√15 Hasil Tangkapan Ikan Cara Bycatch yang Merusak Lingkungan

Hasil Tangkapan Ikan Cara Bycatch yang Merusak Lingkungan

Hasil Tangkapan Ikan Cara Bycatch yang Merusak Lingkungan
Hasil Tangkapan Ikan Cara Bycatch yang Merusak Lingkungan

Hasil tangkapan ikan dengan cara bycatch adalah salah satu yang paling merusak ekosistem dan lingkungan laut. Jika Anda melihat statistiknya, akan sadar kalau ini harus dihindari. Jadi, semua orang memiliki peran besar untuk hentikan bycatch di laut ini, termasuk Anda.

Jika Anda baru saja menonton film Seaspiracy baru-baru ini, Anda pasti akan sadar betapa buruknya industri kelautan dan perikanan. Tampak semua sudah diluar kontrol dan jika terus terjadi bisa membuat lingkungan laut semakin bahaya. Dan ini semua karena bycatch.

Bycatch sendiri merupakan istilah untuk teknik menangkap ikan dengan langsung mencakup ratusan hingga ribuan dalam sekali tangkap. Mereka menggunakan jaring yang sangat besar dan lebar untuk menjebak ikan entah besar atau kecil dan kemudian menangkapnya.

Lebih parahnya lagi, teknik penangkapan ini bukan hanya melibatkan ikan, tetapi sumber daya lain di lingkungan laut. Maka dari itu, bycatch umum diartikan sebagai menangkap ikan secara tidak sengaja. Mereka memang ingin melaut, tetapi jaring itu merusak ekosistem laut.

Statistik Mengerikan Tentang Hasil Tangkapan Ikan dengan Cara Bycatch

Faktanya, jaring yang besar ini praktis akan membuat mereka “tidak sengaja” menjebak ikan yang bukan targetnya. Memang mereka berada di area yang kaya akan ikan kecil, tetapi ini juga merupakan habitat ikan seperti hiu hingga paus. Dan justru dari sini mulai masalah.

Setiap tahunnya, oleh karena hasil tangkapan ikan dengan cara bycatch ini telah membuat kita kehilangan 300 ribu lebih lumba-lumba dan paus di lautan dunia. Ini karena industri ikan yang membuat kita kehilangan banyak spesies langka karena ingin hasil yang cepat.

Lebih parahnya lagi, hiu juga menjadi hasil tangkapan tidak sengaja ini dan membuat 50 juta spesies hiu mati setiap tahunnya. Jenis kura-kura dan penyu yang termasuk ke spesies langka juga menjadi korban karena pengabaian industri perikanan dari seluruh dunia.

RECOMMEND :  √15 Berhenti Lakukan Kebiasaan Manusia Merusak Lingkungan ini

Anda mungkin akan terkejut kalau melihat 40 persen dari total ikan yang ada di pasaran itu adalah hasil tangkapan ikan cara bycatch, dan ini setara dengan 38 juta ton setiap tahunnya. Anda tidak ingin melihat kepunahan spesies yang sebelumnya melimpah ini, bukan?

Maka dari itu, Anda perlu mulai cari tahu seperti apa solusi yang bisa dihadirkan dan apa saja spesies yang umum menjadi korban penangkapan dengan bycatch ini. Teknik ini tidak pernah baik untuk lingkungan laut, melainkan hanya membuat kekayaan laut semakin menipis.

Mengapa Hasil Tangkapan Ikan dengan Bycatch ini Berbahaya?

Memang ada argumentasi dimana menyatakan kalau ini sebenarnya tidak salah. Mereka tidak memiliki intensi untuk menangkap ikan atau spesien lain karena ingin menjual tangkapan ikan kecil di pasaran. Tetapi jaring yang mereka gunakan bisa menjadi bukti tanda bahaya.

Bycatch biasa dilakukan di kapal mesin yang sangat besar dengan jaring yang sudah tersedia sangat lebar sehingga siap untuk menangkap segala ikan yang melewatinya. Anda perlu tahu apa saja yang membuat hasil tangkapan ikan dengan cara bycatch ini bahaya, yaitu:

  1. Membahayakan Kura-Kura, Lumba-Lumba dan Terumbu Karang

Seperti yang sedari awal kami telah sebutkan, populasi dari kura-kura, lumba-lumba, dan terumbu karang adalah yang paling terganggu. Memang yang lain juga menjadi korban penangkapan ikan tidak sengaja ini, tetapi degradasinya lebih tinggi ini.

  1. Rantai makanan yang Terganggu

Rantai makanan akan terganggu seiring bycatch ini terus terjadi. Dengan populasi ikan besar yang tertangkap, maka populasi ikan kecil akan semakin melimpah karena tidak ada yang memangsa. Hasil tangkapan ikan ini membuat ikan lebih besar menipis.

  1. Populasi Ikan yang Terus Menurun

Sejak menangkap ini ikan yang akan terambil ada ratusan hingga ribuan jumlahnya. Dan itu bukan hanya sekali tangkap, satu kapal bisa melakukan bycatch ini beberapa kali dalam satu kali melaut. Hingga akhirnya, semakin banyak ikan terambil.

RECOMMEND :  √15 Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

Teknik Mendapatkan Hasil Tangkapan Ikan yang Sering Dihubungkan dengan Bycatch

Tekhnik bycatch ini bukan hanya sendirian terjadi, tetapi ada berbagai teknik yang masih bisa kita hubungkan dengan bycatch. Kami sangat melarang para pelaut menggunakan sejumlah cara ini karena efeknya jelas sangat berbahaya untuk kehidupan dan lingkungan laut.

Tetapi dengan Anda ketahui teknik ini, Anda setidaknya bisa melarang pelaut lain melakukan hal yang sama. Belum lagi jika Anda sudah tahu cara mengatasi bycatch ini dimulai dari diri sendiri. Adapun hasil tangkapan ikan yang sering dihubungkan dengan bycatch adalah:

  1. Penangkapan Gillnet

Teknik penangkapan ikan Gillnet adalah dengan menggantungkan jaring secara vertikal ke bawah tanah dengan alat tertentu yang membuatnya berada di dalam air terus. Gillnet ini juga dikenal dengan dinding kematian untuk ratusan jenis ikan.

  1. Teknik Pancing Longline

Hampir sama dengan gillnet, tetapi ini menggunakan pemancing yang memiliki umpan dan kemudian setiap ikan yang masuk ke perangkap akan langsung ditangkap. Jumlah hiu yang tertangkap sudah tak terhitung, tetapi sering juga dilepas ke laut lagi.

  1. Teknik Purse Seining

Kalau teknik purse seining juga sering dihubungkan dengan hasil tangkapan ikan Bycatch. Biasanya dilakukan dengan cara melingkari ikan di suatu area dan sudah tidak memiliki celah untuk keluar. Tetapi jaring sangat besar itu membunuh ikan lain.

  1. Teknik Trawl

Trawl ini jauh lebih mengerikan. Jaringnya saja bisa melintang hingga 200 meter dan sungguh menangkap ikan hingga 40 ton. Tetapi dari statistik sudah menemukan kalau teknik crawl ini juga menjadi penyebab batu karang semakin menipis jumlahnya.

  1. Traps and Pots

Ada juga yang menggunakan cara traps atau jebakan dan dikurung. Hasil tangkapan ikan ini masih menggunakan pancingan seperti daging ikan atau yang lainnya. Setelah ikan masuk, kandang akan terkunci dan sering alami fenomena salah tangkap.

  1. Trolling

Bycatch juga merupakan sebuah problem dan ini Anda bisa buktikan sendiri dengan melihat pelaut yang menggunakan cara trolling. Ini dengan cara kapal dengan jaring besar bergerak mengejar ikan yang dilewatinya dan 85% salmom mati karena ini.

RECOMMEND :  √15 Ancaman Laut Indonesia yang Merusak Ekosistem

Bagaimana Agar Anda Bisa Membantu Mengatasi Hasil Tangkapan Ikan Bycatch Ini?

Anda memiliki peran yang besar untuk membantu mengatasi bycatch yang terjadi ini. Tetapi jika Anda merupakan seorang pelaut yang butuhkan sumber daya dari laut untuk mendapat keuntungan finansial, maka yang harus Anda pastikan ada 3 poin, yaitu:

  1. Lokasi Penangkapan Ikan

Mulai dari lokasi dulu, sebaiknya jaring Anda dilepas dekat area daratan, atau area lain yang jarang dilalui hiu, paus, ataupun lumba-lumba. Tetapi ikan kecil tetap ada dan bisa Anda tangkap.

  1. Timing

Soal waktu juga penting, meskipun hasil tangkapan ikan akan lebih menguntungkan jika melakukannya di tengah malam. Tetapi agar bisa menghindari bycatch ini, Anda perlu mencari waktu dimana jarang ada penyu berenang di permukaan.

  1. Perlengkapan Penangkapan Ikan

Perlengkapan saat ingin memancing juga sangat perlu Anda perhatikan. Jaringnya sebisa mungkin dibuat lebih kecil dan hanya cocok untuk menangkap ikan kecil dan lobster. Sedangkan untuk ikan besar dibuat tidak bisa tertangkap.

Bycatch ini masih sering terabaikan padahal memiliki efek nyata pada perubahan lingkungan laut kita. Tetapi solusinya kini adalah dengan melakukan pengecekan perlengkapan, waktu, dan solusi. Hasil tangkapan ikan seperti ini sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *