√15 Akibat Pemanasan Global, Usia Bumi Tinggal 7 Tahun Lagi

Akibat Pemanasan Global, Usia Bumi Tinggal 7 Tahun Lagi

Akibat Pemanasan Global, Usia Bumi Tinggal 7 Tahun Lagi
Akibat Pemanasan Global, Usia Bumi Tinggal 7 Tahun Lagi

Perubahan iklim merupakan salah satu akibat pemanasan global menjadi masalah dunia saat ini. global warming merupakan kenaikan suhu dari bumi, atmosfer dan juga lautan yang mengakibatkan perubahan iklim.

Perubahan biasanya terjadi bukan hanya kenaikan suhu udara tetapi juga curah hujan yang tidak menentu terjadi selama tiga puluh tahun atau lebih. Di Indonesia sendiri, rata-rata suhu udara pada permukaan tanah mengalami kenaikan sebanyak 0,5 derajat celcius.

Ada kemungkinan hal tersebut akan terus meningkat jika tidak segera ditangani. Akibat pemanasan global dan perubahan iklim terjadi ini membuat NASA pada tahun 2020 silam menggegerkan dunia dengan membuat jam iklim yang menunjukan waktu 7 tahun sebagai umur bumi.

Viral! Jam NASA yang menunjukan Usia Bumi

Bumi merupakan planet tempat tinggal satu-satunya dapat ditinggali oleh makhluk hidup dari mulai manusia, hewan hingga tumbuhan. Namun, semakin hari suhu bumi terus naik akibat pemanasan global. Ini merupakan fenomena yang pemicunya adalah berasal dari kegiatan-kegiatan manusia. Terutama kegiatan pembakaran fosil serta pengalihan guna lahan membuat pohon-pohon banyak ditebang.

Semua kegiatan yang telah disebutkan itu akan menghasilkan gas-gas berlebihan hingga akhirnya akan membuat lapisan ozon semakin menipis. Utamanya karbon dioksida yang sering dihasilkan dari kegiatan sehari-hari manusia yang disebut juga efek rumah kaca.

Disebut efek rumah kaca karena cara kerjanya memang sama dengan rumah kaca dimana suhu bumi terjadi peningkatan akibat suhu panas yang terjebak di atmosfer. Global warming terus menampakan dampak negatifnya pada bumi.

Akibat adanya peningkatan suhu terjadi pada bumi akan berdampak cukup buruk untuk lingkungan dan ekosistem serta iklim dunia. Hal ini juga yang membuat seorang seniman Gan Golan dan Andrew Boyd membuat jam iklim sebagai bentuk pencegahan terhadap perubahan iklim akibat pemanasan global.

Jam digital memperlihatkan waktu 7 tahun 103 hari 15 jam 12 menit 06 detik ini ditempatkan di New York. Tenggat waktu tersebut ditentukan berdasarkan perhitungan Mercator Research Institure tentang persamaan global serta perubahan iklim di Berlin, Jerman.

RECOMMEND :  √15 Dampak Pencemaran Tanah Bagi Kehidupan Anak Cucu Kita

Tidak hanya berasal dari perhitungan tersebut, waktu tenggat yang dibuat oleh Gola dan Boyd di buat juga didasarkan oleh laju emisi gas karbon di bumi. Walaupun penampilan jam digital yang dibuat oleh Boyd dan Golan sudah berakhir di New York.

Mereka masih akan tetap menampilkan jam iklim tersebut di beberapa titik sebagai bentuk meningkatkan kesadaran manusia tentang pentingnya menjaga lingkungan dan iklim dengan baik.

Fenomena yang Terjadi Perubahan Iklim Akibat Pemanasan Global

Perubahan iklim sedang terjadi karena pemanasan global yang terjadi dan terus meningkat setiap tahunnya. Pada beberapa studi bahkan menyebutkan pada tahun 2021 kemarin termasuk ke dalam tahun terpanas keenam sepanjang sejarah.

Bahkan terhitung sejak tahun 2013 sampai tahun kemarin telah tercatat berada di 10 peringkat teratas terpanas. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan konsentrasi gas penangkap panas seperti halnya CO2.

Kemungkinan tahun ini juga diprediksi akan menampilkan data serupa. Prediksi ini memiliki peluang 50-50 mungkin akan terwujud. Hal ini bisa jadi akan terwujud jika tidak ada bencana yang tidak terduga seperti letusan gunung besar atau komet besar menabrak bumi.

Akibat pemanasan global tidak hanya membuat temperaturnya naik tetapi mengakibatkan perubahan pada sistem iklim ini tidak hanya berdampak pada cuaca saja tetapi beberapa hal lain seperti hal ini.

  1. Berkurangnya kuantitas air

Efek dari global warming sebenarnya akan meningkatkan air pada atmosfer sehingga dapat meningkatkan curah hujan. Namun curah hujan yang terlalu tinggi akan berdampak buruk karena air yang terlalu banyak kemungkinan akan langsung kembali ke laut.

Jadi, tidak sempat tersimpan pada sumber air bersih untuk manusia. Fenomena ini sudah sangat sering terjadi di dunia tidak terkecuali Indonesia.

  1. Cuacanya sering berubah-ubah secara drastis membuat nelayan kesulitan

Sering kali cuaca tidak bisa tertebak dan bisa berubah kapan saja secara drastis membuat nelayan kesulitan untuk melaut seperti biasanya. Sehingga menyebabkan tangkapan ikan menjadi sedikit. Hal ini juga tentu saja akan memengaruhi pendapatan harian masyarakat.

  1. Terjadi banyak kasus gagal panen karena kekeringan air

Kurangnya kuantitas air dan kesulitan menemukan air bersih banyak penati harus gigit jari. Karena ladangnya terpaksa gagal panen akibat kekeringan, selain itu banyak juga yang mengeluh tanamannya lebih mudah terkenal penyakit diakibatkan hama menyerang.

RECOMMEND :  √15 Self Sustaining Home Konsep Modern untuk Dipelajari

Hal ini diakibatkan karena perubahan iklim terjadi akibat pemanasan global.

  1. Berdampak buruk pada kesehatan manusia, tanaman dan hewan

Selain pada alam, hal ini juga akan berdampak pada kesehatan manusia juga. karena perubahan ini mengakibatkan masalah lingkungan dan bencana-bencana yang membawa penyakit seperti banji karena curah hujan naik dan kemarau berkepanjangan.

Daftar Akibat Pemanasan Global Yang Wajib Diketahui Sebelum Menjaga Iklim

Apa saja yang dapat meningkatkan suhu bumi sehingga menyebabkan pemanasan suhu bumi di seluruh dunia. Berikut ini beberapa kegiatan manusia sering dilakukan dan berakibat buruk untuk bumi.

  1. Gas yang dihasilkan pada industri

Gas-gas tersebut membuat pencemaran udara karena asap yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik tidak ditampung dengan prosedur benar.

Hal ini juga terjadi diakibatkan kurang adanya ketegasan pemerintah dalam menindaklanjuti bahkan menghukum pabrik-pabrik menyalahi aturan. Gas industri biasanya menghasilkan karbon dioksida, monoksida, metana dan masih banyak lagi.

Karbon dioksida, metana dan juga terakhir nitrogen telah menyebabkan peningkatan suhu di 50 tahun terakhir.

  1. Pemakaian Tisu secara Berlebihan

Pemakaian tisu yang berlebihan secara tidak langsung akan berdampak pada perubahan iklim. Hal ini akan mengakibatkan akibat pemanasan global secara menyeluruh. Bukan karena limbah atau sampah tisunya, tetapi karena tisu tersebut terbuat dari serat kayu.

Makin banyak manusia menggunakan tisu, otomatis akan semakin banyak juga persediaan yang dibuat. Otomatis, semakin banyak juga serta kayu akan digunakan, jika hutan gundul oksigen akan berkurang.

Oksigen yang berkurang mengakibatkan lapisan ada pada ozon semakin berkurang. Hutan gundul juga akan membuat penurunan pada udaranya.

  1. Pemakaian bahan bakar bensin secara berlebihan

Bensin merupakan bahan bakar yang bisa menimbulkan gas karbon oksida mempengaruhi pemanasan bumi. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar bisa menggantikan bensin yaitu dengan beralih kepada mobil listrik atau motor listrik.

RECOMMEND :  √15 Potensi Terumbu Karang Indonesia dan Larangan Mengambilnya

Cara Memanjangkan Usia Bumi, Menanggulangi Perubahan Iklim

Akibat pemanasan global sedikit demi sedikit sudah mulai terasa oleh manusia. Bahkan kurang lebih sepuluh tahun terakhir suhu bumi tercatat terpanas. Jika dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan manusia akan punah.

Seperti yang ditunjukan pada jam digital ditampilkan oleh Golan dan Boyd di New York. Untuk bisa memanjangkan usia bumi, Anda bisa turut serta untuk menanggulangi perubahan iklim akibat pemanasan global.

  1. Beralih ke kendaraan umum atau sepeda daripada kendaraan pribadi

Sehingga bisa mengurangi emisi karbon dioksida, Anda bisa menggunakan kendaraan umum, berjalan kaki atau naik sepeda.

  1. Membeli barang hemat energi

Seperti menggunakan lampu LED, memilih barang elektronik seperti AC, mesin cuci yang tersedia varian heman energi sehingga Anda telah membantu untuk mengurangi akibat pemanasan global.

  1. Menanam pohon

Gerakan menanam pohon juga bisa membantu bumi kembali merasakan paru-parunya. Selama prose fotosintetis pohon akan menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen.

Kewajiban untuk ikut serta dalam panggulangan menghentikan kenaikan suhu bumi adalah milik seluruh umat manusia. Sudah saatnya Anda untuk meningkatkan kesadaran mengenai akibat pemanasan global bisa mempersingkat usia bumi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *