wayang arjuna

√9 Fakta Wayang Arjuna, Tokoh Rupawan nan Sakti Mandraguna

Siapa yang tak mengenal wayang satu ini, Arjuna. Ketampanan dan kesaktiannya telah tersohor seantero jagad pewayangan. Sosok wayang Arjuna juga dikenal lemah lembut dan merakyat, tak heran Arjuna banyak digandrungi para wanita.

Tak hanya itu, karakter Arjuna pada zaman ini juga santer digunakan untuk berbagai logo komersial seperti brand restoran, jasa printing, travel, properti dst. Hal ini menandakan karakter Arjuna adalah sosok terkenal dan menjual.

Namun, meskipun kita juga akrab dengan sosok ini, ternyata ada banyak hal dari wayang Arjuna yang belum kita tahu. Ada fakta-fakta unik yang melingkupi putra ketiga dari Prabu Pandu ini. Fakta ini terkait kelahiran dan perjalanan hidupnya sampai mati.

Nah, agar tak penasaran, mari simak bersama fakta wayang Arjuna berikut ini.

Bukan Putra Asli Prabu Pandu

Dalam cerita wayang Mahabarata dikisahkan bahwa prabu Pandu telah dikutuk oleh seorang Resi sehingga tidak dapat meneruskan keturunan.

Namun untunglah, sebelumnya Dewi Kunti atau istri pertamanya telah mendapat anugerah dari Resi Durwasa untuk dapat memanggil para dewa sesuai dengan keinginannya.

Selanjutnya, tentu kedua orang ini tak menyia-nyiakan kesempatan dan dipanggillah tiga dewa. Dewa tersebut adalah dewa Dewa Yama (Dharmaraja; Yamadipati), Bayu (Maruta), dan Indra (Sakra). Ketiga dewa ini lalu memberikan masing-masing satu putra.

Arjuna adalah putra ketiga yang diberikan oleh Dewa Indra, pemimpin para dewa. Jadi, dapat disimpulkan Arjuna adalah putra dari Dewa Indra.

Sosok yang Sebenarnya Berhak Atas Drupadi

Meskipun dalam tradisi pewayangan Jawa Drupadi atau Dropadi adalah permaisuri Prabu Yudhistira, namun sebenarnya sosok yang berhak atas diri Drupadi adalah Arjuna.

Cerita ini bermula dari sayembara yang diadakan oleh Raja Pancala, Prabu Drupada dan diikuti oleh lima Pandawa yang menyamar sebagai Brahmana.

Pada akhirnya Arjuna lah yang memenangkan sayembara tersebut dan berhak menikahi Drupadi.

Namun, kejadian unik terjadi ketika Arjuna membawa pulang Drupadi. Ia mengatakan pada Ibunya, Dewi Kunti bahwa ia pulang dan membawa Rezeki. Ibunya Dewi Kunti yang saat itu sedang sibuk, menjawab bahwa sudah seharusnya Arjuna selalu membagi apa apa yang dia dapat dan punyai dengan empat saudaranya.

Ketika mengetahui bahwa yang Arjuna bawa adalah seorang istri Dewi Kunti sangat terkejut dan sedih, namun tak bisa menarik kata-katanya. Mulai saat itulah, Drupadi menjadi istri dari kelima Pandawa.

Tokoh Wayang Dengan Istri Terbanyak

Alasan mengapa tokoh wayang Arjuna memiliki banyak istri selain karena ketampanannya adalah karena sosok Arjuna merupakan figur yang mudah diterima dan menerima setiap kalangan, tanpa memandang kelas dan strata sosial.

Bahkan diketahui para wanitalah yang menyerahkan diri dan meminta Arjuna untuk menikahi mereka.

Dalam sebuah referensi Arjuna diceritakan memiliki 40 orang istri namun hanya beberapa saja yang terkenal seperti Subadra, Ulupi, Srikandi dan Larasati.

Kebanyakan istri yang dimiliki wayang Arjuna adalah simbol penghargaan atas jasanya atau pun atas keuletannya yang berguru kepada banyak pertapa.

Memiliki Banyak Sebutan

Sudah umum diketahui bersama bahwa tokoh tokoh wayang banyak yang memiliki sebutan atau nama lain. Nama lain ini menunjukkan kedudukan dan kesaktian yang dimiliki.

Begitu pula dengan wayang Arjuna yang memiliki banyak sekali sebutan. Sebutan Arjuna antara lain:

  • Permadi (tampan),
  • Parta (pahlawan perang),
  • Janaka (memiliki banyak istri),
  • Dananjaya,
  • Kumbaljali,
  • Ciptaning Mintaraga (pendeta suci),
  • Pandusiwi,
  • Indratanaya (putra Batara Indra),
  • Jahnawi (gesit trengginas),
  • Palguna,
  • Indrasuta,
  • Danasmara (perayu ulung),
  • dan Margana (suka menolong)

Mempunyai Sedikit Sifat Sombong

Satu keburukan Arjuna yang tersirat saat masa mudanya adalah sebenarnya ia mempunyai sedikit rasa sombong. Hal ini agaknya karena wajahnya yang rupawan dan kekuatannya.

Namun sifat ini perlahan hilang sejalan dengan kegemarannya menuntut ilmu dari para Resi. Ini seperti peribahasa padi, makin berisi makin merunduk.

Pemilik dari Belasan Pusaka dan Aji Aji

Wayang Arjuna dalam ceritanya memiliki banyak pusaka yang didapat dari berbagai sumber.

Wujud pusakanya yang paling banyak berupa panah sesuai dengan julukannya yang sangat lihai memanah.

Berikut ini pusaka dan aji-aji milik Arjuna dalam berbagai bentuk:

  • Keris Kiai Kalanadah,
  • Panah Sangkali (dari Resi Drona),
  • Panah Candranila,
  • Panah Sirsha,
  • Panah Kiai Sarotama,
  • Panah Pasupati (dari Batara Guru),
  • Panah Naracabala,
  • Panah Ardhadhedhali,
  • Keris Kiai Baruna,
  • Keris Pulanggeni (diberikan pada Abimanyu),
  • Terompet Dewanata,
  • Cupu berisi minyak Jayengkaton,
  • Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk,
  • Aji aji Panglimunan,
  • Aji aji Tunggengmaya,
  • Aji aji Sepiangin,
  • Aji aji Mayabumi,
  • Aji aji Pengasih,
  • dan Asmaragama.

Wayang Arjuna Bukanlah Pemanah Terbaik

Dalam Cerita Wayang Mahabarata, Arjuna digambarkan sebagai seorang pemanah ulung nomor satu di dunia. Nah, faktanya sebenarnya Arjuna ini bukan pemanah terbaik lho.

Sebelumnya, saat Arjuna remaja (kala dilatih oleh Guru Dora) dihutan, ia bertemu dengan anak suku bernama Ekalaya. Ekalaya ini memiliki kemampuan panah sepadan dengan Arjuna. Bedanya adalah jika Arjuna mendapat didikan dari Drona, sedangkan Ekalaya belajar otodidak (tanpa guru).

Drona mengetahui hal ini, dan karena Drona sudah berjanji menjadikan Arjuna menjadi yang terbaik maka Drona kemudian menipu Ekalaya agar mengorbankan jempol kanannya. Semenjak itulah Ekalaya tidak bisa memanah lagi. Jika saja Ekalaya tidak menuruti perintah Drona bisa jadi ketika dewasa ia menjadi pemanah tangguh yang menyaingi Arjuna.

Arjuna Berkesempatan Melihat Wujud Asli Dewa Wisnu

Sebelum perang Bharatayudha dalam cerita Mahabarata berkecamuk, Arjuna harus menghadapi keraguan karena akan melawan kerabatnya sendiri.

Saat itu Krisna yang menjadi kusir kereta Arjuna lalu memberi wejangan kepadanya dan menampakkan wujud aslinya sebagai Dewa Wisnu, Sang Pencipta. Karenanya Arjuna hilang keraguannya dan siap berperang.

Pernah Dihukum Dalam Pengasingan

Cerita ini berkaitan dengan Drupadi yang telah menjadi istri dari kelima Pandawa.

Karena situasinya demikian maka dibuat aturan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Aturannya adalah seorang yang tiba masanya bersama Drupadi harus meninggalkan sandal di pintu sebagai tanda dan tidak ada seorang pun yang boleh masuk.

Namun, suatu hari ketika tiba waktu Yudhistira bersama Drupadi, Arjuna menyelonong ke kamar mereka untuk mengambil sebuah panah. Atas perbuatan tersebut maka Arjuna diasingkan selama satu tahun.

Nah, unik bukan fakta fakta yang melingkupi wayang Arjuna? Jika kamu suka bagikan ini pada teman tema kamu dan mari kita berbagi ilmu pengetahuan. Akhirnya terimakasih dan sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Leave a Comment