perbedaan lada hitam dan lada putih

√7 Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih, Wajib Tahu Nih!

Memahami perbedaan lada hitam dan lada putih – Bagi kamu yang suka memasak atau bahkan suka makan, pasti familiar dengan dua jenis lada ini, lada hitam dan lada putih. Keduanya biasa digunakan sebagai penambah rasa dalam masakan. Baik lada hitam atau lada putih masing-masing akan memberikan rasa pedas dan hangat untuk masakan.

Namun, tahukah kamu meskipun berasal dari tanaman yang sama, Peper nigra, kedua produk ini ternyata memiliki beberapa perbedaan. Berikut ulasannya.

Perbedaan Proses Panen

Lada hitam dan lada putih berasal dari tanaman yang sama, hanya saja proses panen keduanya yang sedikit berbeda.

Lada hitam telah dipanen pada saat buah belum matang atau masih hijau, sedangkan pada lada putih, proses panennya hanya dilakukan saat buah benar-benar matang sempurna sehingga menghasilkan biji buah terbaik.

Perbedaan Perlakuan Pasca Panen

Tribunlampung

Selain berbeda dalam proses penennya, lada hitam dan lada putih juga mengalami perbedaan perlakuan pasca panen.

Setelah dipanen, lada hitam akan dijemur dibawah terik matahari sekitar satu hari agar biji lada yang masih hijau ini mengering dan keriput. Dari hasil penjemuran ini akan dihasilkan biji lada hitam.

Sedangkan untuk lada putih prosesnya lebih panjang. Setelah dipetik biji lada akan direndam didalam air garam supaya kulit bijinya terkelupas dan menyisakan bagian dalamnya saja yang berwarna putih. Kemudian bagian dalam yang berwarna putih akan dikeringkan hingga benar-benar kering dan terciptalah apa yang kita sebut lada putih yang bersih putih.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa perbedaan mendasar dari lada hitam dan lada putih adalah: lada hitam merupakan buah pohon lada, sedangkan lada putih adalah biji pohon lada.

Perbedaan Rasa

Perbedaan lada hitam dan lada putih yang ketiga adalah perbedaan pada rasa keduanya.

Jika kamu senggang, coba bandingkan keduanya. Lada putih akan memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan dengan lada hitam, aroma lada putih juga lebih halus. Berbeda dengan lada hitam yang memiliki aroma rempah lebih kuat.

Lada hitam tidak begitu pedas, ini disebabkan oleh kulit biji lada yang ternyata bisa menahan rasa pedas.

Namun, meski tidak terlalu pedas, rasa yang dimiliki oleh lada hitam diketahui lebih intens dan lebih kaya. Lagi lagi ini karena adanya kulit pada lada hitam.

Perbedaan Usia Simpan

Lada hitam butiran mempunyai daya simpan yang lama, mencapai satu tahun dalam suhu ruang dan wadah tertutup rapat. Sedangkan jika telah dihaluskan lada hitam hanya bertahan dalam jangka beberapa bulan saja.

Disisi lain, karena telah mendapat banyak perlakuan pasca panen, lada putih lebih mudah kehilangan rasa jika disimpan terlalu lama. Untuk itu, disarankan tidak menyetok lada putih terlalu banyak.

Perbedaan Penggunaan

happy fresh

Jika diperhatikan secara umum, lada putih lebih banyak digunakan pada masakan masakan Asia, termasuk di indonesia. Hal ini juga berbeda dengan lada hitam yang lebih banyak digunakan pada masakan barat seperti pasta, omelet, daging panggang dan pizza.

Lada putih akan mempercantik makanan sehingga kita bisa menambahkannya tanpa merusak tampilan asli makanan. Biasanya, lada putih ditambahkan pada saus dan olahan daging.

Baca Juga: Beda atau Sama? Coba Cek Penggunaan Mentega dan Margarin Berikut Ini!

Perbedaan Harga di Pasaran

Beda lada hitam dan lada putih ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Ya, karena lada putih lebih dominan digunakan untuk masakan di Indonesia, maka harganya juga lebih mahal daripada lada hitam.

Perbedaan Efek yang Ditimbulkan

Perbedaan lada hitam dan lada putih yang terakhir adalah pada efek yang ditimbulkan pada masakan.

Penambahan lada hitam akan membuat cita rasa masakan meningkat. Sedangkan lada putih hanya sebatas membuat hidangan mempunyai sensasi hangat.

Nah, bagaimana? jelas ya perbedaan lada hitam dan lada putih? Meskipun berbeda, masing masing dari keduanya memiliki keunggulan masing-masing, jadi jangan lupa untuk selalu sediakan keduanya di dapur.

Leave a Comment