√ Aksara Angka Jawa 0-9 Beserta Aturan Penulisan & Contoh

Aksara Angka Jawa pada dasarnya adalah angka angka yang menggunakan sistem Hindu-arab. Angka-angka ini digunakan secara bersamaan dengan aksara Jawa. Meskipun, fakta mengatakan hampir sepenuhnya aksara ini telah digantikan oleh angka arab. (Wikipedia)

Angka Jawa disebut juga aksara wilangan.

Fungsi penulisan angka Jawa pada dasarnya mirip dengan angka dalam tulisan latin, sehingga mempelajarinya tidaklah serumit mempelajari aksara Jawa lain seperti aksara murda atau aksara hanacaraka. Untuk itu, pembahasan angka Jawa berikut singkat saja.

Tulisan Angka Jawa

Angka jawa 1 sampai 9 dituliskan dengan persamaan sebagai berikut.

Brainly

Untuk memudahkan menghafal, perhatikan petunjuk berikut:

  • Angka 1 adalah aksara ‘ga’ yang dilelet.
  • Angka 2 adalah aksara ‘nga’ yang dilelet.
  • Angka 3 adalah aksara ‘nga’ yang dipengkal.
  • Angka 4 adalah aksara ‘ma’ miring.
  • Angka 5 adalah aksara ‘ma’ kurung.
  • Angka 6 adalah aksara ‘e’ kara.
  • Angka 7 adalah aksara ‘la’.
  • Angka 8 adalah aksara ‘pa’ murda.
  • Angka 9 adalah aksara ‘ya’.
  • Angka 0 adalah angka nol dalam bahasa Indonesia.

Fungsi Angka Jawa

Fungsi angka jawa sudah pasti sama dengan angka biasa yang kita kenal. Mereka dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti:

  1. menulis tahun
  2. menulis harga
  3. menulis jumlah
  4. menulis alamat
  5. menulis tanggal dst.

Meskipun angka dapat ditulis dengan hanacaraka biasa seperti misalnya angka empat “papat” yang dapat ditulis ꦥꦥꦠ꧀, namun dengan adanya angka Jawa, tentu penulisan menjadi lebih ringkas.

Aturan Penulisan Angka Jawa

Jika kamu memperhatikan angka angka jawa pada tabel di atas, maka kamu akan menemukan jika beberapa angka sama persis dengan aksara hanacaraka.

Ya, angka yang mirip adalah angka 1, 7 dan 9, mirip huruf apa?

Nah, karena kemiripan ini, maka dibuat aturan penulisan aksara jawa agar tidak salah baca.

RECOMMEND :  Wacan Deskriptif Yaiku: Titikan, Jinis lan Tuladha (Basa Jawa)

Aturannya adalah setiap penulisan angka jawa haruslah didahului dan diakhiri sandangan pada pangkat atau disimbolkan dengan ‘ ꧇ ‘. Namun, jika angka jawa setelah angka jawa ada tanda koma atau titik maka, sandhangan pada pangkat cukup ditulis sekali sebagai pemisah.

Sebagai contoh bilangan kawan dasa gangsal (45) jika ditulis angka akan menjadi ꧇꧔꧕꧇.

Contoh Soal Angka Jawa

Berikut beberapa contoh soal dan jawaban penulisan angka jawa.

  • Taun 2020
  • Nomer 17
  • Dhuwitku ana 78.350.
  • Bukune ana 12, anyar kabeh.
  • Aku duwe pitik 8.
  • Regane 525.000 rupiyah.
Belajar Aksara Jawa 8 Oleh Philipus Dellian Agus Raharjo.
  • Tuku buku rega 1.500 rupiyah
  • Saiki tahun 2012.
  • Ndue 6 pitik, 7 sapi.
  • Cacahe siswa 168.

Demikian artikel singkat seputar angka Jawa, semoga dapat bermanfaat untuk pembaca semua. Terimakasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *