√20+ Aksara Jawa Hanacaraka (Carakan) Lengkap

Aksara Jawa Hanacaraka Carakan

Aksara Jawa Hanacaraka Carakan merupakan jenis tulisan yang berasal dari Jawa. Selain digunakan untuk menulis bahasa Jawa, dengan berjalannya waktu, aksara ini juga digunakan untuk menulis bahasa daerah lainnya seperti bahasa Melayu, Sunda, Madura dan Sasak.

Aksara Jawa Hanacaraka mengalami banyak perkembangan.

Saat ini, aksara Jawa masih diajarkan di sekolah-sekolah di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam bentuk muatan lokal yang terdiri dari banyak bab atau bagian.

Bab paling awal yang diajarkan adalah tentang aksara dasar Legena atau aksara carakan, baru kemudian ditambah dengan atribut-atribut lainnya. Oleh karena itu, pembahasan kali ini kita akan membahas dasar dasar aksara Jawa terlebih dahulu.

Latar Belakang Aksara Jawa

Aksara Jawa Hanacaraka Carakan

Aksara jawa juga dikenal sebagai aksara Hanacaraka, aksara Carakan, aksara Dentawyanjana atau huruf Pallawa.

Nama Hanacaraka diambil dari deret pertama aksara yaitu Ha, Na, Ca, Ra dan Ka.

Aksara hanacaraka iku jenenge dijupuk saka limang aksara wiwitane yaiku Ha, Na, Ca, Ra lan Ka.

Jika diturut, aksara Jawa diketahui merupakan turunan aksara Brahmi di India melalui perantara aksara Kawi dan berkerabat dekat dengan aksara Bali.

Masyarakat Jawa telah menggunakan aksara jawa Hanacaraka sejak pertengahan abad ke 15 sampai abad 20, sebelum keberadaannya secara perlahan digantikan oleh huruf Latin.

Kita dapat melihat bukti tersebut dalam banyak media seperti dalam katalog, sampul majalah, dokumen penting, halaman pembuka buku, koran, majalah, iklan dan uang kertas.

Media yang digunakan juga bervariasi mulai dari batu yang paling kuno, sampai daun lontar dan kertas.

Sejarah Aksara Jawa

Aksara Jawa Hanacaraka Carakan

Sejarah aksara Jawa dapat ditelusuri secara runut karena banyaknya peninggalan yang beraksara Jawa.

Nenek moyang aksara Jawa adalah aksara Brahmi dari India, yang kemudian berkembang menjadi aksara Pallawa di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Selanjutnya aksara Pallawa ini berkembang lagi menjadi aksara kawi yang digunakan selama periode Hindu Budha.

Waktu berlalu, dan pada akhirnya aksara Kawi yang digunakan di Nusantara ini kemudian diadopsi masyarakat Jawa menjadi aksara Jawa.

RECOMMEND :  √ 137+ Tuladha Tembung Camboran Lengkap (Teges, Perangan lan Soal)

Sejarah aksara Jawa dapat dilihat dalam periodik tahun berikut ini.

  • Abad 6-8 Masehi: aksara Brahmi di India yang berkembang menjadi aksara Pallawa di Asia Selatan dan Tenggara.
  • Abad 8-15: Aksara Pallawa kemudian berkembang menjadi aksara Kawi yang digunakan sepanjang periode Hindu-Buddha Indonesia.
  • Abad ke-14 hingga 15: Terjadi pengaruh Islam, dan aksara jawa mulai muncul dari aksara Kawi.
  • Antara abad ke-15 hingga awal abad ke-20: Aksara Jawa telah digunakan secara umum dalam kehidupan sehari hari.

Itulah sejarah aksara Jawa yang panjang. Jika dilihat dari ini maka tak heran jika aksara ini terlihat mirip dengan beberapa aksara yang lain seperti misalnya aksara Thailand.

Sejarah aksara Jawa diatas adalah sejarah yang nyata. Dikatakan begitu karena biasanya beberapa soal menanyakan sejarah aksara jawa, namun yang dimaksud adalah sejarah dari cerita legenda Aji Saka.

Sebagai informasi, Aji Saka adalah seorang Raja yang diceritakan membawa peradaban ke Pulau Jawa. Dalam ceritanya, beliau pula-lah yang mengenalkan aksara Jawa.

Sejarah aksara Jawa versi legenda Aji Saka ini sedikit panjang, jadi akan diceritakan dalam artikel yang selanjutnya. 🙂

Penulisan Aksara Jawa Carakan

Huruf paling dasar dalam kaidah penulisan aksara Jawa dinamakan sebagai huruf carakan.

Untuk diperhatikan, belajar aksara Jawa mungkin akan sangat berbeda dengan belajar aksara latin ABC. Jadi sedikit banyak harus membiasakan diri 🙂

Aksara Jawa carakan jumlahnya ada 20. Penulisannya dimulai dari kiri ke kanan. Setiap konsonan melambangkan satu suku kata dengan vokal inheren /a/ atau /ɔ/ yang dapat diubah dengan pemberian sandhangan tertentu.

Secara tradisional, penulisan aksara Jawa tidak menggunakan spasi. Namun, umum untuk menambah tanda baca yang bersifat dekoratif .

Jumlah aksara Carakan yang 20, dituliskan sebagai berikut:

Dengan menggunakan aksara dasar atau carakan ini sebenarnya kita telah dapat menuliskan beberapa kata sederhana dengan vokal a.

Contohnya dapat dilihat pada sub selanjutnya.

RECOMMEND :  √ Tembung Tanduk lan Tembung Tanggap Ing Basa Jawa

Contoh Penulisan Aksara Jawa Carakan

Huruf carakan tanpa tambahan, sudah dapat digunakan untuk menuliskan beberapa kata sederhana, berikut ini contohnya.

  • ꦲꦧ​ꦲꦧ ==> aba-aba
  • ꦲꦭ ==> hala
  • ꦲꦤ ==> hana
  • ꦤꦮꦭ ==> nawala
  • ꦢꦮꦠ ==> dawata
  • ꦢꦪ​ꦢꦪ ==> daya-daya
  • ꦠꦲ ==> taha
  • ꦠꦭꦒ ==> talaga
  • ꦠꦩ ==> tama
  • ꦠꦫ ==> tara
  • ꦠꦠꦕꦫ ==> tata cara
  • ꦠꦠꦧꦱ ==> tata basa
  • ꦱꦢ ==> sada
  • ꦱꦢꦤ ==> sadana
  • ꦱꦢꦫ ==> sadara
  • ꦱꦢꦪ ==> sadaya
  • ꦱꦝ ==> sadha
  • ꦱꦝꦤ ==> sadhana
  • ꦱꦏꦏꦭ ==> sakakala
  • ꦱꦏꦛ ==> sakatha
  • ꦮꦗ ==> waja
  • ꦮꦭꦏ ==> walaka
  • dst

Atribut Pelengkap Aksara Carakan

Aksara carakan pada perkembangannya belum bisa memenuhi kebutuhan penulisan ukara dalam aksara Jawa yang sangat beragam. Untuk itu, maka dibuat atribut atribut yang melengkapi aksara ini.

Atribut ini terdiri dari banyak bagian yang saling melengkapi, yaitu:

Aksara Wilangan

Aksara wilangan merupakan aksara yang digunakan untuk menuliskan angka. Jadi, aksara wilangan sama dengan angka.

Jumlah aksara wilangan ada 10 macam, dimulai dari 0 sampai 9.

Baca Selengkapnya: √ Aksara Angka Jawa 0-9 Beserta Aturan Penulisan & Contoh

Aksara Murda

Aksara murda merupakan bentuk kapital aksara Jawa, digunakan untuk memberikan penghormatan. Seperti dalam Bahasa Indonesia, huruf kapital ini digunakan untuk menuliskan awal nama orang, kota, jabatan, nama jabatan dst.

Tidak semua aksara hanacaraka memiliki versi murda hanya ada 8 aksara yang semuanya memiliki pasangan.

Baca Selengkapnya: √8 Aksara Murda Jawa {Pengertian, Fungsi, Gambar dan Contoh

Aksara Rekan

Aksara rekan digunakan untuk menuliskan kata serapan dari bahasa asing, utamanya bahasa Arab.

Seperti aksara murda, aksara rekan juga mempunyai pasangan.

Baca Selengkapnya: √5 Aksara Rekan Jawa: Pasangan, Simbol, Fungsi dan Contoh

Aksara Swara

Aksara swara berfungsi untuk menuliskan swara vokal dalam bahasa serapan menggantikan aksara ha ꦲ yang pelafalannya perlu diperjelas.

Baca Selengkapnya: √5 Aksara Swara Lengkap Pengertian, Fungsi, Gambar dan Contoh

Berbagai Bentuk Sandhangan

Sandhangan digunakan untuk memberi berbagai efek suara. Sandhangan ada tiga macam:

RECOMMEND :  √ 9+ Jenis Tembang Jawa Beserta Pengertian dan Contohnya

Sandhangan swara: Untuk memberi suara vokal a, i, u, e dan o.

Sandhangan wyanjana: Untuk memberikan suara konsonan dalam suku semi vokal.

Sandhangan panyigeg: Untuk menutup suku kata dengan konsonan.

Pasangan

Fungsi pasangan dalam aksara Jawa adalah untuk mematikan konsonan dan juga menunjukkan konsonan selanjutnya. Setiap aksara jawa carakan mempunyai pasangan.

Tanda Baca Aksara Jawa

Ada beberapa bentuk tanda baca dalam aksara jawa. Beberapa mempunyai persamaan fungsi dengan huruf latin, beberapa tidak, dan hanya digunakan untuk dekorasi pada naskah.

Aksara Jawa Hanacaraka Font

Seperti diketahui, font bawaan dari Handphone dan komputer kita adalah berupa huruf Latin. Namun seiring perkembangan teknologi, kita tetap bisa mengetik aksara Jawa untuk berbagai keperluan dengan mudah.

Untuk kebutuhan pengetikan aksara Jawa di komputer, kamu dapat langsung membuka situs Sastra.org.

Situs ini telah menyediakan media pengetikan aksara Jawa secara langsung tanpa harus mengunduh terlebih dahulu. Kunjungi situs tersebut disini

.

Sedangkan untuk menulis aksara Jawa di android, kamu bisa coba aplikasi Nulis Aksara Jawa.

Nulis Aksara Jawa adalah sebuah aplikasi belajar untuk mengubah tulisan dari aksara jawa ke tulisan latin atau sebaliknya. Dengan aplikasi ini, kamu dapat lebih mudah belajar sendiri menulis aksara Jawa di rumah .

Beberapa fitur yang ditawarkan selain mengubah tulisan aksara jawa, ia juga dapat menyimpan tulisan sebagai gambar dan otomatis menyalinnya. Jadi akan lebih mudah untuk membaginya ke teman. Kamu dapat mengunduh aplikasi ini disini.

Demikian bahasan singkat seputar aksara jawa Hanacaraka. Artikel ini juga sebagai pembuka beberapa artikel berikutnya, yang insyallah dibahas secara lebih rinci.

Terimakasih sudah mampir, semoga dapat membantu dalam belajar Bahasa Jawa.

Tags:

aksara jawa lengkap, aksara carakan, hanacaraka lengkap, honocoroko lengkap, jumlah aksara carakan yaiku, tulisan hanacaraka, jumlah aksara carakan, huruf hanacaraka, jumlah aksara carakan yaitu, aksara carakan yaiku

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *