Categories
Serba serbi

√75+ Kesenian dari Kebumen yang Wajib Anda Tonton

Kesenian dari Kebumen yang Wajib Anda Tonton

Kesenian dari Kebumen yang Wajib Anda Tonton
Kesenian dari Kebumen yang Wajib Anda Tonton

Ada banyak sekali kesenian dari Kebumen yang sepertinya sayang untuk dilewatkan Ketika Anda mengunjungi kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Tengah ini.

Kebumen tidak hanya kaya akan berbagai macam tempat wisata yang sangat indah, akan tetapi memiliki adat dan budaya yang sangat unik.  Oleh karena itu, sepertinya Anda ada wajib untuk menonton beberapa kesenian jika berkesempatan mengunjungi Kabupaten Kebumen.

Tidak bisa dipungkiri jika saat ini beberapa kesenian tradisional sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak muda. Padahal kesenian tradisional ini harus dilestarikan, agar nantinya juga bisa dinikmati oleh anak cucu kita.

Beruntungnya adalah di daerah Kebumen masih ada orang-orang yang mau melestarikan kesenian tradisional. Beberapa kesenian dari Kebumen merupakan adaptasi dari kebudayaan daerah lain.

Anda bisa menikmati kesenian khas asal Kebumen dalam berbagai macam acara-acara penting. Biasanya warga Kebumen menyelenggarakan  atau membuat acara kesenian tradisional pada event-event penting seperti hajatan,  hari kemerdekaan, dan masih banyak lagi lainnya.

Alasan Mengapa Harus Menonton Kesenian dari Kebumen

Kesenian tradisional selalu memiliki daya tarik tersendiri. Hal ini karena kesenian tradisional berasal dari para leluhur yang terus-menerus dikembangkan hingga saat ini.

Wilayah Indonesia bisa dikatakan sangat kaya akan adat budaya. Dimana, setiap daerah memiliki adat dan budayanya masing-masing sehingga memiliki negara Indonesia memiliki banyak sekali kesenian dari berbagai macam daerah.

Salah satu daerah yang memiliki kebudayaan unik yaitu adalah Kebumen. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus menonton kesenian dari Kebumen.

1. Seru dan unik

Anda mungkin tidak akan pernah menemukan berbagai macam kesenian yang ada di Kebumen pada daerah lain. Karena beberapa kesenian hanya terdapat pada daerah Kebumen.

Ini akan sangat menjadi pengalaman yang berharga ketika bisa menikmati berbagai macam kesenian yang ada di Kebumen. Menonton kesenian tradisional bisa menjadi pilihan yang tepat ketika berlibur bersama dengan keluarga.

2. Cara mengeluarkan uang banyak

Untuk menikmati kesenian dari Kebumen ke Anda tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak. Karena biasanya ada bisa menonton kesenian-kesenian secara gratis pada event-event tertentu.

Apalagi biaya yang dibutuhkan untuk berlibur di Kebumen bisa dikatakan sangat murah. Anda bisa mendapatkan berbagai macam makanan atau hotel dengan harga yang sangat terjangkau.

3. Hiburan yang sangat menarik

Menikmati Kesenian tradisional adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan hiburan yang berkesan. Karena kesempatan untuk menikmati kesenian tradisional di era modern bisa dikatakan sangat terbatas.

Daftar Kesenian dari Kebumen

Kabupaten yang memiliki lambang burung lawet ini memiliki banyak sekali kesenian yang unik dan menarik. Berikut beberapa kesenian yang akan sangat sayang ketika dilewatkan jika Anda mengunjungi Kabupaten Kebumen.

1. Kuda lumping

Kuda lumping adalah salah satu kesenian tradisional yang sangat populer di Kabupaten Kebumen. Ini merupakan salah satu kesenian yang sudah ada sejak zaman dahulu dan terus berkembang hingga saat ini.

Di Kebumen ada banyak sekali grup kuda lumping yang tersebar hampir diseluruh wilayah Kebumen. Kuda lumping merupakan kesenian dari Kebumen yang sering menjadi andalan orang-orang ketika mengadakan hajatan.

Salah satu alasan utamanya yaitu adalah ada banyak orang yang sangat tertarik dengan kesenian satu ini. Kuda lumping sangat disukai oleh masyarakat Kebumen dari mulai anak-anak hingga orang dewasa.

2. Tari lawet

Tari lawet diciptakan pada tahun 1945 oleh salah satu seniman di Kebumen. Ini merupakan salah satu kesenian asli Kebumen yang sampai saat ini masih terus bertahan dan dilestarikan.

Tari ini bercerita tentang kegiatan burung lawet ketika memulai mencari makanan hingga kembali ke sarang. Tarian ini, minimal dilakukan oleh dua orang dengan durasi sekitar 10 menit.

3. Wayang kulit

Kesenian dari Kebumen selanjutnya yaitu adalah wayang kulit. Wayang kulit biasanya diadakan pada acara-acara besar di Kebumen. Sampai saat ini pertunjukan wayang kulit masih sering dilakukan di daerah Kebumen.

Sehingga, sangat tidak mengherankan jika Kebumen memiliki banyak sekali dalang yang terkenal. Beberapa dalang dari Kebumen juga sangat populer di luar Kabupaten Kebumen.

4. Janengan

Kesenian dari Kebumen yang masih banyak diadakan berikutnya yaitu adalah janengan. Janengan merupakan salah satu kesenian yang disebarkan oleh salah satu wali di Jawa Tengah yaitu adalah Sunan Kalijaga.

Janengan merupakan kesenian yang digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk menyebarkan ajaran Islam di Jawa Tengah. Sampai akhirnya terus dilestarikan hingga saat ini dan diadakan dalam berbagai macam acara-acara di Kebumen.

5. Tarian keselong

Ini merupakan salah satu tarian yang memiliki pesan menarik untuk anak-anak yang bermain sampai lupa waktu.

Tarian ini bercerita tentang sekelompok anak-anak yang bermain di pinggir sebuah lereng. Karena terlalu asyik bermain hingga lupa waktu, tanpa disadari ternyata ada salah satu anak yang hilang.

Setelah, ada yang menyadari jika temannya hilang, anak-anak itupun mencarinya. Sampai akhirnya anak yang hilang tersebut ditemukan di tengah-tengah kuburan. Tarian ini memiliki cerita yang cukup kental dengan aroma mistis.

Kapan Kesenian dari Kebumen Tindakan atau Diselenggarakan

Untuk menikmati kesenian yang ada di daerah Kebumen memang tidak bisa setiap waktu. Oleh karena itu Anda harus berkunjung di waktu yang tepat sehingga bisa menikmati berbagai macam kesenian yang ada.

Salah satu cara terbaik untuk bisa menikmatinya,  yaitu adalah dengan menghubungi pihak atau warga Kebumen asli untuk mengetahui apakah ada acara kesenian yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Karena memang, sebagian besar kesenian tidak diadakan secara rutin sehingga tidak diketahui jadwal penyelenggaraannya secara pasti.  Jika Tidak memiliki kerabat atau saudara di Kebumen maka bisa mencarinya melalui internet.

Karena biasanya ketika pemerintah provinsi Jawa Tengah akan melakukan acara kesenian, maka disebarkan melalui internet seperti menggunakan media sosial atau website.

Apa Yang Harus Dipersiapkan Untuk Menikmati Kesenian Dari Kebumen

Untuk Menikmati berbagai macam kesenian dari Kabupaten Kebumen Anda tidak perlu mempersiapkan apapun. Walaupun beberapa kesenian seperti misalnya kuda lumping memiliki adegan-adegan berbahaya akan tetapi ini sangat aman untuk di tonton.

Karena Adegan-adegan berbahaya yang terdapat pada kesenian tradisional Kebumen dilakukan oleh para profesional di bidangnya masing-masing. Untuk itu Anda tidak perlu takut atau ragu ketika akan kesenian tradisional dari Kabupaten Kebumen.

Ini bisa menjadi salah satu hiburan yang sangat menarik untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Jika Anda berlibur dengan anak-anak ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak mengenai berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya akan budaya dan harus terus dilestarikan. Salah satunya yaitu adalah dengan mendukung berbagai macam group ataupun paguyuban tradisional yang masih bertahan hingga saat ini.

Salah satu bentuk dukungan yang paling mudah untuk diberikan yaitu keadaan menonton setiap mereka melakukan pertunjukan. Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap karya dan usaha mereka melestarikan kesenian tradisional.

Di tengah-tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, warga Kebumen tetap berusaha untuk melestarikan kesenian tradisional. Kesenian dari Kebumen, akan terus bertahan jika seluruh pihak terkait saling bahu-membahu untuk melestarikannya.

Categories
Serba serbi

√75+ Pernikahan Adat Jawa, Ini Prosesinya yang Wajib Anda Tahu

Pernikahan Adat Jawa, Ini Prosesinya yang Wajib Anda Tahu

Pernikahan Adat Jawa, Ini Prosesinya yang Wajib Anda Tahu
Pernikahan Adat Jawa, Ini Prosesinya yang Wajib Anda Tahu

Pernikahan adat Jawa ialah salah satu upacara sakral yang menyatukan dua keluarga besar. Nah, kalau misalnya Anda adalah keturunan Jawa atau mempunyai calon dari suku Jawa, wajib banget loh mengetahui bagaimana prosesinya.

Pernikahan suku Jawa memang sangat sering terjadi sebab populasinya paling banyak di tanah air. Tidak heran ya bila adatnya banyak dilakukan. Sebenarnya hampir setiap suku mempunyai adat masing-masing mengenai pernikahan.

Nah, sebelum mulai menjalankan pernikahan, wajib sekali memahami prosesi adatnya. Apalagi prosesi pernikahan di adat Jawa terbilang banyak dan mungkin terasa ribet. Jadi, mari mengenalnya sedikit demi sedikit dalam artikel berikut.

Persiapan dalam Pernikahan Adat Jawa

Perlu Anda tahu nih kalau sebelum menikah, ada banyak sekali persiapan yang wajib dilakukan dalam adat Jawa. Di tahap persiapan ini perlu menyiapkan sejumlah barang yang mempunyai makna masing-masing.

Sebenarnya tahap ini mempunyai makna khusus loh. Yakni menjadi waktu persiapan bagi calon pengantin dan keluarganya. Kemudian juga untuk memohon doa dari keluarga besar supaya pernikahan berjalan lancar, begitu pula kehidupan setelahnya.

1. Tarub

Persiapan pertama dalam melangsungkan pernikahan adat Jawa ialah memasang tarub. Tarub ialah atap sementara atau peneduh. Umumnya akan diletakkan di halaman rumah calon mempelai.

Tarub ini lantas dihiasi dengan janur kuning melengkung. Sepertinya sudah tidak asing lagi ya dengan istilah janur kuning melengkung? Janur kuning yang dipasang dengan cantik pada tarub melambangkan doa.

Yakni harapan agar memperoleh cahaya Tuhan sehingga pernikahan akan berjalan lancar lantas berakhir dengan kehidupan yang bahagia. Selain mempunyai fungsi filosofis, janur ini juga mempunyai fungsi penting loh bagi tamu.

Yakni untuk menandai jalan. Pasti sangat mudah bukan untuk mengenali lokasi pernikahan melalui lambang janur kuning di halaman rumah? Janur kuning dalam pernikahan adat Jawa memang tampak cukup mencolok dari kejauhan.

2. Blaketepe

Tidak hanya menyiapkan tarub dan janur kuning. Namun juga perlu menghadirkan blaketepe. Blaketepe ialah anyaman daun kelapa tua yang dipasang oleh orang tua calon mempelai wanita. Jadi tidak hanya memasang janur kuning saja.

3. Tuwuhan

Tuwuhan dalam pernikahan adat Jawa merupakan tumbuh-tumbuhan, misalnya pisang raja, kelapa muda, batang padi, janur yang dipajang pada sisi kiri dan kanan gerbang. Tuwuhan ini melambangkan harapan kepada calon mempelai.

Harapannya ialah supaya mereka mendapat keturunan yang sehat, mempunyai etika, berkecukupan dan juga bahagia. Jadi, semua persiapan ini melambangkan makna tertentu yang mendukung calon pengantin.

Tahap Pranikah Adat Jawa bagi Calon Mempelai

Kalau di tahap sebelumnya hanya menyiapkan barang tertentu, kali ini calon pengantin perlu melakukan aktivitas khusus. Tentu aktivitas ini juga mempunyai makna khusus jadi jangan sampai dilewatkan ya.

1. Sungkeman

Pertama, kedua calon mempelai wajib melakukan sungkeman kepada orang tua masing-masing. Tujuannya ialah memohon doa dan restu dari kedua orang tua. Tentu sebagai seorang anak, untuk melakukan segala sesuatu perlu doa restu dari orang tua.

2. Siraman

Setelah sungkeman, berikutnya ialah siraman yang dimaksudkan untuk menyucikan diri. Sehingga saat hari pernikahan adat Jawa tiba, calon mempelai dalam keadaan suci lahir dan batin.

3. Adol Dawet

Adol dawet dilaksanakan ketika hari pernikahan telah tiba. Akan tetapi, ritual ini dilakukan oleh orang tua calon mempelai. Jadi, mereka berjualan dawet kepada tamu undangan.

Nantinya, tamu undangan yang hadir dalam acara akan membeli dawet menggunakan pecahan genting sebagai mata uang. Tidak diperkenankan memakai uang sungguhan apalagi kartu kredit ya.

Sebab, maksudnya memang bukan jual beli sungguhan. Melainkan hanya simbolis saja. Prosesi ini mempunyai tujuan menghadirkan contoh kepada calon mempelai bahwa hidup sesudah pernikahan memerlukan sikap gotong royong.

4. Midodareni

Dalam pernikahan adat Jawa, midodareni ialah prosesi malam hari sebelum waktu akad esok harinya. Prosesi ini menjadi harapan supaya calon mempelai perempuan tampil layaknya bidadari keesokan harinya.

Dalam ritual ini, calon mempelai perempuan hanya ditemani oleh keluarga saja. Tidak diperkenankan bertemu dengan calon mempelai laki-laki sebab akan mendapat nasihat mengenai pernikahan.

Tahap Puncak Pernikahan Menggunakan Adat Jawa

Setelah menyiapkan sejumlah barang dan melakukan aktivitas pranikah, maka selanjutnya ialah masuk ke tahap puncak atau acara inti. Tahap ini telah masuk ke hari pernikahan.

  1. Upacara atau Akad

Sepertinya ini adalah momen paling mendebarkan dalam pernikahan adat Jawa. Yakni ketika calon mempelai laki-laki mengucapkan sumpah di hadapan penghulu, orang tua, wali dan tamu undangan untuk menunjukkan kesungguhan menikah.

Pernahkah Anda melihat calon mempelai laki-laki tampak begitu gugup di hadapan penghulu? Bahkan mungkin melakukan kesalahan lucu? Memang, pada tahap ini begitu mendebarkan bagi calon mempelai.

  1. Panggih

Tahap berikutnya ialah panggih yang maknanya adalah bertemu. Ritual ini merupakan prosesi dimana kedua pengantin yang sudah resmi menikah akan dipertemukan sebagai pasangan suami istri.

  1. Balang Gantal

Proses berikutnya di pernikahan adat Jawa ialah balang gantal. Gantal ini maksudnya ialah sirih. Jadi, mempelai laki-laki akan melemparkan gantal ke arah pengantin perempuan sebagai tanda sudah mengambil hatinya.

Sementara mempelai perempuan akan melempar gantal ke arah pengantin laki-laki pada bagian lutut. Maknanya ialah sebagai bukti bakti kepada sang suami. Sangat romantis ya?

  1. Wijikan

Wijikan merupakan prosesi dimana pengantin perempuan akan menyirami kaki pengantin laki-laki sebanyak tiga kali. Hal ini menggambarkan bentuk bakti kepada sang suami dan menyingkirkan segala halangan dalam menuju rumah tangga bahagia.

  1. Sinduran

Sinduran ialah prosesi dimana kedua pengantin dibalut memakai kain sindur sambil diantar menuju pelaminan oleh ayah pengantin perempuan. Kain sindur ini mempunyai warna merah dan putih.

Warna tersebut menghadirkan keberanian bagi pengantin untuk membangun hidup yang penuh semangat dan gairah. Sebab, setelah ini kehidupan mereka harus dijalani bersama-sama, bukan lagi sendiri-sendiri.

Lanjutan Prosesi Pernikahan dalam Adat Jawa

Prosesi pernikahan adat Jawa memang begitu panjang dan penuh makna. Mungkin sebagian orang berpikir bahwa tidak penting untuk mengikuti semua ritualnya. Padahal, setiap ritual menyimpan harapan baik untuk kehidupan setelah pernikahan nanti.

  1. Bobot Timbang

Prosesi ini dilaksanakan oleh ayah pengantin perempuan dengan menimbang anak sendiri dan menantu. Yakni dengan memangku keduanya. Lantas, ibu akan bertanya siapa yang lebih berat diantara keduanya.

Nantinya ayah perlu menjawab keduanya sama beratnya. Maksudnya bukan berat sungguhan dalam hal kuantitas. Melainkan bahwa tidak ada perbedaan kasih sayang yang akan diberikan kepada keduanya.

  1. Ngunjuk Rujak Degan

Prosesi pernikahan adat Jawa ini melibatkan rujak degan. Yakni minuman yang dibuat memakai bahan serutan kelapa muda. Nantinya satu keluarga harus meminumnya secara bergantian memakai satu gelas saja.

Diawali dari ayah, kemudian ibu, baru kedua pengantin. Rujak degan dalam prosesi ini melambangkan air suci yang akan membersihkan rohani dari semua anggota keluarga pengantin.

  1. Dulangan

Dulangan ialah prosesi yang mana kedua pengantin akan saling menyuapi satu sama lain tiga kali. Hal ini menjadi lambang bahwa keduanya akan saling menolong dan membantu satu sama lain sampai hari tua.

  1. Sungkeman

Proses penutup ialah melakukan sungkeman. Kedua pengantin perlu sungkem kepada orang tua masing-masing dan juga mertua. Hal ini menjadi lambang penghormatan kepada orang tua yang sudah berjasa membesarkan mereka sampai menikah.

Setiap suku umumnya mempunyai adat tertentu dalam melaksanakan pernikahan. Begitu pula dengan suku Jawa. Pernikahan adat Jawa sendiri terdiri atas beberapa prosesi yang sarat akan makna.

Categories
Serba serbi

√75+ Manfaat Kesenian Wayang Kulit, Simak Baik-Baik

Manfaat Kesenian Wayang Kulit, Simak Baik-Baik

Manfaat Kesenian Wayang Kulit, Simak Baik-Baik
Manfaat Kesenian Wayang Kulit, Simak Baik-Baik

Kesenian wayang kulit merupakan salah satu kesenian yang sangat populer dan begitu disukai oleh masyarakat Indonesia. Ini merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO.

Untuk itu sebagai warga negara, sebaiknya kita menjaga dan juga melestarikan wayang. Akan tetapi sayangnya, di tengah-tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat banyak anak kecil yang tidak mengenal wayang.

Anak-anak di era modern lebih suka bermain game online dengan menggunakan smartphone atau komputer. Tentunya, Ini menjadi salah satu tugas berat untuk seluruh pihak terkait agar nantinya wayang bisa terus ada dan dinikmati hingga anak cucu kita nanti.

Selain bisa dijadikan sebagai hiburan, Kesenian wayang kulit juga memberikan banyak sekali manfaat untuk pembelajaran. Ini merupakan salah satu kesenian yang memberikan banyak sekali petuah-petuah di dalam hidup dari berbagai macam cerita yang unik dan menarik.

Sejarah Kesenian Wayang Kulit

Hanya sedikit orang yang mengetahui sejarah mengenai pewayangan. Kami akan memberitahu Anda sejarah mengenai kesenian satu ini untuk memberikan Anda pemahaman yang lebih dalam mengenai wayang kulit.

Wayang adalah salah satu kesenian yang ternyata sudah ada sejak zaman Hindu Budha. Hal ini bisa dibuktikan melalui prasasti yang ada pada masa pemerintahan Airlangga. Di dalam prasasti tersebut salah satu profesi ringgit itu adalah sebagai seorang dalang.

Dalang merupakan orang yang mempertunjukkan atau memainkan wayang. Dalang disebut sebagai salah satu profesi seniman. Untuk itu harus membayar pajak seperti orang-orang yang bekerja sebagai seniman lain seperti misalnya pelawak, penari, penabuh gendang dan lain sebagainya.

Kesenian wayang kulit sendiri bisa dikatakan tidak jauh berbeda pertunjukannya dari zaman dulu hingga saat ini. Salah satu hal yang mungkin sedikit berbeda yaitu adalah cerita yang diambil dalam pertunjukan wayang.

Jika pada zaman dahulu, pertunjukan wayang mengambil cerita-cerita seperti misalnya Ramayana.  Di era modern seperti saat ini, tidak sedikit orang yang bereksplorasi dengan cerita-cerita kekinian untuk menyesuaikan dengan kondisi perkembangan zaman.

Anda bisa menemukan pertunjukan wayang di berbagai macam acara. Pertunjukan wayang biasanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia ketika sedang mengadakan hajatan ataupun pada hari-hari besar nasional.

Manfaat Kesenian Wayang Kulit

Wayang kulit memang bukan kesenian biasa. Karena kesenian ini memberikan banyak sekali manfaat, jika dilakukan dengan cara yang benar. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika menikmati tontonan wayang kulit.

1. Manfaat kesenian wayang kulit sebagai media pendidikan

Salah satu manfaat dari wayang kulit yaitu adalah untuk media pendidikan. Wayang diangkat menjadi salah satu media pembelajaran yang sangat cocok untuk memperkenalkan budaya dan juga berbagai macam pelajaran budi pekerti.

Kesenian wayang juga bisa memberikan pendidikan mengenai mental yang bermanfaat untuk manusia menjalani kehidupannya sehari-hari.

Pada zaman dahulu, anak-anak sudah diperkenalkan dengan wayang agar mencintai dan menyukai wayang. Tujuan utamanya sudah jelas yaitu agar wayang kulit tetap bisa bertahan di tengah-tengah perkembangan zaman.

Sangat diharapkan untuk generasi saat ini juga mau untuk mempelajari kesenian yang sangat luar biasa ini. Karena jika bukan anak-anak muda dari bangsa kita sendiri, siapa yang hendak menjaga kelestarian wayang kulit.

2. Manfaat Kesenian wayang kulit  untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan

Cerita pewayangan selalu memiliki pesan untuk manusia yang berusaha memahaminya. Pesan tersebut bisa dalam berbagai macam hal. Biak itu merupakan pesan untuk individu dalam masyarakat atau tentang kehidupan bersosial masyarakat.

Bagi Anda yang belum tahu, pertunjukan wayang kulit biasanya selalu mengandung berbagai macam nilai tentang kehidupan manusia.  Banyak dari cerita wayang yang memberikan pesan atau nilai moral kepada manusia dalam bermasyarakat.

Ada berbagai macam pesan yang biasanya terkandung dalam pertunjukan wayang. Anda bisa belajar berbagai macam hal seperti misalnya keadilan, kebenaran, cara mengatasi kesulitan hidup dan lain sebagainya.

Ini merupakan salah satu kesenian yang benar-benar mengajarkan bagaimana caranya menempatkan diri dalam tatanan sosial masyarakat. Dengan sering menonton pertunjukan wayang bisa memberikan pembelajaran ketika hidup di dunia ini.

3. Manfaat kesenian wayang kulit sebagai media hiburan

Menonton kesenian wayang bisa menjadi salah satu hiburan yang sangat menarik untuk menghabiskan waktu luang.  Anda bisa membawa anggota keluarga dan juga sanak saudara ketika menonton pertunjukan wayang.

Wayang kulit merupakan salah satu kesenian tradisional yang sangat cocok untuk dinikmati atau ditonton bersama dengan keluarga. Menonton kesenian wayang juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan wayang kepada anak-anak.

Cara Menjaga Kesenian Wayang Kulit

Wayang kulit adalah salah satu warisan dari para leluhur yang harus selalu kita jaga agar terus lestari.  Jangan Sampai kesenian yang memiliki banyak manfaat dan juga mampu memberikan hiburan yang menarik ini dilupakan dan akhirnya punah.

Sebenarnya saat ini ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk terus menjaga wayang kulit tetap eksis. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian wayang kulit.

1. Ekstrakurikuler wayang di sekolah

Agar membuat banyak anak muda menyukai wayang kulit maka harus diperkenalkan sejak dini. Sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di sekolah. Oleh karena itu, sekolah menjadi pilihan tepat untuk memperkenalkan wayang kepada anak-anak.

Salah satunya yaitu adalah dengan membuat ekstrakurikuler untuk memperkenalkan wayang kepada anak-anak. Dengan begitu nantinya anak-anak memiliki pengetahuan atau paling tidak mengerti mengenai wayang dan akhirnya tertarik untuk melestarikannya.

2. Pertunjukan kesenian wayang kulit secara rutin

Cara untuk memperkenalkan wayang kulit kepada khalayak ramai yang cukup efektif yaitu adalah dengan mengadakan pertunjukan wayang secara rutin. Hal ini mungkin sudah dilakukan oleh beberapa kelompok atau paguyuban yang bergerak di bidang pewayangan.

Akan tetapi, jumlahnya masih sedikit dan harus terus ditingkatkan agar nantinya ada banyak orang yang mengenal kesenian asli Indonesia satu ini.

3. Menceritakan kisah-kisah pewayangan kepada anak

Dengan menceritakan kisah kisah pewayangan kepada anak juga bisa menumbuhkan minat anak kepada wayang kulit. Ada banyak sekali kisah yang memberikan pendidikan moral dalam pewayangan.

Menjaga Kesenian Wayang Kulit Adalah Tugas Seluruh Masyarakat Indonesia

Wayang kulit adalah salah satu kesenian yang menjadi di tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, untuk menjaga kesenian ini terus ada dan tidak lekang dimakan oleh waktu maka seluruh masyarakat juga harus berperan menjaga kelestarian wayang.

Jangan sampai kesenian asli Indonesia ini hanya tersisa nama saja pada kemudian hari. Salah satu cara untuk menjaga kelestarian wayang yaitu adalah dengan membuat  para generasi muda semakin sadar bahwa kesenian tradisional ini sangat penting untuk dilestarikan.

Jika mampu dikemas dengan baik, bukan tidak mungkin kesenian tradisional juga bisa bersaing dengan berbagai macam hiburan di era modern. Karena sebenarnya wayang kulit memiliki daya tarik yang sangat luar biasa.

Apalagi kesenian wayang bisa dipadupadankan dalam berbagai macam bentuk acara. karena pada kenyataannya, saat ini ada beberapa orang kreatif yang membuat pertunjukan wayang yang menarik dan kekinian .

Ini merupakan salah satu tugas berat seluruh elemen untuk memperkenalkan kesenian wayang kulit kepada anak-anak muda dengan cara yang tepat.

Categories
Serba serbi

√75+ Upacara Tedak Siten, Harapan Kesuksesan Anak di Masa Depan

Upacara Tedak Siten, Harapan Kesuksesan Anak di Masa Depan

Upacara Tedak Siten, Harapan Kesuksesan Anak di Masa Depan
Upacara Tedak Siten, Harapan Kesuksesan Anak di Masa Depan

Apakah Anda pernah mendengar upacara Tedak Siten yang dilaksanakan oleh masyarakat Jawa? Tradisi ini berkaitan dengan buah hati yang telah berumur tujuh atau delapan bulan. Terkadang juga dinamakan dengan turun tanah.

Upacara ini masih dilestarikan oleh masyarakat Jawa. Sebab, mempunyai makna filosofis yang mendalam berkaitan dengan sang anak. Tradisi ini memuat harapan dari kedua orang tua untuk buah hatinya.

Nah, kalau misalnya Anda merupakan keturunan Jawa namun belum mengenal tradisi Tedak Siten, maka wajib dong untuk mempelajarinya. Jadi, bisa turut melestarikan tradisi positif ini.

Kapan Upacara Tedak Siten dilaksanakan

Tedak Siten tergolong tradisi dalam masyarakat Jawa. Upacara ini dilangsungkan dengan maksud agar sang anak bisa tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang sukses pada masa mendatang.

Kesuksesan tersebut diharapkan mampu diraih melalui bimbingan orang tua, kemandirian sang anak dan juga restu Tuhan hingga. Tidak hanya sebagai pengharapan, Upacara Tedak Siten juga merupakan bentuk syukur sebab telah diberikan keturunan oleh Tuhan.

Masyarakat Jawa sendiri sebenarnya mempunyai banyak sekali tradisi. Misalnya saja di acara pernikahan. Ada serah-serahan, siraman, panggih, dan lain sebagainya. Kemudian melanjutkan tradisi untuk merayakan kehamilan.

Yakni tingkeban atau mitoni. Lantas melanjutkan tradisi untuk buah hati yang sudah lahir. di luar itu, sebenarnya masih banyak tradisi lain misalnya ketika menyambut Ramadhan, menyambut bulan Suro, dan lain sebagainya.

Mari kembali ke pembahasan mengenaiTedak Siten. Tedak maknanya ialah melangkah. Sementara siten berasal dari kata siti yang maknanya tanah atau bumi. Jadi, perpaduan kata ini menciptakan arti melangkah di bumi.

Upacara Tedak Siten menggambarkan kesiapan seorang anak dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang. Tradisi ini dilaksanakan saat seorang anak, entah itu perempuan atau laki-laki menginjak umur 7 lapan.

Alasan dipilihnya umur tersebut ialah sebab anak telah memasuki tahap berdiri. Jadi, telah mampu melakukan prosesi menginjak tanah. Lantas pelaksanaannya nanti ialah pada waktu pagi hari di halaman depan rumah.

Upacara Tedak Siten juga memakai sesajen atau persembahan yang melambangkan permintaan dan doa kepada Tuhan. Untuk memperoleh berkah dan perlindungan. Kemudian juga mengharapkan berkah dari leluhur.

Prosesi Tradisi Tedak Siten bagi Anak Tujuh Bulan

Tradisi Tedak Siten terdiri atas beberapa langkah. Setiap langkah memerlukan peralatan yang menggambarkan beragam harapan dan doa. Berikut ini langkah dalam melaksakan adat Tedak Siten.

  1. Melangkah di Atas Tujuh Warna

Langkah awal dalam Upacara Tedak Siten ialah membimbing anak untuk berjalan di atas jadah dengan tujuh warna. Kalau misalnya Anda belum tahu, jadah ialah makanan khas Jawa.

Makanan ini memang sering dipakai dalam ritual Jawa sebab melambangkan makna khusus. Nah, ketika dipakai dalam Tedak Siten, jenang ini diberi berbagai warna untuk melambangkan tahap kehidupan.

Jadah diolah dalam tujuh warna berbeda. Ada warna jingga, kuning, biru, merah, putih, dan ungu. Anak yang dibimbing untuk berjalan melewati semua warna menggambarkan bahwa ia wajib mampu mengatasi hambatan dalam setiap fase kehidupan.

  1. Menaiki Tangga dari Tebu

Langkah selanjutnya dalam Upacara Tedak Siten ialah anak dibimbing untuk menaiki tangga yang terbuat dari tebu jenis Arjuna. Tebu Arjuna ini melambangkan jenjang kehidupan dan harapan supaya sang buah hati akan menyerupai Arjuna.

Tebu sendiri merupakan bentuk pendek dari antebing kalbu. Maksudnya ialah keteguhan hati. Jadi nantinya anak akan mempunyai keteguhan hati dalam menjalani setiap jenjang kehidupan.

Keteguhan dan keberanian tersebut mirip dengan sikap Arjuna yang merupakan seorang pejuang sejati. Arjuna merupakan sosok yang heroik, punya tekad kuat dan percaya diri dalam menghadapi tantangan hidup.

  1. Ceker-Ceker Pasir

Prosesi selanjutnya dalam adat ini ialah anak diletakkan di sekitar tumpukan pasir. lantas, membiarkan ia melakukan ceker-ceker atau cakar-cakar. Yakni bermain pasir memakai kedua kakinya.

Makna dari aktivitas ceker-ceker ini ialah supaya buah hati nantinya mau dan mampu bekerja. Sehingga dapat memenuhi segala keperluan hidup dan meraih kesuksesan secara mandiri.

Prosesi Buah Hati dalam Kurungan Ayam

Ada salah satu prosesi Upacara Tedak Siten yang sangat menarik. Yakni memasukkan anak ke kurungan ayam. Kalau belum pernah lihat, pasti Anda merasa aneh bukan? Bahkan mungkin sedikit tertawa geli.

Kalau memang belum pernah melihat prosesi ini memang wajar merasa aneh. Sebab biasanya adalah hewan yang dimasukkan dalam kurungan. Sebenarnya bukan ayam saja, bisa pula jenis unggas lainnya.

Lantas mengapa anak harus dimasukkan kurungan ayam? Jadi, tujuan dari prosesi ini bukan untuk mengurung loh. Akan tetapi, membiarkannya menentukan pilihan selama berada di dalam kurungan ayam.

Dalam Upacara Tedak Siten ini, perlu disiapkan beragam benda misalnya saja uang, mainan, alat musik, buku atau makanan. Benda yang akan diambil oleh sang anak akan menunjukkan potensinya.

Pada usia tujuh bulan, anak dianggap mempunyai naluri kuat. Sehingga keputusannya pada saat dalam kurungan mampu menjadi prediksi untuk masa depannya nanti. Namun bukan berarti ini menjadi takdir yang pasti ya.

Meskipun di umur tujuh bulan anak mengambil benda tertentu di dalam kurungan ayam, masa depan tetap ditentukan oleh Tuhan. Jadi bukan semata-mata ditentukan oleh tradisi ini.

O iya, misalnya saja anak mengambil buku tulis, maka ada kemungkinan ia menjadi pekerja di kantor. Nah kalau mengambil perhiasan, bisa saja menjadi sosok yang kaya raya. Jadi, benda di dalam kurungan ayam menjadi simbol profesi di kehidupannya nanti.

Sementara makna kurungan ayam dalam Upacara Tedak Siten ini ialah bahwa anak wajib dijaga oleh hal baik. Biasanya, dalam prosesi ini kurungan ayam akan dihias dengan warna cantik, bunga dan dekorasi lainnya.

Prosesi Akhir di Rangkaian Adat Tedak Siten

Sekarang mari membahas tiga langkah terakhir dalam prosesi adat tedak siten. Dimulai dari menyebarkan udik-udik, dimandikan memakai bungan sritaman dan terakhir ialah dipakaikan baju baru.

  1. Menyebarkan Udik-Udik

Pada tahap ini, ayah dan kakek anak akan menyebarkan udik-udik. Udik-udik merupakan koin, beras kuning dan bunga. Tujuannya supaya anak nantinya mampu mendapatkan jalan yang mudah dalam mencari rizki.

Selain itu, diharapkan pula tumbuh sikap dermawan di dalam hati sang anak. Jadi nantinya akan bermurah hati dan tidak lupa berbagi dengan orang lain. Juga membantu orang lain yang berada dalam kesulitan.

  1. Dimandikan Memakai Bunga Sritaman

Langkah dalam Upacara Tedak Siten selanjutnya ialah anak dimandikan memakai bunga sritaman. Jadi air yang dipakai untuk memandikan terdiri atas bunga mawar, melati, magnolia dan kenanga.

Ritual ini menjadi lambang harapan orang tua supaya buah hati membawa rasa hormat, kehormatan dan juga ketenaran bagi keluarga. Tentu tidak ada orang tua yang mau buah hatinya menyebabkan keburukan bagi keluarga.

  1. Dipakaikan Baju Baru

Langkah terakhir dalam adat ini ialah anak dipakaikan baju baru yang rapi dan indah. Prosesi ini menggambarkan harapan akan kehidupan yang baik bagi anaknya. Yakni kehidupan yang makmur dan bahagia.

Ada begitu banyak tradisi dalam masyarakat Jawa. Salah satunya berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Jadi supaya mampu menjalani setiap fase kehidupan dengan baik, dilaksanakan Upacara Tedak Siten.

Categories
Serba serbi

√75+ Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia
Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Budaya asli Indonesia beragam jenis membuat masyarakat lokal sampai tidak bisa mengetahui kesenian seluruhnya. Indonesia dikenal dengan negara ciri khas tersendiri karena punya banyak budaya dari masyarakat lokal setiap daerah.

Dengan persebaran budaya dari Sabang sampai Merauke, tanah air menjadi salah satu negara paling kaya akan kebudayaan maupun kesenian. Adanya berbagai jenis kebudayaan jangan sampai Anda lupakan begitu saja.

Kebudayaan dari warisan nenek moyang harus dilestarikan secara terus menerus supaya tidak dilupakan oleh generasi selanjutnya. Jika melihat dari hubungan Indonesia dengan Malaysia, mungkin tidak baik-baik saja kalau soal budaya.

Karena budaya asli Indonesia banyak yang diklaim oleh negara tetangga tersebut tanpa sepengetahuan masyarakat luas tanah air. Akibat dari asal klaim budaya kearifan lokal Indonesia oleh Malaysia, banyak yang menyayangkannya.

Banyaknya kebudayaan dan kesenian lokal Indonesia seharusnya tidak diklaim pihak Malaysia. Hal ini memicu kemarahan warga negara Indonesia khususnya di dalam penggunaan media sosial saling ribut bertengkar.

Memang sudah menjadi rahasia umum apabila Malaysia kerap mengklaim kebudayaan yang bukan miliknya. Alhasil Indonesia berhasil mengamankan setiap budaya saat diklaim pihak Malaysia, karena diakui langsung oleh UNESCO.

Ingin tahu apa saja budaya dari Indonesia yang pernah diakui sebagai kebudayaan asal Malaysia? Jangan tinggalkan pembahasan ini. Berikut kami berikan ragam jenis budaya Indonesia diklaim Malaysia.

Budaya Asli Indonesia Diklaim Malaysia, Ada Wayang Kulit

Konflik budaya antara Indonesia dengan Malaysia terus berjalan karena ada beberapa pengakuan yang merugikan tanah air. Kebudayaan menjadi salah satu aset negara yang harus dipertahankan dan diakui dunia melalui UNESCO.

Jenis kebudayaan lokal yang pernah diklaim oleh Malaysia antara lain terdapat wayang kulit. Anda pasti kaget karena wayang kulit merupakan kesenian asal Jawa tepatnya dari provinsi Jawa Tengah.

Adanya pengakuan Malaysia terkait budaya asli Indonesia menarik emosi warga tanah air. Untungnya UNESCO mengakui bahwa wang kulit menjadi warisan kebudayaan asal Indonesia yang membuat pihak Malaysia diam tanpa berkomentar.

Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata pihak Malaysia klaim budaya wayang kulit karena banyaknya warga asal Indonesia menetap di sana. Selama menetap ada pertunjukkan wayang kulit membuat mereka mengakuinya.

Bukan hanya wayang kulit, tetapi Malaysia pernah mengklaim alat musik tradisional angklung merupakan warisan mereka. Semua masyarakat Indonesia tahu kalau angklung adalah alat musik tradsional asli Jawa Barat.

Alat musik khas Sunda berupa angklung akhirnya didaftarkan di UNESCO sebagai budaya asli Indonesia. Perdebatan yang menarik banyak masyarakat kedua negara akhirnya dimenangkan kembali oleh tanah air karena diakui UNESCO.

Warisan kebudayaan berupa angklung sebagai alat musik tradisional telah didaftarkan sejak 2010. Dengan hal ini tidak ada perdebatan yang muncul dari Indonesia dan Malaysia terkait angklung sebagai warisan tanah air.

Kuda Lumping Budaya Asli Indonesia Sempat Diklaim Malaysia

Hubungan tanah air dengan Malaysia memang dikenal tidak akrab seperti tetangga yang seharusnya. Hal tersebut dikarenakan Malaysia kerap mengklaim kebudayaan asli dari Indonesia, sehingga bikin debat tidak pernah berhenti.

Kuda lumping menjadi kesenian khas Jawa yang kembali diklaim bagian kebudayaan dari Malaysia. Tentunya masyarakat lokal Indonesia tidak terima ketika warga negara tetangga mengklaim kuda lumping seenaknya sendiri.

Budaya asli Indonesia kuda lumping diklaim Malaya mungkin disebabkan banyaknya orang Jawa tinggal di sana. Karena warisan budaya ini diturunkan ke anak cucu selanjutnya sebagai generasi muda dengan memahami budaya.

Melihat hal ini, pemerintah Indonesia tidak diam karena fakta kuda lumping berasal dari Jawa. Akhirnya dunia mengakui bahwa kuda lumping menjadi warisan kebudayaan Indonesia bukan dari Malaya.

Bukan hanya itu, ketika Anda mendengar lagu rasa sayange diklaim Malaysia, pasti merasa aneh bukan. Padahal jelas-jelas lagu rasa sayange telah telah terdaftar di Lokananta, Solo sejak tahun 1958.

Salah satu budaya asli Indonesia berupa lagu ini membuat masyarakat tenang karena sudah didaftarkan sejak dulu. Sedangkan Malaysia mengklaim rasa sayange baru-baru ini, sehingga langsung dibantah oleh warga tanah air.

Memang Malaysia kerap membuat kontroversi di bidang kebudayaan karena membuat Indonesia terlibat perdebatan. Upaya mengklaim budaya dinilai menjadi hal berbahaya apabila berhasil dimiliki oleh negara lain karena warisan sangat berharga.

Upaya Mengklaim Batik dari Malaysia

Belum cukup sampai di sini, Malaysia masih berupaya mengklaim kebudayaan asli dari tanah air berupa batik. Indonesia mendaftarkan batik pada tahun 2008 dan secara resmi disahkan oleh UNESCO.

Sebagai warisan budaya asal Indonesia, batik justru pernah diklaim Malaysia karena ditemukan sejak lama. Negara tetangga mengatakan kalau batik sudah melekat sebagai budaya masyarakat, namun pemerintah Indonesia langsung menolaknya.

Saat ini budaya asli Indonesia berupa batik menjadi salah satu ciri khas tanah air bagi mata dunia. Atas warisan budaya dari nenek moyang ini, batik menjadikan Indonesia lebih dikenal dunia.

Upaya pengklaiman budaya dari negara tetangga kita juga terjadi pada tari reog ponorogo. Sudah jelas jika dilihat namanya kalau tarian ini berasal dari daerah Ponorogo sebagai warisan budaya asal Jawa.

Budaya asli Indonesia reog ponorogo menjadi salah satu warisan kesenian penting untuk dipertahankan. Permasalahan ini berujung dengan diakuinya reog ponorogo memang berasal dari Indonesia, bukan negeri tetangga.

Makanan khas Indonesia yang asalnya dari Padang Sumatera Barat pernah diklaim Malaya. Mereka mengklaim rendang sebagai warisan budaya, tetapi langsung ditolak mentah-mentah oleh warga negara Indonesia saat ini.

Karena rendang memiliki asal yang jelas yaitu dari kota Padang, makanan ini warisan turun temurun nenek moyang. Milik Indonesia, rendang dikenal menjadi salah satu makanan terenak yang wajib dicoba masyarakat.

Bahaya Budaya Asli Indonesia Dicomot Negara Lain

Melihat kasus antara Indonesia dan Malaysia saat ini membuat kebudayaan sangat penting untuk dipertahankan. Kalau sampai kesenian direnggut oleh negara lain, tentunya ada dampak membahayakan secara langsung diterima masyarakat Indonesia.

Untuk mengetahui dampaknya ketika budaya asli Indonesia dicomot negeri lain, pastikan mengikuti pembahasan ini. Berikut kami beberkan beberapa bahaya ketika kebudayaan Indonesia diklaim milik negara tetangga seperti Malaysia.

  1. Kehilangan Identitas

Seni atau budaya menjadi lambang identitas setiap daerah untuk mengenalkan kepada publik. Kalau budaya asli tanah air diklaim milik negara lainnya, dampak bahayanya bagi daerah asal akan kehilangan identitas.

  1. Tidak Cinta Warisan Budaya

Tujuan melestarikan budaya agar cinta terhadap daerahnya sendiri dan tidak mengikuti kebudayaan baru hasil globalisasi. Jika sudah dicomot lainnya, budaya akan hilang membuat masyarakat tidak mencintai warisan kebudayaan nenek moyang.

  1. Tidak Memegang Nilai Tradisional

Budaya asli Indonesia berkaitan erat dengan nilai tradisional, ketika kebudayaan diakui milik negara lain bisa berdampak bahaya. Antara lain nilai-nilai tradisional yang mulai luntur sehingga bikin masyarakat punya sifat individualis.

Dengan berbagai kebudayaan asli asal Indonesia dicomot Malaya, kini saatnya Anda sebagai penerus bangsa untuk melestarikan ke anak cucu. Jangan sampai budaya dan kesenian milik kita direnggut oleh bangsa lain.

Beragam jenis budaya asal tanah air telah didaftarkan di UNESCO secara resmi diakui dunia. Hal ini membuat Malaysia tidak lagi bisa mengakui budaya asli Indonesia untuk selamanya.

Categories
Serba serbi

√75+ Ada 7 Budaya Indonesia yang Hilang, Anda Sudah Tahu?

Ada 7 Budaya Indonesia yang Hilang, Anda Sudah Tahu?

"Ada

Banyak masyarakat di tanah air tidak menyadari beragam jenis budaya Indonesia yang hilang di era sekarang. Perkembangan teknologi menjadi salah satu dampak besar yang membuat kebudayaan lokal mulai terkikis.

Indonesia memiliki banyak daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan kesenian dan kebudayaan berbeda-beda. Keragaman budaya di Indonesia membuat kebanyakan masyarakat masih berpegang pada prinsip tradisional.

Warisan budaya diberikan dari nenek moyang terhadap penerus bangsa Indonesia seharusnya dirawat sebaik mungkin. Walaupun upaya melestarikan setiap budaya tertentu tidak berjalan dengan mudah, alhasil perlu kekompakan di lingkungan masyarakat.

Sampai sekarang budaya Indonesia yang hilang ada 7, nanti akan kami bahas secara lengkap. Apabila Anda mengaku sebagai masyarakat Indonesia, pasti sudah mengenal berbagai budaya yang ada saat ini.

Walaupun terdapat banyak kesenian dan kebudayaan di setiap daerah Indonesia, tidak sedikit orang masih awam terhadap warisan tertentu. Hal tersebut dipengaruhi oleh era digital yang terus berkembang membuat perubahan budaya.

Perubahan akibat era digital terlihat jelas bahwa seseorang lebih memiliki sikap individu dibandingkan zaman dulu. Perkembangan teknologi menjadi faktor utama yang menghilangkan kebudayaan tradisional dari zaman dulu.

Agar Anda tidak penasaran lagi dengan berbagai budaya asal Indonesia yang telah hilang, pastikan menyimak pembahasan ini sekarang. Inilah 7 kebudayaan Indonesia yang luntur bahkan tidak ada di kehidupan masyarakat.

Budaya Indonesia yang Hilang: Gotong Royong

Mungkin sebagian besar dari Anda masih mengalami warisan dari pendahulu kita berupa aktivitas gotong royong. Seiring berjalannya waktu gotong royong cenderung tidak ditemukan lagi di tanah air kita.

Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan zaman membuat seseorang memiliki sikap lebih individual. Biasanya di suatu daerah masih sering melakukan gotong royong dalam menjalani kegiatan tertentu, supaya lebih akrab saat bersilaturahmi.

Budaya Indonesia yang hilang seperti gotong royong tidak ditemukan lagi di pemukiman perkotaan. Tetapi gotong royong masih terlihat ketika menjelang perayaan 17 Agustus sebagai HUT RI dengan berkumpulnya warga kampung.

Dalam menyambut HUT RI 17 Agustus setiap tahun umumnya masyarakat membersihkan selokan dan jalan sekitar kampung bersama-sama. Sayangnya kekompakan dalam bergotong royong mulai sulit dilihat kembali di zaman maju ini.

Kebudayaan ke-2 asal dari Indonesia yang mulai hilang adalah Upacara Tabuik. Tabuik merupakan adat istiadat asli Sumatera Barat dilakukan sebagai pengingat Asyura 10 Muharram yang mana Imam Husain wafat.

Dengan Upacara Tabuik, budaya Indonesia yang hilang saat ini biasanya dilakukan secara serentak di daerah Sumatera Barat. Setiap daerah akan memperingati dengan menyajikan aksi seperti pertempuran Karbala.

Namun seiring berjalannya waktu, justru keberadaan adat Tabuik mulai dilupakan masyarakat sekitarnya. Kemungkinan anak cucu kita tidak akan melihat lagi adat ini yang dulu pernah menjadi salah satu kebudayaan populer.

Budaya Indonesia yang Hilang: Tidak Memakai Pengobatan Herbal

Di urutan ke-3, terdapat budaya yang mulai luntur di Indonesia yaitu masyarakat jarang menggunakan pengobatan herbal lagi. Zaman dulu, apabila ada keluarga atau saudara terluka pasti disarankan pakai obat herbal.

Pengobatan herbal saat ini mulai dilupakan oleh masyarakat luas yang lebih memilih obat berbahan kimia. Keberadaan orang membutuhkan pengobatan alami seperti beras kencur guna sembuhkan luka memar telah hilang.

Bukan hanya itu, pengobatan alami sebagai budaya Indonesia yang hilang seperti penggunaan bawang putih atau minyak. Kedua bahan alami tersebut dulu dipercaya bisa meredakan sakit masuk angin serta flu.

Obat-obatan alami yang lain seperti jamu sekarang jarang dijual oleh masyarakat umum. Padahal penggunaan jamu biasa untuk memelihara daya tahan tubuh agar tetap kuat dan tidak mudah terkena penyakit.

Jika Anda melihat sekarang di setiap daerah Indonesia pasti jarang ada orang menjual jamu herbal. Khasiat luar biasa dari jamu tidak berhasil membuat seseorang kembali mengonsumsi minuman alami tersebut.

adat istiadat Indonesia yang hilang dalam pengobatan alami menjadi hal paling disayangkan. Karena sebagian besar pengobatan alami memang terbukti ampuh menangani setiap penyakit diderita seseorang, sayangnya warisan nenek moyang tidak dilestarikan.

Bukan hanya sampai di sini, masih ada kebudayaan lain telah sirna ditelan teknologi canggih masa kini. Keberadaan teknologi semakin maju berdampak pada kearifan lokal yang hampir dilupakan semua masyarakat Indonesia.

Budaya Indonesia yang Hilang: Penggunaan Bahasa Daerah

Bahasa daerah dulu selalu dipakai oleh nenek moyang dalam berkomunikasi antar sesama penduduk setempat. Lihatlah sekarang, pasti jarang sekali ada orang yang menggunakan bahasa daerahnya masing-masing untuk berkomunikasi dengan sesama.

Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, sehingga masyarakat lebih memilih pakai bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Tanpa disadari, sebagai generasi lama pasti Anda akan diajarkan bahasa daerah.

Nenek moyang selalu mengajarkan adat istiadat Indonesia yang hilang saat ini seperti berbahasa daerah. Penggunaan bahasa lokal dinilai lebih sopan dan enak untuk berkomunikasi, tetapi sudah mulai luntur.

Sekarang banyak orang tua yang tidak mengajarkan bahasa daerah kepada anak masing-masing. Sebenarnya dengan keragaman bahasa di Indonesia dapat dijadikan sebagai bukti bahwa tanah air kaya budaya dan kesenian.

Budaya Indonesia yang hilang ke-5 adalah lunturnya permainan tradisional dan kuno di setiap daerah. Ada banyak permainan tradisional mulai dilupakan oleh anak-anak karena derasnya arus globalisasi yang membuat semakin modern.

Dulu ada beragam jenis permainan tradisional yang seru untuk dimainkan bersama teman-teman. Contohnya kalau di daerah Jawa seperti gobak sodor, delikan, engklek, dan masih banyak lagi yang seru.

Sekarang anak-anak cenderung sibuk menggunakan HP pemberian orang tua dan tidak pernah keluar bermain. Adanya permainan canggih di HP membuat dampak tersebut semakin terlihat nyata bahwa mainan tradisional mulai dilupakan.

Budaya Indonesia yang Hilang: Kopi Tumbuk

DI urutan ke-6 terdapat kebudayaan lokal dari tanah air mulai dilupakan para masyarakat luas, yaitu kopi tumbuk. Dulu sebelum ada mesin canggih seperti sekarang, biji kopi dibuat dengan cara ditumbuk.

Tumbukan kopi menggunakan tenaga manusia merupakan budaya Indonesia yang hilang seiring berjalannya waktu. Mengingat tenaga manusia kini digantikan oleh mesin kopi lebih canggih dan efisien dalam menghaluskan biji kopi.

Seperti contohnya kopi tutuk lesung yang ditumbuk sebelum diminum menggunakan tenaga manusia. Dulunya saat kopi ini diminum masih ada bubuk atau serpihan biji yang belum halus di sekitar gelas.

Terakhir kebudayaan leuit mulai luntur, sebagai masyarakat Indonesia pasti Anda masih asing dengan istilah tersebut. Leuit berasal dari bahasa Sunda, yaitu memiliki arti sebagai lumbung padi dengan bentuk segitiga.

Budaya Indonesia yang hilang lumbung padi zaman dulu digunakan petani untuk menyetorkan hasil panen. Sehingga petani bisa menyimpan padi hasil panen sampai musim paceklik tidak habis membusuk atau rusak.

Sekarang keberadaan lumbung padi mulai jarang dipakai oleh masyarakat luas karena pengaruh kemajuan teknologi. Penyimpanan padi sekarang menggunakan mesin modern yang bisa membuat petani lebih efisien dalam melakukan panen.

Mengenal 7 kebudayaan dengan kearifan lokal asal Indonesia tersebut mulai hilang. Sebagai masyarakat lokal, Anda harus mengingat dan melestarikan budaya Indonesia yang hilang agar kembali dikenal warga setiap daerah tertentu. 

Categories
Serba serbi

√75+ Daftar Budaya Asal Jawa Barat Terunik yang Wajib Diketahui

Daftar Budaya Asal Jawa Barat Terunik yang Wajib Diketahui

"Daftar

Budaya asal Jawa Barat tidak seperti wilayah Jawa Tengah yang lebih dikenal luas masyarakat. Namun provinsi Jawa Barat menjadi daerah kedua yang dikenal memiliki banyak kebudayaan unik.

Indonesia menjadi negara yang memiliki banyak kebudayaan dan adat istiadat dari berbagai daerah. Kita sebagai penduduk yang tinggal di tanah air harus bersyukur karena kebudayaan berlimpah menunjukkan warisan nenek moyang.

Perlu diketahui dalam mewariskan budaya sampai turun temurun ke generasi saat ini ternyata tidak gampang lho. Mengingat hal tersebut diperlukan kekompakan di lingkungan masyarakat untuk menjaga setiap budaya.

Seperti halnya budaya asal Jawa Barat, pasti Anda belum mengenal secara lengkap. Padahal wilayah Jawa Barat sebenarnya mempunyai beragam jenis budaya menarik untuk dipelajari mulai sejak dini oleh masyarakat luas.

Apalagi letaknya di Pulau Jawa yang menjadi tempat paling bersejarah dan memiliki jumlah penduduk tertinggi. Dalam mengenali sebuah kebudayaan asli dari Jawa Barat, Anda cukup mengikuti penjelasan kami secara lengkap.

Jawa Barat menempati provinsi kedua di Indonesia yang memiliki penduduk paling banyak dibandingkan wilayah lain. Tidak heran apabila banyak kebudayaan muncul berasal dari warisan nenek moyang terdahulu sebelum kita lahir.

Ingin tahu lebih lanjut apa saja budaya terunik di Jawa Barat? Pastikan mengikuti penjelasan ini sampai selesai. Kami akan memberikan daftar budaya asli dari Jawa Barat yang wajib diketahui.

Budaya Asal Jawa Barat Erat dengan Idul Fitri, Sungkeman

Sungkeman menjadi salah satu aktivitas yang tidak pernah dilewatkan oleh masyarakat muslim di Indonesia. Perlu diketahui bahwa sungkeman atau tindakan saling memaafkan disaat Idul Fitri sebenarnya berasal dari Jawa Barat.

Erat bagi umat Muslim di Indonesia, sungkeman merupakan hal wajib untuk dilakukan setiap orang muda terhadap orang tua. Sungkeman dilakukan dengan tujuan saling memaafkan kesalahan yang sudah dilakukan selama setahun.

Budaya asal Jawa Barat menyebarluas ke berbagai wilayah termasuk pulau selain Jawa. Dari kebiasaan budaya ini bisa membuat dampak positif diterima masyarakat Indonesia supaya hubungan silaturahmi tetap terjaga.

Di urutan kedua, terdapat kesenian yang dikenal dengan istilah Jipeng, asalnya dari Jawa Barat. Diciptakan pertama kali dengan menggabungkan tiga seni yaitu topeng, tanji, dan kliningan untuk menciptakan satu kebudayaan.

Biasanya Jipeng dilakukan saat kegiatan di sawah kasepuhan sedang berlangsung agar tetap lancar dan tidak ada masalah apapun. Keberadaan kesenian ini belum banyak orang yang tahu, sekarang Anda memahaminya.

Selanjutnya, budaya asal Jawa Barat terdapat jenis Angklung Bungko yaitu sebuah tarian unik khas kota Cirebon. Awal tarian ini diciptakan tepatnya di wilayah Desa Bungo, Kecamatan Kapetakan oleh warga lokal.

Seiring berjalannya waktu, tarian Angklung Bungko justru dikenal sebagai kesenian mendunia. Bahkan diakui langsung oleh dunia bahwa tari Angklung Bungko menjadi kebudayaan unik dan tidak ada kembaran lainnya.

Budaya Asal Jawa Barat, Nyuguh

Nyuguh mempunyai arti yang sama dengan memberikan berbagai jenis makanan terhadap seseorang. Dalam kebudayaan Nyuguh juga berarti membagikan makanan khas asal Jawa Barat kepada masyarakat sekitar rumah masing-masing.

Kegiatan Nyuguh dilakukan memiliki arti sebagai rasa syukur atas diberikannya hasil bumi melimpah dari Tuhan kepada manusia. Alhasil tradisi ini sudah menjadi kebiasaan turun temurun dari nenek moyang daerah Jabar.

Budaya asal Jawa Barat Nyuguh kerap ditemui setiap tahun, tepatnya pada bulan Safar tanggal 25. Karena dilakukan setahun sekali, makanan yang disajikan akan disusun di wadah berupa tandu.

Makan bersama akan dilakukan masyarakat dalam memperingati Nyuguh sebagai bentuk rasa syukur. Adat yang telah menjadi hal positif di wilayah Jawa Barat diturunkan ke generasi penerus sampai sekarang.

Daftar budaya asli provinsi Jawa Barat selanjutnya terdapat Payung Geulis yang memiliki nilai estetik tinggi. Payung Geulis dibuat oleh masyarakat Jawa Barat tepatnya di daerah Tasikmalaya karena menyimpan nilai historis.

Budaya asal Jawa Barat berupa Payung Geulis mempunyai banyak arti di dalamnya, sehingga bisa dikatakan cantik dan estetik. Bahkan yang digunakan berupa kain berkualitas, tudungnya pakai kertas semen.

Sedangkan untuk pegangan payung tetap memanfaatkan bahan berupa kayu kuat. Para pembuat Payung Geulis di Tasikmalaya selalu memamerkan beragam motif unik dan kecantikan kepada para pengunjung selama acara berlangsung.

Kesenian Jabar Angklung Dogdog Lojor

Wilayah Jawa Barat sangat dikenal dengan angklung yang menjadi alat musik tradisional dan masih digunakan sampai sekarang. Kesenian unik dari Jawa Barat lainnya terdapat Angklung Dogdog Lojor.

Nama seni ini dibuat dari gabungan 2 jenis alat musik mulai dari angklung dan juga dogdog. Kalau angklung, semua orang Indonesia pasti sudah tahu cara membunyikannya dengan digetarkan.

Dogdog merupakan alat musik adat istiadat asal Jawa Barat ketika dibunyikan mengeluarkan suara “Dog Dog”. Pada istilah lojor biasa diartikan sebagai panjang, atau bunyi yang dihasilkan dalam durasi lama.

Angklung Dogdog Lojor selalu dipakai sebagai alat pengiring musik dalam upacara adat di wilayah Sunda. Seperti acara penyambutan, tebar benih, tandur, prah-prahan, dll selalu diiringi kesenian unik tersebut.

Budaya asal Jawa Barat tepatnya dari daerah Ciamis, masyarakat bisa melihat kesenian bernama Merlawu. Daftar budaya ini masuk dalam jenis kesenian terunik yang belum populer karena tidak dikenal luas masyarakat.

Merlawu adalah budaya berupa upacara adat yang dilakukan dengan berziarah ke makam para leluhur terdahulu. Karena di daerah Ciamis memiliki leluhur, tujuan Merlawu untuk mengenang jasa para nenek moyang pendahulu.

Kesenian Merlawu kerap diadakan di Gunung Sasuru sekitar Desa Kertabumi. Masyarakat yang tertarik bisa mengikuti prosesi pelaksanaan budaya Merlawu sambil mengingat jasa dari para leluhur yang berasal dari Ciamis.

Budaya Asal Jawa Barat, Gantangan

Menelisir kawasan kota Subang Jawa Barat terdapat budaya yang harus diketahui disebut sebagai Gantangan. Budaya Gantangan memiliki arti berupa pola sosial dan ekonomi penduduk dengan mencerminkan ekspresi senang.

Gantangan menjadi budaya asal Jawa Barat yang dilakukan dengan saling memberi sumbangan. Oleh karena itu sumbangan selalu dilakukan oleh masyarakat di Jawa Barat ketika mendatangi hajatan nikah, lahiran, atau khitanan.

Sebenarnya tidak dilakukan disaat hajatan, Gantangan juga dilakukan dengan membangun rumah, merenovasi, atau memberikan modal tertentu. Tradisi nyumbang uang tanpa memaksa ini disebut sebagai Gantangan dan berasal dari Subang, Jabar.

Terakhir terdapat kesenian berupa Rengkong yang masuk sebagai alat tradisional dengan material utama bambu. Dalam alat tradisional ini, masyarakat bisa memikul padi hasil jemur ke lumbung terdekat secara mudah.

Budaya asal Jawa Barat Rengkong bukan menjadi hal baru bagi masyarakat di Jawa Barat. Bahkan di wilayah pedesaan Jawa Barat masih banyak masyarakat menggunakan Rengkong sebagai alat pemikul padi.

Dalam penggambaran sebenarnya, Rengkong merupakan alat pikul dan kesenian tersebut dikenal setelah banyak orang memikul hasil panen padi secara tradisional. Kesenian ini sudah ada sejak zaman dulu.

Daftar budaya dari provinsi Jawa Barat kini sudah Anda ketahui untuk menambah wawasan terhadap kesenian. Pastikan seluruh budaya asal Jawa Barat di atas selalu dilestarikan supaya tidak dilupakan oleh masyarakat.

Categories
Serba serbi

√49+ Kenapa Budaya Bali yang Unik Hampir Dikenal Semua Orang?

Kenapa Budaya Bali yang Unik Hampir Dikenal Semua Orang?

Kenapa Budaya Bali yang Unik Hampir Dikenal Semua Orang?
Kenapa Budaya Bali yang Unik Hampir Dikenal Semua Orang?

Ada banyak budaya Bali yang unik dan dikenal luas oleh masyarakat baik dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dll. Bali dikenal sebagai surganya dunia yang letaknya di negara Indonesia.

Bagi masyarakat dunia, pasti sebagian besar orang sudah tidak asing lagi dengan Bali. Menjadi salah satu tempat terkenal, pulau Bali memiliki sejarah dan kebudayaan membuat daya tarik wisatawan bertambah.

Walaupun pulaunya tidak terlalu besar, namun kehidupan di Bali cukup padat dan menyenangkan para pengunjung. Salah satunya dengan banyak jenis kebudayaan dan kesenian asal Bali yang sudah dikenal luas.

Budaya Bali yang unik ada beragam, nanti kami akan menjelaskan keseluruhannya. Apabila Anda sebagai penduduk Indonesia yang tidak menempati pulau Bali, minimal pasti sudah tahu kesenian di dalamnya.

Memiliki tempat-tempat dengan panorama indah, membuat para wisatawan tertarik mendatangi pulau Bali. Adanya pulau Bali selalu dijadikan destinasi wisata paling favorit untuk dikunjungi di luar pemandangan terdapat beragam jenis kesenian.

Mulai kesenian biasa sampai berkaitan dengan keagamaan sampai saat ini masih dijunjung oleh masyarakat daerah Bali. Hal ini memerlukan kekompakan seluruh masyarakat asli Bali agar warisan budaya nenek moyang berlanjut.

Anda penasaran mengapa kebudayaan dari daerah Bali lebih cepat dikenal dan sudah populer saat ini? Jangan cemas karena ada penjelasannya. Yuk simak alasan budaya Bali mudah dikenal luas banyak orang.

Kenapa Budaya Bali yang Unik Bisa Dikenal Orang Banyak?

Beberapa budaya asal Bali pasti sudah Anda ketahui, namun apakah sadar kenapa bisa terkenal? Hal tersebut dipengaruhi berbagai alasan penting. Di bawah ini adalah alasan mengapa kesenian dari Bali populer.

  1. Masyarakat Bali Melestarikan

Masyarakat Bali sampai sekarang masih melestarikan kebudayaan warisan dari nenek moyang dengan berbagai cara. Hasilnya, seluruh budaya yang ada dari zaman dulu masih lestari sampai sekarang bisa dinikmati wisatawan.

  1. Kompak

Budaya Bali yang unik bisa populer karena kekompakan penduduk lokal menyadari pentingnya melestarikan adat. Karena jika Bali tanpa adat istiadat akan menjadi daerah biasa yang tidak menarik dikunjungi.

  1. Menolak Budaya Luar

Kunci kebudayaan Bali bisa dikenal hampir semua orang Indonesia maupun beberapa penduduk dunia karena menolak kesenian luar. Penduduk lokal lebih memelihara kebudayaan asli sehingga tidak ada campuran dari luar.

Hal tersebut terbukt berhasil, malah wisatawan mancanegara sering mendatangi Bali karena penasaran dengan kebudayaan asli. Sehingga kebudayaan luar tidak pernah masuk ke Bali, hanya wisatawan saja yang berlibur.

  1. Tradisional

Alasan terakhir budaya Bali yang unik terkenal saat ini karena kental dengan era tradisional. Kebudayaan yang unik dan populer karena selalu dibawakan secara tradisional membuat masyarakat juga mengikutinya.

Setelah tahu faktor budaya Bali bisa berkembang pesat di dunia, mulai sekarang Anda harus tahu berbagai jenis kesenian terunik. Ikutilah penjelasan di bawah ini supaya tahu berbagai jenis budaya Bali.

Budaya Bali yang Unik Terdapat Upacara Ngaben

Bagi Anda yang penasaran dengan kebudayaan di daerah Bali, mulai sekarang bisa mengetahui dengan mengikuti penjelasan dari kami. Karena sekarang ada banyak budaya dari Bali terkenal ke seluruh daerah Indonesia.

Di urutan pertama, warisan budaya Bali terdapat Upacara Ngaben yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menyucikan arwah jenazah. Sebagian besar orang meninggal di pulau ini selalu dilakukan Upacara Ngaben.

Upacara Ngaben menjadi budaya Bali yang unik karena mayat akan diletakkan di wadah tertentu untuk dibakar. Setelah pembakaran mayat berakhir menjadi abu, maka hasil abu jenazah langsung dilarung  ke laut.

Melarung sebuah abu mayat ke laut bagi masyarakat Bali menjadi simbol melepaskan jiwa agar suci dan menyatu bersama Sang Pencipta. Upacara Ngaben menjadi warisan kebudayaan paling populer bagi masyarakat luas.

Tidak kalah unik, Tradisi Pangerebongan yang digelar warga lokal bali menyita perhatian publik. Melanjutkan dari tradisi nenek moyang, Pangerebongan dilakukan pada Wuku Medangsia menurut aturan kalender Bali dan Minggu Pon.

Pangerobongan menjadi budaya Bali yang unik karena bertujuan membuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta selalu harmonis. Bukan hanya hubungan manusia terhadap Tuhan, tapi keharmonisan tercipta dengan sesama manusia dan alam.

Dimulai dengan menabuh alat musik tradisional, penjar-penjar, dan pemberian bunga, kemudian masyarakat bersembahyang di pura. Ritual dilakukan tiga kali setiap diselenggarakan acara awal sampai akhir bisa membuat seseorang lebih suci.

Mekotek Menjadi Adat Bali Jarang Diketahui

Sebagian orang sudah tidak asing dengan kebudayaan di pulau Bali, mungkin sedikit bingung ketika mendengar tradisi Mekotek. Melihat adat Mekotek jarang diketahui, Anda kini bisa mengenalnya secara langsung.

Tradisi yang dikenal dengan istilah Mekotek memiliki kaitan erat terhadap agama Hindu. Karena awal adat ini dibuat dari warisan para leluhur penganut agama Hindu kepada generasi penerus.

Mekotek termasuk budaya Bali yang unik dan memiliki arti positif, karena bisa menyatukan umat di pulau tersebut. Tujuan lain melaksanakan Mekotek guna menetralkan kembali aura negatif serta menolak bala.

Dilaksanakan di Desa Munggu, awal dimulainya adat Mekotek bagi umat Hindu harus jalan kaki. Lalu setiap umat diwajibkan membawa alat berupa tongkat dengan bahan utama bambu untuk disusun berbentuk piramida.

Setelah tongkat berbahan bambu dalam budaya Bali yang unik Mekotek berbentuk piramid yang kuat, seseorang akan naik. Orang-orang sebagai pemegang tongkat harus menahan beban agar tidak runtuh.

Tradisi unik selanjutnya di daerah Bali dikenal dengan istilah Gebug Ende Seraya. Adat ini dilakukan dengan memukul orang menggunakan rotan dan memegang tameng yang terbuat dari bahan rotan juga.

Tujuan utama melaksanakan Gebung Ende Seraya guna mendatangkan hujan di musim kemarau. Sebab dengan tradisi ini dipercaya bisa menghentikan terjadinya kekeringan di sekitar kampung lokal Desa Seraya.

Budaya Trunyan : Jenazah Dibiarkan Terbaring di Atas Tanah

Desa Trunyan menjadi salah satu tempat mengerikan bagi wisatawan yang datang ke sana, karena akan menemukan tradisi Trunyan. Adat ini mengerikan karena seluruh jenazah di Desa Trunyan dibiarkan terbaring.

Budaya Bali yang unik berupa Trunyan dilaksanakan dengan membaringkan jenazah di atas tanah. Sehingga jenazah akan terlihat jelas ketika seseorang melewati sekitar Desa Trunyan karena tidak dikubur.

Mayat yang bertebaran di Desa Trunyan tidak menimbulkan bau, sebab daerah pada pulau kecil tersebut ditumbuhi banyak phon taru menyan. Di mana keberadaan pohon ini mampu menghirup bau busuk mayat.

Karena dilaksanakan oleh warga lokal Desa Trunyan tidak boleh menaruh mayat lebih dari 11 orang. Sebab bisa membuat orang yang pernah menikah bisa mengalami kematian tidak wajar apabila dilanggar.

Budaya Bali yang unik terakhir terdapat Tari Barong telah dikenal luas oleh sebagian penduduk di Indonesia. Tari Barong memiliki cerita unik tentang beruang yang mempunyai kemampuan ghaib.

Dalam menyelenggarakan Tari Barong bagi warga lokal daerah Bali bertujuan untuk mengusir roh jahat. Jenis tarian ini sangat sakral yang dinilai memiliki kesetaraan dengan kemampuan dewa-dewa di agama Hindu.

Melihat daerah Bali yang budayanya dikenal luas masyarakat, sekarang Anda tahu alasannya. Sampai sekarang budaya Bali yang unik tetap dilestarikan dan dikenalkan ke masyarakat luar agar tahu asal-usulnya.

Categories
Serba serbi

√49+ Tradisi Kelahiran Bayi Sunda yang Masih Dijaga Hingga Sekarang

Tradisi Kelahiran Bayi Sunda yang Masih Dijaga Hingga Sekarang

"<yoastmark

Sebagaimana suku atau wilayah lain yang ada di negeri ini, ada juga tradisi kelahiran bayi Sunda yang konsisten dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat hingga saat ini. Sudah tentu tradisi tersebut sangat sarat akan makna dan bertujuan sangat positif.

Khususnya untuk bayi yang baru lahir itu sendiri. Tidak ada satupun tradisi atau upacara yang dilakukan kecuali bertujuan untuk memberikan doa dan harapan terbaik terhadap bayi dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

7 Tradisi Kelahiran Bayi Sunda yang Masih Sering Dilakukan

Setelah kami rangkum dari berbagai sumber ternyata ada 7 tradisi kelahiran untuk bayi Sunda yang masih dijaga hingga saat ini. Tradisi tersebut tentunya memiliki makna yang sangat mendalam dan terus dipertahankan hingga saat ini.

Tidak hanya itu saja keberadaan tradisi tersebut juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa dan doa bagi si bayi dan keluarganya. Lantas apa saja deretan budaya sunda ketika bayi lahir tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

  1. Tembuni

Tradisi kelahiran bayi Sunda yang pertama adalah upacara tembuni. Ritual satu ini persis dilakukan setelah ibu dan bayi selesai melakukan proses persalinan. Tujuan dari merawat tembuni ini adalah memberikan doa keselamatan dan kebahagiaan terhadap ibu dan bayinya.

Dalam bahasa Sunda, tembuni ini sendiri berarti plasenta. Masyarakat Sunda meyakini kalau plasenta bayi atau ari-ari ini sama sekali tidak boleh dibuang sembarangan. Biasanya mereka akan mengubur atau menghanyutkan plasenta bayi ini.

  1. Nenjrag Bumi

Jenis Tradisi kelahiran bayi Sunda lainnya adalah nenjrag bumi. Upacara adat satu ini tidak kalah unik. DI dalamnya Anda akan melihat sebuah alu atau tongkat tebal dipukulkan ka tanah (bumi). Sama seperti ritual sebelumnya, nenjrag bumi dilakukan persis setelah bayi lahir.

Tujuan dari upacara satu ini adalah memberikan keberanian pada bayi untuk menghadapi kehidupan kedepannya. Tenjrag bumi sendiri biasanya dilakukan sebanyak tujuh kali pukulan ke arah bumi. Bayinya sendiri dibaringkan di sebuah pelupuh atau bambu yang sudah dibelah dengan rapi.

  1. Puput Puseur

Tradisi kelahiran bayi Sunda selanjutnya adalah puput puseur. Ini merupakan salah satu tradisi kelahiran bayi paling populer di wilayah Jawa Barat. Puput puseur sendiri merupakan momen dimana tali pusar bayi copot setelah beberapa hari dilahirkan.

Pada momentum tersebut, sebuah koin logam akan dibungkus dengan kain kasa dan ditekankan ke pusar bayi. Tujuannya agar pusar bayi tidak menonjol. Tradisi satu ini biasanya dibarengi dengan pemberian nama, pembacaan doa dan pembagian bubur merah bubur putih.

  1. Ekahan

Tradisi kelahiran bayi Sunda lainnya ekahan atau akikah. Tentunya upacara ini bertujuan untuk memperlihatkan rasa syukur atas kelahiran bayi dan menghilangkan sifat-sifat hewani yang ada pada manusia (bayi) itu sendiri. Jadi selalu ada makna di balik tindakan yang dilakukan oleh orang terdahulu.

Akikahan ini sendiri merupakan hasil asimilasi dari syarat Islam yang menjadi mayoritas keyakinan masyarakat Sunda di Jawa Barat. Untuk bayi laki-laki, maka orang tua akan menyembelih dua ekor domba. Sedangkan untuk perempuan adalah satu ekor domba.

  1. Nurunkeun

Nurunkeun adalah Tradisi kelahiran bayi Sunda selanjutnya. Pada tradisi satu ini, orang tua akan mengenalkan bayi pada lingkungan di sekitarnya. Umumnya tradisi satu ini dibimbing oleh seorang paraji. Dia akan membawa bayi untuk berkeliling rumah dan memberi tahu tetangga akan kelahiran bayi tersebut.

Biasanya acara ini dilakukan setelah bayi puput puseur. Umumnya masyarakat Sunda melaksanakan upacara nurunkeun 7 hari setelah hari kelahiran bayi. Pada momentum satu ini orang tua akan menyediakan banyak makanan untuk para tamu yang datang berkunjung dan untuk dibagikan ke masyarakat sekitar.

  1. Cukuran

budaya sunda ketika bayi lahir selanjutnya adalah cukuran. Biasanya acara satu ini dilakukan setelah 40 hari bayi lahir. Tujuan dari acara cukuran ini adalah untuk membersihkan semua kotoran yang ada pada bayi. Di sisi lain, acara cukuran juga bertujuan untuk mensucikan bayi dari najis yang menempel di rambutnya.

Yang mencukur bayi sendiri adalah tamu yang sengaja diundang oleh orang tua si bayi ke tempat tinggal mereka. Bobot rambut yang dicukur nantinya akan ditimbang dan ditukarkan dengan perhiasan emas atau logam mulia lainnya. Kemudian disedekahkan baik dalam bentuk emas ataupun bentuk uang.

  1. Turun Taneuh

Jenis budaya sunda ketika bayi lahir lainnya adalah turun taneuh. Ini merupakan momen dimana bayi pertama kali diturunkan ke permukaan tanah setelah mereka mulai bisa merangkak atau melangkah. Tujuannya agar bayi bisa berkenalan dengan dunia yang akan mereka tempati nantinya.

Tentu saja ada beberapa keunikan yang akan Anda temukan pada momentum satu ini. Ketika melaksanakan upacara nurunkeun, orang tua harus mempersiapkan berbagai jenis ornamen dari mulai padi, perhiasan, uang dan lain sebagainya.

Tujuan Pelaksanaan Tradisi Kelahiran Bayi Sunda

Setiap pelaksanaan ritual kelahiran bayi ini pasti memiliki maknanya tersendiri. Tentu saja Anda harus memahami makna-makna tersebut agar tidak salah dalam mengartikan tradisi yang sangat positif ini. Bagi masyarakat sunda sendiri, tujuan dari pelaksanaan ritual ini adalah untuk memberikan doa terbaik bagi si bayi.

Di sisi lain mereka juga mengharapkan kebaikan bagi si bayi baik untuk saat itu maupun untuk masa depannya. Masyarakat Sunda meyakini kalau bayi adalah sosok yang suci dan belum berdosa. Peranan orang tua dinilai sangat penting untuk menjaga bayi dari dosa. Karena itulah Tradisi kelahiran bayi Sunda ini dilaksanakan.

Pelaksanaan Tradisi Kelahiran Bayi Sunda

Umumnya pelaksanaan tradisi kelahiran ini dilakukan sesuai dengan kebiasaan masyarakat turun temurun. Dalam kebudayaan masyarakat Sunda sendiri, ritual kelahiran bayi dilakukan pada saat bayi menginjak usia 7 hari, 40 hari, 4 bulan, 7 bulan, hingga mereka dewasa.

Jadi dalam jangka waktu satu tahun kelahiran, akan ada beberapa tradisi kelahiran  yang akan dilakukan oleh para pemangku adat. Namun hal ini juga tidak bersifat wajib. Jika Anda tidak melakukannya, tidak akan ada norma atau denda apapun yang akan dibebankan oleh masyarakat.

Wilayah yang Melaksanakan Tradisi Kelahiran Bayi Sunda

Sejauh yang kami tahu, tradisi kelahiran ini dilakukan di hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Namun umumnya mereka yang melangsungkan tradisi satu ini adalah benar-benar orang Sunda asli. Seperti kita ketahui, saat ini ada banyak sekali pernikahan antar suku yang terjadi.

Kondisi ini tentu menyebabkan terjadinya percampuran berbagai jenis kebudayaan di dalam negeri. Bagi Anda yang tertarik untuk melihat tradisi satu ini, Anda bisa datang ke daerah Sunda pedesaan. Mereka masih sangat umum melakukannya.

Terlebih lagi untuk mereka yang tinggal di daerah Jawa Barat pesisir selatan seperti daerah Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Garut dan lain sebagainya. budaya sunda ketika bayi lahir masih sangat sangat lumrah untuk dilakukan dan bisa Anda temukan setiap harinya.

Peninggalan leluhur ini tentu harus kita jaga dengan baik. Mereka pasti memiliki tujuan tersendiri ketika acara satu ini dilangsungkan. Karenanya kita harus melestarikan kebudayaan tersebut dengan baik. Namun sebelumnya pastikan Anda memahami makna dibalik Tradisi kelahiran bayi Sunda tersebut.

Categories
Serba serbi

√49+ Budaya Minum Jamu di Indonesia Bermanfaat Bagi Kesehatan

Budaya Minum Jamu di Indonesia Bermanfaat Bagi Kesehatan

Budaya Minum Jamu di Indonesia Bermanfaat Bagi Kesehatan
Budaya Minum Jamu di Indonesia Bermanfaat Bagi Kesehatan

Dalam budaya minum jamu sendiri sudah dikenalkan secara turun temurun dari nenek moyang. Biasanya, dari Ibu akan memberikan pengarahan serta pengetahuan kepada anak terhadap ramuan tradisional ini.

Minuman tradisional ini, merupakan salah satu bentuk dari kearifan lokal yang dapat ditemukan sekarang. Kebiasaan dilakukan tersebut telah mengakar serta menjadi budaya Masyarakat Indonesia tidak dapat ditinggalkan.

Dalam sejarahnya, untuk budaya minum jamu sendiri berawal dari kebiasaan dari rakyat menanam tumbuhan obat – obatan. Nah, dari penggunaan tanaman sebagai obat tersebut, telah dilakukan sejak zaman dahulu.

Kemudian, diketahui jika kebanyakan perempuan di daerah pedesaan, tidak ingin melakukan pengobatan pada dokter. Perempuan desa tersebut, juga tidak mau ketika melakukan pemeriksaan kesuburan di puskesmas.

Nah, dari hal tersebut, maka cara tradisional dengan budaya minum jamu mulai muncul. Memanfaatkan cara tradisonal yang sudah turun – temurun dilakukan dari nenek moyang menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat.

Minuman jamu kunir asam (sinom) salah satu yang paling populer dan banyak dikonsumsi. Untuk jenis ini, biasanya dipercaya serta memiliki khasiat dalam menyuburkan kandungan bagi para kaum wanita.

Nah, ketika mengkonsumsi minuman tradisional tersebut, bagi wanita sudah tidak perlu khawatir masalah kesuburan mereka lagi. Karena telah mengkonsumsi salah satu minuman sehat serta memiliki banyak khasiat bagi tubuh ini.

Mengenal Lebih Dalam Budaya Minum Jamu

Sebuah kebiasaan yang sudah sejak zaman dahulu dilakukan oleh masyarakat memberikan efek positif. Dengan kebiasaan menanam tumbuhan obat di pekarangan rumah biasanya, telah menjadi sebuah ciri khas tersendiri.

Setiap rumah pada daerah pedesaan, biasanya akan menanam berbagai macam tanaman obat keluarga biasa disingkat TOGA. Ada berbagai macam jenis dari tumbuhan tersebut dapat ditanam tanpa perlu banyak perawatan.

Selain digunakan dalam budaya minum jamu tumbuhan tersebut, juga dapat dimanfaatkan sebagai penyedap. Ketika sedang memasak, menggunakan berbagai macam akar – akaran maupun dedaunan sudah bukan merupakan hal asing.

Seperti yang sudah diketahui dengan baik, jika memiliki berbagai macam tumbuhan sudah menjadi hal biasa. Karena, ini juga mencirikan budaya dari masyarakat agraris dengan menyukai bercocok tanam tersebut.

Kebiasaan dalam penanaman tumbuhan obat sendiri, memberikan banyak manfaat menarik. Bagi orang – orang yang mengkonsumsi herbal tanpa ada unsur pengawet di dalamnya, tentu lebih sehat ketika dilakukan.

Maka dari itu tidak heran jika budaya minum jamu menjadi salah satu kearifan lokal terus dilestarikan. Dengan pola hidup sehat, maka kebudayaan diajarkan oleh nenek moyang terus dilakukan oleh masyarakat.

Sudah tidak perlu diragukan lagi, baik kaum muda maupun tua, juga dapat mengkonsumsi ramuan ini. Biasanya minuman banyak ditemui pada pedesaan dahulunya, namun saat ini pada daerah perkotaan juga sudah banyak dijumpai.

Perubahan Dalam Minum Jamu Sekarang

Perkambangan zaman serta teknologi, memberikan pengaruh terhadap budaya minum jamu. Untuk saat ini, di berbagai macam kota besar juga telah tersedia ramuan ini, sehingga lebih mudah ketika masyarakat ingin mengkonsumsi.

Hal tersebut, juga merupakan keadaan positif, di mana masyarakat lebih mengenal secara luas minuman tradisional ini. Tidak perlu diragukan lagi, bahkan sudah ada juga berbagai macam gerai jamu modern didirikan.

Dilihat dari fenomena berupa gerai jamu kekinian, telah banyak bermunculan di masa sekarang. Sudah menjadi salah stau tanda jika untuk budaya minum jamu sendiri memiliki minat tinggi dari masyarakat sendiri.

Dari masyarakat sendiri, juga telah mengubah herbal tradisional ini, menjadi salah satu komoditas modern. Dengan pengubahan menjadi lebih modern tersebut, maka telah memberikan efek berupa nilainya menjadi lebih tinggi.

Bukan hanya itu saja, konsumen juga dapat menikmati herbal tanpa perlu kesulitan lagi. Tidak harus berada pada daerah pedesaan, menikmati minuman sehat, sudah bisa dilakukan secara bebas oleh masyarakat kota.

Memberikan keyakinan kepada masyarakat mengenai cara hidup sehat menggunakan minuman herbal, masih menjadi tantangan. Meskipun sudah ada kemudahan diberikan tersebut, menjadikan jamu sebagai gaya hidup masih harus ditingkatkan.

Gaya hidup sehat dengan budaya minum jamu sendiri juga telah didukung oleh pemerintah. Dengan pada dunia industry juga herbal ini ikut memberikan dorongan terhadap perkembangan industry semakin berkembang.

Memberikan sebuah ekosistem industry yang menarik, menggunakan inovasi di masa lalu agar dimanfaatkan pada masa depan. Sudah menjadi sebuh inovasi cerdas dihadirkan oleh rakyat sendiri terhadap ramuan tradisional ini.

Gaya Hidup Baru Dengan Tren Minuman Sehat

Lahirnya generasi milenial antara tahun 1980 hingga 1995 tekah menjadi sebuah perubahan besar. Dengan pangsa pasar membuka peluang baru dari kejayaan jamu melalui generasi milenial tersebut telah menjadi hal positif.

Tren serta gaya hidup, dengan mengkonsumsi minuman herbal bukan keadaan tidak biasa lagi. Apa lagi, berbagai macam sajian dari budaya minum jamu dapat dipilih sesuai dengan keinginan dari konsumen sendiri.

Maka dari itu, tidak heran jika saat ini, ada banyak orang senang dalam mengkonsumsi herbal tersebut. Menciptakan minuman tradisonal tersebut agar masuk di dalam sebuah industry juga menjadi perubahan besar.

Dalam membuka produk di dalam sebuah industry, maka juga harus mengenal secara lebih mendalam mengenai perilaku konsumen. Ketika nantinya, akan menciptakan sebuah produk, maka harus sesuai terhadap keinginan konsumen.

Nantinya, ketika sudah diproduksi, dalam melakukan pemasaran juga lebih mudah dilakukan. Seperti saat ini, sudah dada juga generasi milenial yang membuka gerai jamu sebagai salah satu bentuk usaha mereka.

Inovasi dari generasi milenial dalam budaya minum jamu menciptakan jamu dalam kemasan botol. Hal tersebut, membuat konsumen sudah dapat menikmati herbal yang sudah siap konsumsi dengan berbagai pilihan rasa.

Mendapatkan pilihan rasa terbaik, tentu saja akan semakin menyenangkan tentu saja. Maka dari itu, tidak heran jika ada banyak orang menyukai dalam konsumsi herbal tersebut dari berbagai macam usia.

Khasiat Diberikan Oleh Minuman Tradisional

Mengenal kembali salah satu budaya unik serta menarik yang hingga saat ini masih terus dijalankan. Dalam konsumsi jamu sendiri memiliki banyak khasiat bagi kesehatan diri konsumen yang mengkonsumsi minuman.

Sudah tidak perlu diragukan, karena berasal dari tanaman obat, maka budaya minum jamu sangat baik. Nantinya terdapat berbagai macam pilihan dari minuman bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan pada diri Anda.

Konsumen bisa menggunakan minuman dari temulawak, pandan, kunyit asam, jahe merah, dan masih banyak lagi. Nantinya ada berbagai macam manfaat berbeda bisa didapatkan oleh orang yang mengkonsumsi.

Ketika mendapatkan manfaat tersebut, maka berbagai hal baik juga bisa didapatkan secara mudah dari konsumsi minuman herbal. Meskipun sudah zaman modern, kebiasaan nenek moyang tersebut masih terus dilestarikan hingga sekarang.

Maka dari itu, tidak heran jika kearifan lokal tersebut, semakin mengakar serta disukai berbagai kalangan. Anak – anak muda juga banyak yang menyukai dalam konsumsi herbal tradisional tersebut, tanpa khawatir.

Tentu saja, karena tidak ada efek samping dari mengkonsumsi tumbuhan herbal sendiri. Menjadi salah satu hal baik dengan banyak orang melestarikan budaya minum jamu hingga sekarang oleh berbagai kalangan.