Categories
Geografi

√15 Cara Menimimalisir Kerusakan Alam yang Menyebabkan Banjir

Cara Menimimalisir Kerusakan Alam yang Menyebabkan Banjir

Cara Menimimalisir Kerusakan Alam yang Menyebabkan Banjir
Cara Menimimalisir Kerusakan Alam yang Menyebabkan Banjir

Cara meminimalisir kerusakan alam perlu digalakkan demi menghindari terjadinya banjir. Namun apakah Anda sudah mengetahui langkah terbaik untuk mengantisipasi kerusakan ekosistem hingga banjir?

Banjir merupakan bencana alam yang kerapkali melanda pedesaan hingga perkotaan. Beberapa negara yang kerap dilanda banjir seperti Indonesia, Malaysia, Jepang, India, Korea Selatan dan lainnya.

Berbagai negara tersebut melakukan pencegahan karena banjir sudah menjadi bencana tahunan. Salah satunya dengan memasang alarm tanda bahaya banjir di beberapa titik lokasi yang rawan.

Banjir terjadi karena berbagai macam faktor salah satunya kerusakan alam yang tidak disadari. Bagaimana cara meminimalisir kerusakan alam agar tidak menyebabkan banjir yang merugikan manusia?

Artikel ini akan mengulas berbagai macam cara yang dilakukan agar mengurangi kerusakan alam. Sehingga masyarakat di pedesaan hingga perkotaan terhindar dari banjir saat musim hujan tiba.

Mengikuti Anjuran Tentang Pelestarian Alam

Cara meminimalisir kerusakan alam yang pertama dengan mengikuti anjuran yang disarankan. Salah satunya anjuran tentang pelestarian alam yang dicanangkan oleh setiap negara demi keberlangsungan hidup bersama.

Pelestarian alam yang dimaksud adalah program yang dicanangkan dengan tujuan mengembalikan kelestarian alam dari berbagai aspek. Sebagai contohnya program penghijaun lahan-lahan gundul atau pengembalian hutan sebagai resapan.

Program penghijauan lahan dapat dilakukan setiap saat oleh berbagai kalangan. Mulai dari kalangan anak sekolah hingga orang dewasa yang tinggal di kawasan perkotaan dan pedesaan.

Sementara itu program pengembalian hutan menjadi kawasan resapan air bertujuan menjaga ekosistem alam. Sehingga posisi tanah menjadi kuat dan tidak menimbulkan longsor, banjir, dan bencana alam lainnya.

Menanam bibit-bibit pohon di kawasan hutan gundul juga menjadi salah satu cara meminimalisir kerusakan alam. Tentunya anjuran tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali saja melainkan berkelanjutan untuk jangka panjang.

Keuntungan menerapkan program reboisasi memang tidak dirasakan setelah penanaman bibit pohon di lahan gundul. Namun langkah tersebut bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.

Cara Meminimalisir Kerusakan Alam dengan Tebang Pilih

Tebang pilih menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi adanya kerusakan alam dan lingkungan. Lantas apa yang dimaksud dengan program tebang pilih untuk menjaga keseimbangan alam

Tebang pilih merupakan aktivitas penebangan pohon yang berlangsung di kawasan hutan. Penebangan pohon dilakukan berdasarkan pertimbangan khusus agar tidak merusak ekosistem di hutan seperti berikut ini.

1. Memilah Usia Pohon Sebelum Ditebang

Cara meminimalisir kerusakan alam bisa dilakukan dengan mempertimbangkan usia pohon yang akan ditebang. Ada berbagai tujuan penebangan pohon yang dilakukan di hutan maupun kawasan penghijauan.

Menebang pohon untuk tujuan pemenuhan kebutuhan industri sebaiknya dilakukan secara bijaksana. Misalnya memilah usia pohon yang tua atau sudah layak untuk ditebang demi menjaga keseimbangan alam.

2. Mencermati Lokasi Penebangan Pohon

Pertimbangan kedua ialah mencermati lokasi penebangan pohon untuk program tebang pilih. Hal ini lantaran ada berbagai lokasi yang digunakan sebagai kawasan penghijauan maupun daerah resapan air.

Penebangan yang dilakukan di lokasi penghijauan hanya bertujuan untuk meremajakan pohon. Sehingga pohon tersebut tidak ditebang sepenuhnya melainkan hanya pada bagian yang sudah mulai lapuk.

3. Mencermati Jumlah Pohon yang Ditebang

Cara meminimalisir kerusakan alam melalui tebang pilih perlu mempertimbangkan jumlahnya. Tujuannya agar hutan yang ditebang tetap terjaga ekosistemnya dan sejalan untuk mencukup kebutuhan industri masa di suatu negara.

Melakukan Pengolahan Sampah Limbah Rumah Tangga

Sampah limbah rumah tangga kerap menjadi faktor kerusakan alam dan lingkungan. Limbah rumah tangga biasanya terdiri dari berbagai macam bentuk dan jenis yang jumlahnya sangat besar.

Tempat pembuangan sampah dicanangkan agar masyarakat tidak membuang limbah rumah tangga secara sembarangan. Sayangnya masih banyak orang tidak bertanggung jawab yang membuang sampah secara sembarangan.

Akibatnya sampah menumpuk di beberapa titik dan menggunung saat musim hujan tiba. Sampah tersebut tidak hanya mencemari udara melainkan merusak ekosistem makhluk hidup di sekitarnya.

Cara meminimalisir kerusakan alam yang diakibatkan tumpukan sampah limbah rumah tangga tentunya perlu digalakkan. Salah satunya memberi anjuran untuk membuang sampah pada tempat pembuangan yang sudah disediakan.

Selain itu masyarakat juga dapat melakukan pengolahan limbah rumah tangga. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan gerakan produktif melalui pemanfaatan limbah sampah rumah tangga hingga bernilai ekonomis.

Tentunya tidak semua limbah rumah tangga dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Oleh sebab itu diperlukan pemilahan sampah limbah rumah tangga yang organik dan non organik.

Cara meminimalisir kerusakan alam melalui pemanfataan limbah rumah tangga ini mudah dilakukan. Limbah seperti plastik yang sulit terurai di dalam tanah dapat diolah menjadi kerajinan tangan.

cara meminimalisir kerusakan alam dengan Menjalankan Industri Berbasis Ramah Lingkungan

Industri yang dijalankan di rumah atau pabrik tentunya menghasilkan produk dan limbah. Produk yang dihasilkan akan dijual sehingga memberikan keuntungan bagi pemilik industri rumahan maupun pabrik.

Namun limbah industri yang tidak dikelola dengan bijak dapat berdampak pada kerusakan lingkungan. Lantas bagaimana cara meminimalisir kerusakan alam melalui pengendalian industri berbasis ramah lingkungan?

Industri berbasis ramah lingkungan dijalankan dengan menerapkan prinsip kelestarian dan keseimbangan alam. Sehingga bahan dan cara pengolahan produk industri diharapkan tidak merusak ekosistem alam dan lingkungan sekitar.

Industri rumahan dan pabrik dengan konsep berbasis ramah lingkungan menggunakan bahan yang mudah terurai. Bahan produk yang dipilih juga tidak merusak lingkungan sekitar setelah tidak terpakai.

Sebagai contohnya produk gelas ramah lingkungan yang menggunakan agar-agar atau jelly khusus. Produk tersebut berbeda dengan bahan plastik yang susah terurai apabila sudah tidak bisa digunakan.

Inilah salah satu cara meminimalisir kerusakan alam melalui konsep industri ramah lingkungan. Selain itu konsep ramah lingkungan tersebut dapat dijalankan dengan mengolah limbah pabrik menjadi pupuk.

Konsep ramah lingkungan juga bisa diterapkan melalui pemfilteran limbah berbahan kimia. Sehingga aliran limbah yang awalnya berbahaya menjadi ramah lingkungan dan bisa dimanfaatkan untuk mencuci.

cara meminimalisir kerusakan alam dengan Menerapkan Konsep Terasering di Pegunungan

Ladang di pegunungan merupakan kawasan yang rentan longsor. Jika longsor terjadi bersamaan dengan hujan akan berpotensi mengakibatkan banjir yang membahayakan nyawa orang-orang di sekitar kawasan tersebut.

Salah satu cara meminimalisir kerusakan alam di kawasan pegunungan adalah dengan menerapkan konsep terasering. Sengkedan atau terasering merupakan sawah ladang yang di buat bertingkat layaknya tangga.

Konsep terasering juga memudahkan petani ladang saat menanam sayuran dan memanennya. Tidak hanya itu sengkedan di kawasan pegunungan juga memudahkan irigasi sawah ladang sehingga tidak kekeringan.

Panjang lereng gunung yang berkurang karena berganti menjadi terasering pada akhirnya mampu menahan air hujan. Sehingga lereng gunung tersebut tidak rentan longsor saat musim hujan datang.

Singkatnya terasering diterapkan demi menjaga keseimbangan tanah dari erosi. Air yang mengalir dari atas pegunungan tidak langsung mengikis tanah melainkan harus melewati sengkedan dan sawah-sawah.

Ladang yang ada pegunungan yang dirawat dengan langkah bijak akan membantu mengembalikan kualitas udara di sekitarnya. Sehingga kerusakan udara dapat diminimalisir di daerah pegunungan dan pedesaan.

Jadi, ada berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan alam dari ulah manusia. Cara meminimalisir kerusakan alam di atas misalnya bisa diterapkan untuk mencegah banjir bandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.