√9+ Mengenal Sistem Operasi Linux untuk Pengguna Laptop Kentang

Mengenal Sistem Operasi Linux untuk Pengguna Laptop Kentang

Mengenal Sistem Operasi Linux untuk Pengguna Laptop Kentang
Mengenal Sistem Operasi Linux untuk Pengguna Laptop Kentang

Memang di Indonesia popularitas sistem operasi linux kurang banyak diketahui oleh orang. Padahal sebenarnya OS ini sekarang mampu menjadi salah satu solusi terbaik bagi pemilik gadget kantong kering.

Jika kita melihat secara umum bagaimana banyaknya bloatware pada OS windows sering membuat konsumsi daya terbuang sia-sia. Linux dapat menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengoptimalkan konsumsi daya tersebut.

Jadi penggunaan CPU dan RAM bisa sepenuhnya optimal untuk menjalankan perangkat lunak yang dibutuhkan. Tentu saja jika penggunaannya optimal maka kecepatan dari device akan meningkat secara drastis.

Kita tidak perlu membeli SSD jika hanya ingin bisa booting dalam waktu kurang dari sepuluh detik. Hal tersebut dapat dicapai menggunakan sistem operasi tanpa bloatware sehingga kecepatannya dapat meningkat tajam.

Pada pembahasan ini kita sistem operasi Linux akan lebih fokus pada bagaimana dampak penggunaan linux terhadap device spesifikasi rendah. Sehingga kecepatan yang nantinya diperoleh juga relatif meningkat.

Apalagi sekarang teknologi semakin jauh berkembang sehingga membutuhkan sarana device bagus. Ini tentu akan sangat merepotkan bagi mereka dengan device berteknologi rendah karena akan mudah kalah saing.

Paling penting dari perkembangan tersebut adalah semakin lebarnya jurang kemampuan pemrosesan. Pihak dengan peralatan bagus tentu akan beroperasi secara maksimal sedangkan lainnya akan kalah saing.

Pengenalan Materi Sistem Operasi Linux

Anda bisa menyamakan seperti perbandingan android dengan IOs dalam analogi Linux dengan MAC atau Windows. Jadi sistem operasi Linux ini memang banyak variasinya dan bisa dibuat sendiri oleh semua orang.

Di Indonesia sendiri para pengguna OS seperti ini masih sangat minoritas dan jarang dikenal. Hanya kalangan tertentu seperti para programer, security consultant, dan para desainer yang menggunakannya.

Mengapa hal seperti itu terjadi karena sebenarnya windows sendiri sudah dianggap sangat fleksibel di Indonesia. Jadi para pengguna merasa tidak terlalu urgent untuk menggunakan sebuah sistem operasi lebih ringan.

RECOMMEND :  √7 Cara Mengetahui IP Address Komputer Sendiri Maupun Orang Lain

Apalagi budaya membajak sebuah program di Indonesia adalah hal biasa bagi masyarakat. Sehingga banyak orang menggunakan windows dengan cara ilegal dan tidak mengeluarkan biaya semestinya.

Inilah alasan mengapa popularitas Linux kalah jauh di Indonesia dengan Windows. Padahal dari segi fleksibilitas sendiri sistem operasi Linux memang cukup jauh perbedaan antara kedua sistem tersebut ketika dibandingkan.

Kemudian kompatibilitas adalah salah satu alasan mengapa para pengguna kurang suka menggunakan OS berlogo pinguin ini. Banyak software dikembangkan khusus untuk windows sehingga kompatibilitasnya kurang.

Dengan minimnya kompatibilitas tersebut maka masyarakat lebih suka menggunakan windows. Kita akan bedah bersama bagaimana sebenarnya potensi ketika menggunakan sistem operasi yang bagus.

Tiga Distro Linux yang Bisa Digunakan

Ada beberapa distro yang sering disarankan bagi para pengguna baru OS bergambar pinguin ini. Kita akan bedah bersama sehingga bisa mengetahui bagaimana potensi dari masing-masing distro tersebut.

  1. Ubuntu

Ini merupakan sebuah distro paling populer di Indonesia karena kompatibilitasnya paling besar. Sejak tahun 2008 ubuntu memang sudah cukup memasyarakat di Indonesia sehingga cukup populer sekarang.

Ketika digunakan ubuntu juga memberikan tampilan cukup mudah dimengerti secara UI. Sehingga para pengguna sistem operasi Linux windows akan cukup mudah menyesuaikan diri ketika menggunakannya.

Namun ada perbedaan cukup kompleks terkait package manager yang digunakan untuk memasang perangkat lunak. Pengguna windows akan cukup kesulitan disini karena kurang familiar terhadap sistem.

  1. Linux Mint

Linux mint merupakan salah satu distro yang menjadi anjuran para pengguna baru. Tampilannya hampir seperti perangkat android sehingga kita akan cukup mudah mengoperasikannya.

Terdapat tiga variasi dari mint tersebut sehingga dapat disesuaikan dengan selera pengguna. Memang perbedaannya sistem operasi Linux hanya terletak pada UI sehingga ini lebih pada variasi style saja.

  1. Manjaro

Ini adalah salah satu distro berbasis ARCH yang sekarang terkenal sangat ringan digunakan. Bagi device kentang tentu manjaro dapat menjadi opsi terbaik sehingga memaksimalkan kapabilitas hardware.

RECOMMEND :  √9+ Seperti Inilah God Mode Windows 10 dan Cara Mengaktifkannya

Dengan minimnya program bawaan dari manjaro maka pengguna akan fleksibel dalam melakukan kustomisasi. Langkah seperti ini tentu saja akan memberikan dampak positif bagi kecepatan device.

Dengan adanya tiga rekomendasi tersebut sebenarnya masih banyak lagi variasi lainnya. Namun ketiga opsi tadi merupakan paling mudah digunakan sehingga pemula juga akan segera terbiasa.

Alasan OS Linux Cocok untuk PC Kentang

Akhirnya kita masuk pada alasan mengapa sebenarnya kami menyarankan penggunaan OS ini untuk para pengguna PC kentang. Sebenarnya dalam windows terdapat banyak bloatware yang sangat memberatkan hardware.

Jika Anda mengecek sendiri pada task manager maka akan terlihat bahwa dalam kondisi idle saja konsumsi PC persentasenya sudah tinggi. Hal tersebut terjadi karena ada background program tidak berguna yang dijalankan.

Tentu saja hal seperti itu akan dibayar sangat mahal bagi device dengan spesifikasi rendah. Apabila tidak ingin mendapatkan sistem operasi Linux hasil seperti itu tentu kita harus menghilangkan bloatware tersebut.

Masalahnya ketika menggunakan OS Windows tidak semudah itu kita bisa menghabiskan bloatware. Dibutuhkan berbagai macam support app yang berguna untuk menghilangkan bloatware tersebut.

Pada kondisi tertentu misalnya ketika update maka bloatware akan mudah kembali lagi. Sehingga langkah panjang yang kita lakukan tadi tentu akan menjadi sia-sia karena masalah utama kembali lagi.

Oleh karena itu akan lebih baik ketika beralih dari windows dan menggunakan operating sistem lainnya tanpa atau sistem operasi Linux minim bloatware. Ketika hal tersebut kita lakukan maka background program akan minim.

Sehingga hardware benar-benar digunakan untuk menjalankan program penting saja. Ini akan memberikan banyak keuntungan pada para pengguna sehingga device menjadi cepat responnya.

Kita juga akan membahas device seperti apa yang akan masuk dalam kategori kentang disini. Sehingga nantinya kita juga mengetahui ketika memiliki perangkat seperti itu perlu memakai linux atau tidak.

RECOMMEND :  √ Cara Menghapus File Duplikat di Windows 10

Spesifikasi PC Kentang Itu Seperti Ini

Banyak orang menggunakan istilah spek kentang terlalu universal sehingga membuat pengguna awam merasa bingung. Sebenarnya seperti apa spesifikasi sistem operasi Linux kentang tersebut akan kita bedah bersama.

  1. RAM

Sebuah device baik itu komputer atau laptop akan dikatakan memiliki spesifikasi kentang apabila memiliki ram kurang dari 4 GB. device seperti ini akan sangat lambat dalam loading program.

Karena minimnya kapasitas ram maka multitasking dari device juga cukup terbatas. Kemudian program sistem operasi Linux yang dijalankan juga akan kurang optimal eksekusinya ketika dilakukan.

  1. Harddisk

Jika belum menggunakan harddisk ssd maka device baik laptop atau PC tersebut kita anggap kentang. Mengapa sekarang harddisk masuk dalam kategori seperti ini karena perbedaan kecepatan sangat signifikan.

Ketika kita masih menggunakan disk berbasis putaran rpm tentu batasannya cukup rendah. Namun ketika menggunakan desain magnetis seperti SSD kecepatan tersebut bisa jauh lebih tinggi.

  1. Procesor

Ketika kita masih menggunakan prosesor generasi lima ke bawah maka jelas device masuk kategori kentang. Yang dimaksud dengan generasi bukan dari I5, I3 dan sebagainya.

Namun pada nomor seri misalnya 3150i atau 5150 pada processor yang terpasang. Jika angka paling depan masih kurang dari lima maka dapat dikatakan perangkat tersebut kentang.

  1. Kartu grafik

Sekarang banyak orang selalu mengidentikkan PC tanpa kartu grafis artinya kentang. Padahal ini adalah aspek optional dalam pekerjaan sehingga kita tidak perlu memasukkannya.

Bahkan laptop menggunakan VGA saja bisa keluar dari kategori kentang apabila versinya bagus. Selama masih ada VGA device tersebut tidak kita masukkan dalam kategori kentang.

Dengan mengetahui berbagai aspek tadi maka kita akan memahami bagaimana pentingnya menyesuaikan operating system. Jadi sistem operasi Linux memang akan memberikan dampak positif pada device kuno.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *