Mengenal Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur

√49+ Mengenal Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur

Baca cepat

Mengenal Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur

Mengenal Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur
Mengenal Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur

Tradisi sedekah bumi adalah salah satu tradisi yang banyak dilakukan oleh masyarakat Jawa. Ini merupakan tradisi yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Tuhan, karena memberikan hasil bumi yang melimpah sehingga bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Acara ini biasanya dilakukan pada awal bulan Muharram atau bulan Sura. Ketika prosesi acara berlangsung nantinya masyarakat desa akan berkumpul di tempat yang telah ditentukan sebelumnya.

Biasanya tempat yang dijadikan untuk tempat berkumpul yaitu adalah tempat yang luas dan juga sakral. Karena nantinya pada tempat tersebut akan ditempati oleh banyak orang  dan dilakukan berbagai macam prosesi sedekah bumi.

Masyarakat nantinya akan memberikan berbagai macam sesajen ketika tradisi sedekah bumi. Biasanya sesajen yang diberikan yaitu adalah berbagai macam hasil bumi yang didapatkan seperti misalnya singkong, padi,  sayuran, buah-buahan dan lain sebagainya.

Di beberapa daerah juga melakukan penyembelihan hewan kurban. Ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa yang sangat unik dan juga memiliki pesan yang sangat mendalam mengenai rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Makna Tradisi Sedekah Bumi

Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang memiliki makna sangat dalam. Sedekah bumi ini, menurut sumber yang kami rangkum berasal dari ajaran Islam yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga ketika menyebarkan Islam di Jawa.

Salah satu media yang digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk menyebarkan agama Islam di Jawa yaitu adalah dengan menggunakan wayang. Ini dilakukan oleh Sunan Kalijaga untuk memudahkan masyarakat Jawa memahami mengenai berbagai macam ajaran Islam.

Sebagai contoh saja, terdapat salah satu pemeran dalam Wayang yang bernama Werkudara. Werkudara ini digambarkan sebagai salah satu sosok yang tidak memiliki kemampuan untuk jongkok. Hal ini disangkutkan dengan pergerakan di dalam shalat yang tidak ada pergerakan jongkok.

Dalam tradisi sedekah bumi terdapat berbagai macam doa dan tahlil yang dilantunkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ini merupakan salah satu ajakan untuk selalu bersyukur dengan pemberian Tuhan.

Tradisi ini mengajak seluruh umat Islam untuk selalu ingat dengan kebesaran Tuhan. Karena sejatinya nantinya seluruh manusia akan mati dan juga kembali kepada sang pencipta.

Baca Artikel Lainnya :  17+ Kerajinan Tangan di Indonesia | Teknik, Bahan & Daerah Penghasil

Makna yang terkandung di dalam sedekah bumi ini sudah sangat jelas yaitu adalah menunjukkan rasa terima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan rezeki yang banyak dan berlimpah untuk memenuhi segala kebutuhan hidup di dunia.

Prosesi Tradisi Sedekah Bumi

Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Jawa yang menjalani profesi sebagai seorang petani di sawah. Ini merupakan salah satu wujud rasa syukur terhadap hasil bumi yang diberikan.

Ada beberapa proses yang dilakukan dalam sedekah bumi. Berikut penjelasan mengenai tiga Proses yang biasanya dilakukan ketika sedekah bumi.

1. Nyekar

Prosesi tradisi sedekah bumi yang biasanya dilakukan pertama kali yaitu adalah nyakar. Yang merupakan sebuah proses yang berguna untuk menghormati jasa para leluhur sebelumnya.

2. Kenduri

Prosesi yang dilakukan selanjutnya yaitu adalah kenduri. Kenduri ini merupakan acara makan bersama berbagai macam hasil bumi yang telah didapatkan.

Biasanya masyarakat akan memberikan beberapa hasil bumi untuk dikumpulkan. Setelah itu nantinya masyarakat akan berkumpul untuk menyantap makanan tersebut.

Di beberapa daerah juga melakukan penyembelihan hewan qurban. Nantinya hewan tersebut akan dimasak secara bersama-sama kemudian disuguhkan ketika acara makan bersama.

Kegiatan memasak ini merupakan sebuah simbol dari para buyut yang merawat anak cucunya. Selain simbol buyut yang merawat cucunya, ini juga menunjukkan simbol kemakmuran yang diberikan kepada anak cucu.

3. Tayuban

Prosesi sedekah bumi yang ketiga yaitu adalah Tayuban. Tayuban merupakan sebuah acara di mana masyarakat akan menari bersama dan berpasangan. Tujuan utamanya yaitu adalah untuk merekatkan masyarakat dan meningkatkan rasa kebersamaan.

Manfaat Tradisi Sedekah Bumi

Sedekah bumi merupakan tradisi yang dipertahankan secara turun menurun oleh masyarakat jawa, khususnya mereka yang tinggal di desa. Salah satu alasan utamanya yaitu adalah karena tradisi ini memberikan banyak sekali manfaat.

Berikut berbagai macam manfaat yang didapatkan oleh masyarakat yang menjalankan sedekah bumi.

1. Rezeki yang melimpah

Tradisi sedekah bumi merupakan sebuah tradisi untuk mengucapkan rasa syukur terhadap rezeki yang diberikan oleh Tuhan. Ketika seseorang bersyukur dengan rezeki yang diberikan nantinya rezeki akan ditambah.

Untuk itu, salah satu manfaat yang didapatkan ketika menjalankan sedekah bumi yaitu adalah rezeki yang terus meningkat. Masyarakat jawa percaya, jika dengan menjalankan sedekah bumi nantinya hasil bumi akan melimpah.

2. Sarana mempererat hubungan masyarakat

Tradisi sedekah bumi juga memberikan manfaat untuk mempererat hubungan masyarakat. Dimana nantinya ketika acara sedekah bumi masyarakat akan berkumpul di suatu tempat dan saling bergotong-royong menyelenggarakan acara tersebut.

Baca Artikel Lainnya :  √ 9+ Jenis Jenis Resleting (Zipper) Beserta Kegunaan dan Gambarnya

Masyarakat akan bersukaria dengan hasil bumi yang didapatkan. Tentunya acara seperti ini bisa meningkatkan hubungan antar masyarakat untuk saling mendukung satu sama lain.

Berbagai macam acara yang ada pada sedekah bumi membuat masyarakat saling berkomunikasi dan juga saling bahu-membahu. Sudah seharusnya dalam kehidupan masyarakat saling tolong menolong dalam hal kebaikan.

3. Mengingatkan manusia akan kebesaran Tuhan

Tradisi sedekah bumi adalah salah satu cara umat Islam untuk mengingat kebesaran Tuhan. Dalam acara ini banyak sekali dengan doa-doa dan juga tahlil atas semua nikmat yang telah diberikan.

Ini juga merupakan salah satu wujud rasa terima kasih untuk hasil bumi yang sangat melimpah. Pada ini intinya sedekah bumi ini merupakan salah satu prosesi adat yang mengajarkan manusia untuk selalu bersyukur dan mengingat Tuhan Yang Maha Esa.

Tradisi Sedekah Bumi Yang Terus Dilestarikan Oleh Masyarakat Jawa

Dari sekian banyak tradisi yang ada di Jawa, sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang terus  dilestarikan di berbagai macam wilayah di Jawa.

Sebagian besar masyarakat yang menjalankan tradisi ini adalah masyarakat desa yang memiliki profesi sebagai nelayan atau petani. Ini merupakan salah satu cara untuk berterima kasih terhadap seluruh rezeki yang didapatkan oleh para petani dan juga nelayan.

Perlu Anda ketahui, tidak semua daerah di Jawa Tengah menjalankan sedekah bumi. Prosesi sedekah bumi biasanya hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun.

Oleh karena itu, ketika Anda berkunjung ke Jawa, belum belum tentu bisa menemui kegiatan adat satu ini. Jika Anda ingin melihat langsung prosesi sedekah bumi maka harus datang di waktu yang tepat.

Biasanya masyarakat lokal Sangat terbuka untuk orang-orang yang ingin ikut dalam acara sedekah bumi.  Itu artinya, Anda tidak hanya bisa melihat secara langsung akan tetapi juga bisa ikut terlibat dalam acara tersebut.

Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa Indonesia merupakan sebuah negara yang sangat kaya akan adat dan budaya. Tentunya akan sangat indah jika masyarakat Indonesia terus mempertahankan berbagai macam adat istiadat yang sudah dilakukan secara turun menurun.

Seperti misalnya sedekah bumi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah. Tradisi sedekah bumi ini merupakan salah satu tradisi yang harus dilestarikan karena memberikan manfaat yang sangat besar.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: