√ Isbat Bahasa Jawa Yaiku: Fungsi, Contoh dan Makna

Isbat yaiku – Ada banyak sastra lisan Jawa yang terkenal seperti paribasan, saloka, sanepan, parikan, cangkriman dan seterusnya.

Namun, tahukah kamu selain list di atas ada juga sastra yang lebih populer di kalangan filsafat Jawa. Sastra ini disebut dengan isbat.

Istilah isbat kali ini sangat berbeda dengan isbat dalam bahasa Indonesia yang selama ini kalian tahu.

Nah, apa itu isbat bahasa Jawa, fungsi isbat, tuladha (contoh) isbat dan maknanya akan kita bahas secara lengkap pada ulasan di bawah ini.

Isbat Yaiku

Kata isbat artinya “ketetapan“, ada pula satu sumber yang mengatakan arti kata isbat adalah “ibarat“. Agaknya arti kedua yang lebih tepat untuk bahasan kita kali ini, seperti pengertian pengertian isbat bahasa Jawa di bawah ini.

Kang diarani isbat yaiku unen unen memper saloka nanging tegese nduweni kaitan ilmu gaib. Artinya “yang dinamakan isbat adalah perkataan yang mirip saloka namun mempunyai makna yang berkaitan dengan ilmu ghaib”.

IDN Times

Sumber lain memberi pengertian isbat sebagai berikut:

Isbat yaiku unen-unen kang ajeg panganggone lan mawa surasa tartamtu. Artinya isbat adalah kata kata yang penggunaannya tetap dan mengandung inti tertentu.

Isbat yaiku ukara kang ngemu teges entar/ tembung silihan lan ngemu pasemon. Maknanya, isbat adalah kalimat yang mengandung artian bukan sebenarnya dan kata kata semu atau samar.

Dari beberapa pengertian isbat di atas dapat diambil kesimpulan, bahwa isbat adalah ungkapan bahasa Jawa berupa ibarat yang sarat makna dan berkaitan dengan alam ghaib, ilmu kasampurnan, ilmu kebatinan.

Jadi, isbat itu merupakan perumpamaan yang berisi ilmu tinggi, ilmu batin juga ilmu tentang kesempurnaan.

Wujud Isbat

Selanjutnya, seperti apa wujud atau bentuk isbat ini?

Secara singkat bentuk isbat adalah mirip dengan bentuk paribasan, yaitu terdiri dari sebarisan kata, namun mempunyai makna yang lebih luas dan dalam. Bahkan dikatakan tidak semua orang mengerti makna sesungguhnya.

Isbat wujude saemper paribasan, tegese lumereg marang filsafat (falsafah) lan pasemon.

Phinemo

Fungsi Isbat

Secara umum isbat dalam tradisi Jawa digunakan untuk:

  • istilah Jawa,
  • konsep Jawa,
  • kredho ing ngelmu tasawuf,
  • makripat,
  • filsafat/falsafah kejawen,
  • utawa idheologi ‘sangkan paran’.

Tuladhane Isbat lan Maknane

Di bawah ini ada beberapa contoh atau tuladha isbat beserta arti terjemah dan maknanya.

Isbat “Golek banyu apepikulan warih”

Isbat Golek banyu apepikulan warih artinya mencari air dengan memikul air atau mencari air dengan air.

Maknanya adalah ketika kita mau mencari ilmu maka haruslah memiliki bekal atau modal ilmu.

Isbat “Golek geni adedamar”

Isbat “Golek geni adedamar” artinya mencari api dengan api. Maknanya hampir sama dengan isbat sebelumnya.

Isbat “Kodhok ngemuli lenge”

Kodhok ngemuli lenge jika terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah katak yang menyelimuti rumahnya, “leng” artinya lubang tempat tinggal katak.

Rumah diibaratkan jasmani, sedangkan kata sebagai rohaninya.

Isbat unik ini memiliki makna, bahwasanya rohani kita haruslah bisa menyelimut jasmani kita. Serta kekurangan kita, haruslah ditutupi dengan kepribadian yang terpuji.

Lebih dalam makna isbat ini mengajarkan pada kita agar jiwa haruslah mau memikirkan raga.

Isbat “Golekana tlapake kuntul mlayang”

Golekana tlapake kuntul mlayang, artinya carilah jejak burung terbang.

Di dalam isbat ini burung diartikan sebagai raga dan jejak diartikan sebagai jiwa.

Makna selanjutnya menjadi, nasehat agar raga manusia mau memikirkan tujuan jiwa.

Satu sumber juga mengatakan makna isbat golekana tlapake kuntul mlayang sebagai pesan jika mencari sesuatu itu jangan yang harfiahnya saja, carilah yang lebih sulit.

Isbat “nggoleki susuhing angina”

Artinya terlihat sederhana yaitu mencari sarang angin. Jika dimaknai menjadi mencari sarang tempanya emosi berasal. Angin di isbat ini berarti emosi.

Dengan mencari sumber emosi muncul, maka kita dapat berhati hati dan mengontrol emosi kita.

Angin menjadi objek perumpamaan emosi karena seperti kita tahu, angin kecil yang sepoi sepoi akan dinantikan banyak orang seperti halnya emosi yang terkendali.

Berbalik dengan angin besar yang akan merusak semua yang dilewatinya.

Isbat Lainnya

Selain lima isbat di atas berikut juga ada beberapa isbat yang penulis tahu terjemahnya saja. Jika kalian tahu maknanya, silahkan bisa tambahkan di kolom komentar. Penulis sangat berterimakasih ^^

  • Nggoleki galihing kangkung artinya mencari inti dari kangkung.
  • Nggoleki isining bumbung wungwang artinya mencari isi dari pohon bambu.
  • Nggoleki wekasaning langit artinya mencari ujungnya langit.
  • Awang-awang uwung-uwung artinya alam kekosongan.
  • Sunyaruri bumi kapetha sak njeroning siti artimya bumi yang terkubur di dalam tanah.
  • Wong cina landha kari sejodho artinya orang Cina dan Belanda yang tinggal satu pasang.

Contoh isbat di atas, sangatlah dalam artinya. Kedalaman arti tersebut membuat isbat disebut dengan ungkapan makrifat dan hanya orang-orang tertentu yang mengetahui artinya.

Demikian artikel singkat tentang isbat. Terimakasih sudah membaca sampai habis dan silahkan melihat lihat artikel lainnya.

Tags:

isbat yaiku, isbat yaiku brainly, tegese tembung isbat yaiku, isbat yaiku dalam bahasa jawa, tuladhane isbat yaiku brainly, kang diarani isbat yaiku, isbat tegese yaiku

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telegram
WhatsApp