√ 13+ Contoh Tembang Asmarandana (Pengertian, Paugeran dan Isinya)

Tembang Asmarandana merupakan salah satu tembang macapat yang cukup populer di kalangan muda mudi pada zamannya. Tembang ini menempati urutan tembang kelima dari seluruh khasanah tembang macapat.

Nah, pada artikel ini kita akan membahas tembang Asmaradana ini mulai dari pengertian dasar, watak, paugeran dan fungsi sampai tahap membuat contoh tembang Asmaradana sendiri dan menerjemahkan serta memaknai setiap lirriknya.

Langsung saja simak ulasannya.

Pengertian Tembang Asmarandana

Arti asmaradana dalam bahasa jawa berarti cinta yang berapi-api. Arti ini adalah gabungan dari makna asmara yang berarti cinta dan dahana yang berarti api.

Dari segi pandnag lain Asmaradhana memang berasal dari kata asmoro dan dhana. Asmoro merupakan nama dewa asmara dan dhana masih berarti api. Dalam kisahnya, tembang ini berkaitan dengan hangusnya dewa Asmoro oleh sorot mata ketiga dewa Siwa seperti tertulis dalam kakawin Smaradhana karya Mpu Darmaja.

Asmarandana memiliki banyak versi penyebutan seperti asmorodono, asmarandana, asmaradhana dan asmaradana.

Sesuai namanya, tembang Asmaradana memang ditujukan untuk orang yang sedang mabuk asmara. Fase ini umumnya dialami oleh remaja yang menginjak dewasa dimana sudah mulai ketertarikan kepada lawan jenis.

Secara umum isi dari tembang ini adalah kisah-kisah cinta (baik dengan lawan jenis maupun cinta dengan sesama manusia) dan kasih sayang. Perasaan cinta merupakan anugerah dari Tuhan sehingga haruslah dijaga.

“Asmarandana nggambarake wancine manungsa nandhang kasmaran. Watak tembang asmarandana tresna asih lan sedhih. Gunane tembang asmarandana nelakake rasa brangta, tresna asih, lan crita katresnan.”

Paugeran tembang Asmaradana adalah 7 gatra (8i – 8a – 8e – 7a – 8a – 8u – 8a). Untuk lebih detailnya akan diterangkan di bawah ini.

Paugeran Tembang Asmarandana

Paugeran dapat berarti wewaton, kaidah, aturan, ciri-ciri dan seterusnya. Semua istilah ini akan merujuk pada tiga macama paugeran yaitu: paugeran guru gatra, guru wilangan dan guru lagu.

Selanjutnya, berikut ini jumlah paugeran dalam tembang Asmarandana:

Guru Gatra : 7

Guru gatra adalah jumlah baris pada setiap bait lagu. Jumlah gatra untuk tembang macapat asmarandana ada 7 baris.

RECOMMEND :  √325 Bebasan Jawa Lengkap (Teges, Contoh dan Kalimat)

Guru Wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8

Guru wilangan adalah jumlah suku kata dalam setiap urutan baris lagu. Jumlah guru wilangannya adalah 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8 , ini berarti baris pertama terdiri atas 8 suku kata, baris kedua ada 8 suku kata, dan seterusnya.

Guru Lagu: a, i, e, a, a, u, a

Guru lagu diartikan sebagai jatuhnya suara vokal pada setiap akhir gatra. Suara vokal dapat berupa suara a, i, u, e atau o.

Baca juga: Berikut ini Paugeran 11 Tembang Macapat Lengkap, Klik Simpan untuk Persiapan Ujian!

Watak Tembang Asmarandana

Tembang Asmarandana,Pengertian Tembang Asmarandana,Paugeran Tembang Asmarandana,Guru Gatra : 7,Guru Wilangan : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 8,Guru Lagu: a, i, e, a, a, u, a,Watak Tembang Asmarandana,Contoh Lirik Tembang Macapat Asmarandana,Contoh Tembang Asmaradana Tentang Tuntunan Perilaku (Nasehat),Contoh Tembang 1: Aja turu soré kaki,Contoh Tembang 2 : Lumrah tumrap wong,Contoh Tembang 3: Ana tulise hyang widhi,Contoh Tembang 4: Kidung kedresaning kapti,Contoh Tembang Asmaradana Tema Katresnan,Contoh Tembang 1: Gegaraning wong akrami,Contoh Tembang 2: Nandang asmoro ing ati,Contoh Tembang 3 : Linali tan bisa lali,Contoh Tembang Asmaradana Buatan Sendiri dan Artinya,Tembang Asmaradana Bawaraga,Isi Tembang Asmarandana,Video Tembang Macapat Asmarandana

Watak adalah pengaruh emosional yang dapat ditimbulkan oleh sebuah tembang. Watak ini dapat kamu temukan dalam lirik-lirik tembang. Sebuah watak dapat menjadi ciri-ciri tembang mengingat watak satu tembang dengan tembang lainnya berbeda-beda.

Perhatikan watak tembang Asmarandana sendiri antara lain:

  • menandakan cinta kasih,
  • menceritakan romansa,
  • menunjukkan rasa pilu atau rasa sedih.

Contoh Lirik Tembang Macapat Asmarandana

Setelah mengetahui beberapa hal dasar dalam tembang macapat Asmarandana, kini saatnya belajar membuat tembang sendiri. Perhatikan beberapa contoh tembang Asmarandana berikut ini.

Contoh Tembang Asmaradana Tentang Tuntunan Perilaku (Nasehat)

Contoh Tembang 1: Aja turu soré kaki

Aja turu soré kaki
(jangan tidur terlalu awal atau dini)
Ana Déwa nganglang jagad
(karena ada dewa yang mengelilingi alam raya)
Nyangking bokor kencanané
(ia akan menenteng bokor emasnya)
Isine donga tetulak
(yang berisi doa penolak untuk bala)
Sandhang kelawan pangan
(juga berisi sandang dan pangan)
Yaiku bagéyanipun
(ini adalah bagian untuk)
wong melek sabar narima
(bagi orang yang suka tirakat malam, sabar dan menerima)

Contoh Tembang 2 : Lumrah tumrap wong

Lumrah tumrap wong
(sudah biasa bagi semua orang)
Dumunung sadhengah papan
(yang tinggal di suatu tempat)
Tan ngrasa cukup butuhe
(selalu tidak merasa cukup akan kebutuhannya)
Ngenteni rejeki tiba
(menunggu rezeki tiba)
Lamun tanpa makarya
(tanpa bekerja)
Sengara bisa kepthuk
(Tidak akan dapat rezeki)
Kang mangkono bundhelana
(yang seperti itu, ikatlah (dalam ingatan))

RECOMMEND :  √ 13+ Contoh Tembang Mijil (Sejarah, Watak, Paugeran dan Artinya)

Contoh Tembang 3: Ana tulise hyang widhi

Ana tulise hyang widhi
Sudah tertulis dari yang kuasa
Yen wong sabar lan narimo
Jikalau orang sabar dan selalu menerima
Ginanjar dawa umure
Mendapat anugerah panjang umur
Sugih kadang lawan mitra
Banyak sekali saudara dan teman
Kinacek ing sasama
Dilebihkan diantara sesama
Yen lagi lara wong iku
Jika sedang sakit orang tersebut
Gampang nggone antuk tamba
Mudah mendapatkan obatnya

Contoh Tembang 4: Kidung kedresaning kapti

Kidung kedresaning kapti,
Yayah nglamong tanpa mangsa,
Hingan silarja jatine,
Satata samaptaptinya,
Raket rakiting ruksa,
Tahan tumaneming siku,
Karasuk sakeh kasrakat.
(Rangga Warsita, Serat Jayengbaya)

Artinya:
Nyanyian kesungguhan hati,
Seolah meracau tanpa kenal waktu,
Hingga keselamatan yang paling hakiki,
Selalu siap hatinya,
Menghadapi rangkaian gangguan,
Kuat menghadapi kemarahan,
Menerima semua penderitaan.

Contoh Tembang Asmaradana Tema Katresnan

Contoh Tembang 1: Gegaraning wong akrami

Gegaraning wong akrami
(penguat dalam pernikahan itu)
Dudu bandha dudu rupa
(bukan harta bukan pula fisik)
Amung ati pawitané
(tetapi hati sebagai modal)
Luput pisan kena pisan
(sekali jadi, akan jadi selamanya)
Lamun gampang luwih gampang
(jika mudah, maka akan semakin gampang)
Lamun angèl, angèl kalangkung
(jika sulit, sulitnya bukan main)
Tan kena tinumbas arta
(tak bisa ditebus dengan harta)

Contoh Tembang 2: Nandang asmoro ing ati

Nandang asmoro ing ati
( Ketika merasakan cinta di hati)
Nadyan katon ana
( walaupun telihat di mataku)
Kaya edan bebasane
(seperti gila seumpamanya)
Kanggomu aku lila
( untukmu aku tetap rela)
Rasa tresna kang satuhu
( Rasa Cinta yang sejati)
Aku tresna aku tresna
(aku cinta, Aku Cinta)

Contoh Tembang 3 : Linali tan bisa lali

Linali tan bisa lali
Dilupakan tapi tak bisa lupa
Suwe suwe saya nglela
Lama-lama semakin teringat
Katon wae sak solahe
Selalu kelihatan semua tingkahnya
Gembili gung woh ing tawang
Gembili besar berbuah di angkasa
Gedebugan ra geng wang
Berjatuhan tak henti-henti
Jenang sela reca kayu
Jenang batu patung kayu
Mbalenjet nggoleki sira
Sulitnya mencari dirimu

Contoh Tembang Asmaradana Buatan Sendiri dan Artinya

Contoh 1

kompasiana

Kepada orang tua janganlah lupa
Setelah sukses di dunia
Ingatlah dunia ini
Jangan melawan orang tua
Jika tidak mau susah
Semua cinta adalah waktu
Orang tua itu sangat mulia

RECOMMEND :  √ Cublak Cublak Suweng : Asal, Lirik, Cara Main dan Arti

Contoh 2

kompasiana

Merasakan kebudayaan di hati
Rasanya indah dan bagus
Ibarat merasa gila
Apalagi sampai mata
Tambah baik dan indah
Budaya tidak bisa dibeli
Karena harus dijaga

Contoh 3

Oleh sinta aprillia, kompasiana

Ayah Ibu dicintai
Karena mereka adalah orang tua
Yang dibuat panutan
Semua bakti manusia
Harus pada ayah ibu
Agar selamat di dunia dan akhirat

Contoh 4

Dhea Aura F, kompasiana

Kebudayaan yang lestari
Melantun dengan indah di dunia
Berlenggak lenggok
Tetabuhan suara yang memikat
Dibuat rebutan
Adalah bagian rintihan sukma
Puncak dari rasa cinta

Tembang Asmaradana Bawaraga

Berikut ini adalah lirik tembang Asmaradana Bawaraga Slendro Pathet 9:

Poma poma wekas mami
Anak putu aja lena
Aja kadungkul uripe
Lan aja nduwe kareman
Marang pepaes donya
Siyang dalu dipun emut
Yen urip manggih antaka

Silahkan lihat cara menyanyikan tembang asmaradana Bawarga di sini.

Isi Tembang Asmarandana

Dari beberapa contoh tembang di atas dapat disimpulkan beberapa isi dari tembang Asmarandana, yaitu:

  • Perintah berbakti dan menghormati orang tua
  • Ajakan menjaga kebudayaan daerah
  • Ajakan untuk rajin mencari rezeki
  • Semangat menuntut ilmu
  • Perintah untuk sabar dan qonaah
  • Jangan bermalas malasan dst

Video Tembang Macapat Asmarandana

Apakah kamu mulai penasaran untuk tahu bagaimana cara menyanyikan tembang macapat asmarandana ini?

Jika iya silahkan klik link berikut ini untuk melihat cara menyanyi lagu asmarandana atau lihat juga lagu tembang Asmaradana dalam pewayangan.

Nah, itulah dia paparan mengenai tembang Asmarandana, semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih sudah mampir 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *