√4 Struktur Teks Drama Bahasa Jawa + Contoh

Struktur teks bahasa Jawa – Selain geguritan dan tembang, Suku Jawa memiliki kesenian hiburan lain yang disebut drama. Jadi, drama tidak hanya ada dalam versi Bahasa Indonesia.

Drama bahasa Jawa ada beberapa jenis seperti:

  • Ludruk
  • Ketoprak
  • Wayang Wong
  • dan Janger

Cerita drama Bahasa Jawa mengambil dari babad, sejarah, cerita Ramayana dan Mahabarata, atau cerita kehidupan sehari hari.

Selanjutnya, sebuah drama bahasa Jawa di dukung oleh unsur unsur yang saling membangun dan terkait. Unsur unsur ini disebut dengan ‘struktur drama’.

Struktur Drama Bahasa Jawa Yaiku

Struktur yaiku susunan lan kumpulan unsur sing ana gandhengane ing obyek utawa sistem material, utawa obyek utawa sistem sing teratur.

Artinya struktur adalah pengaturan dan pengorganisasian unsur-unsur yang saling terkait dalam suatu objek material atau sistem, atau objek atau sistem yang terorganisasi.

Sedangkan drama Bahasa Jawa adalah salah satu seni yang dipentaskan oleh para peraga di panggung dan berisi nasehat untuk kehidupan dengan percakapan menggunakan Bahasa Jawa.

Dalam Bahasa Jawa drama diartikan sebagai:

Drama yaiku sawijine olah seni kang dipentasake para paraga ing panggung sing isine critane kebak pituur tumrap panguripan gesang ing bebrayan.

4 Struktur Drama Bahasa Jawa

Struktur drama Bahasa Jawa ana papat yaiku:

  1. Orientasi
  2. Komplikasi
  3. Resolusi
  4. Pesen Moral

Orientasi

Orientasi yaiku ngenalake para paraga utawa tokoh tokoh sapa wae seng main jroning pagelaran drama.

Artinya, orientasi merupakan bagian yang berisi pengenalan para pemeran atau tokoh siapa saja yang bermain dalam pagelaran drama.

Biasanya pemain drama akan dipanggil satu per satu dengan menyebut nama dan perannya dalam drama tersebut.

Jika sebut saja kita membuat drama Timun Mas Bahasa Jawa, maka tahap orientasinya adalah mengenalkan siapa saja yang akan menjadi Timun Mas, Simbok, Wong Sakti dan Buto Ijo.

Selain nama nama pemeran, orientasi juga dapat menyebutkan tempat dimana drama terjadi dan kapan hal itu terjadi.

Komplikasi

Komplikasi adalah tahap dimana setiap pemeran dihadapkan pada masalah sampai mengalami titik klimaks.

Komplikasi yaitu para paraga diadhepake utawa nduweni perkara dhe dhe nganti tumekane klimaks.

Setiap cerita drama pasti memiliki sebuah problem yang diangkat dan kemudian di peragakan.

Tahap dimana pemeran mengalami masalah itulah yang disebut dengan komplikasi.

Misal jika dramanya adalah drama Timun Mas Bahasa Jawa maka komplikasinya dapat berupa:

  1. Simbok kepingin nduwe anak nanging wis tuwa.
  2. Buta ijo menehi wiji timun marang Simbok nanging ana perjanjian.
  3. Wiji timun di tandur lan tukul timun isi bayi.
  4. Bayi gede dadi Timun Mas
  5. Buta ijo nagih janjine simbok.

Resolusi

Struktur teks drama bahasa Jawa yang selanjutnya adalah resolusi.

Resolusi yaiku carane para paraga anggone nemokake lan ngampungake masalah masalah sing diadhepi jroning pagelaran drama.

Resolusi untuk drama Timun Mas Bahasa Jawa adalah Simbok dan Timun Mas pergi ke pertapa sakti dan mendapat bungkusan berisi empat macam benda.

Resolusi jroning drama Timun Mas Bahasa Jawa:

  1. Timun mas lan Simbok njaluk pentunjuk saka wong sakti
  2. Timun mas diwenehi bungkusan isi wiji timun, dom, uyah lan terasi.
  3. Buto Ijo klelep ana segara ndhut.

Pesen Moral

Struktur teks drama yang terakhir adalah pesen moral.

Pesen moral yaiku piwulang kebecikan utawa pituru luhur saka sawijining teks drama.

Seperti kita tahu semua drama pasti memiliki pelajran yang dapat diambil. Jadi, menonton drama Bahasa Jawa selain hiburan juga dapat menambah wawasan kita.

Contohnya pesen moral pada drama Timun Mas adalah:

  • Aja dadi wong kang serakah
  • Aja gampang gampang putus pengarep ngarep
  • Pitulunge gusti bakal teka kanggo sapa wae seng gelem nyoba

Demikian artikel singkat tentang struktur teks drama Bahasa Jawa semoga dapat membantu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *