Mengapa Penangkapan Ikan Paus Masih Saja Dilakukan?

√15 Mengapa Penangkapan Ikan Paus Masih Saja Dilakukan?

Baca cepat

Mengapa Penangkapan Ikan Paus Masih Saja Dilakukan?

Mengapa Penangkapan Ikan Paus Masih Saja Dilakukan?
Mengapa Penangkapan Ikan Paus Masih Saja Dilakukan?

Melakukan penangkapan ikan paus adalah hal yang tampak tidak wajar, tetapi ini masih saja dilakukan. Bahkan jika kita melihat data statistik pemburuan ikan ini, tampak kalau ini tidak bisa diterima. Pernahkah Anda kepikiran untuk apa pemburuan paus ini dilakukan? Industri perikanan setiap tahun selalu mengalami pertumbuhan. Populasi ikan di dunia juga sudah semakin menurun akibat teknik penangkapan yang semakin beragam juga. Tetapi dari semua ikan kecil yang diburu, membuat populasi ikan besar semakin terancam.

Namun ada juga industri perikanan yang dengan sengaja memburu ikan besar, salah satu yang paling umum adalah ikan paus. Selama periode abad ke 20 dan ke 21 ini, jutaan paus dibunuh dan menyebabkan beberapa spesies langka mulai hilang dan dinyatakan punah juga. Secara umum, Norwegia dan Jepang menjadi dua negara yang paling gencar melakukan pemburuan ikan paus ini. Beberapa kampanye untuk melarang aktivitas ini sudah semakin gencar. Tetapi pada nyatanya, kampanye ini masih belum berhasil merubah semuanya.

Statistik tentang Penangkapan Ikan Paus dan Berapa Banyak setiap Tahunnya?

Sebagian besar orang mungkin masih berpikir kalau ikan paus itu baru saja menjadi incaran. Tetapi pada nyatanya, aktivitas ini sudah mulai dilakukan sejak tahun 6000 sebelum masehi. Setidaknya itu adalah hasil penelitian yang dilakukan untuk melihat asal mulanya. Tetapi cara yang digunakan masih yang sangat konvensional, masih mengandalkan kapal kecil yang mengelilingi paus dan menggiringnya hingga ke pinggir pantai. Cara ini digunakan hingga sekitar abad ke-17, dimana industri penangkapan ikan paus semakin berkembang.

Pada abad ke 18 dan 19, industri paus ini semakin besar dan semakin kompetitif. Banyak yang memburu ikan paus ini dengan kapal perusahaan yang besar. Dengan demikian, populasi ikan paus semakin menurun sebab 50 ribu lebih paus dibunuh, hanya dalam tahun 1930. AS sebelumnya gencar melakukan aktivitas pemburuan ikan paus ini, tetapi kini sudah mulai berhenti. Di Jepang sendiri, penangkapan ikan paus pernah di larang lembaga IWC. Hanya saja ini memberikan efek yang besar untuk pelaut dan mulai melakukannya secara ilegal.

Baca Artikel Lainnya :  √15 Pencemaran Udara Adalah Permasalahan Global Masa Kini

Belum lagi di Norwegia, semua aktivitas pemburuan ikan paus tampak tidak ada larangan. Populasi berbagai paus banyak di negara ini, terlebih letaknya yang dekat dengan North Atlantic. Satu lagi negara yang sering dikaitkan dengan industri paus adalah Islandia.

Mengapa dan Untuk apa Penangkapan Ikan Paus ini Dilakukan?

Mulai dari AS, Jepang, Islandia, dan Norwegia yang melakukan pemburuan paus ini, pasti banyak yang keheranan soal apa yang bisa dimanfaatkan dari jenis ikan yang memiliki ukuran yang sangat besar ini. Bahkan hanya sekedar menangkapnya saja tampak sangat sulit. Tetapi ternyata, ada beberapa produk yang kita gunakan saat ini ada kaitannya dengan ikan paus. Penangkapan ikan paus mulai dimasuki lebih banyak perusahaan juga untuk mendapat untung. Lantas, apa saja yang bisa didapatkan ketika pemburuan ikan puas ini dilakukan?

  1. Minyak

Ikan paus memiliki kandungan minyak yang sangat kaya, terlebih di bagian bawah mulutnya. Perusahaan mulai mengincar minyak ikan paus ini hingga digunakan untuk parfum, lilin wewangian, kosmetik, sabun, dan bahkan minyak lampu.

  1. Makanan

Yang paling konvensional dari makanan yang terbuat dari paus adalah daging paus. Tetapi penangkapan ikan paus juga bisa digunakan sebagai margarin dan minyak goreng. Ini juga yang sering dimanfaatkan agar menghasilkan keuntungan.

  1. Umpan Pemancing

Bahkan ada juga yang menggunakan daging ikan paus sebagai umpan. Ini masuk akal mengingat ikan kecil biasanya berenang disisi ikan paus, sehingga mereka sudah tahu bau dari ikan besar itu. Ada juga yang meletakkan daging itu di dalam jaring.

  1. Pakaian

Kulit paus juga sering diincar untuk dijadikan sebagai pakaian. Sisi luar paus ini sangat banyak manfaatnya, tetapi paling sering dimanfaatkan untuk membuat payung dan lapisan celana. Tetapi jelas penangkapan ikan paus ini tidak pernah dilegalkan.

  1. Sperm oil

Sudah tidak asing mendengar kata Sperm Oil atau minyak sperma paus. Nilainya bahkan lebih besar ketimbang minyak paus biasa. Sperm oil sendiri memiliki nilai sekitar 25 kali dari satu barrel minyak biasa sehingga banyak yang mengincarnya.

  1. Spermaceti

Ada juga produk yang digunakan dari penangkapan ikan paus yang disebut spermaceti. Ini pada dasarnya adalah produk yang diambil dari bagian organ ikan paus dan digunakan untuk keperluan komesil untuk membantu menemukan makanan.

  1. Ambergris

Kotoran ikan paus bahkan bisa dimanfaatkan untuk keperluan science. Namanya adalah ambergris, suatu campuran yang dimanfaatkan oleh peneliti untuk meneliti baunya hingga kemampuan mengunyah makanan dari paus kecil hingga besar.

Baca Artikel Lainnya :  √15 Penyebab Polusi di Laut, Apa Dampak, dan Cara Mencegahnya

Mengapa Penangkapan Ikan Paus Seharusnya dilarang?

Anda pastinya setuju juga kalau sebaiknya segala hal yang bisa membahayakan ikan paus itu sebaiknya dilarang. Populasi paus sudah sangat terancam dan Anda tentu saja tidak ingin jika anak cucu tidak dapat melihat paus. Tetapi ancaman itu besar kemungkinan terjadi.

Maka dari itu, kini muncul berbagai kampanye seperti “Save our Sea”, “Don’t Meat Us”, dan lain sebagainya. Tetapi kampanye ini tidak akan berhasil tanpa kebijakan yang tegas dari elite politik. Beberapa alasan yang bisa meyakinkan elite politik kalau ini harus dilarang, yaitu:

  1. Sustainibilitas

Sustainibilitas atau ketahanan jangka panjang, ini adalah salah satu perhatian paling serius dari kehidupan ikan paus ini. Penangkapan ikan paus yang dilakukan hanya akan  membuat ikan ini tidak bisa bereproduksi dan pada akhirnya punah.

  1. Risiko Kesehatan

Jangan mengira kalau produk yang berasal dari ikan paus ini sepenuhnya aman. Ada kandungan toxins pada tubuh ikan paus dan itu semua karena kerusakan lingkungan. Mengonsumsi daging paus, terutama mentah, sangat berbahaya untuk tubuh.

  1. Kekerasan pada Hewan

Kekerasan tidak pernah diizinkan, termasuk kepada hewan. Kekerasan pada hewan ini praktis menjadi bagian dalam penangkapan ikan paus. Ikan paus akan diikat pada jaring yang besar hingga ditusuk pada bagian bawahnya agar tidak terlepas.

  1. Sejarahnya

Sejarah ikan paus dan segala macam fungsinya untuk kehidupan manusia jelas sangat besar. Ikan paus melindungi ikan kecil dari predator yang ingin memangsa mereka dan ikan kecil itu yang kita konsumsi saat ini. Sehingga ekosistem laut perlu dijaga.

Fakta Lain Mengenai Penangkapan Ikan Paus yang Bakal Mengejutkan Anda

Faktanya, ribuan ikan paus dengan sengaja dibunuh dan ini didasari oleh banyak faktor. Mulai dari keperluan komersial atau perdagangan, keperluan riset, hingga komunitas tertentu. Dalam hal penelitian, sejak 1986, lebih dari 25 ribu paus telah dibunuh secara legal. Namun semua riset ilmu ini tidak pernah menghasilkan data yang jelas, atau bahkan tidak ingin dipublikasikan. Semua pembunuhan ikan paus untuk kebutuhan riset ini tidak jelas arahnya, hanya pengambilan sampel dan tagging. Itu yang membuat penuh kontroversi.

Ikan paus telah menjadi bagian dalam dunia dan sifatnya sangat membantu kehidupan. Dari satu paus saja bisa menghidupi banyak ikan kecil di sisinya. Tetapi penangkapan ikan paus saat ini sudah semakin marak dan mengakibatkan populasinya kini dalam bahaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: