Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

√15 Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan
Penanaman Rumput Laut Membantu Mencegah Kerusakan Lingkungan

Penanaman rumput laut ternyata dapat membantu dalam mencegah kerusakan lingkungan yang lebih lanjut. Ada beragam alasan terkait hal ini, salah satunya adalah karena berhasil menurunkan kadar polusi. Tetapi soal penanaman, ada tantangannya juga di Indonesia.

Rumput laut, sebuah macroalga, memiliki peran yang besar dalam ekosistem ekologi laut dan lingkungan. Rumput laut juga merupakan nama umum untuk beragam spesies alga laut. Namun, tahukah Anda kalau rumput laut berkontribusi pada 50% fotosintesis dunia?

Perlu kesadaran tentang penanaman spesies laut yang satu ini. Di segi kandungannya, rumput laut sangat kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Sayangnya, masih banyak yang abaikan peran besar dari rumput laut ini dan bahkan sedikit yang mendukung penanamannya.

Sejauh ini, masih 4 perusahaan start up yang sepenuhnya mendukung rencana rumput laut yang ditanam secara lebih intens agar kerusakan lingkungan dapat dihambat. Efeknya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi kita sebagai manusia juga bisa merasakan hasilnya.

Tantangan dalam Penanaman Rumput Laut di Lautan Indonesia

Salah satu faktor yang membuat masih sedikitnya pelaut atau petani laut yang ingin mencoba menanam rumput laut adalah karena tantangan pada saat menanamnya. Ini jelas masuk akal karena penanaman rumput tentu saja dilakukan di laut dan tidak sepenuhnya aman.

Maka dari itu, dengan melihat apa saja pentingnya dan beberapa tantangan ini, diharapkan akan segera menemukan solusi yang paling masuk akal serta bisa berkontribusi banyak pada penanaman rumput laut, terutama di Indonesia. Sejumlah tantangan itu antara lain:

  1. Kurangnya Sumber Daya Manusia untuk Panen

Pada saat masa panen, masalah akan timbul. Sumber daya manusia yang kurang saat ingin panen tentu saja merupakan masalah yang jelas. Jarang ada yang mau turun ke dasar laut untuk mengambil rumput laut yang sudah petani laut tanam.

  1. Cuaca yang cukup Berbahaya

Di laut, cuaca tidak bisa kita tebak. Terkadang laut sangat tenang, dan ini juga yang bisa membantu proses penanaman rumput laut. Tetapi di waktu yang lain, cuaca laut juga bisa tidak bersahabat hingga badai, sehingga ini menjadi alasan lain.

  1. Butuh Perkembangan Teknologi Untuk Kemudahan

Dari dua tantangan utama tadi, butuh yang namanya bantuan teknologi. Misalnya ada sebuah alat yang bisa membantu menebar benih rumput laut atau membantu pada masa panen. Ini jelas akan membuat rumput laut akan lebih banyak diminati.

  1. Permintaan Pasar yang Belum Tinggi

Sayangnya, kita bisa melihat fakta kalau belum banyak permintaan pasar terkait rumput laut ini. Sehingga banyak yang merasa tidak ada gunanya saat penanaman rumput laut. Tetapi baru-baru ini, rumput laut mulai digunakan untuk skincare.

  1. Kurangnya Bantuan dari pemerintah

Bantuan pemerintah juga sebaiknya digencarkan untuk membuat kesadaran orang yang tinggal di dekat pantai untuk menanam rumput laut. Atau setidaknya edukasi itu dibarengi dengan bantuan lain. Ini bisa jadi solusi untuk kerusakan lingkungan.

  1. Masyarakat Masih Kurang Sadar dengan Keuntungan Rumput Laut untuk Lingkungan

Lagi-lagi soal edukasi, sebaiknya ada edukasi dan informasi khusus terkait apa saja untungnya jika berhasil menjaga rumput laut yang ada serta dibudidayakan. Beri juga daftar cara penanaman rumput laut dan keuntungan untuk mereka.

  1. Kedalaman 25-30 kaki Untuk Bisa Memanen Rumput Laut

Soal kedalaman, pelaut butuh turun hingga kedalaman 25 sampai 30 kaki untuk bisa menanam dan memanen rumput laut. Ini adalah kedalaman yang paling pas untuk rumput laut bisa tumbuh dengan baik. Tetapi cukup riskan jika turun sejah itu.

Baca Artikel Lainnya :  √15 Kerusakan Lingkungan Penyebab Badai Menjadi Lebih Mengerikan

Baru 4 Perusahaan Start Up yang Mendukung Penanaman Rumput Laut Untuk Lingkungan

Tantangan itu mulai diatasi oleh 4 perusahaan start up yang mulai mempromosikan rumput laut untuk menjadi material dan elemen untuk mencegah kerusakan lingkungan lanjutan. Dan Keep Blue menjadi perusahaan ternak ikan yang mulai membantu kondisi rumput laut. Mereka memiliki misi untuk membuat laut kembali penuh dengan variasi ikan dan mencegah kuantitas CO2 yang lebih besar di lautan segar. Penanaman rumput laut jelas bisa menjadi solusi paling masuk akal untuk hal itu. Sehingga Sea6 Energy juga sudah mulai peduli.

Sea6 Energy memang bergerak di penyediaan makanan laut, salah satunya adalah rumput laut yang dibuat menjadi suplemen kesehatan, kosmetik, dan lainnya. Selain itu, penanaman rumput laut dibantu juga oleh Australian Seaweed Institute atas dasar perubahan iklim. Australian Seaweed Institute telah mulai bekerja sama dengan petani untuk mencari solusi dari segala tantangan dalam menanam rumput laut ini. Profil institusi ini juga fokus untuk rumput laut dan masa depannya. Dan terakhir, kita juga ada Cascadia Seaweed group.

Pentingnya Penanaman Rumput Laut Untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan

Dan kini kita sampai di pembahasan soal apa saja untungnya dalam menanam rumput laut ini di era yang sudah penuh akan kerusakan alam. Satu hal yang pasti, rumput laut ada untuk menyelamatkan kita semua. Efek dari adanya rumput laut ini untuk lingkungan adalah:

  1. Rumput Laut Sebagai Penyerap Karbon

Rumput laut merupakan penyerap zat karbon, sesuatu yang sangat berbahaya untuk kehidupan bawah laut. Ini sejalan dengan target negara dunia yang ingin lautan biru dengan sumber daya laut variatif. Itu sebabnya penanaman rumput laut penting.

  1. Rumput Laut Sebagai Makanan Alternatif Hewan

Rumput laut juga sering menjadi makanan alternatif hewan, terutama untuk spesies ikan yang kecil. Bukan hanya untuk spesies laut, tetapi rumput laut bisa digunakan untuk menjadi makanan sapi, domba, dan hewan ternak lain.

  1. Rumput Laut Bisa digunakan Sebagai Alternatif Plastik

Dengan mengetahui kalau plastik adalah ancaman paling besar untuk saat ini. Maka penanaman rumput laut bisa menjadi salah satu yang membantu. Rumput laut punya kemampuan untuk diubah menjadi seperti plastik dan bisa menjadi solusinya.

  1. Rumput Laut juga Bisa Digunakan Untuk Bahan Bakar Alternatif

Selain menjadi alternatif plastik, supply bahan bakar juga sudah semakin besar. Jika melihat total kebutuhan harian yang mencapai milliaran liter dari setiap negara, itu bisa segera habis. Tetapi rumput laut bisa sediakan energi alternatifnya.

  1. Menurunkan Kadar Polusi Lingkungan

Dengan menjadi salah satu penyerap karbon terbesar, penanaman rumput laut juga membantu lebih dari 50% fotosintesis dunia. Dengan demikian, kadar polusi di sekitar akan menurun dan akan lebih baik lagi jika semakin banyak rumput laut muncul.

Baca Artikel Lainnya :  √15 Kerusakan Lingkungan Penyebab Badai Menjadi Lebih Mengerikan

Penanaman Rumput Laut juga Menguntungkan Manusia

Di sisi lain, manusia terkadang egois dan hanya ingin keuntungan untuk mereka saja. Tetapi pada nyatanya, dengan menanam rumput laut dengan benar, itu bisa menjadi keuntungan untuk manusia juga. Anda tentu saja pernah memakan sesuatu dari rumput laut.

Selain itu, rumput laut juga berguna untuk kegiatan industri seperti skincare dan suplemen kesehatan alami. Tidak ada salahnya jika mulai sadar untuk membuat rumput laut lebih baik dan banyak di lautan Indonesia dan dunia, karena efeknya juga akan diterima manusia.

Rumput laut, ini mungkin saja masih sering diabaikan peran besarnya. Tetapi secara umum, ini adalah tanaman laut yang perannya sangat dibutuhkan. Pentingnya penanaman rumput laut ini sangat besar untuk lautan, tetapi tetap menyediakan keuntungan untuk manusia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: