Categories
Serba serbi

√49+ Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi Mistis

Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi Mistis

Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi Mistis
Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi Mistis

Kesenian kuda lumping merupakan salah satu kesenian yang sangat populer terutama di wilayah Jawa. Ini merupakan salah satu kesenian yang banyak sekali ditemukan ketika masyarakat Jawa mengadakan hajatan.

Kuda lumping biasanya terbuat dari anyaman bambu yang diberikan berbagai macam hiasan sehingga menyerupai kuda lumping. Kuda lumping nantinya akan dijadikan sebagai alat oleh orang-orang untuk menari.

Kesenian kuda lumping biasanya dilakukan oleh banyak orang sekaligus sebaiknya atau perempuan maupun laki-laki. Nantinya orang-orang yang menggunakan seragam sama dan juga menaiki kuda lumping akan menari secara beriringan dengan gerakan yang sama.

Salah satu hal yang sangat menarik dari tari kuda lumping yaitu adalah terjadinya kesurupan yang biasanya terjadi pada bagian akhir pertunjukan kuda lumping. Adegan kesurupan tersebut menjadi salah satu puncak dari pertunjukan kuda lumping.

Di mana ada berbagai macam hal yang dilakukan oleh para penari kuda lumping, seperti misalnya makan beli, makan kemenyan, dan berbagai macam lainnya. Orang-orang ini harus disadarkan oleh pawang ketika kesurupan agar sadar kembali.

Sejarah Kesenian Kuda Lumping

Menurut sumber yang kami rangkum kesenian ini berasal dari daerah Jawa Timur tepatnya Ponorogo.  Di daerah Ponorogo terdapat sebuah legenda di mana raja Ponorogo selalu mengalami kekalahan ketika berupa .

Hal tersebut tentunya membuat Raja Ponorogo sedih dan gundah. Akhirnya dia pergi ke pertapaan untuk meminta pertolongan dari dewa jawata.

Dewa jawata memberikan saran untuk menyiapkan pasukan berkuda. Nantinya pasukan berkuda tersebut diiringi dengan bande dan juga rawe-rawe, sehingga nantinya bisa memenangkan peperangan.

Ternyata bande dan rawe-rawe tersebut maupun para prajurit memiliki semangat yang luar biasa ketika berperang.  Ketika sedang berperang para prajurit seperti mabuk dan tidak sadarkan diri akan tetapi dengan sangat luar biasa menebas kepala musuh lawan.

Karena semangat perang prajurit yang sangat luar biasa itu membuat Raja Ponorogo tersebut berhasil mendapatkan kemenangan. Untuk menghormati jasa dewa yang telah memberikan saran maka dibuatlah pertunjukan tarian dengan menunggangi kuda tersebut.

Seiring dengan perkembangan zaman, akhirnya tarian tersebut menjadi sebuah kesenian yang sekarang dikenal sebagai tarian kuda lumping.  Saat ini, tarian kuda lumping dikenal di Jawa Tengah, Jawa Timur dan juga Daerah Istimewa Yogyakarta.

Makna Tarian Kesenian Kuda Lumping

Ini merupakan salah satu pertunjukan seni yang menggabungkan alam nyata dengan alam gaib. Bagi seseorang yang mungkin cara menonton pertunjukan ini akan dibuat sangat kagum dengan adegan berbahaya yang diperagakan oleh para penari kuda lumping ketika kesurupan.

Ada banyak hal yang tidak masuk di akal seperti misalnya memakan hewan mentah, memakan beling, hingga tidak terluka ketika terkena oleh benda tajam. Ini merupakan sebuah pertunjukan seni yang sangat menarik untuk ditonton.

Selain menghadirkan pertunjukan yang sangat unik, tarian kuda lumping juga memiliki makna. Berikut beberapa makna yang terkandung pada tarian kuda lumping.

1. Gambaran watak manusia

Tarian kesenian kuda lumping ternyata menggambarkan watak seorang manusia. Dimana watak manusia tentunya berbeda beda. Dimana ada yang memiliki watak baik, dan ada yang memiliki watak buruk.

Hal ini tergambar cerah seketika para penari memulai tarian dengan sangat halus dan lemah lembut. Akan tetapi semuanya berubah ketika terdapat roh gaib yang memasuki tubuh mereka.

Para penari menjadi sosok yang sangat beringas dan juga kejam.  Ketika kesurupan, para penari tidak sadarkan diri dan melakukan hal-hal yang mungkin tidak pernah terpikirkan untuk orang normal.

2. Membuktikan jika alam gaib itu ada

Ketika Anda menonton kesenian kuda lumping, mungkin Anda akan menyadari Jika kehidupan di alam gaib benar-benar ada. Karena Anda akan melihat dengan mata kepala sendiri orang-orang yang kesurupan dan melakukan hal-hal yang tidak normal.

Tentunya tanpa bantuan dari makhluk gaib tersebut orang-orang tidak akan bisa melakukannya. Bayangkan saja, bagaimana jika orang normal menelan bening secara mentah-mentah tentunya akan membuat orang tersebut terluka parah bahkan meninggal dunia.

3. Bentuk pelestarian kesenian tradisional

Kesenian kuda lumping juga menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat untuk melestarikan tradisi yang sudah ada secara turun menurun.  Kesenian tradisional tentunya harus terus dilestarikan agar tetap ada dan bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Saat ini sebagian besar generasi muda, lebih suka untuk menikmati permainan online dibandingkan melestarikan kesenian tradisional. Oleh karena itu, menjadi tugas kita bersama untuk membuat tarian kuda lumping tetap lestari.

Pemain Pada Kesenian Kuda Lumping Dan Fungsinya

Biasanya pemain kuda lumping berkisar antara 12 sampai 20 orang. Setiap orang nantinya akan memiliki peran masing-masing.  Berikut berbagai macam pemain yang ada pada kuda lumping beserta dengan fungsinya.

1. Pawang

Pawang merupakan salah satu bagian paling penting di dalam pertunjukan kuda lumping. Dimana seorang pawang adalah orang yang memiliki kekuatan ghaib untuk mengatur jalannya pertunjukan kuda lumping.

Nantinya seorang pawang akan memberikan mantra-mantra agar para penari dimasuki oleh roh gaib. Selain itu seorang pawang juga memiliki tugas untuk menyadarkan mereka ketika kesurupan saat pertunjukan akan segera diakhiri.

2. Penari kuda

Pemain pada kesenian kuda lumping selanjutnya yaitu adalah penari kuda. Fungsi dari penari kuda sudah sangat jelas yaitu adalah menari dengan menggunakan kuda lumping yang telah disediakan sebelumnya.

Biasanya para penari Menggunakan seragam yang sama dan berdandan seperti seorang prajurit.  Nantinya para penari ini akan dibuat mabuk dan juga kesurupan sehingga melakukan hal-hal seperti binatang.

3. Sinden

Pada pertunjukan kesenian kuda lumping ada juga akan menemukan seorang sinden. Fungsi seorang sinden disini yaitu adalah untuk membawakan beberapa lagu untuk mengiringi para pemain ketika menunggangi kuda kudaan.

4. Pemain musik

Dalam pertunjukan kuda lumping juga akan diiringi dengan musik. Ada berbagai macam alat musik yang digunakan seperti misalnya gendang, saron, gong, kempul  dan masih banyak lainnya.

Kesenian Kuda Lumping Sangat Aman Untuk Ditonton

Ketika Anda Mendengar beberapa penjelasan diatas, mengenai para penari yang kesurupan dan berperilaku seperti hewan mungkin akan sedikit ada rasa takut untuk menontonnya.

Sebagai catatan, pertunjukan kuda lumping dilakukan oleh orang-orang yang telah profesional di bidangnya masing-masing. Oleh karena itu Anda tidak perlu takut atau khawatir ketika menonton pertunjukan kuda lumping.

Karena nantinya ada seorang pawang yang akan mengendalikan jalannya pertunjukan. Bisa dipastikan jika tidak akan ada serangan terhadap penonton. Karena ketika kesurupan para pemain tetap berada dibawah kendali pawang.

Mereka hanya akan bersikap seperti hewan akan tetapi tidak akan melukai orang lain. Tanya para penari ketika kesurupan akan tetap menari dan juga melakukan hal-hal yang diluar nalar akan tetapi hanya terbatas pada tempat pertunjukan saja.

Pertunjukan kuda lumping bisa dikatakan sangat aman bahkan untuk anak-anak sekalipun. Membawa anak-anak untuk menonton pertunjukan kuda lumping juga merupakan salah satu cara memperkenalkan kesenian tradisional kepada anak.

Menonton kuda lumping bisa menjadi ide yang sangat baik untuk menghabiskan waktu luang bersama dengan keluarga. Kesenian kuda lumping bisa memberikan hiburan yang sangat menarik dan juga menegangkan.