Categories
Bahasa Indonesia

√ Cerita Dongeng Si Kancil dan Cicak Badung Singkat + Pesan Amanat

cerita dongeng si kancil, Cerita si Kancil dan Cicak Badung merupakan bagian dari Kelas 2 Tema 7 Sub tema 1 Pembelajaran ke 6. Setelah mendengarkan dongeng, anak anak diminta untuk menceritakannya kembali menggunakan bahasa mereka sendiri.

Berikut ini kisah singkat Si Kancil dan Cecak Badung.

Cerita Dongeng Si Kancil dan Cicak Badung

Sang Kancil dan Cicak Badung - YouTube

Dikisahkan suatu hari, kancil bermain di hutan bersama kawanan semut. Dia melompat lompat sepanjang sungai kecil yang dialiri air jernih dan dingin.

Sementara itu, para semut berlari lari di sepanjang pinggiran sungai sambil menari dan menyanyi.

Sebagian semut yang lain, berlayar dengan dedaunan kering mengikuti arus sungai di belakang kancil.

Ketika para semut melihat segerombol apel merah yang menjulur ke sungai, mereka berteriak kepada kancil untuk memetiknya.

Maka sang kancil dengan gesit melompat dan menyundul apel tersebut sehingga buah apel berjatuhan ke parit. Lalu kancil dengan gesit menggiring apel tersebut ke tepian.

Juice Apple Cartoon Png Free Photo - Apple Juice Cartoon Png - Free  Transparent PNG Download - PNGkey

Tak berapa lama kemudian, para semut merubungi apel tersebut dan memotongnya menjadi bentuk yang kecil. Beberapa potongan di panggul dan beberapa di angkut menggunakan perahu daun.

Mereka lalu berhenti sejenak ketika mereka menemukan tempat yang nyaman untuk beristirahat sambil menikmati apel yang mereka dapatkan.

Namun, saat mereka sedang asik berpesta tiba tiba datanglah binatang melata yang merayap mendekati mereka dan Haaapp! ia menjulurkan lidah dan memakan apel yang paling besar, kemudian langsung kabur.

Lirik Lagu Anak Cicak-cicak di Dinding - Ulya Days

“Wah ada pencuri apel! pencuri! pencuri!” seru para semut.

Kancil yang berjemur, mengeringkan tubuhnya sambil menikmati manisnya buah apel, menjadi kaget.

Kemudian, setelah mengetahui apa yang terjadi, kancil menjadi maklum, rupanya ada cicak nakal yang mencuri potongan apel para semut.

Cartoon Deer Wallpapers - Top Free Cartoon Deer Backgrounds -  WallpaperAccess

Setelah berpikir sejenak si kancil yang sangat bijaksana itu lalu membisikkan suatu rencana kepada para semut.

Ketika mendengar rencana kancil, para semut tertawa terpingkal pingkal.

Kancil lalu melompat ke semak semak dan tak lama kemudian dia kembali membawa segenggam buah kecil berwarna merah.

Free Vector | Red chilli peppers cartoon art illustration

Para semut memotong buah merah itu lalu membawanya. Mereka sebentar sebentar berhenti karena tidak kuat menahan tawa mereka karena menganggap rencana mereka benar benar lucu.

Setelah itu, makan makan di mulai lagi, semut semut memakan potongan buah apel sambil menari dan menyanyi. Sedangkan buah merah yang diberi oleh kancil, sengaja diletakkan di pinggir dan tidak dijaga.

Selama pesta, semut semut itu melirik ke arah buah merah tadi.

Nah, ketika pesta sedang meriah, tiba tiba hewan melata yang ternyata cicak itu, datang kembali. Langsung saja, cicak itu langsung mencuri buah merah itu dan kabur kembali.

Anehnya, bukannya marah, para semut ini malah tertawa melihat buah merah mereka di curi cicak.

cerita dongeng si kancil

Hal itu tentu menjadi heran karena mengapa para semut kok tidak marah dan malah tertawa terbahak bahak.

Tanpa beripikr panjang, cicak langsung melahap buah merah tersebut, dan ternyata manis dan enak. Setelah kenyang, cicak pun lalu tertidur.

Setelah terbangun, cicak teringat dengan sikap para semut tadi dan ia pun kembali ke pinggir sungai dan mengintip apa yang aneh dengan para semut.

Saat tiba di pinggir sungai, dilihatnya kancil di kelilingi oleh semut yang kecewa sambil mengatakan bahwa rencana mereka gagal.

Hal ini karena, ternyata kancil telah mengganti buah cabe menjadi buah strawberry karena kancil tahu jika cicak mendengar para semut tertawa sudah pasti cicak akan tahu dia dijebak.

cerita dongeng si kancil

Kancil melakukan hal tersebut agar cicak kekenyangan dan tertidur sehingga tidak mengganggu mereka lagi.

Selain itu, kancil memahami jika semut adalah hewan yang jujur dalam bertindak dan berkata.

Kancil juga berkata bahwa pencurinya adalah cicak badung, maka biarlah nanti kancil datangi sambil membawa sekeranjang strawberry dan nasehat agar tidak mencuri lagi.

Maka tahu lah cicak tentang apa yang terjadi. Dan ia meneteskan air mata. Rupanya si kancil sangat baik dan menyayanginya.

Cicak pun sadar telah melakukan hal yang tidak baik kepada semut yang baik hati dan berjanji tidak mengulangi lagi.

Pesan Amanat Cerita Dongeng si Kancil dan Cicak Badung

Nah, itulah dia cerita atau dongeng tentang kancil dan cicak badung.

Dari cerita anak anak ini, kita bisa mengambil beberapa pesan amanat yang terkandung di dalamnya yaitu:

  • Kita harus saling menolong.
  • Berusaha menjadi orang yang bijaksana.
  • Tidak boleh mencuri.
  • Saling memaafkan.
  • Menyadari kesalahan.
  • hidup harmonis.

Demikian jalan cerita dongeng si kancil dan cicak badung. Terimaksih sudah membaca sampai akhir. Semoga dapat bermanfaat.

Categories
Bahasa Indonesia

√59+ Macam Macam Majas Beserta Kelompok dan Pengertiannya

Macam macam majas – Majas merupakan salah satu jenis kalimat yang sering digunakan dalam Bahasa Indonesia, utamanya dalam sastra tulis. Penggunaan majas ini bertujuan agar pembaca dapat merasakan berbagai efek emosional dalam cerita maupun prosa.

Tapi aku penyair, dan delapan pijak majas sudah kudapatkan demi mengubahmu jadi sajak.

Muhammad Daffa, penulis.

Dengan menggunakan majas, cerita juga akan lebih menarik sehingga pembaca tidak bosan. Singkat kata, majas bisa diibaratkan nyawa dalam karya tulis.

Ada banyak sekali macam atau jenis majas yang digunakan. sehingga untuk memudahkan majas majas ini kemudian dibagi menjadi empat kelompok besar, yaitu:

  • majas perbandingan,
  • majas pertentangan,
  • majas sindiran,
  • dan majas penegasan.

Selanjutnya kita akan mempelajarinya satu per satu dalam ulasan dibawah ini.

Pengertian Majas

Sebelum membahas macam macam majas, ada baiknya terlebih dulu kita pahami definisi atau pengertian dari majas itu sendiri. Dengan begitu, kita akan lebih mudah paham dan fokus di pembahasan selanjutnya.

Berikut ini pengertian majas secara umum, menurut KBBI, Wikipedia dan beberapa ahli.

  • Pengertian Majas Secara Umum

Secara umum, majas dapat diartikan sebagai gaya bahasa yang digunakan oleh penulis untuk menyampaikan pesan secara kias atau imajinatif kepada pembaca. Diharapkan dengan menggunakan majas, perasaan penulis dapat terwakili yang pada akhirnya akan menciptakan efek tertentu berupa kesan imajinatif.

Majas berguna untuk mewakili perasaan penulis.

  • Pengertian Majas Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain atau sebuah kiasan.

  • Menurut Wikipedia

Wikipedia merupakan sebuah situs yang memperbolehkan penggunanya menambah atau menyunting isi situsnya. Di dalamnya terdapat banyak sekali informasi yang bisa kita dapatkan, salah satunya adalah penjelasan berbagai istilah bahasa seperti majas.

Majas menurut Wikipedia berarti Majas dapat diartikan sebagai pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk membuat sebuah karya sastra semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis.

  • Pengertian Majas Menurut Para Ahli

Berikut juga ada beberapa ahli yang telah mendeskripsikan pengertian majas supaya mudah dipahami, diantaranya ada Prof. Dr. H. G. Tarigan, Aminuddin, Goris Keraf dan Luxemburg dkk.

  1. Penjelasan majas menurut Prof. Dr. H. G. Tarigan adalah cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa serta kepribadian penulis.
  2. Aminuddin mendeskripsikan majas sebagai sebuah gaya bahasa dan cara yang digunakan oleh pengarang dalam memaparkan gagasannya sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapai.
  3. Goris Keraf mempunyai pandangan tersendiri tentang majs, beliau mengatakan bahwa suatu majas dikatakan baik bila mengandung tiga dasar, yaitu kejujuran, sopan-santun dan menarik.
  4. Terakhir adalah definisi majas berdasarkan kajian Luxemburg dkk, majas diartikan sebagai sesuatu yang memberikan ciri khas pada sebuah teks.

Itulah beberapa pengertian majas menurut berbagai sumber. Dari pengertian ini kita semakin memahami jika majas memang lah unsur yang penting dalam sebuah karya sastra dan kebahasaan sehingga penting untuk dipelajari.

Macam Macam Majas dan Contohnya

Masih menurut Wikipedia, macam macam majas setidaknya ada 59 jenis, berikut daftarnya:

  1. Majas Alegori
  2. Majas Alusio
  3. Majas Simile
  4. Majas Metafora
  5. Majas Antropomorfisme
  6. Majas Sinestesia
  7. Majas Antoomasia
  8. Majas Aptronim
  9. Majas Metonimia
  10. Majas Hipokorisme
  11. Majas Litotes
  12. Majas Hiperbola
  13. Majas Personifikasi
  14. Majas Depersonifikasi
  15. Majas Pars pro toto
  16. Majas Totem pro parte
  17. Majas Eufimisme
  18. Majas Disfemisme
  19. Majas fabel
  20. Majas parabel
  21. Majas Perifrasa
  22. Majas Eponim
  23. Majas Simbolik
  24. Majas Asosiasi
  25. Majas Ironi
  26. Majas Sarkasme
  27. Majas Sinisme
  28. Majas Satire
  29. Majas Innuendo
  30. Majas Apofasis
  31. Majas Pleonasme
  32. Majas Repetisi
  33. Majas Pararima
  34. Majas Aliterasi
  35. Majas Paralelisme
  36. Majas Tautologi
  37. Majas Sigmatisme
  38. Majas Antanaklasis
  39. Majas Klimaks
  40. Majas Antiklimaks
  41. Majas Inversi
  42. Majas Retoris
  43. Majas Elipsis
  44. Majas Koreksio
  45. Majas Polisindenton
  46. Majas Asindeton
  47. Majas Interupsi
  48. Majas Eksklamasio
  49. Majas Enumerasio
  50. Majas Preterito
  51. Majas Alonim
  52. Majas Kolokasi
  53. Majas Silepsis
  54. Majas Zeugma
  55. Majas Paradoks
  56. Majas Oksimoron
  57. Majas Antitetis
  58. Majas Kontradiksi interminus
  59. Majas Anakronisme

Sebagi catatan, seperti telah disinggung sebelumnya, 59 majas ini kemudian dibagi menjadi 4 kategori besar yaitu majas perbandingan, sindiran, penegasan dan pertentangan.

Berikut ini pembagiannya:

  • Majas perbandingan adalah majas nomor 1 sampai 24.
  • Majas sindiran adalah majas nomor 25 sampai 29.
  • Majas Penegasan mulai nomor 30 sampai 54.
  • Terakhir majs pertentangan dimulai majas nomor 55 sampai 59.

Nah, selanjutnya kita akan bahas 59 macam majas ini satu persatu beserta contohnya dalam artikel yang akan datang.

Baca Juga: Jenis Jenis Paragraf Beserta Pengertian dan Contohnya.

Contoh Kalimat Menggunakan Majas

Suaramu sangat merdu, hingga sakit telingaku.

Aku mulai meraba suara itu diantara dua telingaku.

Dia itu otak udang, mana mungkin bisa menang lawan Si Mail?

Kupu itu menyapa setiap bunga yang ia temui dengan ceria.

Berita duka menghantam kami sekeluarga pagi itu.

dst

Demikian artikel singkat tentang pengertian majas, macam macam majas dan contoh kalimatnya. Kunjungi artikel selanjutnya untuk materi yang lebih lengkap.

Categories
Bahasa Indonesia Pendidikan

Jenis-Jenis Paragraf Beserta Pengertian, Contoh dan Fungsinya

Pengertian Paragraf

Sebelum membahas jenis-jenis paragraf, kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian dari paragraf itu sendiri.

Paragraf adalah bagian vital dari sebuah karangan baik itu naskah fiksi maupun non fiksi. Paragraf diartikan sebagai sekumpulan kalimat yang terdiri atas satu kalimat pokok dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas.

Kalimat pokok adalah simpulan umum dari kalimat-kalimat penjelas (general).

Paragraf yang baik mengandung empat sampai lima kalimat penjelas. Yang setiap kalimatnya menyatakan pengerucutan ide/gagasan kalimat utama.

Namun sebenarnya, paragraf juga bisa tidak terdiri atas banyak kalimat. Misalnya pada paragraf penekanan hanya membutuhkan satu kalimat saja dalam satu paragraf.

Ciri-ciri paragraf yaitu format penulisannya yang dibuat masuk 0,5 inchi atau 1,25 cm ke dalam baris untuk bagian awal saja. Atau jika tidak begitu, paragraf baru cukup dibuat dengan pindah baris terpisah dari baris sebelumnya, dengan memberikan jarak satu baris.

Fungsi Paragraf

Paragraf berperan penting dalam sebuah karangan. Beberapa fungsi tersebut antara lain:

  1. Sebagai penyederhana dari gagasan penulis sehingga lebih mudah ditangkap oleh pembaca,
  2. Sebagai bentuk usaha penyusunan karangan yang baku, menyatu dan mudah dikaji,
  3. Memudahkan dalam menjabarkan satu gagasan sehingga menjadi fokus,
  4. Sebagai tanda kesatuan gagasan sehingga otomatis ganti gagasan saat pindah paragraf,
  5. Agar karangan yang dibuat bisa padu, berurutan dan juga tidak missreading.

Jenis-Jenis Paragraf

Sama seperti karangan, paragraf juga dibedakan atas berbagai jenis. Secara garis besar jenis-jenis paragraf dikotak-kotakkan menjadi tiga yaitu:

  1. Berdasarkan letak kalimat induk/kalimat utamanya (diawal atau diakhir kalimat),
  2. Berdasarkan isi tujuan paragraf,
  3. Berdasarkan fungsinya dalam karya tulis

Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Induk

Kalimat induk adalah kalimat yang menjadi pusat topik dari jalannya paragraf.

Kalimat ini berisi kesimpulan isi paragraf secara menyeluruh. Jadi ketika orang belum membaca isi paragraf secara keseluruhan, setidaknya pembaca sudah tahu gambaran umum paragraf yang akan dia baca apa.

Hal tersebut akan sangat memudahkan pembaca untuk lebih cepat memahami maksud dari tulisan kita.

Berdasarkan letak kalimat induk paragraf dibagi menjadi tiga jenis.

1. Paragraf Deduktif

Paragraf induktif ditandai dengan peletakan kalimat induk di awal paragraf. Kalimat induk ini lalu diikuti dengan satu atau beberapa kalimat penjelas dibelakangnya. Paragraf deduktif paling banyak ditemukan dalam berbagai teks.

Untuk menemukan kalimat pokok dari paragraf sangat mudah. Kalimat utamanya pasti berisi pernyataan umum. Dan setelah kalimat utama biasanya ada kata tunjuk atau pengulangan dari kata topiknya.

Perhatikan contoh berikut:

Gambar oleh toatsnuances.blogspot.com

2. Paragraf Induktif

Berkebalikan dengan paragraf deduktif. Kalimat induk pada paragraf induktif terletak di akhir paragraf. Kalimat induknya biasanya merupakan simpulan dari penjabaran kalimat-kalimat sebelumnya. Ditandai dengan beberapa kata hubung jadi, kesimpulannya, oleh karena itu, dan dengan demikian.

Agar lebih memahami tentang paragraf induktif, perhatikan contoh berikut:

Gambar oleh rumahmik.blogspot.com

3. Paragraf Campuran

Paragraf campuran sedikit berbeda dengan dua jenis paragraf lainnya. Kalimat utama paragraf ini terletak di awal dan akhir kalimat. Atau dengan kata lain paragraf campuran mempunyai dua kalimat utama. Kalimat penjelas terletak di tengah diapit keduanya.

Ciri paragraf campuran yang baik adalah terdapat pengulangan kata topik di kedua kalimat utamanya. Pola bakunya umum-khusus-umum.

Untuk menambah pemahaman kamu, silahkan perhatikan contoh berikut:

Gambar oleh slideshare.net

Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Isi Tujuan Paragraf

Sebagai bagian dari sebuah karangan, tentunya setiap paragraf juga harus mendukung setiap bagiannya untuk menyampaikan maksud/tujuan dari pembuatan karangan tersebut.

Tujuan sebuah karangan sudah pasti berbeda antara satu dan lainnya. Ada yang bertujuan menceritakan, menyampaikan argumen, mendeskripsikan sebuah objek dan adapula yang bersifat mengajak. Itulah mengapa tujuan pargaraf juga ikut berbeda-beda.

Berikut penjelasan lengkap Jenis-jenis paragraf berdasarkan isi tujuannya beserta contohnya.

1. Paragraf Narasi

Banyak ditemukan dalam cerita fiksi seperti novel dan cerpen. Bersifat menceritakan rentetan kejadian dari sebuah alur cerita. Sehingga, secara otomatis paragraf jenis ini tidak mempunyai kalimat utama, karena setiap kalimatnya merupakan suatu proses yang memang tidak bisa dikompres dalam sebuah simpulan.

Ciri pokok paragraf narasi adalah didalamnya pasti muncul salah satu dari unsur-unsur intrinsik cerita fiksi seperti tokoh, latar tempat, latar waktu, latar suasana dan konflik tentunya.

Paragraf narasi yang baik dan benar harus runtut dan kronologis sehingga pembaca tidak bingung.

Secara garis besar paragraf ini dibagi menjadi dua:

Pertama paragraf narasi ekspositoris yang berati dalam paragraf tersebut diceritakan kejadian secara informatif.

Kedua paragraf narasi sugestif yang berisi kisah khayalan atau rekaya dari penulisnya.

Untuk menambah pemahamanmu, lihatlah contoh berikut ini.

Gambar oleh slidepalayer.info

2. Paragraf Deskripsi

Jenis-jenis paragraf berikutnya adalah paragraf deskripsi.

Sesuai namanya paragraf ini bersifat menggambarkan. Hal yang digambarkan dari objek antara lain bentuknya, baunya, suaranya, teksturnya atau warnanya. Diharapkan saat membaca, pembaca bisa seakan-akan merasakan sendiri dengan panca indra hal-hal yang dideskripsikan diatas.

Dalam pengembangan paragraf deskripsi dikenal ada dua metode sudut pandang yaitu:

a. sudut pandang subjektif atau perseorangan : penjabaran bagian-bagian kalimatnya diimbuhi dengan opini penulis tentang keadaan objek,

b. sudut pandang objektif : penggambaran apa adanya tanpa opini penulis.

cermati dalam contoh berikut:

Gambar oleh slideplayer.net

3. Paragraf Argumentasi

Paragraf yang berisi opini sebagai kalimat utama dan diikuti alasan ilmiah yang valid adalah pengertian dari paragraf argumentasi. Paragraf ini bersifat meyakinkan pembaca akan opini penulis. Dan untuk tujuan tersebut dalam paragraf ini akan ditemui banyak pendapat ahli, hasil penelitian ataupun kutipan buku.

Akhir dari paragraf argumentasi adalah kesimpulan yang berisi penekanan terhadap opini penulis di awal paragraf.

Secara garis besar paragraf argumentasi dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan pola pembahasannya:

a. Pola analogi berupa penalaran induktif dimana penulis akan membandingkan dua hal yang mempunyai banyak persamaan.

b. Pola generalisasi yang berarti penulis akan menarik kesimpulan yang bersifat umum dari data-data yang sudah dikemukakan.

c. Pola sebab akibat, pola ini akan membeberkan dahulu fakta-fakta khusus yang menjadi sebab, ditutup dengan kesimpulan di akhir paragraf sebagai akibat.

Banyak contoh paragraf argumentasi yang dapat kamu temukan di berbagai media salah satunya seperti dalam berikut ini:

Gambar oleh slideplayer.info

4. Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang paling banyak jenisnya diantara semua paragraf. Meskipun begitu pengertian dasar yang membedakan paragraf eksposisi dengan paragraf lainnya tetap sama.

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang berusaha menjabarkan dan menjelaskan sebuah topik sehingga diharapkan akan menambah pengetahuan/wawasan pembaca.

Ciri-ciri pokok paragraf eksposisi antara lain: menggunakan kalimat yang informatif seperti penggunaan kata adalah, menyisipkan tabel/grafik, serta seringkali disajikan dalam sebuah format langkah-langkah/metode.

Beberapa jenis paragraf eksposisi yang umum diketahui antara lain :

a. Paragraf eksposisi definisi : menjelaskan sebuah info yang fokus pada sebuah tema/topik tertentu,

b. Paragraf eksposisi analisis : paragraf yang terdiri dari gagasan utama dan dikembangkan menjadi per sub-bagian,

c. Paragraf eksposisi perbandingan : paragraf yang mengandung perbandingan antara bahasan topik dengan hal lain,

d. Paragraf eksposisi berita : berisi pemberitaan seperti dalam koran-koran,

e. Paragraf eksposisi pertentangan : sesuai dengan namanya, paragraf ini berisi pertentangan dari dua hal yang dibahas,

f. Paragraf eksposisi ilustrasi : disajikan dengan cara menggambarkan hal-hal yang dimaksud dengan sebuah perumpamaan,

g. Paragraf eksposisi proses : menjabarkan sebuah tahap-tahap pembuatan atau proses untuk melakukan sesuatu.

h. Paragraf eksposisi klasifikasi : berisi pengklasifikasian akan sebuah pembahasan dalam sebuah sub bagian agar mudah dimengerti.

i. Paragraf eksposisi definisi : menjelaskan pengertian dari sebuah topik biasanya diawali dengan kata ‘adalah’

Gambar oleh informasiana.com

5. Paragraf Persuasi

Jenis-jenis paragraf berdasarkan isi tujuannya yang terakhir adalah paragraf persuasi.

Paragraf ini sering kita jumpai dalam brosur iklan. Paragraf persuasi berisi ajakan dan rayuan dari penulis yang ditujukan kepada pembaca supaya pembaca mengikuti apa yang disugestikan dalam paragraf.

Sebisa mungkin paragraf ini harus menampilkan fakta valid yang tidak akan menimbulkan kontra. Atau dalam kata lain pernyataan yang ditampilakn harus bisa dibenarkan oleh semua orang yang membaca.

Seperti ini contoh paragraf persuasi:

Gambar oleh Slideshare.net

Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Fungsinya dalam Karya Tulis

1. Paragraf Pembuka

Merupakan paragraf yang letaknya paling awal dalam sebuah karya tulis. Berfungsi sebagai pembuka dan pengenalan.

gambar oleh slideshare.net

2. Paragraf Penghubung/Isi

Berada ditengah daripada sebuah karya ilmiah. Berisi bab-bab penting yang dibahas.

3. Paragraf Penutup

Paragarf penutup berisi kata penutup dan juga simpulan dari pembahasan yang berada di paragraf isi.

Gambar oleh slideshare.net

Demikian jenis-jenis paragraf beserta pengertian, contoh dan fungsi yang berhasil kami rangkum. Keep Calm and Cinta Bahasa Indonesia ^^