Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

√15 Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070
Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Manusia bisa punah di tahun 2070 akibat perubahan iklim global pada lingkungan yang kita sedang tempati. Sudah ada banyak butki kalau perubahan iklim ini terjadi dan bisa membawa bahaya lain sehingga harus menyiapkan cara untuk mencegah hal ini makin memburuk. Kondisi planet yang menjadi tempat tinggal kita sedang tidak baik-baik saja. Ada banyak hal yang menjadi ketakutan sekaligus perhatian serius dengan apa yang sedang terjadi. Dan yang paling ditakuti adalah bagaimana jika seluruh manusia bumi punah karena ulah sendiri?

Ulah manusia kini membawa masalah seperti iklim yang semakin tidak menentu. Suhu termal semakin tinggi dan kerusakan alam sudah tidak bisa kita pungkiri. Memang masih banyak yang berargumen kalau ini adalah peristiwa alam, bukan semua ini karena ulah manusia. Tetapi bagaimanapun juga, manusia tetap memiliki tanggung jawab untuk mengatasi masalah ini. Perubahan iklim sudah terjadi dan manusia perlu mengatasinya. Kami juga menjamin kalau Anda tidak ingin menjadi saksi peradaban kuno yang punah karena masalah iklim.

Bukti Kalau Perubahan Iklim Global Benar Terjadi

Banyak orang yang percaya kalau perubahan iklim ini benar-benar terjadi. Tetapi ada juga yang mengabaikan hal ini dan menganggap ini adalah bagian dari alam dan tidak ada kaitan dengan ulah manusia. Tetapi bagaimana pun juga, hal ini sudah terjadi dan perlu solusi.

Dengan melihat fakta kalau perubahan iklim global sedang kita rasakan dan potensi semakin buruk juga besar, maka diharapkan ini bisa menjadi langkah awal untuk mencari solusinya. Beberapa bukti kalau perubahan iklim sedang terjadi dan merupakan masalah adalah:

  1. Laut yang Semakin Hangat

Air laut sekarang ini memiliki suhu yang berbeda dengan beberapa tahun kebelakang. Menurut perhitungan ahli, suhu air laut naik 0.13 derajat celcius setiap 1 dekade. Ini mungkin terdengar kecil, tetapi setiap 100 tahun, suhunya naik 1.3 derajat.

  1. Batu Es di Kutub yang Mulai Mencair

Batu es di kutub utama dan selatan juga mulai mencair dan ini semakin menambah bukti kalau bumi sedang mengalami perubahan iklim global. Suhu yang semakin tinggi ini jelas merupakan masalah karena perlahan, batu es mulai retak dan mencair.

  1. Gletser di Himalaya akan Habis di 2035

Menurut prediksi, batu-batu es dan gletser di pegunungan Himalaya akan hilang di tahun 2035. Semua ini sudah diperhitungkan melihat luas daerah dan daerah kutub yang juga sudah kehilangan es-nya. Ini bisa saja terjadi sebelum tahun 2035.

  1. Salju yang Semakin Tipis

Saat musim salju, biasanya orang di kawasan negeri 4 musim dapat merasakan salju yang tebal. Tetapi dengan energi matahari semakin memburuk di masa perubahan iklim global ini, setiap dekade terjadi penipisan salju sebanyak 2,1 persen.

  1. Meningkatnya Permukaan Air

Dengan es yang mencair, maka permukaan air juga semakin tinggi. Air yang semakin tinggi ini jelas adalah sebuah masalah karena setiap tahunnya meningkat 3.3 mm. Ini dapat menjadi faktor utama mengapa ada kota yang tenggelam.

  1. Kejadian Alam yang Ekstrem

Banyak kejadian alam yang berada di luar nalar manusia. Semua terjadi tanpa sadar dan kontrol dari manusia, misalnya hujan di daerah kutub atau satwa yang mati dalam jumlah yang masif. Kejadian alam ini tidak bisa dipisahkan dari perubahan iklim.

Baca Artikel Lainnya :  √13 Bencana Alam di Indonesia Paling Sering Terjadi dalam 20 Tahun Terakhir

Apa yang Bisa Anda Lakukan untuk Mencegah Perubahan Iklim Global ini?

Manusia memiliki tanggung jawab disini, dan harus segera dilakukan. Jangan sampai kita tidak bisa menikmati kehidupan di bumi lagi karena telat mencegah iklim global memburuk. Ada 6 cara simpel yang kami rekomendasikan untuk Anda bantu mencegah masalah ini, yaitu:

  1. Kurangi Makan Daging, terutama Sapi

Mengurangi konsumsi daging dan produk susu adalah cara yang paling pas untuk mencegah perubahan iklim global. Ini sama saja dengan kampanyekan diet, tetapi jika melakukan ini, Anda berkontribusi dalam mencegah iklim global memburuk.

  1. Pertimbangkan juga Transportasimu

Transportasi dan polusi adalah hal yang berkaitan. Kurangi mobilisasi dengan mobil atau motor pribadi jika tersedia kendaraan umum. Atau bahkan lebih baik lagi jika lebih sering jalan kaki atau bersepeda agar membantu mengurangi polusi.

  1. Pergunakan Energi dengan Bijak

Mulai mencari produk yang menggunakan energi lebih efisien, mulai dari lampu hemat daya hingga mobil elektris. Dengan semua ini, Anda akan berkontribusi besar dalam mencegah perubahan iklim global semakin memburuk.

  1. Bisa Memulai dengan Energi Terbarukan

Energi terbarukan seperti panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik rumahan akan menjadi langkah baru untuk membantu menyelamatkan tempat tinggal kita. Ada juga yang menggunakan tenaga angin untuk menghasilkan energi terbarukan.

  1. Reduce, Reuse, dan Recycle

Kampanye penyelamatan lingkungan umum adalah Reduce, Reuse, dan Recycle. 3 kata ini dapat diartikan sebagai mengurangi, menggunakan kembali, dan daur ulang. Produk harus lengkapi 3R ini untuk cegah perubahan iklim global memburuk.

  1. Mulai Aktif di Kegiatan Kesehatan Lingkungan

Dan langkah paling bijak adalah dengan ikuti kampanye kesehatan lingkungan. Segala kegiatan yang umum dilakukan adalah seperti melakukan demonstrasi hingga turun ke jalan untuk bersih-bersih. Komunitas ini akan sangat dihargai lingkungan.

Baca Artikel Lainnya :  √15 Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

Bukti Peradaban yang Punah Akibat Perubahan Iklim Global

Alasan kami menyebutkan Anda sebaiknya ikut aktif dalam membantu mencegah perubahan iklim ini adalah karena sudah ada bukti peradaban yang punah di masa lalu. Mulai dari leluhur puebloan yang gagal bertahan di bumi pada 300 SM karena masa panen yang lama. Ada juga peradaban angkor Watt di Kamboja yang kehilangan sumber air dan kekeringan di antara tahun 1300-1400 yang mengakibatkan masyarakat tidak bisa akses makanan. Beralih lagi di peradaban Norse di tahun 1200an akibat hewan buas masuk ke area mereka.

Hewan buas ini datang karena perubahan iklim global dan mencari hasil tani masyarakat. Di kisah Rapa Nui, Chile juga bisa menjadi bukti kalau ada kepunahan karena perubahan iklim. Di benua yang sama, suku Maya juga mengalami kepunahan karena kekeringan. Dari temuan fosil di habitat suku maya ditemukan kalau banyak yang mengalami kekeringan. Peradaban suku maya memang masih ada, tetapi penduduk asli daerah itu tidak lagi kembali karena kekeringan. Belum lagi Indus, Cahokia dan Tiawanku yang sudah punah juga.

Segala Argumentasi tentang Perubahan Iklim Global

Di tengah pencarian solusi untuk mencegah perubahan iklim ini memburuk, masih ada saja argumen yang menyatakan kalau ini tidak ada kaitannya dengan manusia. Iklim ini adalah hal natural dan tidak bisa kita cegah karena setiap tahunnya matahari juga semakin panas. Ada juga yang menganggap kalau segala aksi manusia ini percuma karena tidak cukup untuk memberikan bukti pengembalian alam. Kampanye yang dilakukan dianggap hanya mencari simpati karena pada nyatanya, perubahan iklim global ini terjadi dan tidak terhentikan.

Suhu air yang semakin hangat dan salju yang semakin menipis telah menjadi bukti kalah ini bukan saatnya untuk anggap remeh kejadian alam. Perubahan iklim global sudah terjadi dan tidak ada tanda membaik, dan tampaknya manusia bisa jadi punah di tahun 2070 nanti.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: