasannya lengkap– Banjir di Indonesia sudah bukan merupakan fenomena yang luar biasa.

Di setiap musim penghujan datang, berita banjir dari seantero negeri berlalu lalang di media informasi seperti televisi, koran maupun radio.

Mirisnya lagi, peta daerah rawan banjir di Indonesia rasanya semakin bertambah saja.

Banjir bukanlah bencana alam yang tidak dapat dicegah layaknya gunung meletus dan gempa bumi. Jadi, sangat mungkin bagi kita meminimalkan peluang terjadi banjir di daerah kita.

Nah, bagaimana cara meminimalkan peluang terjadinya banjir? Kita akan bahas disini, namun sebelumnya simak dulu beberapa ulasan tentang pengertian banjir, penyebab serta dampaknya di bawah ini.

Pengertian Banjir

Menurut KBBI banjir berarti peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat.

Banjir dalam artian luas dimasukkan dalam bagian dari siklus hidrologi dimana air pada permukaan bumi bergerak ke laut.

Dalam artian sempit banjir diartikan sebagai peristiwa terendamnya daratan karena adanya aliran air yang berlebihan sehingga tidak mampu lagi diserap oleh tanah.

Faktor penyebab banjir terutama karena volume air di sungai atau danau berlebih sehingga meluap dan keluar dari bendungan atau batasan yang semestinya sehingga sering mengakibatkan kerusakan pada bangunan-bangunan bahkan menelan korban jiwa.

Secara lebih lengkap, pengertian banjir dapat ditarik menjadi 2 point yaitu;

  1. Aliran air sungai yang tingginya melebihi muka air normal sehingga melimpah dari palung sungai yang menyebabkan ada genangan di sisi sungai. Aliran air limpahan tersebut yang semakin meninggi, mengalir dan melewati muka tanah yang biasanya tidak dilewati aliran air.
  2. Gelombang banjir berjalan ke arah hilir sistem sungai yang berinteraksi dengan kenaikan muka air di muara sungai yang diakibatkan badai.

Faktor Penyebab Banjir

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh Ria di Pixabay: Faktor utama penyebab banjir adalah tumpukan sampah di sungai

Faktor penyebab bencana alam banjir dapat dibagi menjadi 2 faktor yaitu:

Faktor Ulah Manusia

Hilangnya Fungsi Saluran Air

Di kota-kota besar seperti jakarta, Bandung dan Surabaya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air sangat rendah. Akhirnya saluran air yang sebelumnya berfungsi sebagai tempat aliran air menjadi tersumbat.

Karena tersumbat, maka air pun akhirnya mencari jalan lain dan luber kemana-mana.

Maraknya Bangunan Liar di Bantaran Sungai

Selain membuat pemandangan menjadi kurang sedap, bangunan liar di pinggiran sungai maupun di atas selokan selokan juga menghambat jalannya air. Selain itu, permukiman di bantaran sungai adalah penyumbang terbesar sampah sungai.

Saluran Air yang Tidak Terawat/Rusak

Saluran air kadang luput dari perhatian. saluran air seharusnya selalu dicek kelayakannya apalagi ketika menjelang musim hujan.

Point ini juga termasuk di dalamnya tanggul. Tanggul tua yang rapuh rentan mengalami jebol dan bisa mengakibatkan banjir bandang.

Penebangan Hutan Secara Liar

Hutan adalah unsur vital dalam kehidupan. Hutan menyediakan oksigen dan udara segar.

Lebih jauh hutan berperan dalam menahan air hujan yang jatuh sehingga tidak langsung menuju tanah. Pepohonan hutan juga menyerap air untuk cadangan air di musim kemarau.

Itulah mengapa saat terjadi penebangan hutan ataupun kebakaran hutan fungsi-fungsi tersebut hilang dan air langsung merembes ke arah hilir yang lebih rendah di pedesaan/perkotaan.

Penggundulan hutan juga penyebab utama erosi. Material erosi ini akhirnya mengalir ke sungai dan menjadi sedimentasi yang pada akhirnya mengurangi daya tampung sungai.

Hilangnya Resapan Tanah

Dewasa ini pembangunan di segala aspek kehidupan sedang giat-giatnya. Begitu juga dalam segi infrastruktur/gedung-gedung.

Namun, tak jarang pihak pembangun melupakan unsur penting pembangunan gedung salah satunya daerah resapan air.

Air hujan yang jatuh akan sangat baik ketika dia langsung jatuh ke tanah dan habis meresap, tidak sampai mengalir ke drainase yang jauh. Dengan begitu siklus air akan menjadi lebih cepat.

Saat semua permukaan tertutup beton, semen, keramik dan sejenisnya maka fungsi tanah sebagai penyerap air hilang dan terjadi banjir.

Kesadaran Masyarakat yang Rendah

Masyarakat sebagai unsur utama pemelihara keseimbangan alam sangat besar perannya untuk menjaga lingkungan disekitarnya.

Masyarakat harus sadar dan giat melakukan aksi cinta lingkungan setiap hari. Contoh aksi ini salah satunya tidak membuang sampah di sungai dan saluran air lainnya.

Mengingkatnya Sedimentasi Sungai

Pencemaran air berupa penggunaan detergent dan pupuk berlebihan akan menyebabkan populasi tumbuhan air meningkat. Ketika busuk tumbuhan air akan tenggelam dan menumpuk di dasar sungai, kolam maupun waduk.

Dalam jangka panjang, tumpukan ini berubah menajdi sedimen tebal yang akan mengurangi daya tampung terhadap air hujan.

Faktor Alam

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh 129400 di Pixabay: Hujan deras selama beberapa jam dapat menyebabkan banjir

Curah Hujan yang Tinggi

Faktor penyebab banjir bukan hanya dari sistem penerima di bumi saja. Curah hujan yang terlalu tinggi juga menjadi salah satu faktor.

Air hujan yang over tidak mampu ditampung oleh sungai dan anak sungai alamiah serta tempat-tempat penampungan air berupa tanggul dan kanal sehingga air meluap.

Permukaan Tanah Lebih Rendah dari Permukaan Laut

Penampakan alam yang seperti ini akan menyebabkan banjir rob saat terjadi pasang air laut.

Terletak di Sebuah Cekungan yang Dikelilingi Perbukitan

Daerah permukiman yang terletak diantara perbukitan dengan pengaliran air keluar sempit mempunyai peluang lebih besar untuk terjadi banjir.

Jenis-Jenis Banjir

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh CNN : tanggul jebol penyebab banjir bandang

Dari beberapa faktor penyebab banjir diatas maka banjir bisa digolongkan menjadi beberapa jenis.

Banjir Air

Banjir ini adalah yang paling umum terjadi di Indonesia. Banjir air disebabkan meluapnya penampungan air di alam seperti sungai, waduk atau danau.

Banjir Bandang

Banjir bandang lebih berbahaya dari banjir biasa. Banjir ini membawa material lumpur dan memiliki daya rusak yang hebat. Debit aliran sangat tinggi dan bersifat spontan/mendadak.

Tak jarang banjir ini juga membawa material kayu-kayu dari hutan dan menghantam apapun yang dilewatinya.

Material lumpur banjir bandang berasal dari erosi dan longsor di tebing sungai. Longsoran ini pula yang menutup aliran. Pada akhirnya ketika penahan air berupa tanggul atau waduk akan jebol karena sudah tidak mampu menahan beban air ditambah masa tanah yang berat.

Banjir Lahar

Banjir lahar terjadi ketika moment erupsi gunung berapi dibarengi dengan fenomena hujan. Aliran lahar ini akhirnya turun lewat sungai dan membawa sedimentasi berupa pasir dalam jumlah yang besar sehingga melebihi daya tampung sungai.

Banjir Cileunang

Banjir ini hampir mirip dengan banjir air. Banjir cileunang secara spesifik disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi melebihi kapasitas penyaluran sistem pengaliran air yang terdiri dari sistem sungai alamiah dan sistem drainase buatan manusia. Dalam kata lain banjir cileunang disebut juga banjir dadakan.

Banjir Lumpur

Contoh banjir lumpur adalah fenomena lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur. Banjir ini selain membawa material lumpur juga menghasilkan gas dan zat kimia yang berbahaya dari dalam bumi. Sampai saat ini banjir lumpur Sidoarjo masih belum menemukan solusinya.

Banjir Rob

Banjir yang disebabkan meningkatnya muka air di sungai sebagai akibat pasang laut maupun karena meningginya gelombang laut akibat badai. Air tersebut lalu menggenangi permukiman penduduk dan disebut banjir rob.

Banjir Kiriman 

Adalah istilah yang menggambarkan kejadian banjir di satu tempat dimana air genangan berasal dari aliran air permukaan dari tempat yang lebih tinggi (hulu) seperti pernah terjadi di Jakarta yang merupakan banjir kiriman dari Bogor.

Dampak Banjir

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh lintas10.com: Banjir menyebabkan pendidikan anak tertinggal

Sebagaimana bencana-bencana alam lain di Indonesia, banjir juga pasti memberikan pengaruh/dampak. Dampak ini bisa mengarah kepada manusia itu sendiri maupun kepada lingkungannya.

Dampak Negatif

Dampak Primer

Dampak primer adalah dampak yang secara langsung dapat dilihat setelah bencana banjir. Dampak ini berupa kerusakan fisik. Dampak primer meliputi rusaknya bangunan, jalan bahkan jembatan pada kasus yang parah.

Dampak Sekunder

  1. Kesulitan air bersih karena terkena kontaminasi dengan air banjir.
  2. Penyakit akibat air yang kotor bermunculan seperti diare, muntaber, penyakit kulit dst.
  3. Air yang menggenang juga mempercepat penyebaran penyakit.
  4. Kelangkaan hasil panen karena rusaknya lahan pertanian dan perkebunan, baik itu karena terjangan maupun genangan.
  5. Jalur transportasi menjadi sulit dan terkendala.

Dampak Tersier

Dampak tersier adalah dampak yang terjadi untuk jangka waktu yang relatif panjang pasca terjadinya banjir.

  1. Menurunnya sektor pariwisata karena menurunnya minat wisatawan terhadap obyek wisata yang terkena banjir.
  2. Naiknya harga pokok karena gagal panen.
  3. Menurunnya perekonomian karena kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi terhambat.
  4. Tertinggalnya pendidikan anak usia sekolah karena harus mengungsi.

Dampak Positif

Sebagaimana perintah dalam semua agama untuk selalu mengambil hikmah dari setiap kejadian. Bencana banjir yang biasanya selalu kita rutuki terjadinya, ternyata juga memiliki hikmah yang terkandung didalamnya. Hikmah ini selanjutnya kita sebut sebagai dampak positif.

  1. Terisinya kembali air tanah, hal ini terjadi jika banjir masih dalam skala kecil.
  2. Menutrisi dan menyuburkan kembali tanah.
  3. Kembali memberikan cadangan air bagi daerah-daerah yang sebelumnya kering.
  4. menyeimbangkan ekosistem sungai.
  5. Memajukan sektor perikanan.

Upaya Pencegahan Banjir

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar olrh Dictio.com: Reboisasi penting untuk mecegah terjadinya banjir

Penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu, terutama pada daerah tangkapan curah hujan. Faktor limpasan permukaan, drainase dan simpanan air harus diperhatikan dengan seksama. Perlu dipertimbangkan juga simpanan air permukaan melalui tanaman, di samping kelembapan tanah dan daerah resapan.

Secara lebih rinci berikut point-point yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir.

  1. Jaga kebersihan, jangan buang sampah di saluran air.
  2. Melakukan pengerukan penampungan air baik itu sungai, waduk maupun bendungan secara berkala dan teratur.
  3. Melakukan reboisasi pada hutan-hutan yang gundul.
  4. Membuat biopori, biopori adalah lubang dalam tanah yang dibuat menggunakan bor dengan diameter 10 cm dan kedalaman 100 cm. Biopori mempercepat penyerapan air ke dalam tanah.
  5. Membuat sistem drainase air yang sesuai prosedur dan terstruktur.
  6. Menanam pohon di sekitar rumah. Pohon berperan dalam penyerapan air hujan dan menyimpannya. Banyak tanaman di sekitar rumah juga meminimalkan peluang terjadinya bencana kekeringan.
  7. Membangun infrastruktur penampungan air seperti waduk dan bendungan. Selain sebagai pencegah banjir bendunagn juga berfungsi sebagai irigasi dan PLTA.
  8. Membuat sumur resapan. Sumur resapan mempunyai kedalaman 2 meter dan diameter sekitar 1 meter
  9. Gunakan bahan yang ramah lingkungan sebagai penutup tanah. Ramah lingkungan dalm konteks ini maksudnya adalah mampu menyerap air seperti bahan paving misalnya.
  10. Membangun hutan kota.
  11. membangun pos pantauan air sungai dan sistem peringatan dini untuk daerah rawan banjir.
  12. Pemasangan pompa air ke arah laut untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan air laut.

Upaya Mitigasi Bencana Banjir

Pengertian Banjir,Faktor Penyebab Banjir,Faktor Ulah Manusia,Faktor Alam,Jenis-Jenis Banjir,Banjir Air,Banjir Bandang,Banjir Lahar,Banjir Cileunang,Banjir Lumpur,Banjir Rob,Banjir Kiriman ,Dampak Banjir,Dampak Negatif,Dampak Positif,Upaya Pencegahan Banjir,Upaya Mitigasi Bencana Banjir,Sebelum Terjadi Bencana Banjir,Saat Terjadi Bencana Banjir,Setelah Terjadi Bencana Banjir,pengertian banjir,pengertian banjir bandang,pengertian banjir menurut para ahli,pengertian banjir rob,pengertian banjir dan penyebabnya,pengertian banjir kiriman,pengertian banjir lahar dingin,pengertian banjir penyebab dan cara penanggulangannya,pengertian peil banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,faktor alam penyebab banjir,faktor sosial penyebab banjir,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,penyebab banjir brainly,penyebab banjir bandang,cara mengatasi banjir,faktor penyebab banjir karena ulah manusia,,faktor penyebab terjadinya banjir sebagai berikut,,faktor alam penyebab banjir,,faktor sosial penyebab banjir,,faktor penyebab terjadinya banjir faktor alam,,penyebab banjir brainly,,penyebab banjir bandang,,cara mengatasi banjir,,Navigasi Halaman
Gambar oleh kanalinfo.com: Mitigasi meminimalkan tingkat kerugian dan bahaya

Sebelum Terjadi Bencana Banjir

  1. Bersama aparat terkait dan pengurus RT/RW setempat bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar, terutama di saluran air dari sampah-sampah yang menyumbat.
  2. Tentukan lokasi posko pengungsian, lengkapilah dengan fasilitas dapur umum dan MCK, berikut pasokan air bersih melalui koordinasi dengan aparat terkait dan pengurus RT/RW.
  3. Bersama pengurus RT/RW, segera bentuk tim penanggulangan banjir di tingkat warga, salah satunya mengangkat penanggung jawab di setiap posko banjir.
  4. Koordinasi melalui RT/RW, dewan kelurahan setempat dan LSM untuk pengadaan sarana berupa tali, tambang, perahu karet, dan pelampung sebagai media evakuasi.
  5. pastikan peralatan komunikasi telah siap pakai, guna memudahkan mencari informasi, meminta bantuan, atau melakukan konfirmasi.
  6. Simak informasi terkini melalui TV, radio, atau peringatan tim warga tentang curah hujan dan kondisi air terbaru.
  7. Lengkapi diri dengan peralatan keselamatan pribadi, antara lain radio baterai, senter, korek gas, dan lilin.
  8. Siapkan bahan makanan cepat dan mudah saji serta persediaan air bersih.
  9. Siapkan P3K.
  10. Amankan dokumen penting sabaik mungkin.

Saat Terjadi Bencana Banjir

  1. Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena bencana utnuk menghindari kesetrum.
  2. Mengungsi ke daerah aman sesegera mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk diseberangi.
  3. Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir dan sebisa mungkin selalu berpegangan.
  4. Segera amankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.
  5. Jika air terus meninggi, segera hubungi instansi terkait.

Setelah Terjadi Bencana Banjir

  1. Secepatnya membersihkan rumah, terutama bagian lantai, jangan lupa gunakan antiseptik untuk membunuh kuman.
  2. Cari dan siapkan air bersih untuk menghindari terjangkitnya penyakit menular seperti diare yang sering mewabah setelah kejadian banjir.
  3. Waspadai kemungkinan binatang berbisa atau binatang penyebar penyakit di sekitar rumah.
  4. Usahakan selalu waspada apabila kemungkinan terjadi banjir susulan.

Demikian pembahasan panjang mengenai pengertian, jenis-jenis, dampak, pencegahan dan upaya mitigasi, serta faktor penyebab banjir.

Banjir adalah jenis bencana yang 95% penyebabnya karena faktor manusia. Sehingga dalam hal ini dapat kita tarik kesimpulan bahwa jika manusia peduli dan mau berusaha memperbaiki lingkungannya ada peluang untuk meminimalkan atau bahkan menghilangkan sama sekali resiko terjadinya banjir.

Terimakasih.

Salam Lestari!

Categories
Geografi Pendidikan

Penyebab Kebakaran Hutan Beserta Dampak dan Penanggulangannya

Penyebab kebakaran hutan– Tahun 2019 Indonesia diliputi berita duka bertubi-tubi. Mulai dari bencana alam gempa bumi, gunung meletus dan beberapa waktu terakhir disusul rentetan bencana alam kebakaran hutan di Riau, Jambi, Kalimantan dan Jawa.

Penyebab kebakaran hutan seringkali adalah hal sepele. Namun dampak yang ditimbulkannya sangat besar.

Dari daftar bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, bencana alam kebakaran hutan adalah bencana yang paling banyak menimbulkan kerugian bahkan sampai ratusan triliun.

Kerugian akibat kebakaran hutan juga bukan hanya soal materi, akan tetapi juga terhadap kesehatan penduduk di sekitar area terdampak.

Kebakaran hutan merupakan permasalahan komplek yang melibatkan semua pihak instansi dan juga pastinya masyarakat. Hal ini karena hutan adalah tanggung jawab bersama yang manfaatnya kelak juga untuk kepentingan bersama.

Kebakaran hutan bukanlah bencana yang tidak bisa di cegah seperti gempa bumi. Ada langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan. Apa saja itu? simak penjelasan berikut.

Pengertian Kebakaran Hutan

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Gambar oleh Thepixelman di Pixabay: Kebakaran hutan meliputi daerah yang luas dan mengubah bentuk permukan bumi

Tidak semua fenomena kobaran api dapat dikategorikan kebakaran hutan.

Kebakaran hutan adalah peristiwa ketika wilayah yang terdapat banyak pohon, semak, paku-pakuan dan rumput mengalami perubahan bentuk yang disebabkan pembakaran yang besar-besaran. Pembakaran ini menyebabkan penampakan area tersebut menjadi berubah atau bahkan hilang sama sekali.

Ketika hutan rusak sama sekali atau sebut saja musnah, maka saat itulah proses pemulihan agar kembali seperti sedia kala (suksesi) sangatlah sulit dan membutuhkan sampai setidaknya 250 tahun.

Penyebab Kebakaran Hutan

Seperti paribahasa tidak ada api, tidak ada asap. Kebakaran hutan juga terjadi karena berbagai faktor/penyebab.

Penyebab kebakaran hutan dapat dibedakan menjadi 2 faktor yaitu faktor alam dan faktor ulah manusia.

Faktor Alam

Kekeringan hutan yang ekstrim karena kemarau yang panjang

Kemarau yang panjang selain mengakibatkan bencana kekeringan juga akan memicu terjadinya bencana kebakaran hutan.

Musim kemarau menyebabkan suhu area hutan menjadi naik dan kayu-kayu yang mati menjadi sangat kering. Proses ini akan semakin cepat ketika ada angin yang berhembus dan menggesek-gesekkan dahan pohon sehingga terpatiklah api kecil yang kemudian membesar membakar hutan.

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
gambar oleh Macguire di Pixabay: kekeringan yang panjang adalah salah satu penyebab kebakarn hutan

Sambaran petir pada hutan

Saat kemarau yang panjang hutan menjadi sangat kering dan apabila terjadi sambaran petir yang mengenai puncak-puncak pepohonan maka sangat mudah bagi hutan untuk tersulut. Api lalu merembet dengan cepat karena kondisi daun dan kayu hutan yang rapuh dan kering.

Aktivitas vulkanis yaitu terkena aliran lahar atau lava pijar dari letusan gunung berapi.

Sebuah gunung yang sedang mengalami erupsi dan mengalirkan lahar panas ada kemungkinan melewati area hutan dan menimbulkan kebakaran hutan disekitar gunung.

Selain lahar panas, gunung yang sedang meletus juga bisa melontarkan yang dinamakan lava pijar. Lava pijar terlontar jauh dari mulut gunung menuju kawasan hutan lindung di sekitar gunung.

Fenomena ini pernah terjadi saat meletusnya Gunung Slamet pada tahun 2014 lalu.

Kebakaran dalam tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang kering

Fenomena ini tergolong unik.

Lahan gambut saat musim kemarau akan berubah sifatnya dari sifat tanah menjadi sifat kayu yang mudah terbakar. Dan uniknya lagi, peristiwa ini terjadi di bawah tanah, sehingga ada fenomena api rembetan yang muncul dari bawah tanah dan itu jauh dari titik panas api pada kebakaran sebelumnya.

Api hasil pembakaran gambut bisa bertahan sampai berbulan-bulan dan membakar material secara horizontal di dalam tanah dan vertikal ke arah permukaan lewat pori-pori gambut. Pembakaran ke permukaan akan membakar semak, rerumputan paku-pakuan dan akhirnya menjadi besar melalap pepohonan.

Tingkat panas material gambut lebih tinggi daripada arang dan kayu.

Efek kebakaran hanya berupa asap putih sehingga pemadaman kebakaran hutan jenis ini lebih sulit dilakukan.

Perhatikan ilustrasi berikut.

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Ilustrasi kebakaran hutan pada lahan gambut

Kebakaran hutan karena percikan api meteor yang jatuh ke bumi

Meteor yang akan menabrak bumi mengeluarkan percikan api sebelum mendarat karena bergesekan dengan atmosfer. Jika percikan ini mengenai pohon-pohon di hutan maka akan terjadi bencana kebakaran hutan.

Kebakaran hutan karena sebab ini pernah terjadi 66 juta tahun yang lalu di Rusia dan memusnahkan 75% makhluk hidup yang di bumi salah satunya dinosaurus.

Faktor Manusia

Pembersihan dan pembukaan ladang baru dengan cara pembakaran

BNPN menyebutkan bahwa 99% kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia diakibatkan oleh ulah tangan manusia. Ulah ini ada yang disengaja dan ada yang karena lalai.

Pembersihan dan pembukaan ladang baru dengan cara pembakaran adalah contoh ulah yang disengaja. Padahal seharusnya pembukaan ladang, lahan pertanian dan kebun tidak lagi dilakukan dengan cara dibakar.

Pembukaan lahan dengan cara pembakaran hutan harus mendapat izin dan banyak syarat yang harus dipenuhi. Hal ini agar orang-orang tidak bisa seenaknya dan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya.

Saat ini lahan yang telah terbakar telah berubah fungsi menjadi kebun dan mengurangi luas area hutan dari tahun ke tahun.

Kecerobohan manusia menyebabkan kebakaran hutan

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Gambar oleh Andreas di Pixabay: Bara api sisa perkemahan sering menji penyebab kebakaran hutan

Salah satu hal sepele dan sering dilupakan oleh para pengunjung hutan adalah membuang putung sisa rokok sembarangan dan lupa mematikan bara api setelah selesei digunakan.

Meskipun terlihat sangat sepele, saat musim kering bara api tersebut mempunyai peluang besar menjadi kobaran api yang cepat merembet dengan bantuan angin.

Kegiatan Vandalism

Kegiatan vandalism atau pengerusakan adalah perbuatan tak terpuji. Perbuatan ini merusak hutan tanpa maksud dan hanya untuk kesenangan. Dengan kata lain vandalism sengaja merusak hutan dengan sengaja membakar tanpa ada tujuan yang jelas didalamnya.

Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan

Presiden sangat keras terhadap pelaku pembakar hutan.

Pelaku akan dikenai 3 sanksi sekaligus yaitu sanksi pidana berupa kurungan penjara, sanksi perdata berupa denda dan sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha. Bahkan sudah ada usulan untuk pelaku pembakaran mendapat blacklist dalam perbankan.

Sanksi harus tegas mengingat semakin lama fenomena el Nino membuat uap air tanah kita berpindah dan hutan semakin kering. Hutan yang kering, dalam hal ini termasuk juga tanah gambut sangat mudah terbakar.

Terdapat sedikitnya tiga aturan tentang sanksi dan hukuman tentang pembakaran hutan dan lahan, yaitu:

UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Pasal 78 ayat 3 berisi, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan selama 15 tahun dan mendapat denda maksimal Rp 5 miliar.

Selanjutnya, Pasal 78 ayat 4 berbunyi, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dengan denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.

UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.

Pasal 8 ayat 1 menyebutkan dengan jelas bahwa seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar, akan dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.

UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.

Pasal 108 juga menyebutkaan bahwa seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar akan dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar.

Dampak Kebakaran Hutan

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Gambar oleh Tempo.co: Asap kebakaran hutan membahayakan kesehatan

Dampak Terhadap Lingkungan

  1. Menyebabkan pencemaran udara. Kebakaran hutan mengeluarkan emisi karbon dioksida dengan jumlah luar biasa ke atmosfer. Karbon dioksida berperan besar pada efek rumah kaca dan perubahan iklim bumi.
  2. Kebakaran hutan memusnahkan ekosistem hutan. Ekosistem hutan berupa hewan dan tumbuhan.
  3. Memusnahkan hewan dan tumbuhan langka endemik suatu daerah maupun organisme yang belum sempat diteliti ilmuan yang mungkin berguna untuk maslahat hidup manusia.
  4. Pohon-pohon yang hilang akan membuat udara menjadi panas karena penghasil oksigen hilang.
  5. Menyebabkan bencana banjir saat musim hujan dan bencana kekeringan saat musim kemarau.
  6. Hutan yang gundul tidak mempunyai penahan massa tanah sehingga menyebabkan tanah longsor.
  7. Kekeringan yang disebabkan oleh gundulnya hutan juga menyebabkan terhambatnya transportasi air dan matinya PLTA.
  8. Musnahnya sumber daya perkayuan dan permebelan/furniture. Efek jangka panjangnya adalah terjadi penutupan pabrik dan terjadilah lonjakan angka pengangguran.
  9. Merusak keindahan bumi. Pemulihan (suksesi) kerusakan kebakaran hutan memakan waktu yang sangat lama mencapai 250 tahun untuk area yang luas.


Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan

  1. Asap kebakaran hutan menyebabkan infeksi saluran napas (ISPA), kanker paru-paru dan menambah parah penderita penyakit asma/TBC.
  2. Asap juga menyebabkan iritasi mata, pusing sampai muntah-muntah.
  3. Asap menyebabkan udara sekitar menjadi naik dan tentu membuat tidak nyaman.
  4. Asap tebal membuat jarak pandang menjadi pendek, terutama di pagi hari. Jarak pandang pendek menyebabkan kecelakaan dijalan dan banyak bandara ditutup sementara.
  5. Api kebakaran hutan yang merembet sampai ke rumah penduduk memusnahkan harta benda.
  6. Mengganggu semua aspek kehidupan karena terbatasnya ruang gerak penduduk untuk menghindari asap.


Penanggulangan Kebakaran Hutan

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Kebakaran hutan pada area yang luas diatasi menggunakan helikopter
  1. Memperhatikan wilayah hutan dengan titik api yang cukup tinggi yang kemungkinan dapat memicu terjadinya kebakaran hutan. Wilayah titik api ini harus diperhatikan ketika kemarau panjang terjadi.
  2. Menambah menara pantau api di kawasan hutan negara.
  3. Tidak melakukan pembukaan lahan atau perkebunan dengan cara membakar hutan.
  4. Tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di area hutan.
  5. Tidak meninggalkan api unggun dalam hutan. Api unggun harus benar-benar dipadamkan terlebih dahulu jika ingin meninggalkan hutan.
  6. Melakukan patroli hutan secara berkala dan konsisten untuk mengecek kondisi hutan.
  7. Melakukan pemotretan citra secara berkala terutama di wilayah dengan titik api tinggi.
  8. Menyediakan mobil pemadam kebakaran yang siap untuk digunakan dan juga mengetahui secara lengkap data-data sumber air terdekat.
  9. Apabila terjadi kebakaran hutan berskala kecil, maka lakukanlah penyemprotan secara langsung ke daerah yang terbakar.
  10. Jika kebakaran terjadi dalam skala besar, maka lakukan penyemprotan air dari udara menggunakan helikopter juga membuat hujan buatan dengan penyebaran garam.
  11. Masyarakat sekitar hutan harus ada kepedulian untuk segera melaporkan kemungkinan-kemungkian terjadi kebakaran hutan ke pihak terkait agar tidak lebih dulu menyebar dan membesar.

Khusus di Indonesia, penanggulangan kebakaran hutan telah diatur dengan jelas di dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.12/Menhut-Ii/2009 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan.

Fakta-Fakta Kebakaran Hutan

Perhatikan data yang diambil dari tahun 2018 berikut

Pengertian Kebakaran Hutan,Penyebab Kebakaran Hutan,Faktor Alam,Faktor Manusia,Undang-Undang yang Mengatur tentang Kebakaran Hutan,UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.,UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.,UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.,Dampak Kebakaran Hutan,Dampak Terhadap Lingkungan,Dampak Terhadap Manusia dan Kesehatan,Penanggulangan Kebakaran Hutan,Fakta-Fakta Kebakaran Hutan,penyebab terjadiny kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan secara alami,akibat kebakaran hutan,penyebab kebakarn hutan riau dan kalimantan,kebakaran hutan di california,Keyword,penyebab kebakaran hutan karena ulah manusia,penyebab kebakaran hutan brainly,penyebab kebakaran hutan dan cara penanggulangannya,penyebab kebakaran hutan di kalimantan,penyebab kebakaran hutan di riau 2019,penyebab kebakaran hutan amazon,penyebab kebakaran hutan menurut para ahli,akibat kebakaran hutan
Kebakarn hutan tidak hanya terjadi di negara berkembang seperti Indonesia

Dari data diatas dapat diambil kesimpulan bahwa:

  1. Kebakaran hutan bukan melulu permasalahan negara berkembang seperti Indonesia, namun juga negara maju di Amerika dan Eropa juga mengalami kebakaran hutan yang area terdampaknya lebih luas.
  2. Kebakaran hutan juga tidak identik dengan terbakarnya lahan gambut, karena Pulau Jawa yang notabene tidak mempunyai lahan gambut juga tak luput dari kebakaran hutan
  3. Kebakaran hutan juga tidak selalu berhubungan dengan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit, hal ini karena Negara Eropa yang tidak membuka perkebunan sawit juga mengalami kebakaran hutan

Itulah beberapa ulasan lengkap tentang kebakaran hutan yang harus kamu tahu. Pengetahuan ini sangat penting mengingat semakin banyaknya fenomena kebakaran hutan di Indonesia. Diharapkan kita tidak lagi salah presepsi dan bisa melakukan langkap cepat untuk mengatasinya.

Terimakasih.

Salam Hutan Lestari!

Categories
Geografi Pendidikan

√13 Bencana Alam di Indonesia Paling Sering Terjadi dalam 20 Tahun Terakhir

Bencana alam di Indonesia– Dalam 20 tahun terakhir Indonesia kerapkali menjadi sorotan dunia karena seringnya terjadi bencana-bencana alam yang mengerikan dan mengambil banyak korban.

Banyaknya kejadian alam ini bukan tanpa alasan. Mengingat letak Indonesia sendiri memang strategis dalam cincin api pasifik yang berarti Indonesia secara otomatis akan sering diguncang gempa baik itu vulkanik maupun tektonik.

Lebih jauh Indonesia adalah negara yang 70% wilayahnya berupa lautan, tak heran jika sedikit gempa saja yang terjadi dan berpusat di bawah laut akan membuat kita cemas, takut terjadi tsunami.

Dari beberapa kondisi diatas maka menjadi sangat penting bagi kita untuk mengetahui secara lengkap apa saja bencana alam di Indonesia yang paling sering terjadi dan memakan banyak korban. Pengetahuan ini berfungsi untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin akan terjadi, sehingga dapat dicari solusi preventif maupun kuratifnya.

Bencana Alam Gempa Bumi

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,petaFaktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Kerusakan akibat gempa bumi

Gempa bumi menempati posisi teratas dalam daftar ini. Gempa yang terjadi di wilayah Indonesia terjadi hampir setiap hari dalam hal ini gempa dengan skala kecil.

Lebih jauh, dalam kurun waktu 18 (tahun 2000-2018) tahun telah terjadi 28 gempa bumi yang kekuatannya lebih dari 5 skala ricther.

Tidak berhenti sampai di situ, masih segar dalam ingatan kita dahsyatnya beberapa gempa besar yang terjadi di NTB, Maluku Utara, dan Bali beberapa waktu lalu.

Sebenarnya apa itu gempa bumi? gempa bumi adalah bergetarnya permukaan bumi akibat energi yang dilepaskan pada proses bergesernya lempeng kerak bumi secara tiba-tiba.

Gempa merusak infrastruktur seperti perumahan, jalan dan gedung-gedung penting. Selain itu gempa juga menelan banyak korban jiwa.

Korban pasca bencana alam gempa memang hampir selalu banyak. Kebanyakan korban adalah orang-orang yang terjebak dalam gedung dan tertimpa material. Hal ini karena gempa bumi adalah satu dari jenis bencana yang tidak bisa diprediksi datangnya secara akurat.

Penyebab gempa bumi ada beberapa hal yaitu pergeseran lempeng tektonik, aktivitas gunung berapi dan runtuhan.

Banyak upaya penanggulangan gempa yang dilakukan pemerintah salah satunya dengan membangun rumah-rumah tahan gempa dan memasang alat pendeteksi gempa yang terus diperbaharui dan hasilnya di publikasikan kepada masyarakat.

Selain itu, kuasi dengan benar langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi agar kita bisa menyelamatkan diri sendiri dan juga orang lain.

Bencana Tsunami

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,petaFaktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Ilustrasi gempa dan tsunami Aceh 26 Desember 2004

Bencana tsunami erat kaitannya dengan gempa bumi.

Gempa bumi yang pusatnya berada dalam kedalaman laut akan menyebabkan tsunami di daerah pantai. Tsunami berupa gulungan ombak tinggi yang menerjang pesisir pantai dan kembali sambil menyeret material-material berat.

Tsunami terbesar dalam 20 tahun terakhir di Indonesia terjadi di Aceh 26 Desember 2004. Bukan hanya menerjang Indonesia tsunami ini juga berdampak kepada setidaknya 14 negara. Namun, tetap saja kerusakan paling parah dan korban jiwa terbanyak berasal dari Aceh. Bahkan untuk mengenang kedahsyatan bencana itu telah dibangun Meseum Tsunami Aceh.

Yang terbaru pada tanggal 22 Desember 2018, terjadi kembali tsunami yang disebabkan oleh letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dan menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung, Indonesia. Korban jiwa mencapai 2.100 jiwa dan menimbulkan kerusakan yang luar biasa.

Kebakaran Hutan

Menjadi negara tropis yang masuk dalam daftar 10 negara dengan hutan terluas di dunia indonesia seharusnya menjadikan kita bangga. Namun, nyatanya kita tidak cukup hanya berbangga diri. Hal ini karena kita malah dihadapkan dengan ilegal logging dan kebakaran hutan yang terus melanda kawasan hutan Indonesia.

Baru-baru ini kita dihebohkan dengan kebakaran hutan yang terjadi di Riau. Terlepas dari berita politik, kebakaran hutan riau menggemparkan karena peanganannya yang mencapai 100 hari. Kualitas udara bahkan sampai berada dalam tipe berbahaya sehingga menimbulkan penduduknya terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kebakaran hutan sering terjadi pada saat musim kemarau yaitu pada saat ketersediaan air permukaan menipis.

Lebih jauh ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan yaitu akibat sambaran petir pada pepohonan yang kering, akibat rembetan api sisa pembukaan lahan dan bisa juga karena kebakaran dibawah tanah. Kebakaran bawah tanah terjadi pada daerah tanah gambut, kebakaran ini lalu menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau.

Kebakaran hutan menimbulkan kerugian yang tak sedikit. Belum lagi ditambah pencemaran berupa karbon dioksida yang dilepaskannya ke atmosfer. Habitat hewan-hewan langka dan tumbuhan juga rusak. Menambah panjang daftar masalah ekosistem.

Saat hutan semakin berkurang, saat itu pula bumi semakin panas. Saat hujan terjadi banjir dan saat kemarau menimbulkan kekeringan.

Itulah mengapa peran serta masyarakan dalam perawatan hutan kita yang luas sangat diperlukan. Hindari membuka lahan dengan cara dibakar, pastikan mematikan bara-bara api setelah camping dan pastikan drainase disekitar hutan terjaga untuk berjaga-jaga jika ada kebakaran.

Fenomena Banjir

Seakan Sudah menjadi berita wajib di setiap musim hujan. Banjir terjadi dimana-mana utamanya dikota besar.

Banjir sendiri berati terendamnya suatu daerah oleh volume air yang berlebihan.

Secara umum banjir disebabkan oleh hilangnya daerah resapan air dan tersumbatnya jalan-jalan air seperti selokan dan gorong-gorong oleh sampah.

Banjir melumpuhkan semua aspek kehidupan. Transportasi utamanya sangat terganggu dengan adanya banjir dan akhirnya macet tak terelakkan.

Gunung Meletus

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,peta
Gunung meletus memuntahkan material abu, lahar, lava pijar dan gas beracun

Bagi warga di daerah gunung/pegunungan bencana gunung meletus adalah bencana yang paling mengancam mereka. Bahaya letusan gunung berapi berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

Di indonesia ada fenomena unik yang disebut sebagai efek gunung berantai. Fenomena ini terjadi ketika gunung-gunung yang berada dalam jalur pegunungan Indonesia meletus secara estafet. Hal ini karena pada teori letusan gunung, gunung di Indonesia sebenarnya memliki dapur magma yang berdekatan dan saling menyambung. Itulah mengapa jika ada satu letusan maka akan merembet ke gunung yang lain.

Beberapa letusan gunung di Indonesia baru-baru ini antara lain erupsi Gunung Agung di Bali, erupsi Gunung Soputan di Minahasa disusul sehari kemudian erupsi Gunung Gamalama di Ternate.

Selain itu di Pulau Jawa, Gunung Anak Krakatau juga meletus hebat bahkan sampai menimbulkan gelombang tsunami di Pesisir Kabupaten Pandeglang. Pada kejadian ini tercatat korban jiwa sebanyak 373 orang.

Bencana Kekeringan

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,peta
Global warming menyebabkan musim tidak menentu dan kekeringan

Selanjutnya ada bencana kekeringan yang menjadi momok tersendiri bagi masyarakat di Indonesia saat musim kemarau.

Kekeringan diartikan sebagai kurangnya ketersediaan air yang diperlukan penduduk untuk kegiatan sehari-hari (masak, minum, mencuci), kegiatan ekonomi, industri dst. Berkurangnya pasokan air dikarenakan jumlah rata-rata curah hujan berada dibawah normal.

Kekeringan sering terjadi di Jawa Timur, Jawa Barat, NTT , DIY, Banten, NTT dan Lampung.

Kekeringan menggagalkn panen para petani, hal ini juga akan berimbas pada naiknya harga bahan pokok seperti beras. Selain itu, kekeringan juga memicu terjadinya kebakaran hutan. Lebih jauh kekeringan di negara-negara lain sampai menyebabkan migrasi besar-besaran bagi para hewan.

Salah satu upaya mengurangi dampak kekeringan adalah dengan melakukan penghijauan. Seperti dijelaskan di atas bahwasanya tanaman dihutan mampu menjaga ketersediaan air tanah saat kemarau.

Tanah Longsor

Struktur tanah yang labil dan berubahnya struktur batuan dapat menyebabkan tanah longsor. Tanah longsor bisa terjadi dengan sendirinya, namun tak jarang juga akibat dari ulah tangan manusia.

Tanah longsor paling sering terjadi saat musim hujan. Saat hujan lagi-lagi hutan yang gundul tidak mempunyai penahan massa tanah berupa akar-akaran pohon. Tanah menjadi sangat labil dan rapuh. Akhirnya saat air hujan yang meresap dalam tanah sudah diambang kemampuan daya serap tanah, tanah pun ambrol turun.

Longsor menjadi menakutkan saat di dekatnya terdapat permukiman rumah penduduk. Massa tanah yang besar menerjang dan menimbun apapun yang dilaluinya.

Bahkan yang sering terjadi dari beberapa kejadian lalu adalah bahwasanya longsor terjadi setelah hujan lebat saat malam hari ketika penduduk sedang tidur. Itulah mengapa korban dari tanah longsor kebanyakan ditemukan dalam reruntuhan, karena tak sempat menyelamatkan diri.

Gelombang Pasang

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,peta
Gelombang pasang menghantap mercusuar

Bencana alam di Indonesia yang kedelapan adalah gelombang pasang yang terjadi di pantai.

Gelombang pasang berbeda dengan gelombang tsunami dilihat dari penyebab dan tanda-tandanya.

Gelombang pasang disebabkan oleh cuaca ekstrim atau karena adanya angin kencang. Biasanya perubahan musim sering mendatangkan cuaca ekstrim disertai angin kencang dan hal ini akan menyebabkan terjadinya gelombang pasang.

Pada masa gelombang pasang biasanya para nelayan akan libur bekerja karena dapat membahayakan keselamatan apabila tetap bekerja. Sementara itu di pantai-pantai yang biasa digunakan sebagai sektor pariwisata pun tidak memperbolehkan pengunjungnya mendekati pantai.

Tanda-tanda gelombang pasang adalah adanya angin dengan kekuatan lebih besar dari biasanya dari arah laut. Tanda ini bisa diprediksi sebelumnya. Saat gelomabang pasang disertai angin kencang dan hujan maka akan terjadi badai.

Gelombang pasang merusak tanaman-tanaman dipesisir pantai. Tak jarang atap-atap penduduk juga banyak yang rusak. Fenomena ini sangat berbahaya karena bisa menyeret manusia, sehingga sebaiknya dihindari dengan tetap berdiam di rumah.

Bencana Angin Puting Beliung

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,peta
Angin puting beliung menghancurkan semua yang dilaluinya

Angin puting beliung berbentuk seperti corong dengan salah satu ujungnya menyentuh bumi sebagi pusat poros. Kecepatan angin ini mencapai 50km/jam dan terjadi selama 3-5 menit.

Meskipun terhitung sangat singkat, angin puting beliung memiliki daya rusak yang dahsyat. Ia menerbangkan semua yang menghalangi jalannya.

Berita bencana angin puting beliung terbaru terjadi di Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan merusak 165 rumah penduduk.

Banjir Rob dan Banjir Bandang

Beberapa waktu lalu di Sentani, Papua tepatnya pada 16 Maret 2019 terjadi banjir bandang. Fenomena ini terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sebelumnya sehingga menyebabkan volume air terus bertambah. Air pun lalu meluap dan turun ke dataran bawah yang merupakan kawasan permukiman. Banjir membawa material kayu dan batu dan menerjang rumah warga. 59 orang luka-luka dalam insiden ini.

Sedangkan banjir rob adalah banjir yang terjadi di pesisir pantai karena adanya pasang air laut. Banjir jenis ini terjadi ketika daerah pesisir mempunyai ketinggian lebih rendah dari muka air laut.

Abrasi

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,peta
Abrasi mengikis daratan sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama

Kamu yang tinggal di daerah pantai pasti tahu dengan fenomena yang satu ini. Abrasi merupakan fenomena yang berbeda dari gelombang pasang dan tsunami.

Abrasi bersifat mengikis bibir pantai secara terus menerus. Atau dengan kata lain abrasi adalah erosi yang terjadi di pantai.

Abrasi jika semakin lama dibiarkan bisa berakibat fatal, salah satunya hilangnya desa di daerah abrasi dan semakin menyepitnya daratan tempat kita tinggal.

Untuk itu dari pemerintah banyak digalakkan gerakan penghijauan daerah bibir pantai dengan penanaman pohon bakau. Selain solusi jangka panjang, dipantai juga dipasang matras beton dan pemecah ombak sebagai solusi cepat.

Global Warming

Tanpa kita sadari, sebenarnya setiap hari kita juga mengalami bencana. Bencana tersebut adalah efek daripada global warming.

Global warming menyebabkan suhu bumi meningkat dengan tajam. Efeknya adalah terjadi pencairan es di kedua kutub sehingga menyebakan volume air laut naik. Naiknya volume air laut akan menenggelamkan pulau-pulau kecil seperti terjadi di Indonesia.

Selain itu bisa kita rasakan, saat ini kulitas udara perlahan tapi pasti semakin menurun. Udara terasa panas dan pengap. Global warming juga mengakibatkan musim yang tidak teratur sehingga menimbulkan kekeringan.

Fenomena Likuifaksi

Dalam sejarah bencana alam di Indonesia, likuifaksi tergolong bencana baru. Likuifaksi tepatnya baru populer beberapa waktu lalu ketika terjadi bencana gempa bumi Donggala.

Pencairan tanah atau likuefaksi tanah adalah fenomena yang terjadi ketika tanah yang jenuh atau agak jenuh kehilangan kekuatan dan kekakuan akibat adanya tegangan. Tegangan yang dimaksud misalnya getaran gempa bumi atau perubahan ketegangan lain secara mendadak, sehingga tanah yang padat berubah wujud menjadi cairan atau air berat.

Likuefaksi yang parah bahkan sampai bisa menghanyutkan rumah warga seperti terjadi dalam gempa Donggala beberapa waktu lalu.

Itulah beberapa bencana alam di Indonesia paling sering terjadi di Indonesia dalam 20 tahun terakhir. Meskipun banyak bencana yang terjadi, sudah seharusnya kita tetap banyak bersyukur telah di anugerahi negeri yang unik dan indah ini. Dan cara terbaik dalam sebuah bencana adalah mengambil hikmah/pelajaran untuk terus berbenah.

Terimakasih.

Selamat Pagi, Salam Mitigasi!

Categories
Geografi Pendidikan

Terlengkap! Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang

Jumlah provinsi Indonesia dari 1945-sekarang- Salah satu unsur terbentunya sebuah negara adalah adanya wilayah.

Wilayah sebagai unsur pertama dan utama dari 3 unsur setelahnya. Hal ini karena tanpa adanya wilayah tidak akan ada tempat untuk rakyat bermukim dan juga tempat bagi pemerintahan melaksanakan kedaulatannya.

Begitu juga dengan Indonesia, sebagai sebuah negara yang telah berdiri sejak tahun 1945 atau terhitung 74 tahun sampai sekarang, Indonesia telah memenuhi unsur terbentuknya negara berupa wilayah.

Wilayah Indonesia terbentang dari Sabang sampai Merauke di barat dan timur serta dari Miangas sampai Pulau Rote di utara dan selatan. Dengan ribuan pulau yang tersebar diseluruh negeri. Bukan hanya itu wilayah Indonesia adalah komplek mulai dari darat, laut dan udara.

Wilayah Indonesia dulunya adalah bekas kerajaan-kerajaan nusantara baik itu Hindu, Budha maupun Islam yang bersatu membentuk negara besar bernama Indonesia.

Selanjutnya, Karena wilayah Indonesia yang luas dan jumlah penduduk yang sangat besar. Dan untuk memudahkan proses administrasi dan pengontrolan maka dibagilah wilayah yang sebelumnya satu tersebut menjadi beberapa provinsi.

Pembagian itu juga berfungsi agar terjadi pemerataan pembangunan sosial sesuai dengan cita-cita Dasar Negara Pancasila, sila ke-5.

Provinsi di Indonesia dikepalai oleh seorang gubernur. Lalu masing-masing provinsi dibagi atas kabupaten dan kota. Saat ini di Indonesia terdapat 34 provinsi. Sebelum tahun 2000 Indonesia memiliki 27 provinsi. Namun, setelah pada masa Reformasi, banyak provinsi besar yang dimekarkan menjadi dua bagian.

Nah, bagaimana perjalanan jumlah provinsi Indonesia dari waktu ke waktu? Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Pemekaran Wilayah

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Ilustrasi Perkembangan pemekaran jumlah provinsi di indonesia dari 1945-sekarang

Pemekaran wilayah/daerah di Indonesia adalah pembentukan wilayah administratif/otonomi baru baik di tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten dari induknya. Sampai saat ini ada 34 provinsi, 416 kabupaten dan 98 kota di Indonesia.

Landasan Hukum Pemekaran Wilayah

  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (terbaru).
  2. Pasal 2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2000. Pasal ini menjelaskan secara lengkap Tentang Persyaratan Pembentukan dan tujuan pemekaran wilayah.

Tujuan Pemekaran Wilayah

Tujuan dari pemekaran wilayah sesuai tertera dalam adalah Pasal 2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2000 yaitu:

  1. Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,
  2. Percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi.
  3. Percepatan pelaksanaan pembangunan perekonomian daerah.
  4. Percepatan pengelolaan potensi daerah.
  5. Peningkatan keamanan dan ketertiban.
  6. Serta peningkatan hubungan yang serasi antara Pusat dan Daerah.

Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang

Seperti telah disinggung beberapa kali diatas, bahwasanya dari mulai masa awal kemerdekaan sampai sekarang, provinsi di Indonesia tidak langsung ada banyak seperti sekarang ini.

Terjadi berkali-kali pemekaran wilayah dalam hal ini khususnya provinsi, baik penambahan dan pengurangan dengan menyesuaikan kebutuhan. Pemekaran ini untuk mempermudah dibagi menjadi beberapa era/periode seperti akan kita bahas berikut ini.

Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949)

Pada awal kemerdekaan 8 Agustus 1945, Indonesia harus mengurusi penduduknya yang kala itu sudah berjumlah 80 juta jiwa. Berkaitan dengan persoalan tersebut maka dibentuklah 8 provinsi untuk lebih merangkul daerah-daerah dari Sabang sampai Pulau Aru.

Mengapa hanya sampai Pulau Aru, Bukankah Pulau Aru adalah masih ujung timur Maluku?

Jawabannya iya, karena pada saat Indonesia merdeka Papua masih belum termasuk dalam wilayah Republik Indonesia. Saat itu Papua masih dalam kekuasaan Belanda dan bahkan akan disiapkan menjadi negara tersendiri.

Namun, karena Indonesia merasa bahwa Papua adalah masih bagian NKRI maka segala bentuk perjuangan pembebasan Papua dilakukan seperti dalam Operasi Trikora 1969.

Pada saat awal kemerdekaan banyak provinsi yang mempunyai wilayah terlalu luas seperti pada kasus Provinsi Sumatra pada saat itu sehingga menyebabkan administrasi kacau balau.

Hanya Pulau Jawa juga sudah dibagi menjadi 3 provinsi karena sebelumnya pada masa penjajahan Belanda memang sudah ada.

Satu-satunya provinsi yang tidak pernah berubah dari masa kemerdekaan sampai saat ini adalah Jawa Timur.

Kepulauan Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores dan Timor atau yang dulu disebut Kepulauan Sunda Kecil adalah masuk satu provinsi bernama Provinsi Sunda Kecil. Pada perkembangannya kepulauan ini akhirnya berganti nama menjadi Nusa Tenggara dan pecah menjadi 3 provinsi sesuai agama mayoritas yang dianut.

Lihat perincian dalam tabel berikut :

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Daftar provinsi di Indonesia di awal kemerdekaan

Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950)

Hasil daripada Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949 adalah bahwasanya Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat. Serikat ini terdiri dari 15 negara bagian ditambah 1 Republik Indonesia.

Negara-negara bagian tersebut adalah:

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Daftar negara bagian dalam Republik Indonesia Serikat

Di samping negara-negara bagian, ada juga wilayah yang berdiri sendiri (daerah otonom) dan tak tergabung dalam federasi, yaitu:

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Daerah otonom berada diluar negara bagian

Namun, hanya dalam beberapa bulan kemudian, sejumlah negara-negara bagian menggabungkan diri ke negara bagian Republik Indonesia.

Awal Agustus 1950 hanya tersisa 4 negara bagian, yaitu Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur, Daerah Istimewa Borneo Barat, dan Negara Indonesia Timur.

Tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS resmi dinyatakan bubar. Sistem ini kemudian diganti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau biasa disingkat NKRI, dan 4 negara bagian yang tersisa dihapuskan, sehingga masuk ke dalam wilayah NKRI.

Di tahun yang sama juga Yogyakarta dipisahkan dari Provinsi Jawa Tengah dengan didirikan provinsi tersendiri.

Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966)

Total jumlah provinsi dalam rentang masa ini adalah 24 provinsi. Provinsi-provinsi ini tidak serta merta terbentuk dalam sebuah keputusan secara bersamaan. Perubahan terjadi selama tujuh tahun secara bertahap.

Berikut daftar perkembangan provinsi di Indonesia masa Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama:

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Pembagian provinsi pada masa Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama

Bila ditambah dengan Provinsi Jatim, Jateng dan Jabar yang sudah ada maka jumlah total provinsi tahun 1966 adalah tepat 24 provinsi

Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998)

Berkebalikan dengan masa orde lama yang hanya selama tujuh tahun namun menghasilkan 21 provinsi buah pemekaran, perkembangan provinsi pada masa ini tergolong sedikit dalam rentang waktu 32 tahun.

beberapa provinsi baru tersebut antara lain:

Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang)

Pemekaran wilayah terus berlanjut sampai sekarang. Hal ini karena jumlah penduduk dan laju pertumbuhan, pendidikan, transportasi, serta struktur mata pencaharian terus berkembang.

Perkembangan tersebut akan mempengaruhi suatu wilayah untuk melakukan pengadaan sarana dan prasarana yang mendukung untuk pengembangan wilayah dengan segala fasilitasnya.

Rentetan beberapa peristiwa pemekaran tersebut tertera dalam tabel di bawah ini:

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Pembagian Provinsi pada masa Reformasi

Nama 34 Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap

Jumlah provinsi di Indonesia saat ini ada 34 provinsi yang tersebar di seluruh Nusantara. Secara menyeluruh provinsi-provinsi tersebut adalah :

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Jumlah provinsi Indonesia beserta ibu kota dan luas wilayahnya
Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
Jumlah provinsi Indonesia beserta ibu kota dan luas wilayahnya

Suatu Saat bukan tak mungkin Indonesia akan kembali melahirkan provinsi baru. Meskipun saat ini beberapa usulan dan opini masyarakat/ pihak terkait masih ditanggapi dingin oleh pemerintah karena dianggap bukan merupakan solusi yang efektif dalam mengatasi masalah daerah.

Pengertian Pemekaran Wilayah,Landasan Hukum Pemekaran Wilayah,Tujuan Pemekaran Wilayah,Perkembangan Jumlah Provinsi Indonesia 1945-Sekarang,Jumlah provinsi di Indonesia pada Awal Kemerdekaan (1945-1949),Jumlah Provinsi pada Era Republik Indonesia Serikat (1949-1950),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Demokrasi Terpimpin dan Orde Lama (1959-1966),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Orde Baru (1966-1998),Jumlah Provinsi di Indonesia Era Reformasi (1999-sekarang),Jumlah Provinsi dan Ibu Kotanya Secara Lengkap,jumlah provinsi di indonesia 2017,jumlah provinsi di indonesia 2018,jumlah provinsi di indonesia 2019,jumlah provinsi di indonesia 2014,jumlah provinsi di indonesia saat ini,jumlah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan,jumlah provinsi di indonesia 2016,jumlah provinsi di indonesia pada tahun 1950,pada tahun 2002 jumlah provinsi di indonesia ada,jumlah provinsi di indonesia tahun 2008,jumlah provinsi di indonesia sekarang
meskipun terdiri atas banyak provinsi dan budaya, persatuan harus tetap terjaga

Semoga dengan banyak provinsi tidak menghalangi kita semua dalam merajut persatuan dan kompak bahu-membahu mengisi kemerdekaan dengan hal positif. Serta terhindar dari isu-isu SARA seperti tertera dalam Pancasila sila ke-3.

Terimakasih!

Categories
Geografi Pendidikan

Penyebab Gempa Bumi Beserta Dampak dan Upaya Mitigasinya

Penyebab gempa bumi dan pembahasannya lengkap– Beberapa tahun belakangan, wilayah Indonesia mulai dari Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara dan Bali kerap kali diguncang gempa.

Gempa menyebabkan ketakutan pada masyarakat, karena kemunculannya yang tak bisa diprediksi sebelumnya.

Gempa semakin mengerikan ketika berada di wilayah laut dan mengakibatkan tsunami. Begitu juga gempa yang berada di tebing-tebing gunung akan menghasilkan longsoran yang berpotensi menimbun rumah warga.

Sampai saat ini kerusakan yang ditimbulkan gempa-gempa besar selalu luar biasa dan membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk perbaikannya. Begitu juga korban gempa yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan juga tidak bisa dikatakan sedikit.

Itulah mengapa untuk mengurangi dampak daripada bencana alam gempa, pemerintah telah memberikan pengetahuan-pengetahuan penting seputar gempa dan cara mengatasinya.

Nah, berikut ini pembahasan lengkap mengenai apa itu gempa, apa saja penyebab gempa bumi, dampak serta bagaimana cara menyelamatkan diri saat gempa bumi (mitigasi).

Faktor Penyebab Gempa Bumi

Gempa bumi termasuk salah satu bencana alam yang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Fenomena ini terjadi karena berbagai faktor penyebab. Berikut adalah penyebab gempa bumi yang dibagi menjadi empat kategori yaitu:

Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik)

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Proses terjadinya gempa tektonik

Gempa jenis ini merupakan yang paling banyak terjadi di bumi.

Seperti halnya kasus di Indonesia juga kebanyakan terjadi karena proses pergeseran lempeng bumi. Pergeseran ini meliputi daerah yang luas sehingga bisa dipastikan menyebabkan kerusakan yang besar dipermukaan bumi, apalagi jika kekuatannya juga besar.

Proses gempa bumi dimulai ketika lempeng-lempeng dasar bumi yang saling bertemu, bergeser satu sama lain. Lempeng ini bergeser karena adanya daya dari inti bumi.

Inti bumi (core) yang bersuhu hingga 6.000 derajat celcius akan memanaskan material mantel bumi bagian bawah, sehingga massa jenis material tersebut berkurang. Akibatnya, material mantel bumi tersebut bergerak naik dari dasar menuju ke permukaan mantel.

Sampai di permukaan mantel, material tersebut semakin akan mengalami penurunan suhu, sehingga massa jenisnya bertambah.

Karena massa jenisnya bertambah, maka material tersebut akan kembali turun ke dasar mantel. Di dasar mantel, material akan terkena panas bumi kembali, sehingga terjadilah proses seperti di awal.

Dengan demikian proses konveksi terjadi terus menerus. Jadi itulah mengapa konveksi inti bumi ini disebut yang menyebabkan pergerakan lempeng.

Pergerakan lempeng terdiri atas 3 macam yang semuanya akan menghasilkn energi, perhatikan gambar berikut:

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Jenis-jenis pergeseran lempeng bumi

Kesimpulan ringkasnya seperti ini:

Bumi merupakan planet yang dinamis dengan bagian inti yang sangat panas. Panas dari inti bumi yang berpindah secara konveksi ini yang mengakibatkan pergerakan lempeng, yang mengakibatkan interaksi antar lempeng.

Interaksi antar lempeng ini dapat membentuk sebuah palung laut, pegunungan dan gunung berapi. Ketika lempeng bergerak, ada energi yang dilepaskan berupa gelombang seismik atau yang dikenal dengan gempa.

Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik)

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Proses terjadinya gempa vulkanik

Pergerakan material dari mantel bumi selain menyebabkan bergesernya lempeng kerak bumi juga bisa mengakibatkan letusan ke arah luar yang biasa kita sebut sebagai fenomena gunung meletus.

Selanjutnya, secara lebih rinci fenomena gunung meletus disebabkan oleh beberapa macam hal dibawah ini:

  1. Peningkatan kegempaan vulkanik
  2. Pergerakan tektonik pada lapisan bumi
  3. Terjadinya deformasi badan gunung
  4. Lempeng-lempeng bumi yang saling berdesakan
  5. Adanya tekanan yang sangat tinggi

Daya yang dihasilkan oleh gerakan letusan ini pun merembet ke dasar permukaan tanah dan terjadilah gempa vulkanik. Jangkauan getaran pada gempa jenis ini tidak meluas seperti gempa tektonik. Getarannya hanya berpusat pada sekitar gunung berapi.

Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban)

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Tanah longsor bisa mengakibabtkan gempa

Penyebab gempa bumi yang ketiga dalah karena longsoran.

Goa yang runtuh juga termasuk penyebab dari gempa terban. Goa yang dimaksud bukan hanya goa dipermukaan tanah seperti yang kita tahu, namun juga goa-goa dalam tanah.

Gempa yang disebabkan oleh faktor ini hanya berdampak kecil dan wilayah cakupannya terbilang sempit. Gempa Terban sering terjadi pada daerah landai yang struktur tanahnya tidak stabil.

Akibat Ulah Manusia

Campur tangan manusia juga bisa menjadi penyebab gempa bumi. Gempa yang disebabkan oleh manusia dinamakan seismisitas terinduksi.

Contohnya saat menguji coba peledak berkekuatan tinggi seperti bom atom atau hulu ledak hidrogen juga bisa memicu gempa bumi. Penambangan yang berlebih dan tidak terkontrol juga bisa merusak kontur alami lempeng bumi dan membuatnya rentan terhadap pergeseran.

Beberapa faktor non-alam lainnya yang tidak termasuk 4 faktor diatas yang juga dapat menyebabkan gempa bumi antara lain menurunnya kepadatan tanah dan berkurangnya air tanah secara drastis.

Mengapa Indonesia Rawan Gempa?

Dari sekian banyak bencana yang terjadi di Indonesia, gempa adalah bencana yang tergolong paling berbahaya dan juga sering terjadi. Mengapa begitu? Simak penjelasan berikut.

Pertemuan Lempeng Dunia

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Indonesia adalah titik pertemuan 3 lempeng bumi

Indonesia secara geografis terletak di antara dua benua hal ini menguntungkan karena sebagai jalur sutra perdagangan. Namun sebagai konsekuensi, Indonesia juga menjadi pertemuan tiga lempeng dunia. Lempeng yang dimaksud yaitu lempeng Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik.

Ketika tiga lempeng itu bergerak, otomatis wilayah indonesia tertentu akan mengalami goncangan gempa. Dan karena banyaknya pertemuan lempeng yang bergeser maka gempa yang terjadi pun juga sering.

Terletak pada Ring of Fire

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Indonesia terletak pada Cincin api Pasifik

Ring Of fire atau cicin api adalah sebutan untuk jalur rangkaian gunung api dunia di seputar samudra pasifik. Atau dengan kata lain daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik.

Daerah Ring Of Fire berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik.

Karena terletak di daerah ring of fire menjadikan Indonesia memiliki banyak rangkaian gunung berapi. Perlu diketahui indonesia adalah negara dengan jumlah gunung api terbanyak ketiga setelah Amerika dan Rusia. Tercatat ada 127 gunung berapi.

Fenomena gunung api ini berakibat positif dan negatif.

Dampak positifnya bahwa Indonesia menjadi kaya akan tanah yang subur dan berdampak pada beragamnya kekayaan hayati yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh rakyatnya.

Dampak yang kedua karena banyak gunung berapi, otomatis Indonesia sering mengalami bencana gunung berapi. Selain karean gempanya yang bersifat merusak, letusan gunung berapi juga mengakibatkan banyak dampak yang akan dibahas pada sub berikutnya.

Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Jalur pegunungan di Indonesia

Di Indonesia pernah ada fenomena unik yang terjadi. Yaitu peristiwa meletusnya tiga gunung berapi secara bersamaan. Gunung meletus ini di antaranya, Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Raung di Jawa Timur dan Gunung Gamalama di Ternate.

Kemungkinan yang menjadi penyebab terjadinya hal ini adalah reaksi yang berantai yang terjadi di dapur magma. Jika dilihat dari peta cincin berapi (ring of fire) Pasifik, kita bisa mengetahui bahwa hampir seluruh wilayah di Indonesia berada tepat di atas dapur magma.

Karena berada pada satu jalur, setiap aktivitas yang terjadi di dapur magma dapat memicu meletusnya gunung berapi secara berurutan atau bersamaan. Hal ini tentu disertai dengan rentetan gempa vulkanis. Karena hal inilah, Indonesia sangat sering mengalami gempa bumi.

Dampak Bencana Alam Gempa Bumi

Setiap peristiwa pasti mempunyai dampak, baik itu dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan gempa bumi.

Dampak Positif

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Bantuan kepada korban bencana
  1. Tergugahnya rasa kemanusiaan. Tak ayal setelah terjadinya bencana alam pasti akan banyak bantuan yang berdatangan ke lokasi terdampak. Bantuan tersebut bisa berupa materi dan juga immateri atau dalam hal ini tenaga sosial. Semua akan bersatu padu agar saudara yang terdampak bisa kembali normal beraktivitas.
  2. Menjadi pembelajaran bagi para ahli gempa (seismolog) untuk mengevaluasi proses peringatan dasar ketika terjadi gempa selanjutnya.
  3. Menghasilkan bentang alam baru. Gempa yang disebabkan oleh patahan akan menciptakan dataran baru yang bisa dimanfaatkan manusia. Selain itu, dengan adanya letusan gunung tanah mendapat limpahan lahar yang subur untuk lahan pertanian.
  4. Mengurangi kepadatan penduduk. Meskipun terdengar tidak manusiawi, namun dampak satu ini diakui atau tidak memang terjadi pada daerah yang terdampak bencana gempa bumi.

Dampak Negatif

  1. Rusaknya seluruh bangunan baik itu rumah penduduk maupun gedung-gedung penting seperti sekolah dan rumah sakit. Kerusakan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk perbaikannya.
  2. Terganggunya sistem komunikasi. Pada kasus gempa bumi yang sangat parah, mengakibatkan robohnya tiang-tiang listrik yang berimbas pada lumpuhnya komunikasi seperti telepon dan internet.
  3. Lumpuhnya sistem perhubungan. Gempa yang tergolong parah tidak hanya merubuhkan rumah, akan tetapi juga merusak jalanan dan merubuhkan jembatan. Hal ini serta merta akan melumpuhkan sistem perhubungan dan mempersulit bantuan ke daerah terdampak.
  4. Munculnya Pengangguran. Bagi masyarakat terdampak sudah pasti harus memperbaiki rumah dan segala macam hal vital lainnya sebelum mulai bekerja kembali, itupun jika tempat mereka bekerja tidak mengalami kerusakan.
  5. Munculnya bencana tambahan. gempa bumi seringkali diikuti oleh bencana baru seperti tanah longsor dan kebakaran akibat arus pendek.
  6. Kerugian harta dan jiwa secara keseluruhan.

Cara Penanggulangan Gempa Bumi

Faktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
mitigasi bencana alam gempa

Gempa bumi selama ini memang tidak bisa dicegah. Maka yang bisa kita lakukan adalah usaha meminimalkan resiko kerusakan dan kehilangan jiwa menjadi sekecil mungkin. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk itu adalah:

Sebelum Bencana

  1. Hindari rasa panik, rasa panik akan membuat kita salah dalam mengambil keputusan
  2. Ketahuilah dengan baik lokasi tempat Anda berada. Perhatikan tangga darurat, lift dan pintu keluar. hal ini karena kebanyakan korban gempa bumi adalah dikarenakan tertimpa bangunan karena tidak sempat keluar.
  3. Catat nomo-nomr penting, seperti nomor pemadam kebakaran dan nomor BASARNAS terdekat
  4. Pahami metode pertolongan utama dan pastikan selalu sedia kotak P3K
  5. Letakkan dekorasi dinding yang berat serendah mungkin
  6. Pastikan listrik dan api sudah dimatikan ketika tidak digunakan.

Ketika Bencana

  1. Jika berada dalam ruang, lindungi kepala dan badan dari runtuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau lainnya yang dapat mengurangi risiko ini.
  2. Segera lari keluar ruangan jika masih memungkinkan.
  3. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka sebisa mungkin hindari bangunan yang ada di sekitar, misal gedung, tiang listrik, pohon, dan lainnya. Selain itu, perhatikan tempat berpijak Anda dan segera hindari apabila terjadi rekahan tanah.
  4. Jika gempa terjadi dan Anda sedang mengendarai mobil, segera keluar, turun, dan jauhi mobil apabila terjadi rekahan tanah atau kebakaran. Anda dapat berlindung di samping mobil jika memang dirasa aman.
  5. Jika tinggal atau berada di pantai, segera pantai dan menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari gelombang tsunami.
  6. Jika tinggal di daerah pegunungan, hindari daerah-daerah yang kemungkinan akan longsor.

Setelah Bencana

  1. Setelah gempa selesei, jika berada didalam gedung, maka keluar dengan tertib jangan gunakan eskalator atau lift. Gunakan tangga biasa
  2. Lakukan P3K jika ada yang terluka.
  3. Telepon atau teriak jika Anda terluka atau ada yang terluka parah
  4. Periksalah lingkungan, hal yang diperiksa meliputi api yang menyala, gas yang bocor, air yang bocor.
  5. Jangan pernah memasuki bangunan yang sudah terkena gempa kareana masih ada potensi gempa susualan
  6. Hindari juga berjaln-jalan di sekitar daerah gempa
  7. Dengarkan informasi yang benar, jangan panik jangan termakan hoax, tetap tenang
  8. Lakukan pengisian angket yang telah disediakan instansi untuk tahu kerusakan.
  9. Selalu berdoa Kepada Tuhan YME untuk meminta perlindungan.

Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir

Bencana Alam Gempa Bumi,Bencana Tsunami,Kebakaran Hutan,Fenomena Banjir,Gunung Meletus,Bencana Kekeringan,Tanah Longsor,Gelombang Pasang,Bencana Angin Puting Beliung,Banjir Rob dan Banjir Bandang,Abrasi,Global Warming,Fenomena Likuifaksi,bencana alam di indonesia,serinng terjadi,bencana alam tanah longsor di indonesia,bencana alam badai di indonesia,bencana alam longsor di indonesia,bencana alam di indonesia tsunami,bencana alam kebakaran hutan di indonesia,bencana alam angin topan di indonesia,bencana alam tektonik di indonesia,bencana alam tahun 2018,gambar bencana alam,berita tentang bencana alam,tahun banyak terjadi gempa,artikel tentang bencana alam,data tentang kebencanaan di indonesia,kliping tentang bencana alam,bencana alam yang pernah terjadi,daftar bencana alam di indonesia,macam-macam bencana alam,keterangan bencana alam,bencana alam terbesar,bencana alam 2015,bencana alam 2019,foto bencana alam,peristiwa bencana alam,mengapa terjadi bencana alam,kejadian,terdahsyat,potensi,peta,persebaran,petaFaktor Penyebab Gempa Bumi,Akibat Pergeseran Lempeng Bumi (Gempa Tektonik),Akibat Aktivitas Magma Gunung Berapi (Gempa Vulkanik),Akibat Longsoron Tanah (Gempa Terban),Akibat Ulah Manusia,Mengapa Indonesia Rawan Gempa?,Pertemuan Lempeng Dunia,Terletak pada Ring of Fire,Adanya Fenomena Reaksi Gunung Berantai,Dampak Bencana Alam Gempa Bumi,Dampak Positif,Dampak Negatif,Cara Penanggulangan Gempa Bumi,Sebelum Bencana,Ketika Bencana,Setelah Bencana,Bencana Gempa Bumi Terbesar di Indonesia 10 Tahun Terakhir,Gempa dan Tsunami di Aceh,Gempa Bumi Nias,Gempa dan Tsunami Pangandaran,Gempa Bengkulu,Gempa di Mentawai,Gempa di Lombok,Palu dan Donggala,Sumur, Banten
Ilustrasi gempa dan tsunami Aceh

Gempa dan Tsunami di Aceh

Gempa ini tercatat dengan kekuatan 9,3 magnitudo menjadi catatan terbesar gempa di Indonesia dalam kurun 18 tahun terakhir. Gempa Aceh terjadi pada Minggu, 26 Desember 2004, pukul 09.00 WIB.

Gempa Aceh terjadi selama 30 menit dan menyebabkan korban jiwa hingga 160.000 orang. Gelombang tsunami setinggi 35 meter ini berhasil meratakan semua bangunan yang ada di Aceh.

Tidak Berhenti sampai disitu, untuk kedua kalinya, Aceh dilanda gempa besar dengan kekuatan 8,9 magnitudo pada 11 April 2012. Gempa ini memicu gelombang tsunami kecil dengan ketinggian 1 meter di wilayah Nias dan 80 cm di Meulaboh.

Gempa Bumi Nias

Nias, Sumatera Utara juga pernah diguncang gempa sebesar 8,7 magnitudo pada 28 Maret 2005. Gempa mengguncang selama sekitar 5 menit dan sampai mendapatkan peringatan dini akan adanya potensi tsunami.

Gempa dan Tsunami Pangandaran

Gempa terjadi pada 17 Juli 2006 dan berkekuatan 7,7 magnitudo dan sampai menimbulkan gelombang tsunami setinggi sekitar 21 meter.

Gempa Bengkulu

Gempa bumi dengan kekuatan 7,9 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer sempat mengguncang Bengkulu pada 12 September 2007 lalu

Sempat diperingatkan oleh BMKG akan berpotensi tsunami, namun untungnya tidak terjadi gelombang tsunami di wilayah tersebut.

Gempa di Mentawai

Pada 2 Maret 2016 di Mentawai Sumatera Barat, pernah mengalami gempa bermagnitudo 7,8. Gempanya berlangsung selama kurang dari 1 menit.

Gempa di Lombok

Wilayah Lombok pernah diguncang gempa berkali-kali dengan kekuatan yang cukup besar. Setelah diguncang gempa pada 29 Juli 2018, Pulau Lombok kembali dilanda gempa bumi pada 5 Agustus 2018 bermagnitudo 7,0.

Sebelum terjadi gempa ini, Lombok juga telah diguncang dengan gempa yang kekuatannya beragam.

Gempa Palu dan Donggala

Pada 28 September 2018 masih lekat dalam ingatan, Palu dan Donggala diterpa gempa bermagnitudo 7,4. Pusat gempa terjadi pada kedalaman 10 km, jaraknya ada di 27 km sebelah timur laut Donggala.

Saking kencangnya getaran itu, kursi dan meja orang-orang di Kabupaten Gowa sampai bergetar, padahal Kabupaten Gowa berjarak sekitar 780 km dari Kota Palu.

Tsunami setinggi hampir 6 meter dengan kecepatan 800 km/jam menerjang Pantai Talise. Ketinggian ombak meraih baliho tinggi dekat pantai.

Bahkan gempa tak hanya diikuti gelombang laut raksasa, tapi juga fenomena tanah bergerak ( likuifaksi ). Dalam beberapa video yang beredar terlihat rumah-rumah beratap seng bergerak, terlepas dari pondasi mereka. apalagi saat itu posisi air masih sangat tinggi. Suasana kejadian benar-benar mencekam.

Korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami ini mencapai ribuan orang dari berbagai tataran usia.

Gempa di Sumur, Banten

Pada Jumat 2 Agustus 2018 telah terjadi gempa berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Banten ini berpotensi tsunami. Titik gempa berjarak 147 km arah barat daya Sumur, Banten, pada kedalaman 10 kilometer.

Namun tak lama setelah gempa yang terjadi dan terasa hingga Jakarta, Depok, dan Bogor. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memutakhirkan data kekuatan gempa di barat daya Banten pada pukul 19.03 WIB menjadi 6,9 magnitudo.

Nah itu adalah beberapa pembahasan tentang pengertian, penyebab gempa, dampak dan daftar gempa bumi terparah di Indonesia 10 tahun ini. Setiap saat kita harus selalu waspada dan pahami dengan baik proses-proses mitigasi bencana, khususnya bencana alam gempa bumi.

Categories
Geografi Pendidikan

Pengertian Pencemaran Lingkungan | Air, Tanah, Udara & Suara

Pengertian pencemaran lingkungan – Sudah sejak lama pencemaran lingkungan menjadi isu permasalahan global yang sampai saat ini belum ditemukan solusi terbaiknya.

Isu permasalahan lingkungan mulai meningkat tajam ketika revolusi industri abad ke-19. Sampai saat ini, hampir seluruh negara di dunia juga sedang di pusingkan dengan masalah pencemaran lingkungan, utamanya sampah.

Permasalahan pencemaran lingkungan belum bisa 100% diatasi karena memang rumit dan mencangkup segala aspek kehidupan.

Contoh Saat membahas pencemaran udara, maka pembahasan tentang reboisasi hutan dan pengendalian residu industri juga ikut dibahas. Bidang transportasi juga pasti akan ikut dibahas karena polusi sebagian besar dihasilkan kendaraan bermotor.

Nah, Sangking pentingnya menjaga lingkungan hidup dari pencemaran, Pemerintah juga mendirikan kementrian khusus yang mengatasi pencemaran lingkungan dan turunan-turunannya yang disebut sebagai Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (MENLHK).

Sebagai warga negara yang baik, kita juga harus berpartisipasi aktif untuk menjaga lingkungan di sekitar kita.

Salah satu caranya, kita harus paham pengertian pencemaran lingkungan, jenis-jenisnya, sumber, serta dampaknya. Hal ini agar kita tidak salah dalam menyikapi isu-isu tersebut.

Untuk itu simak penjabaran lengkap seputar pencemaran lingkungan hidup berikut ini!

Pengertian Pencemaran Lingkungan Hidup

Menurut Undang-Undang

Pencemaran lingkungan adalah masuknya/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan komponen lain kedalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. ( Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 perihal Pengelolaan Lingkungan Hidup ).

Selanjutnya, menurut Undang-Undang terbaru Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Aturan baru ini menegaskan bahwa, pencemaran lingkungan adalah masuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui standar mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.

Menurut Para Ahli

Menurut R.T.M Sutamihardja. Pengertian pencemaran lingkungan ialah penambahan bermacam-macam bahan sebagai hasil dari aktivitas manusia ke lingkungan dan biasanya memberikan pengaruh berbahaya terhadap lingkungan tersebut.

Menurut Sastra Wijaya mengatakan bahwa, pencemaran lingkungan terjadi apabila ada penyimpangan dari lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran dan mempunyai akibat buruk terhadap lingkungan.

Menurut Otto Soemarwoto, lingkungan disebut sudah tercemar apabila memiliki beberapa unsur, diantaranya: (1) kalau suatu zat, organisme atau unsur lainnya seperti gas, cahaya, energi telah tercampur ke dalam sumber daya atau lingkungan tertentu; (2) dan karenanya menghalangi atau mengganggu fungsi atau manfaat daripada sumber daya atau lingkungan tersebut.

Menurut Munadjad Danusaputro, pengertian pencemaran lingkungan adalah sebagai suatu keadaan dalam mana suatu materi, energi dan atau informasi masuk atau dimasukkan di dalam lingkungan oleh kegiatan manusia dan atau secara alami dalam batas dasar atau kadar tertentu.

Masih menurut Munadjad Danusaputro, tambahan materi tersebut mengakibatkan terjadinya gangguan kerusakan dan atau penurunan mutu lingkungan, sampai lingkungan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Fungsi ini bisa dilihat dari segi kesehatan, keserjahteraan dan keselamatan rakyat.

Pengertian Pencemaran Lingkungan Secara Umum dan Singkat

Pencemaran lingkungan adalah masuknya/dimasukkannya makhluk hidup, zat energi dan komponen yang lain ke dalam lingkungan sehingga merubah sifat alami/asli dari lingkungan tersebut.

Pencemaran lingkungan juga dapat diartikan sebagai berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia/proses alam sehingga menurunkan kualitas lingkungan sampai ketingkatan tertentu yang menyebabkannya menjadi kurang/tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan Hidup

Seperti telah diketahui sebelumnya, pencemaran saat ini sudah mencangkup semua bagian-bagian dari ekosistem. Namun supaya memudahkan pembahasan para ahli membagi pencemaran menjadi empat katergori (jenis) seperti pada pembahasan dibawah ini:

Pencemaran Udara

Pengertian Pencemaran Lingkungan Hidup,Menurut Undang-Undang,Menurut Para Ahli,Pengertian Pencemaran Lingkungan Secara Umum dan Singkat,Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Pembahasannya,Pencemaran Udara,Pengertian Pencemaran Udara,sumber Penyebab Pencemaran Udara,Dampak Pencemaran Udara,Pencemaran Air,Pengertian Pencemaran Air,sumber Penyebab Pencemaran Air,Dampak Pencemaran Air,Pencemaran Tanah,Pengertian Pencemaran Tanah,sumber Penyebab Pencemaran Tanah,Dampak Pencemaran Tanah,Pencemaran Suara,Pengertian Pencemaran Suara,sumber Penyebab Pencemaran Suara,Dampak Pencemaran Suara
Gambar Oleh Angelic Cooke di pixabay : Emisi kendaraan bermotor mengandung zat yang merusak udara

Pengertian Pencemaran Udara

Pengertian pencemaran udara adalah masuknya substansi fisik berupa partikel kecil maupun besar ke dalam udara pada jumlah yang tak wajar sehingga menyebabkan penurunan kualitas udara menjadi buruk atau tidak bisa dihirup sama-sekali.

Sumber Penyebab Pencemaran Udara

Penyebab Pencemaran udara dibagi menjadi dua yaitu alami dan buatan manusia.

Penyebab alami antara lain disebabkan oleh: pembusukan sampah organik, material dari gunung berapi (pasir, debu dan gas), debu dari pasir yang tertiup angin dan asap kebakaran hutan karena kekeringan.

Disebabkan karena faktor ulah manusia: Asap pabrik, karbon monoksida kendaraan bermotor, oksida sulfur dan nitrogen oksida dari pembangkit listrik energi batu bara, serta sisa-sisa partikel debu dari percobaan radioaktif.

Dampak Pencemaran Udara

Dampak terhadap kesehatan manusia:

  1. Menyebabkan penyakit gangguan pernafasan seperti asma, batuk, pneumonia dan ISPA.
  2. Menyebabkan gangguan kesehatan kulit, udara yang kotor akan membuat kulit kusam, flek-flek hitam, jerawat bahkan kanker kulit.
  3. Jarak pandang menjadi berkurang dan rawan kecelakaan
  4. Pada ibu hamil, polusi udara dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, kelahiran prematur, penurunan berat badan, serta gangguan perkembangan mental dan fisik.

Dampak terhadap lingkungan:

  1. Menyebabkan tanaman yang rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, serta bintik hitam. Zat yang menempel pada permukaan daun bisa menghambat proses fotosintesis.
  2. Udara yang tercemar SO2 dan NO2 bereaksi terhadap air hujan membentuk asam dan menurunkan derajat pH air hujan sehingga terbentuk hujan asam yang membuat benda dari besi berkarat.
  3. Penumpukan Kadar CO2 di atmosfer akan sulit dinetralkan, akhirnya mengakibatkan efek rumah kaca.
  4. Gas CFC dari pendingin akan menyebabkan penipisan lapisan ozon.

Pencemaran Air

Pengertian Pencemaran Lingkungan Hidup,Menurut Undang-Undang,Menurut Para Ahli,Pengertian Pencemaran Lingkungan Secara Umum dan Singkat,Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Pembahasannya,Pencemaran Udara,Pengertian Pencemaran Udara,sumber Penyebab Pencemaran Udara,Dampak Pencemaran Udara,Pencemaran Air,Pengertian Pencemaran Air,sumber Penyebab Pencemaran Air,Dampak Pencemaran Air,Pencemaran Tanah,Pengertian Pencemaran Tanah,sumber Penyebab Pencemaran Tanah,Dampak Pencemaran Tanah,Pencemaran Suara,Pengertian Pencemaran Suara,sumber Penyebab Pencemaran Suara,Dampak Pencemaran Suara
Gambar oleh Yogendra Singh di pixabay: Pencemaran air danau oleh sampah

Pengertian Pencemaran Air

Pencemaran air dapat diartikan sebagai berkurangnya kualitas air yang terdapat pada penampungan alami seperti danau, waduk, sungai, laut dan air tanah karena ulah manusia maupun karena faktor alam.

Penurunan kualitas ini menyebabkan daya guna air berkurang atau malah sama sekali tidak bisa digunakan.

Sumber Penyebab Pencemaran Air

  1. Limbah industri, sisa buangan industri yang tidak diolah kembali dan langsung dibuang ke sungai dan laut. Limbah industri merupakan penyumbang terbesar kerusakan kualitas air di dunia.
  2. Limbah rumah tangga. Detergen, sisa sayuran dan sampah organik lain.
  3. Limbah Pertanian. Metode pemupukan yang kurang tepat salah satunya mengalirkan pupuk sisa langsung ke sungai maupun parit-parit kecil.
  4. Tumpahan minyak di laut.
  5. Limbah pertambangan berupa merkuri.
  6. Limbah peternakan dan perikanan, termasuk juga penggunaan bahan peledak.

Dampak Pencemaran Air

Dampak bagi kesehatan :

Air yang kotor akan menjadi sarang penyakit. Penyakit-penyakit tersebut antar lain diare, disentri, kolera, hepatitis A, Thracoma, kudisan, keracunan timbal dst.

Dampak bagi lingkungan :

  1. Tumpahan minyak di laut akan meracuni organisme laut dan menutup permukaan laut. Tak jarang banyak burung laut yang terjebak dan tak bisa melepaskan diri.
  2. Residu dari detergen, pupuk pertanian dan sisa pakan ikan menyebabkan eutrofikasi yang mengakibatkan suburnya tanaman sungai sehingga menutupi air.
  3. Buangan sampah organik maupun anorganik akan membuat sungai menjadi kotor dan tersumbat lalu akhirnya banjir.
  4. Putas/bahan peledak merusak ekosistem, merusak kualitas air dan menyebabkan kepunahan hewan.
  5. Penurunan kualitas air secara massal akan menyebabkan krisis air dimana-mana.
  6. Mengganggu rantai makanan.

Pencemaran Tanah

Pengertian Pencemaran Lingkungan Hidup,Menurut Undang-Undang,Menurut Para Ahli,Pengertian Pencemaran Lingkungan Secara Umum dan Singkat,Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Pembahasannya,Pencemaran Udara,Pengertian Pencemaran Udara,sumber Penyebab Pencemaran Udara,Dampak Pencemaran Udara,Pencemaran Air,Pengertian Pencemaran Air,sumber Penyebab Pencemaran Air,Dampak Pencemaran Air,Pencemaran Tanah,Pengertian Pencemaran Tanah,sumber Penyebab Pencemaran Tanah,Dampak Pencemaran Tanah,Pencemaran Suara,Pengertian Pencemaran Suara,sumber Penyebab Pencemaran Suara,Dampak Pencemaran Suara
Gambar oleh perpustakaan.id : Lokasi Pembuangan Akhir mengalami pencemaran yang parah

Pengertian Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah berarti terkontaminasi-nya keadaan alami tanah oleh polutan dengan konsentrasi yang tidak bisa ditoleransi, baik itu yang meresap sampai bagian dalam maupun yang hanya dipermukaan saja.

Sumber Penyebab Pencemaran Tanah

  1. Pencemaran oleh sisa buangan manusia dan hewan.
  2. Penggunaan Pestisida yang berlebihan. termasuk juga dalam penggunaan pupuk baik itu pupuk organik maupun anorganik.
  3. Sisa zat radioaktif.
  4. Limbah industri seperti pada industri kaca, semen, minyak bumi, baja dst.
  5. Limbah perkotaan dalam hal ini adalah sampah yang sulit terurai.
  6. Limbah pertambangan yang menghasilkan merkuri, arsenic, seng dan tembaga.

Dampak Pencemaran Tanah

Dampak bagi kesehatan :

Meskipun terlihat tidak mungkin, ternyata pencemaran tanah juga bisa berdampak bagi kesehatan.

Dampak bagi kesehatan jarak pendek menimbulkan iritasi mata, ruam kulit, sakit kepala, kelelahan, sakit dada, mual dan muntah. Efek ini utamanya banyak dirasakan oleh anak-anak karena merekalah yang banyak bersinggungan langsung dengan tanah saat bermain.

Dampak bagi kesehatan jangka panjang. Menyebabkan kanker dan leukimia hal ini akibat paparan benzena, ginjal dan kerusakan hati karena terpapar merkuri dan juga kerusakan saraf akibat adanya timbal.

Dampak bagi lingkungan:

  1. Menurunkan kualitas kesuburan tanah.
  2. Menurunkan tingkat produktivitas tanah.
  3. Terganggunya keseimbangan flora & fauna baik yang dipermukaan maupun didalam tanah.
  4. Meningkatkan salinitas tanah.
  5. Menimbulkan debu-debu beracun.
  6. Menimbulkan bau tidak sedap.
  7. Menyebabkan pencemaran udara lewat pengikisan.
  8. Merusak nilai keindahan.

Pencemaran Suara

Pengertian Pencemaran Lingkungan Hidup,Menurut Undang-Undang,Menurut Para Ahli,Pengertian Pencemaran Lingkungan Secara Umum dan Singkat,Jenis-Jenis Pencemaran Lingkungan dan Pembahasannya,Pencemaran Udara,Pengertian Pencemaran Udara,sumber Penyebab Pencemaran Udara,Dampak Pencemaran Udara,Pencemaran Air,Pengertian Pencemaran Air,sumber Penyebab Pencemaran Air,Dampak Pencemaran Air,Pencemaran Tanah,Pengertian Pencemaran Tanah,sumber Penyebab Pencemaran Tanah,Dampak Pencemaran Tanah,Pencemaran Suara,Pengertian Pencemaran Suara,sumber Penyebab Pencemaran Suara,Dampak Pencemaran Suara
Gambar dai nulisbabe.com : Menutup telinga salah satu cara mengurangi intensitas suara ke telinga

Pengertian Pencemaran Suara

Pencemaran suara terjadi apabila intensitas suara yang kita terima melebihi batas sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi manusia.

Sumber Penyebab Pencemaran Suara

Pencemaran suara banyak ditemui di daerah indusri (pabrik) atau tempat-tempat yang tinggi tingkat aktivitas manusianya seperti bandara, pasar, terminal atau pada lokasi pembangunan gedung.

Sumber kebisingan penyebab pencemaran udara dapat di kelompokan menjadi 3 macam, yaitu:

  1. Vibrasi : Sumber ini berasal dari gesekan, benturan atau ketidakseimbangan gerakan. Biasanya ditemukan pada mesin seperti roda gila, roda gigi, piston, bearing dll
  2. Suara yang disebabkan oleh mesin.
  3. Pergerakan di air dan udara. Kebisingan yang diakibatkan pergerakan yang terdapat di udara ataupun air pada proses kerja industri seperti gas buangan, pipa penyalur cairan gas, pada jet, pada flare boom dll.

Dampak Pencemaran Suara

  1. Menyebabkan sulit berkonsentrasi.
  2. Menggangu waktu istirahat.
  3. Merusak gendang telinga.
  4. Menyebabkan gangguan mental seperti panik dan histeris.

Demikianlah pengertian pencemaran lingkungan beserta pembahasan disetiap jenis-jenisnya.

Sebagai bagian dari lingkungan, kita harus berperan aktif dalam mengurangi beban polutan lingkungan . Salah satunya adalah kurangi penggunaan sampah plastik yang merupakan polutan terbanyak.

Terimakasih. Salam Lestari!