Categories
Serba serbi

√49+ Upacara Adat Sunda Paling Sakral dan Sarat Makna

Upacara Adat Sunda Paling Sakral dan Sarat Makna

Upacara Adat Sunda Paling Sakral dan Sarat Makna

Upacara adat Sunda masih sering dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat. Semuanya pasti tahu kalau keragaman budaya di wilayah Sunda ini memang sangat melimpah. Salah satu yang bisa Anda lihat hingga saat ini adalah upacara adat.

Umumnya upacara adat ini memiliki tujuan khusus dari mulai melangsungkan prosesi pernikahan, peribadatan, hingga merayakan terlaksananya panen rakyat. Tentunya setiap jenis upacara yang dilakukan memiliki makna yang mendalam.

Hingga saat ini, bahkan penduduk Jawa Barat menganggap deretan upacara adat Sunda tersebut sebagai upacara yang sakral dan tidak boleh disepelekan. Jika Anda berkunjung ke wilayah pedesaan di Jawa Barat, maka deretan upacara tersebut masih sangat mudah untuk ditemukan. Lantas apa saja deretan upacara tersebut?

Upacara Adat Sunda Ngaruwat Bumi

Di dalam bahasa Sunda, ngaruat memiliki ngarawat. Arti konotatif dari kata tersebut adalah memelihara atau mengumpulkan. Jenis upacara satu ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur terhadap segala limpahan rezeki yang diberikan oleh Tuhan sebagai pemilik semesta alam.

Upacara tersebut juga bertujuan untuk menolak berbagai jenis bala atau bencana yang bisa terjadi kapan saja. Tidak hanya itu saja, pada upacara satu ini ada juga beberapa bentuk penghormatan terhadap leluhur yang sudah tidak ada.

  1. Kapan Upacara Ini Dilangsungkan 

Upacara adat Sunda ini biasanya dilaksanakan setahun sekali. Umumnya masyarakat melaksanakan upacara tersebut selama dua hari Mulai tanggal 4 hingga tanggal 5 September. Ritual apa saja yang dilakukan di dalamnya?

  1. RItual Apa Saja yang Dilakukan?

Ketika Anda mengikuti upacara adat satu ini tentu saja ada beberapa ritual yang dilakukan oleh pemangku adat. Sudah pasti ritual yang dilaksanakan memiliki tujuan dan maknanya masing-masing berikut ini deretan ritual yang dilakukan pada momen upacara adat Sunda tersebut :

  1. Mintebeyan Numbal
  2. Ijab Kabul
  3. Hajat Buruan
  4. Dadahut
  5. Ngadieken
  6. Ijab Kobul Motong Munding
  7. Ngalawar
  8. Salawatan
  9. Numbal

Tentunya setiap prosesi upacara adat Sunda ini memiliki makna masing-masing dan memiliki nilainya tersendiri. Biasanya upacara satu ini dilakukan oleh seorang pemangku adat dipandu oleh pupuhu (para sepuh) di wilayah setempat.

Upacara Adat Sunda Seren Taun

Jenis upacara adat lainnya adalah Seren Taun. Upacara adat satu ini masih sering dilakukan di wilayah Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Seren Taun sendiri dilakukan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Sunda terhadap hasil panen yang sudah diraih.

Selain menyampaikan rasa syukur, upacara tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan permohonan kepada Tuhan semesta alam. Jadi masyarakat Sunda mengharapkan kebaikan dari terlaksananya upacara tersebut untuk panen tahun depan. Tidak hanya di Kuningan saja, ada juga beberapa kabupaten lain yang melaksanakan upacara tersebut.

  1. Kapan Seren Taun Dilaksanakan? 

Upacara Adat Sunda satu ini biasanya dilakukan setiap tanggal 22 bulan Rayagung (bulan Sunda). Di dalam budaya Sunda, rayagung sendiri merupakan bulan terakhir. Biasanya upacara Ini diawali dengan upacara ngajayak atau jemput padi yang dilakukan sejak tanggal 18 Rayagung.

Angka 18 ini sendiri mewakili kata welas atau kasih sayang. Karena 18 dalam bahasa Sunda dieja dengan kalimat dalapan welas. Ini mewakili 8 kebaikan yang diyakini berpengaruh besar terhadap kehidupan dalam kebudayaan Sunda.

  1. Ritual Apa Saja yang Dilakukan?

Dalam pelaksanaan Upacara Adat Sunda Seren Taun sendiri sudah pasti ada beberapa ritual yang dilakukan oleh pemangku adat. Berikut ini susunan upacara Seren Taun yang harus Anda ketahui :

Seperti dijelaskan sebelumnya, acara Seren Taun ini dimulai pada tanggal 18 Rayagung dengan acara Ngajayak atau menjemput padi.

  1. Acara ngajayak atau jemput padi
  2. Acara penumbukan padi.
  3. Acara kesenian dan hiburan.
  4. Penuturan kisah klasik sastra Sunda tentang perjalanan Pwah Aci Sahyang Asri

Sama seperti jenis upacara lainnya, ketika ritual tersebut dilakukan pemangku adat akan memegang peranan yang sangat besar. Para sepuh di wilayah tersebut yang akan membantu pemangku adat untuk menjamin kelancaran acara tersebut.

Upacara Adat Sunda Nyawang Bulan

Jenis upacara lain yang masih sering dilakukan oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat adalah Nyawang Bulan. Tradisi Nyawang Bulan biasanya dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Sunda dan Tionghoa di wilayah Jawa Barat.

Upacara adat Sunda tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta karena sudah memberikan kelancaran hidup bagi masyarakat Sunda dalam berbagai sektor kehidupan dari mulai perdagangan, pertanian, keamanan dan lainnya.

  1. Kapan Upacara Sawang Bulang Dilakukan?

Upacara Nyawang Bulan sendiri biasanya dilakukan setiap bulan September. Upacara ini dilangsungkan secara sakral setiap kali bulan purnama muncul. Di dalam bahasa Sunda sendiri, nyawang ini memiliki arti melihat atau memandang dari jauh.

Umumnya upacara Nyawang bulan ini dilakukan di area terbuka dari mulai lapangan, hutan, dan lokasi lainnya. Masyarakat Sunda meyakini kalau upacara Nyawang bulan memberikan ikatan yang sangat kuat antara pencipta dengan ciptaannya.

  1. Ritual apa saja yang dilakukan dalam upacara Nyawang Bulan?

Ketika upacara adat Sunda satu ini dilakukan, tentu saja ada beberapa ritual yang dilakukan oleh pemangku adat. Ritual tersebut dipimpin oleh seorang pemangku adat yang benar-benar memahami esensi dari Nyawang Bulan sendiri. Berikut ini deretan ritual yang ada di dalam acara nyawang bulan :

  1. Membuat kue bulan sebagai simbol Upacara Nyawang Bulan
  2. Berkumpul di tempat terbuka yang tidak ada halangan sama sekali untuk melihat bulan
  3. Mendengarkan kidung atau Rajah Sunda
  4. Melihat bulan sebagai acara puncak
  5. Doa bersama

Meskipun sangat berbenturan dengan tradisi masyarakat modern, ternyata upacara adat Sunda satu ini masih sering dilakukan di berbagai wilayah Jawa Barat. Diantaranya di wilayah Purwakarta dan Subang. Ada yang pernah melihatnya?

Upacara Adat Sunda Mapag Sri

Jenis upacara adat lain yang biasa dilakukan oleh masyarakat Sunda adalah Mapag Sri. Ketika bicara Dewi Sri, tentu saja upacara ini memiliki kaitan erat dengan padi. Dewi Sri sendiri diyakini sebagai simbol kemakmuran oleh masyarakat Sunda.

Ada banyak hal menarik yang akan Anda lihat pada upacara satu ini. Meskipun menjadi salah satu yang sangat sakral, ternyata upacara ini memiliki nilai-nilai Islam yang sangat kental. Ada akulturasi antara budaya Sunda dengan Islam di dalamnya.

  1. Kapan Upacara Mapag Sri Dilakukan?

satu ini tidak dilakukan di banyak wilayah. Menurut informasi yang berhasil kami kumpulkan, Mapag Sri hanya dilakukan di wilayah Kampung Leuwi Panas, Desa Sinar Jati, Kecamatan Dawuan saja.

Upacara ini umumnya dilakukan setiap bulan Agustus di wilayah tersebut. Tujuan dari upacara satu ini tentu saja untuk memperlihatkan rasa syukur terhadap Tuhan Semesta Alam atas pencapaian panen yang berhasil diraih oleh masyarakat Sunda itu sendiri.

  1. Ritual Apa Saja yang Dilakukan?

Ketika Upacara Adat Sunda ini dilakukan, sudah tentu ada beberapa ritual yang dilaksanakan di dalamnya. Berikut ini beberapa ritual yang biasa dilangsungkan pada saat Mapag Sri.

  1. Melakukan arakan simbol dewi Sri keliling kampung
  2. Melangsungkan berbagai jenis acara kesenian
  3. Melakukan Pagelaran Wayang Kulit Purwa dengan Lakon Sulanjana. Lakon ini menceritakan asal usul padi.
  4. Selamatan
  5. Memperebutkan air kahuripan yang bisa menangkal berbagai macam penyakit dan tolak bala.

Tentunya masih banyak upacara adat lain yang bisa Anda temukan di daerah Sunda. Namun 4 nama di atas adalah upacara adat yang masih sering dilakukan hingga saat ini. Jika Anda kebetulan berkunjung ke daera Sunda di waktu yang tepat, mengikuti upacara adat Sunda di atas adalah momentum yang sangat luar biasa.

Categories
Serba serbi

√75+ Tarian Perang Indonesia Terbaik Paling Menakjubkan

√75+ Tarian Perang Indonesia Terbaik Paling Menakjubkan

Tarian Perang Indonesia Terbaik Paling Menakjubkan
Tarian Perang Indonesia Terbaik Paling Menakjubkan

Beragam tarian perang Indonesia terbaik telah membuat banyak mata tertarik. Apalagi karena menggambarkan sejarah dan kondisi pada zaman nenek moyang. Pastinya terdapat semangat dan persatuan yang tergambar cukup jelas. Jadi, kegunaannya bukan berarti akan ditarikan saat perang akan bergejolak. Melainkan sebuah tanda atau penggambaran yang dilakukan dengan menari. Nantinya bisa memakai beragam senjata ataupun dengan tangan kosong.

Indonesia termasuk negara paling kaya dengan kebudayaan sehingga banyak terdapat pertunjukan perang. Pastinya berasal dari berbagai suku dengan ciri khas tersendiri. Hasilnya mampu menjadi daya tarik untuk ditonton. Sekarang bahkan menonton tari perang khas Indonesia tergolong sebagai objek wisata. Buktinya banyak orang menuju daerah terpencil demi melihatnya langsung. Termasuk untuk sekaligus mempelajari seni dan budaya lainnya.

Bagi Anda yang sedang mencari apa jenis tari tersebut, tentu berasal dari suku dan daerah besar. Terutama dulunya punya banyak sejarah berperang juga. Jadi, bisa mengetahui gambaran zaman dahulu.

Tarian Perang Indonesia Terbaik Papua dan Maluku

Papua dan Maluku tergolong sebagai daerah yang memiliki sejarah cukup keras. Terutama berkaitan dengan pertikaian antar suku pada masa lampau. Tidak heran sekarang tersaji banyak peninggalan kebudayaan yang menarik.

  1. Papua

Tarian perang Indonesia terbaik dari Papua bisa dibilang memiliki nama besar. Apalagi sejarahnya memang asli dipakai sebelum melakukan perang. Tidak heran jika gerakan serta penampilannya sama dibanding masa lalu. Cukup wajar karena menurut sejarahnya, masyarakat Papua gemar melakukan pertikaian. Terutama yang lebih parah adalah antara saudara atau keluarga. Tidak heran sering mendatangkan bencana cukup besar waktu itu. Salah satu yang paling terkenal mungkin berasal dari masyarakat Sentani. Kita sudah patut bertenang diri karena sudah tidak dipakai pada pertikaian. Melainkan hanya sekedar ditampilkan sebagai bentuk pertunjukan budaya.

  1. Tobe

Tobe merupakan pertunjukan menari yang hanya dilakukan oleh Suku Asmat. Dulunya ternyata dipakai sebagai penyemangat bagi orang yang akan berangkat berperang. Tapi sekarang hanya disajikan sebagai penyambutan tamu. Pada Tobe, nantinya terdapat penari pria bertelanjang dada serta memakai rok daun. Pastinya akan ditambah ikat kepala khas Asmat. Begitu juga senjata tombak dan busur khas serta iringan musik Papua.

  1. Cakalele

Kalau jenis tarian perang Indonesia terbaik dari Maluku, tidak lain bernama Cakalele. Umumnya memang ditunjukan langsung oleh banyak suku tradisional Maluku. Terlebih akan dilengkapi drum, fluter sampai dengan bia. Bila kita bertanya pada wisatawan, sebenarnya Cakalele sangat terkenal. Apalagi sering terdapat pada acara besar ditambah gelarannya cukup meriah. Belum lagi jumlah penarik Cakalele yang mencapai 30 orang.

Tari Peperangan Nusa Tenggara Timur

NTT termasuk sebagai provinsi yang digolongkan sebagai daerah timur nusantara. Tidak heran karakter rakyatnya kurang lebih mirip dengan Papua atau Maluku. Termasuk soal tarian serta pertunjukan berbau peperangan.

1. Hedung

Hedung termasuk sebagai tarian perang Indonesia terbaik cukup terkenal dari NTT. Apalagi jika Anda sedang berkunjung di Flores pasti kemungkinan bisa melihatnya. Terlebih jika terdapat sambutan ataupun acara besar. Sebenarnya Hedung tergolong sebagai kebudayaan asli Suku Adonara. Terutama bernilai baik karena menjadi gambaran semangat juang nenek moyang. Belum lagi ada bentuk kebebasan karena setiap orang berhak menarikannya.

Anda bisa melihat anak, wanita, orang tua beserta pemuda menari Hedung. Nantinya wajib menggunakan busana tradisional beserta senjata tombak berukuran panjang. Tidak heran cukup menarik bila kita tonton.

2. Reta Lo’u

Reta Lo’u tergolong budaya masyarakat Maumere di NTT. Ternyata menjadi gambaran langsung teknik bertarung suku Maumere dan Sikka Krowee. Nantinya pada Reta Lo’u, setiap pria harus menggunakan busana tradisional setempat. Ditambah lagi wajib meliuk pada tumpukan batu antara 3-4 meter. Saat melewati bambu, pria tersebut harus mengayunkan pedangnya. Pastinya bambu tidak berdiri langsung sehingga harus dipegang orang lain.

3. Caci

Tarian perang Indonesia terbaik Nusa Tenggara Timur lainnya yaitu Caci. Sebenarnya selain sebagai gerakan menari, ternyata dipakai sebagai permainan. Terutama pertandingan dua lelaki dalam suku Flores. Nantinya kedua lelaku tersebut akan dilengkapi cambuk serta perisai. Tapi tidak semuanya menyerang karena hanya ada satu yang menjadi penyerang atau bertahan. Caci mudah ditemukan saat penyambutan pejabat penting.

Tarian Peperangan Kalimantan Paling Penting

Tidak kalah dibandingkan daerah lain tarian perang Indonesia terbaik dari Kalimantan juga cukup menakjubkan. Apalagi karena tercipta dari pertikaian besar. Terutama yang terjadi dalam sejarah semasa masih lampau. Salah satu jenis pertunjukan perang dari Sumatera adalah Ajay Kenyah. Umumnya langsung ditampilkan hanya oleh Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Tentu Ajay memiliki arti sebagai teriakan untuk membentuk semangat. Sekarang kita cukup mudah apabila ingin melihat Ajay Kenyah dalam kegiatan sehari-hari. Terlebih jika terdapat sambutan terhadap rakyat atau orang penting. Begitu juga kebudayaan besar dari suku Dayak setempat.

Selanjutnya terdapat juga Kinyah Uut sebagai tarian perang Indonesia terbaik lainnya. Kinyah Uut tepatnya dari Kalimantan Barat dan sering menggambarkan teknik beladiri. Apalagi suku Uut Danum punya teknik khusus. Salah satu yang paling terkenal pada zamannya adalah Mandau berlapiskan racun. Tidak heran musuh yang terkena sedikit saja goresan bisa tewas. Tapi sekarang semuanya damai sehingga Kinyah Uut dijadikan pertunjukan. Kalimantan juga punya tarian perang Indonesia terbaik bernama Papatai. Tepatnya Kalimantan Timur dan menjadi tanda keberanian suku Dayak. Tidak lain dalam menghadapi setiap musuhnya pada suatu peperangan besar. Sebenarnya bagi orang lokal, sering juga disebut sebagai Kancet Papatai. Kita bisa merasa tertarik menonton karena bukan hanya gerakan menari saja. Melainkan ada tambahan teatrikal sehingga Papatai tambah menarik.

Tari Perang Dari Wilayah Sumatera

Sumatera pastinya punya banyak tarian perang Indonesia terbaik dari berbagai suku. Apalagi dulunya banyak kerajaan atau suku suka bertikai. Belum lagi dengan banyaknya senjata serta persiapan menghadapi perang. Salah satunya adalah Nias yang secara langsung sebagai gambaran perjuangan nenek moyang. Apalagi ternyata dulunya sering ada penyerangan antar kampung. Inilah yang membuat hubungan masa tersebut dinilai buruk. Jika Anda pernah melihat budaya lompat batu, ternyata masih berhubungan. Terutama karena menjadi pertanda para pemuda dapat ikutan berperang. Pastinya harus punya kemampuan dan melewati syarat sesuai adat. Sebagai tarian perang Indonesia terbaik, Nias pastinya menyiapkan beragam senjata khas. Termasuk dengan tampilan baju adat yang cukup unik. Kita dapat melihat bagaimana kekuatan orang suku Nias pada masa dulu. Sebenarnya Sumatera masih memiliki Fataele sebagai tarian untuk perang. Tapi berasal dari Sumatera Utara tepatnya pulau Nias. Disini kita dapat melihat dengan jelas gambaran Fataele pada sebuah perang saudara. Umumnya Fataele terbilang megah karena dilengkapi puluhan pria muda. Mereka akan saling berteriak dan mengeluarkan gerakan tarian menarik. Tidak ketinggalan Fataele juga dilengkapi senjata serta busana tradisional.

Melihat tarian yang terbilang cukup menakjubkan, sering membuat orang rela bepergian langsung melihatnya. Terutama supaya dapat merasakan sensasi perang. Apalagi dengan gerakan serta musik yang cukup menggelegar. Kita bisa melihat dengan bebas karena umumnya sudah dipakai sebagai bentuk kebudayaan. Jadi, tidak lagi ada peperangan karena berbagai suku sudah hidup damai. Pantas disarankan melihat tarian perang Indonesia terbaik.

Categories
Serba serbi

√75+ Ukiran Kayu Jepara, dari Kerajaan sampai ke Mancanegara

√75+ Ukiran Kayu Jepara, dari Kerajaan sampai ke Mancanegara

Ukiran Kayu Jepara, dari Kerajaan sampai ke Mancanegara
Ukiran Kayu Jepara, dari Kerajaan sampai ke Mancanegara

Apakah Anda sudah pernah melihat ukiran kayu Jepara? Ukiran dari kota Jepara saat ini sangat terkenal loh. Tidak hanya di tanah air namun juga di luar negeri. Berdasarkan cerita yang beredar, kerajinan ukiran kayu dari Jepara telah ada sejak masa kerajaan. Masyarakat terus menjaga dan melestarikannya hingga akhirnya dikenal luas oleh masyarakat dunia. Bahkan, Jepara mendapat julukan The World Carving Center atau kota ukir dunia. Sangat menakjubkan bukan? Nah, kalau Anda belum mengenal kerajinan ini, mari membaca artikel berikut sampai paragraf terakhir.

Menyimak Sejarah Panjang Ukiran Kayu Jepara

Sebelum terkenal sampai ke luar negeri seperti sekarang, kerajinan ukiran kayu dari Jepara mengalami sejarah panjang. Ada peran banyak pihak sampai bisa meraih gelar The World Carving Center. Berdasarkan cerita yang beredar, sejarah ukiran kayu Jepara dimulai dari Kerajaan Majapahit. Sebelumnya perlu Anda tahu, kisah ini adalah legenda yang telah diceritakan secara turun temurun dari masyarakat setempat. Jadi begini, pada mulanya ada seorang ahli lukis dan ukir yang mempunyai nama Prabangkara. Seperti kisah kerajaan pada umumnya, Anda pasti tahu kalau ada seorang rakyat yang mempunyai kemampuan tertentu, akan mendapat tugas penting dari kerajaan.

Datang satu hari dimana Raja mengundang Prabangkara untuk ke istana kerajaan. Raja Brawijaya memerintahkan Prabangkara untuk melukiskan istrinya. Akan tetapi, perintah tersebut mengharuskan lukisan sang permaisuri tanpa busana. Lukisan tersebut ditujukan sebagai bentuk cinta Raja Brawijaya kepada sang permaisuri. Masalahnya disini ialah Prabangkara tidak diperkenankan melihat sang permaisuri secara langsung tanpa busana. Jadi, ia harus mengandalkan imajinasinya untuk melukis. Setelah berusaha dengan sungguh-sungguh, akhirnya lukisan berhasil diselesaikan oleh Prabangkara. Lukisannya begitu sempurna sampai kejadian buruk menimpa. Jatuh seekor cicak dalam lukisan tersebut.

Sebab cicak itu, lukisan jadi tampak seperti ada tahi lalat pada tubuh sang permaisuri. Sang Raja marah besar, sebab sejatinya sang permaisuri memang mempunyai tahi lalat pada tempat yang tepat dimana cicak jatuh. Kemarahan sang Raja mengantarkan Prabangkara pada hukuman, yakni diterbangkan memakai layang-layang sampai akhirnya jatuh di daerah belakang gunung. Tidak jauh dari pusat Kota Jepara. Di tempat tersebut, Prabangkara mengajarkan seni ukir kepada masyarakat. Sehingga tercipta ukiran kayu Jepara yang cantik dan mampu bertahan sampai sekarang.

Perkembangan Seni Ukir di Jepara

Setelah seni ukir tumbuh di masa Kerajaan Majapahit, lantas semakin berkembang memasuki zaman Kerajaan Kalinyamat. Jadi, masyarakat yang ada di belakang gunung, telah menjadi pengukir handal. Mereka mengirimkan perkakas ukiran kayu ke istana kerajaan. Jadi, para pengrajin ini berhasil memenuhi keperluan anggota keluarga kerajaan. Lantas, produk kelompok pengrajin ini terus berkembang sampai ke desa lainnya. Akan tetapi, setelah Ratu Kalinyamat meninggal dunia, kelompok pengrajin tidak lagi mengembangkan ukiran kayu Jepara. Dapat dikatakan bahwa seni ukir ini meredup sampai kemudian datang seorang pahlawan baru. Apakah Anda bisa menebak siapa pahlawan yang berhasil mempopulerkan kembali seni ukir ini bahkan sampai ke mancanegara? Dia adalah sosok perempuan yang begitu cerdas dan pemberani.

Sosok ini adalah RA Kartini. Raden Ajeng Kartini sebagai rakyat Jepara merasa iba melihat kehidupan miskin yang dialami oleh para pengrajin. Lantas, ia mengajak pengrajin ukiran kayu Jepara untuk memproduksi berbagai perkakas. Mulai dari meja kecil, figura, kotak perhiasan, hingga cinderamata. Produk ukiran tersebut lantas dikirimkan ke Semarang dan Batavia. Bahkan, ia juga menjualnya kepada teman-teman di luar negeri. Semua hasil penjualan diserahkan seutuhnya kepada para pengrajin. RA Kartini tidak mengambil keuntungan sedikit pun. Berkat perannya, masyarakat pengrajin dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Pada masa sekarang, ukiran kayu Jepara semakin berkembang. Pada tahun 2015, negara ekspor kerajinan ini semakin luas, yakni sebanyak 113 negara termasuk Amerika Serikat. Hingga akhirnya mendapat julukan The World Carving Center atau kota ukir dunia.

Pesona Seni Ukir Kayu dari Jepara

Para pengrajin Jepara mampu menghadirkan beragam produk untuk masyarakat. Mereka bisa mengukir untuk beragam benda misalnya saja patung, pintu, lemari, genteng, sampai menciptakan relief. Ukiran kayu Jepara yang sangat bervariasi menunjukkan jiwa seni, keahlian dan ketrampilan para pengrajin. Tidak heran apabila berhasil menciptakan kerajinan yang menarik dan begitu cantik dipandang. Bahkan, para pengrajin berhasil mengikuti perkembangan zaman. Sehingga motifnya semakin memikat masyarakat. Jadi, bukan hanya tersedia motif klasik yang umumnya disukai oleh masyarakat zaman dahulu. Namun juga mampu menawarkan motif yang sedang berkembang dalam masyarakat. Hal ini membuat masyarakat tidak bosan untuk terus berlangganan kerajinan ukiran kayu Jepara.

Pesona lain dari seni ukir dari Jepara ialah motifnya yang cantik dan begitu khas. Motif ini menggambarkan kebudayaan suku Jawa. Umumnya, motif berupa daun pokok yang membentuk relung dan krawing. Para pengrajin ukiran kayu Jepara juga mengandalkan keindahan alam Pulau Jawa untuk menciptakan karya khas. Misalnya motif khas jumbai yang berbentuk daun terbuka layaknya kipas lantas ujungnya berbentuk runcing. Lantas ada pula motif tangkai relung yang bentuknya memutar. Gayanya memanjang dan membentuk cabang kecil. Dari segi material juga berkualitas sebab memakai kayu jati. Tahukah Anda bahwa jenis kayu ini bisa awet sampai 20 tahun?

Tidak berhenti sampai disitu, material kayu jati juga begitu cantik untuk dijadikan kerajinan. Sebab memiliki tekstur halus, serat tajam dan warnanya seragam. Karakteristik kayu jati membantu memunculkan ukiran rapi dan halus. Perpaduan material kayu, keahlian pengrajin dan variasi motif membuat ukiran dari Jepara tampak begitu mempesona. Maka tidak heran bisa sangat memikat pembeli dari berbagai daerah.

Ragam Motif Ukiran Kayu Jepara

Tadi telah disampaikan bahwa pengrajin mampu menghadirkan variasi motif pada kerajinan ukiran. Berikut ini beberapa motif yang berhasil menarik perhatian pembeli dari Indonesia dan luar negeri.

  1. Makara

Pertama ada motif makara yang merupakan gabungan dari dua agama di tanah air. Yakni Islam dan Hindu. Makara sebenarnya adalah makhluk mitologi Hindu yang mempunyai bentuk gabungan dua binatang.

Makara dipercaya oleh penganut agam Hindu sebagai kendaraan Dewi Gangga dan Dewa Baruna. Kalau Anda ingin tahu motif ini, coba saja perhatikan relief candi di tanah air.

  1. Daun

Motif paling familiar dari ukiran kayu Jepara adalah daun. Motif ini mudah ditemukan pada produk pajangan dan dekorasi rumah. Motif ini terinspirasi dari tumbuhan di daerah pegunungan, misalnya daun trubusan dan pohon kamboja.

  1. Burung

Ada pula motif binatang, yakni bentuk burung. Biasanya terdapat burung yang dikelilingi oleh daun dan bunga. Bentuk burung ini juga yang pertama kali menarik minat masyarakat mancanegara.

  1. Naga

Motif naga cukup populer apabila dibandingkan dengan yang lainnya. Naga merupakan hewan mitologi yang melambangkan kekuasaan. Jadi tidak heran kalau banyak orang yang menginginkan motif ini. Apakah Anda juga tertarik untuk memilikinya?

  1. Kaligrafi

Motif kaligrafi umum ditemukan pada dekorasi pajangan dinding. Pajangan kaligrafi ini begitu kokoh, tahan lama dan mampu mempercantik hunian. Jangan lewatkan untuk memiliki seni ukir ini. Indonesia mempunyai banyak sekali kerajinan tangan, salah satunya berbentuk ukiran. Kerajinan yang cukup terkenal sampai ke mancanegara hingga mendapat julukan The World Carving Center atau kota ukir dunia ialah ukiran kayu Jepara.

Categories
Serba serbi

√75+ Seputar Hari Raya Nyepi, Ritual dan Makanan Khasnya

√75+ Seputar Hari Raya Nyepi, Ritual dan Makanan Khasnya

Seputar Hari Raya Nyepi, Ritual dan Makanan Khasnya
Seputar Hari Raya Nyepi, Ritual dan Makanan Khasnya

Ketika mendengar Hari Raya Nyepi sepertinya begitu identik dengan Bali. Meskipun sebenarnya bukan cuma masyarakat Bali saja yang merayakan tahun baru umat Hindu tersebut. Mirip dengan namanya, Nyepi berarti sepi atau sunyi. Ketika merayakan tahun baru tersebut, umat Hindu Bali tidak akan keluar rumah entah untuk bekerja, belajar, atau berlibur. Tahun baru bagi umat Hindu ini juga dirayakan dengan beberapa upacara atau ritual untuk mendekatkan diri dengan Tuhan. Jadi, bukan hanya sekedar diam diri di rumah saja ya.

Ritual Menyambut Tahun Baru Umat Hindu

Apakah Anda pernah mengira kalau Hari Raya Nyepi langsung dilakukan dengan tidak keluar rumah sama sekali? Sebelum tahun baru bagi Umat Hindu tersebut tiba, ada beberapa ritual yang perlu dilakukan.

Sebab, tujuan utama dari perayaan tahun baru tersebut ialah mensucikan diri dan menaikkan kualitas hidup. Ini dia beberapa upacara yang wajib dilangsungkan dalam menyambut tahun baru.

  1. Upacara Melasti

Ritual dimulai dengan Upacara Melasti untuk membersihkan diri dari semua kotoran. Bukan hanya kotoran fisik loh, namun juga kotoran batin (bhuana alit dan amertha). Sehingga akan mencapai hidup yang sejahtera.

Upacara Melasti ini memakai arca, pretima dan barong sebagai simbol pemujaan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Lantas, diarak menuju sumber air untuk memohon pembersihan dan tirta amertha (air suci kehidupan).

  1. Pemujaan

Setelah jiwa dan raga dibersihkan, upacara berikutnya dalam Hari Raya Nyepi ialah pemujaan. Umat Hindu menyampaikan bhakti di Balai Agung atau Pura Desa di setiap desa pakraman.

  1. Tawur Agung (Mecaru)

Tepat satu hari sebelum tahun baru tiba, dilaksanakan ritual Tawur Agung. Tawur Agung ialah proses mengembalikan sari-sari alam supaya terbentuk keseimbangan. Tawur Agung ditujukan untuk membuat kehidupan menjadi harmonis. Ritual berikutnya dalam Hari Raya Nyepi ialah upacara pengerupukan. Semua rumah dan pekarangan disebari Nasi Tawur, diobor-obori, disemburi Mesui serta seluruh benda di sekitarnya dipukuli hingga menciptakan suara keras. Pada malam pengerupukan ini umat Hindu berupaya mengusir buthakala yang disimbolkan dengan boneka raksasa bernama Ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh yang terbuat dari kertas dan bambu ini diarak keliling desa lantas dibakar dalam api unggun.

Acara Inti Hari Raya Nyepi

Sebenarnya sangat wajar kalau misalnya banyak masyarakat umum yang mengira Hari Nyepi dirayakan dengan cara berdiam di rumah saja. Sebab, hal itu merupakan acara inti pada saat Hari Nyepi telah datang.

  1. Nyepi

Ini dia acara puncak Hari Raya Nyepi, yakni menahan diri di dalam rumah selama 24 jam. Mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari esok hari. Selama itu, tidak akan ada penganut Agama Hindu yang pergi satu langkah saja dari rumah. Lantas apa yang dilakukan umat Hindu selama 24 jam di dalam rumah? Mereka mengamalkan Catur Brata. Catur Brata ini memuat beberapa ritual. Pertama adalah Amati Geni yang mana umat Hindu dilarang melakukan aktivitas yang perlu menyalakan api. Kemudian Amati Lelanguan yakni mencegah hal berhubungan dengan wacika.  

Wacika merupakan perkataan benar, yang dalam interaksi dengan umat manusia dan Tuhan telah atau belum dilaksanakan. Kemudian Amati Karya, maksudnya tidak bekerja namun justru mengevaluasi diri terhadap pekerjaan. Terakhir ada Amati Lelungan yakni tidak keluar rumah dengan mengevaluasi diri. Jadi pada intinya umat Hindu fokus pada upaya mengevaluasi diri. Mengevaluasi diri saat suasana sepi menjadi lebih efektif bukan?

  1. Ngembak Geni

Ritual terakhir dalam Hari Raya Nyepi ialah Ngembak Geni. Jadi, umat Hindu yang sudah selesai melakukan ritual inti Nyepi, selanjutnya bisa kembali beraktivitas normal seperti biasanya.

Biasanya, umat Hindu juga mengunjungi saudara atau kerabat dengan tujuan menyapa dan bermaaf-maafan. Nyepi bukan sekedar ritual untuk mendekatkan diri dengan Tuhan namun juga sesama manusia untuk mencapai kehidupan sejahtera.

Kuliner Khas Ketika Tahun Baru Hindu

Mendekati Hari Raya Nyepi, ada banyak sekali kuliner khas yang dibuat oleh masyarakat Bali. Kalau Anda sedang berada di Bali tepat beberapa hari sebelum Nyepi, bisa mencoba sejumlah makanan tersebut.

  1. Nasi Tepeng

Pertama ada nasi tepeng, yakni kuliner khas dari Gianyar Bali. Nasi tepeng ini dibuat dari perpaduan kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor lantas ditaburi dengan kelapa parut. Nasi tepeng ini cocok sekali disantap untuk mengenyangkan perut. Kalau misalnya jauh-jauh datang ke Bali, tentu harus menikmati makanan khasnya bukan? Apalagi cita rasa aslinya tidak mungkin bisa ditemukan di daerah lain.

  1. Ayam Betutu

Siapa yang tidak mengenal ayam betutu? Sepertinya semua orang sudah familiar dengan makanan lezat asli Bali ini. Ketika Nyepi, ayam betutu umumnya dipakai sebagai sajian dalam acara sesembahan.

  1. Lawar

Berikutnya ada lawar. Lawar dibuat dari sayuran, daging cincang dan bumbu khas Bali. Menyantap lawar tidak hanya lezat, namun juga sehat ya. Sebab ada perpaduan daging dan sayuran.

  1. Entil

Entil ialah kuliner yang umum disajikan dengan bentuk mirip ketupat. Kuliner ini terbuat dari beras, lantas dibungkus daun dan diikat dengan bambu. Entil telah menjadi hidangan khas Hari Raya Nyepi sejak zaman dahulu.

  1. Cerorot

Setelah membahas makanan berat, jangan sampai melewatkan jajanan khas. Cerorot ialah kue basah khas Bali yang mempunyai bentuk memanjang mirip kerucut. Cerorot dibentuk memakai kulit ental.

  1. Jaja Apem

Ada lagi makanan ringan khas Bali yakni jaja apem. Jaja apem dibuat dari adonan fermentasi tepung beras lantas ditambahkan tape singkong dan air kelapa. Sepertinya sudah terbayang ya perpaduan rasa yang nikmat dari jaja apem?

Keadaan di Bali Ketika Nyepi

Setelah menyimak beberapa ritual dalam merayakan Hari Raya Nyepi, sepertinya sedikit banyak tampak seperti apa kondisi di Bali. Benar-benar senyap tanpa adanya aktivitas masyarakat.  Keadaan disana benar-benar tampak seperti tidak ada aktivitas apapun dalam rumah. Sebab, masyarakat tidak akan menyalakan listrik, lampu, berbincang-bincang, berangkat sekolah, maupun berangkat kerja. Ketika diamati dari luar rumah, benar-benar tampak tidak ada aktivitas, suara maupun cahaya. Layaknya kota mati tanpa ada tanda-tanda kehidupan. Sebenarnya, ada maksud khusus mengapa tidak melakukan aktivitas normal atau gaduh seperti umumnya.

Masyarakat Hindu percaya bahwa dengan membuat sunyi keadaan akan mampu mengelabui setan. Jadi, mereka percaya setan pembawa bencana akan berpikir tidak ada penghuni manusia sehingga pergi dari tempat tersebut. Selain tidak akan melihat tanda kehidupan di rumah masyarakat, sejumlah fasilitas umum juga ditutup sementara. Misalnya saja bandara. Akan tetapi, untuk fasilitas mendesak seperti rumah sakit tetap buka.   Pada saat Hari Raya Nyepi, umat Hindu benar-benar menahan diri dari mengikuti hawa nafsu. Mendekatkan diri kepada Tuhan. Sehingga mencapai kesucian lahir maupun batin.   Umat Hindu juga membangun hubungan baik dengan sesama manusia begitu aktivitas Nyepi selesai. Hal ini ditandai dengan aktivitas silaturahmi. Silaturahmi ini dilakukan dengan keluarga dan tetangga.

Melalui aktivitas saling memaafkan, maka tercipta kehidupan baru yang bersih. Memaafkan segala kesalahan, saling menyayangi sesama manusia, lantas menciptakan hidup damai dan rukun. Indonesia mempunyai banyak sekali agama. Dimana masing-masing agama mempunyai sistem penanggalan tersendiri sehingga tahun baru juga dirayakan dengan ritual berbeda. Misalnya saja Hari Raya Nyepi yang dirayakan oleh masyarakat Hindu.

Categories
Serba serbi

√75+ Warisan Budaya Indonesia Terbaik Dalam Daftar UNESCO

√75+ Warisan Budaya Indonesia Terbaik Dalam Daftar UNESCO

Warisan Budaya Indonesia Terbaik Dalam Daftar UNESCO
Warisan Budaya Indonesia Terbaik Dalam Daftar UNESCO

Beragan warisan budaya Indonesia patut menjadi kebanggaan karena telah diakui oleh dunia. Apalagi menjadi ciri khas yang tidak dapat diikuti negara lain. Termasuk supaya tetap menjadi milik negara kita tercinta. Sekarang beragam warisan telah masuk daftar UNESCO. Kita tahu badan dunia ini merupakan organisasi pendidikan, keilmuan sampai kebudayaan anggota PBB. Berdiri sejak 1945 dan membantu mengurus kebudayaan asli suatu negara. Tentunya penting untuk menjadi bagian UNESCO supaya seni dan peninggalan nenek moyang tidak diakui negara lain. Terlebih sudah banyak kasus merebutkan sehingga membahayakan. Terutama antara negara yang berkaitan.

Masuknya warisan kebudayaan Indonesia pada UNESCO sendiri termasuk sebagai langkah gerak cepat pemerintah. Tentunya supaya mendaftarkan pada badan dunia yang tertinggi. Kemudian tidak ada lagi negara tetangga berani mengakuinya. Ada beberapa jenis seni seperti musik, beladiri, tarian, senjata adat sampai kendaraan kuno. Cukup unik karena menjadi ciri khas suku atau daerah. Patut kita ketahui dan lestarikan supaya tetap terjaga.

Warisan Budaya Indonesia Berupa Musik dan Tarian

Berbagai candi serta situs bersejarah negara kita memang dianggap cukup menakjubkan. Bahkan telah menjadi objek wisata menarik bagi banyak kalangan. Cukup membanggakan juga karena diakui langsung UNESCO.

  1. Angklung

Angklung merupakan warisan budaya Indonesia terpopuler dalam bentuk musik. Asalnya dari Sunda dan dapat dimainkan dengan cara menggoyangkan sehingga nada keluar. Kita patut bersyukur supaya tetap lestari melalui edukasi. Pengakuan UNESCO terhadap angklung sebenarnya sudah ada sejak 2010. Tambah bagus karena sekarang telah terdapat museum angklung cukup besar. Tepatnya berdiri di Bandung yang bernama Angkung Udjo dan cukup terkenal.

  1. Gamelan

Gamelan tidak kalah memiliki nama dibandingkan dengan angklung. Disini kita dapat melihat banyak instrumen dimainkan dalam sekali waktu. Mulai dari gambang, saron, gong maupun gendang sehingga muncul lagu menarik. Sebenarnya perkembangan alat musik gamelan pernah besar saat zaman Hindu-Budha. Terutama karena dilakukan saat terdapat pertunjukan wayang maupun tarian. Begitu juga tembangan tradisional dari adat Jawa.

  1. Tari Saman

Kalau berbicara mengenai tarian warisan budaya Indonesia, tentu cukup berlimpah. Misalnya tari saman yang berasal dari Gayo, Aceh. Setidaknya tari saman sudah diakui oleh UNESCO sejak 2011 dan cukup megah. Hal ini tidak lain disebabkan karena banyaknya penari pada tari saman. Umumnya bisa dilakukan pria secara berkelompok dalam acara keagamaan atau event besar. Patut dipelajari supaya tidak punah atau menghilang.

  1. Tari Bali

Selain tari saman, terdapat juga tari bali yang tidak kalah menariknya. Terdapat beberapa level seperti keramat, semi-keramat sampai sekedar hiburan. Diakui UNESCO sejak 2015 dan menjadi daya tarik besar.

Kebudayaan Beladiri dan Senjata Dalam UNESCO

Tentunya setiap warisan budaya Indonesia bukan hanya berhubungan dengan musik atau tarian. Melainkan terdapat beladiri serta senjata yang dianggap menawan. Tentunya menjadi keunggulan utama dalam sejarah negara. Misalnya pencak silat yang sudah terkenal apalagi dilengkapi dengan banyak aliran. Pastinya menjadi kebanggaan utama karena banyak dipakai pada film. Terutama disebabkan banyak teknik serta gerakan paling keren.

Ternyata pemberitahuan dari UNESCO diberikan langsung oleh Nadjamuddin Ramly. Tidak heran menjadi kebanggaan utama karena dipastikan menjadi milik Indonesia. Tidak boleh lagi terdapat negara yang ingin mengakuinya. Sebagai warisan budaya Indonesia, pastinya cukup menyenangkan karena semakin banyak yang mengenal. Termasuk mempelajarinya sebagai beladiri terbaik. Begitu juga sebagai perkenalan pada serial dan film blockbuster.

Selain beladiri, pastinya terdapat senjata terbaik yang diakui UNESCO seperti keris. Kita bersyukur sudah resmi diakui karena ditetapkan tahun 2006. Keris sangat berguna karena dapat dipakai pada kegiatan sehari-hari. Pantas sebagai warisan budaya Indonesia karena umumnya digunakan sebagai perlengkapan adat. Terutama melengkapi busana maupun ritual adat Jawa. Termasuk fungsinya yang terkenal yaitu sebagai pusaka turun temurun. Sebenarnya bagi orang Jawa, perawatan keris tergolong masih cukup besar. Terutama karena terdapat tradisi seperti mencuci keris satu tahun sekali. Ditambah lagi jual beli senjata adat keris masih dinilai tinggi.

Warisan Seni Kebudayaan UNESCO Paling Megah

Kemegahan peninggalan nusantara yang telah diakui pastinya tidak hanya berukuran kecil. Melainkan banyak juga kebudayaan dengan ukuran besar atau megah. Tidak heran mampu dijadikan sebagai bentuk keagungan seni.

1. Candi Borobudur

Kalau membahas kemegahan peninggalan zaman dulu, candi borobudur tidak dapat kita tinggalkan. Tidak heran mudah masuk warisan budaya Indonesia pada UNESCO. Bahkan terdaftar pada 1991 dan termasuk 7 keajaiban dunia. Sebenarnya candi borobudur juga tergolong sebagai objek wisata bagi pengunjung internasional. Terlebih dianggap sebagai peninggalan arkeologi bersejarah. Tentu dalam masa Syailendar sehingga selalu bervisual megah.

Selain candi borobudur, sebenarnya Indonesia masih memiliki candi Prambanan. Tergolong sebagai peninggalan zaman Hindu dan punya cerita mistis. Tidak lain legenda Rara Jonggrang yang identik dengan Prambanan.

2. Subak

Subak bisa kita anggap sangat megah disebabkan karena penampilannya yang luar biasa. Sebenarnya subak merupakan suatu sistem irigasi warga Bali. Ternyata memiliki banyak pesan seperti irigasi adil satu sama lain. Termasuk kalau diperhatikan, maka bentuknya tergolong sangat menarik. Tidak heran mampu dijadikan sebagai daya tarik terbesar untuk kegiatan berfoto. Subak masuk UNESCO tahun 2012 setelah sidang di Saint Petersburg, Rusia.

3. Perahu Pinisi

Warisan budaya Indonesia paling megah lainnya adalah perahu pinisi. Seperti kita ketahui tradisi tersebut sudah dibuat oleh masyarakat Bugis. Tidak lain yang punya sejarah maritim cukup menawan pada zaman dahulu. Sekarang kita patut berbangga karena pembuatan perahu pinisi masih dilakukan turun temurun. Belum lagi sering dibawa oleh TNI Angkatan Laut saat bepergian. Terutama bertujuan demi mengenalkan perahu pinisi ke dunia.

Seni Indonesia Paling Terkenal di Indonesia

Sebenarnya jika membahas soal warisan budaya Indonesia, banyak yang terbilang sangat terkenal. Terutama karena sudah dipakai orang seluruh dunia seperti batik. Bahkan dijadikan sebagai busana nasional Indonesia. Sebagai warisan kebudayaan, tentunya cukup sakral disebabkan oleh teknik pembuatannya. Termasuk berbagai motif di dalamnya yang mewakili status sosial. Sering terdapat motif sesuai gelar ataupun kekayaan.

Selain batik, tentunya terdapat wayang kulit yang terkenal sangat indah serta berharga bagi negara. UNESCO menetapkan sebagai warisan sejak 2003. Kita patut bersyukur karena sekarang masih terdapat pertunjukan wayang kulit. Sebagai warisan budaya Indonesia, wayang kulit dikenal sebagai penyebar moral agama. Tentunya berhubungan dengan cerita hidup berisi pesan positif. Sekarang wayang kulit masih turun temurun diajarkan beberapa pihak. Selanjutnya ada juga noken yang berasal dari Indonesia Timur tepatnya Papua. Bentuknya seperti tas rajut yang telah membutuhkan perlindungan mendesak. Terutama supaya tidak menghilang karena produksi berkurang.

Cukup wajar disebabkan karena sekarang persaingan tas sangat besar. Terlebih karena penggunaan tas rajut tradisional termasuk berkurang. Tidak heran perlu dilindungi agar ada produksi lebih banyak untuk masyarakat. Karena berbagai warisan seni dan kebudayaan tersebut sudah masuk UNESCO, kita bisa merasa tenang. Terutama tidak dapat lagi diambil atau diakui negara lain. Jadi, dipastikan sepenuhnya menjadi milik bangsa Indonesia. Meski begitu, kita tetap harus memberikan apresiasi dengan cara melestarikan. Apalagi supaya tetap lestari dan tidak menghilang dari peradaban. Terlebih semua warisan budaya Indonesia terbilang penting bagi negara.

Categories
Serba serbi

√75+ Mengenal Keunikan Ogoh-ogoh Bali yang Menyeramkan

√75+ Mengenal Keunikan Ogoh-ogoh Bali yang Menyeramkan

Mengenal Keunikan Ogoh-ogoh Bali yang Menyeramkan
Mengenal Keunikan Ogoh-ogoh Bali yang Menyeramkan

Berbagai keunikan ogoh-ogoh bali tentunya belum banyak diketahui oleh masyarakat. Apalagi jika belum pernah mengunjungi pulau Dewata secara langsung. Terlebih kebanyakan hanya ditemui di Pulau Bali saja. Saat kita melihatnya, cenderung dilengkapi dengan tampilan yang menakutkan. Bahkan selalu membuat anak-anak berlari jika melihatnya. Termasuk bila kita perhatikan secara detail wajah beserta perawakan patung tersebut. Meski tergolong menakutkan, sebenarnya termasuk sebagai karya seni patung di Indonesia. Tidak heran perli dilestarikan karena tergolong kebudayaan asli. Patung ini menggambarkan langsung kepribadian Bhuta Kala.

Biasanya bagi Anda yang mengunjungi Bali saat hari raya Nyepi, sangat mudah menemukannya. Terlebih karena dipakai sebagai arakan di jalanan. Selain sebagai seni dan budaya, ternyata mengandung nilai atau pesan. Selain itu ternyata banyak keunikan yang terdapat pada patung raksasa menakutkan tersebut. Pastinya penting kita ketahui demi mengetahui sejarah dan fungsinya. Termasuk apa nilai penting bagi agama dan kebudayaan setempat.

Sejarah Keunikan Ogoh-ogoh Bali Paling Unik

Kalau kita membicarakan sejarah mengenai patung raksasa ini, ternyata sudah cukup panjang. Setidaknya diberlakukan pada ritual hari raya nyepi. Tidak lain pada tahun 1983 yang perwujudannya dibuat pada masa tersebut. Ternyata keunikan ogoh-ogoh bali semakin terlihat saat nyepi dijadikan sebagai hari lubur nasional. Tidak heran jika setelah itu selalu dibuat waktu hari raya datang. Apalagi semakin meluas dengan antusias rakyat. Sebenarnya bisa semakin populer setidaknya waktu terdapat Pesta Kesenian Bali XII. Pada masa tersebut ditunjukan dan dianggap menarik bagi penonton. Tidak heran jika kemudian sangat disenangi untuk dibuat dan ditampilkan.

Penggambaran disini sebenarnya memang sangat detail dengan Bhuta Kala. Tidak lain tergolong ada dalam ajaran Hindu Dharma dengan arti berbeda. Khusus Bhu adalah kekuatan sedangkan Kala diartikan sebagai Kala. Tentu saja kekuatan disini digambarkan sebagai besarnya alam semesta. Lalu waktu dapat diartikan sebagai tidak terukur maupun terbantahkan oleh manusia. Kebanyakan saat kita melihatnya mungkin gambaran makhluk neraka. Tidak heran keunikan ogoh-ogoh bali terlihat pada bentuk makhluk menyeramkan. Jadi, wajar saja kalau mirip seperti raksasa dengan taring dan tubuh besar. Tentunya mirip seperti yang dijelaskan pada bentuk Butho.

Sebenarnya meskipun lebih terkenal dengan gambar raksasa, banyak jenis bentuk lainnya dibuat. Hal ini sesuai ketentuan Mayapada, Surga dan Neraka. Tidak jarang juga menemukan tokoh terkenal dibuat sebagai patung. Baik pemimpin negara, artis terkenal, tokoh agama atau pesepakbola bisa dibuat. Tentu masih menyesuaikan dengan kreativitas para pembuatnya. Termasuk kebutuhan serta momen tren yang disenangi masyarakat.

Asal Muasal Patung Untuk kebudayaan Bali

Kegunaan patung ini tentunya sangat besar karena dapat menjadi bentuk kreativitas masyarakat. Apalagi nantinya dijadikan sebagai pertunjukan keliling di jalanan. Termasuk supaya semua orang yang melihatnya menjadi berani melihatnya.

  1. Kreativitas

Kreativitas pastinya dapat menjadi manfaat terbesar bagi keunikan ogoh-ogoh bali. Tentu Bali memiliki banyak wilayah serta golongan masyarakat. Mereka semua tertarik saling membuat patung dengan tampilan paling menarik. Setiap warga masyarakat tidak ingin kalau patung buatannya kalah. Tidak heran berusaha semaksimal mungkin supaya buatannya dianggap paling bagus. Bahkan menggunakan bahan berkualitas tinggi dengan ukuran yang besar.

Selain itu tidak menutup kemungkinan membuat desain lebih realistis. Terutama supaya penampilan menjadi semakin gahar dibandingkan milik daerah lain. Kebanggaan telah menjadi salah satu dasar kenapa semakin bagus.

  1. Pertunjukan Penting

Patung besar ini seringkali digunakan sebagai pertunjukan penting bagi masyarakat. Tepatnya menyambut hari raya nyepi bagi orang Hindu. Tentunya yang hidup serta besar di pulau Dewata sebagai penganut agama Hindu. Nantinya sepanjang desa akan melakukan proses pengarakan yang cukup meriah. Terutama banyak jenis pengawalan dilakukan ditambah dengan musik atau seni. Termasuk tambahan kebudayaan Bali yang khas dengan pertunjukan tersebut.

  1. Bentuk Keberanian

Selain itu keunikan ogoh-ogoh bali juga sebagai bentuk keberanian penganut hindu. Terlebih supaya berani menghadapi makhluk menakutkan meskipun neraka. Apalagi akan dikalahkan meskipun kita hanya seorang manusia biasa. Ditambah karena bisa berupa tokoh menarik, artinya dapat menunjukkan kritik juga. Tidak lain jika berikan pada tokoh yang dianggap punya kekurangan. Kegunaan patung tersebut kemungkinan akan lebih bermanfaat lagi.

Pembuatan dan Pawai  Pada Acara Keagamaan Bali

Salah satu keunikan ogoh-ogoh bali memang terdapat dalam bentuk pembuatan. Sebenarnya pada akhirnya, patung tersebut tidak untuk koleksi. Bukan juga sebagai pertunjukan lagi melainkan akan dibakar sampai habis. Inilah yang menyebabkan pada proses pembuatan harus dilakukan dengan menawan. Terutama dalam bentuk spektakuler serta tampilan cukup unik. Tidak menutup kemungkinan keluar uang banyak pada proses pembuatan patungnya.

Demi membuat patung paling unik, tidak menutup kemungkinan butuh waktu cukup lama. Bukan hanya berhari-hari melainkan sampai beberapa bukan. Tidak lain supaya makna yang diserap di dalamnya dapat dirasakan warga. Karena keunikan ogoh-ogoh bali terlihat pada penampilannya, membuat kita paham pembuatnya tidak main-main. Melainkan mau mengeluarkan uang dan usaha besar. Terutama supaya dapat membuat seni yang menarik perhatian.

Alasan tersebut yang membuat banyak wisatawan kemudian tertarik menonton langsung. Tapi bagi yang tertarik melihat langsung, waktunya harus tepat. Apalagi tidak setiap hari dilangsungkan pawai atau pertunjukan patung. Hal ini telah menjadi salah satu keunikan ogoh-ogoh bali paling besar. Umumnya selalu dilakukan sehari sebelum nyepi dilakukan penganut hindu. Selain itu waktunya juga harus khusus tidak boleh sembarangan pawai. Warga masyarakat nantinya hanya diperbolehkan melakukan pawai pada masa sandikala. Setidaknya sekitar jam 6 sampai 7 malam. Masa tersebut paling tepat karena dianggap angker karena makhluk menyeramkan berkeliaran.

Pentingnya Menjaga Kelestarian Patung Unik Bali

Meski keunikan ogoh-ogoh bali dianggap sangat menawan, sebenarnya tidak menutup kemungkinan terdapat masalah. Hal ini disebabkan karena sebagian masyarakat kurang senang. Apalagi jika tidak sebanding dengan kepercayaan. Tidak heran jika kemudian banyak dijadikan sebagai permasalahan baru. Padahal sebenarnya termasuk kebudayaan yang harus selalu kita lestarikan. Terutama karena dulunya sudah dimasukkan sebagai seni oleh pemerintah. Meskipun berasal dari kebudayaan orang Hindu, bukan berarti harus dihilangkan. Apalagi jika didasari Indonesia memiliki lebih banyak muslim. Persatuan perlu dijadikan sebagai isu yang penting pada budayanya.

Inilah yang membuat keunikan ogoh-ogoh bali diharapkan menjadi pembuka mata masyarakat seluruh nusantara. Terlebih orang dari agama lain di Bali merasa biasa. Bahkan senang apabila terdapat pawai patung dilakukan. Tidak menutup kemungkinan juga akan berguna supaya pariwisata semakin maju. Terlebih karena khas sehingga hanya dapat kita temukan di Pulau Dewata. Pastinya banyak wisatawan domestik dan asing tertarik melihatnya. Termasuk pentingnya bagi penjual serta jasa pembuatan patung di Bali. Mereka dapat meraih pendapatan disebabkan penjualan dari bahan baku. Begitu juga yang meminta untuk dibuatkan sehingga menambah penghasilan. Melihat beragam sisi unik tersebut, membuat banyak orang sengaja berlibur ke Bali demi melihatnya. Termasuk sekalian ingin merasakan seperti apa hari raya nyepi. Begitu juga beragam pesan dan makna acaranya.

Jadi, disini kita tidak hanya senang karena melihat patung raksasa menyeramkan saja. Tapi sekaligus ikut merayakan hari besar bagi sebagian besar masyarakat. Inilah penyebab keunikan ogoh-ogoh bali cukup menakjubkan.

Categories
Serba serbi

√75+ Pementasan Tari Reog Ponorogo, Siapa Saja Tokohnya?

√75+ Pementasan Tari Reog Ponorogo, Siapa Saja Tokohnya?

Pementasan Tari Reog Ponorogo, Siapa Saja Tokohnya
Pementasan Tari Reog Ponorogo, Siapa Saja Tokohnya

Apakah Anda pernah mendengar Tari Reog Ponorogo? Kalau belum, sebenarnya juga tidak masalah sebab Indonesia memang punya banyak sekali kesenian daerah. Mungkin sebenarnya Anda juga sering melihat pementasan tari di sekitar tempat tinggal. Sebuah tari daerah biasanya menampilkan satu kisah yang menarik untuk disimak. Misalnya saja Tari Reog yang dipentaskan oleh beberapa orang untuk mewakili tokoh tertentu.

Tari Reog ini tidak hanya menarik dari segi kisahnya saja loh. Namun, juga banyak properti yang begitu unik dan mengesankan. Kalau Anda berkunjung ke Kota Ponorogo, jangan sampai melewatkan pertunjukan kesenian ini.

Sejarah Munculnya Tari Reog dari Ponorogo

Ketika membahas mengenai sejarah munculnya Tari Reog Ponorogo, ada total 5 versi. Namun mari membahas versi yang paling populer. Yakni mengenai pemberontakan Ki Ageng Kutu. Sepertinya kisah pemberontakan di masa kerajaan memang sudah bukan hal asing lagi ya. Akan tepai, pada saat itu diceritakan bahwa pemberontakan dilakukan sebab raja tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Jadi, Ki Ageng Kutu sebenarnya adalah seorang abdi kerajaan di saat Bhre Kertabhumi bertahta. Seorang raja terakhir dari Majapahit pada abad ke 15. Permasalahannya ialah raja tersebut korup dan terlampau tunduk pada istrinya dari Tiongkok.

Maka, Ki Ageng Kutu pergi meninggalkan istana dan membangun sebuah tempat pembelajaran seni bela diri. Beliau mengajarkan ilmu kekebalan diri pada anak muda supaya menjadi harapan kerajaan Majapahit untuk kembali bersinar. Sebab pasukan Ki Ageng Kutu terlampau sedikit untuk melawan kekuasaan raja, maka digunakan jalan kesenian sebagai bentuk perlawanan. Ki Ageng Kutu menyindir Raja Kertabhumi melalui Tari Reog Ponorogo. Pertunjukan ini menampilkan topeng berbentuk singa yang melambangkan Kertabhumi. Sedangkan bulu merak diatasnya melambangkan kekuasaan Tiongkok dalam mengendalikan raja. Bentuk sindiran ini sangat menarik ya?

Kemudian, terdapat sosok Jathilan yang melambangkan pasukan berkuda milik kerajaan Majapahit. Sementara Ki Ageng Kutu merupakan sosok laki-laki yang mengangkat topeng singo barong sendirian. Lantas, versi lainnya dalam cerita ini berkaitan dengan Klono Sewandono. Seorang Raja Ponorogo yang melamar pujaan hatinya yakni Dewi Ragil Kuning dari kerajaan Kediri. Dalam perjalanan, Klono Sewandono yang membawa pasukan Bujang Ganong dan Warok dihadang oleh Raja Singa Barong dari Kediri. Raja Singo Barong dan pasukannya yakni merak serta singa lantas berperang melawan rombongan Raja Klono Sewandono.

Mengenal Seorang Tokoh Suci Warok

Kalau Anda menonton pertunjukan Tari Reog Ponorogo, pasti akan melihat seorang sosok yang disebut dengan Warok. Warok ini merupakan tokoh yang dianggap suci, memberikan tuntunan dan perlindungan kepada masyarakat.  Jadi, bisa dibilang kalau Warok ini adalah sosok disegani dan dihormati oleh masyarakat Ponorogo. O iya, Anda sudah tahu belum Kota Ponorogo itu letaknya dimana? Kota Ponorogo berada di Provinsi Jawa Timur.

Mungkin, Anda lebih familiar dengan Kota Surabaya. Namun, kalau ingin menyaksikan penampilan Tari Reog Ponorogo secara langsung, wajib datang ke kota asalnya dong. Anda bisa mencari informasi mengenai jadwal pertunjukkannya. Kesenian ini cukup sering ditampilkan di alun-alun kota. Jadi, cukup cari saja informasi kapan penampilannya. Setelah itu bisa segera meluncur ke alun-alun untuk menikmati pementasannya. Baiklah, mari kembali ke Warok. Warok ialah singkatan dari wong kang sugih wewarah. Yaitu orang yang mempunyai wawasan luas sehingga dapat memberikan petunjuk atau pengajaran kepada orang lain mengenai hidup.

Untuk bisa menjalankan hidup baik, tentu tidak cukup kalau cuma mempelajari ilmu lahir saja. Namun juga perlu mempelajari ilmu batin. Kedua ilmu tersebut sudah tentu dikuasai oleh seorang Warok. Warok turut tampil dalam pementasan Tari Reog Ponorogo. Bersanding dengan tokoh lainnya untuk menampilkan kesenian daerah yang indah. Sebenarnya zaman dahulu kesenian ini lebih ditujukan sebagai ritual. Ritual tersebut dilangsungkan ketika malam satu suro dan malam bulan purnama. Namun di zaman modern seperti sekarang sudah ditampilkan dalam berbagai acara umum. Misalnya saja pernikahan, persembahan tamu, perayaan, dan lain sebagainya.

Prajurit dan Patih dalam Tari Reog Ponorogo

Kalau sudah mengenal Warok, mari membahas dua tokoh unik lainnya. yakni Jathil dan Bujang Ganong. Jathil ialah prajurit yang dibekali dengan seekor kuda. Sosok ini menunjukkan betapa kuat dan tangkasnya seorang prajurit di atas kuda. Ketangkasan ini tidak hanya ditunjukkan dengan adanya properti yang dibuat mirip dengan kuda. Namun juga disempurnakan dengan ekspresi atau gerakan tarian. Sebagai seorang prajurit, Jathil ini cukup lincah loh saat menari.

Sisi menarik dari Jathil adalah pada zaman dahulu ditarikan oleh seorang Gemblak. Gemblak ialah sosok laki-laki lembut, wajahnya rupawan atau mirip dengan perempuan cantik. Meskipun melambangkan prajurit dalam Tari Reog Ponorogo, gerakan Jathil tergolong feminin. Namun bukan berarti gerakannya terlalu lembut dan terkesan lemah ya. Justru ada nuansa lincah dan cekatan dalam tariannya yang halus.   Kalau membahas tentang prajurit, tentu tidak lengkap tanpa seorang patih cerdas, cekatan dan sakti. Patih dalam seni tari daerah ini disebut Bujang Ganong. Jadi itu merupakan singkatan dari seorang patih Pujangga Anom.

Selayaknya patih pada umumnya, Bujang Ganong sangat lincah. Namun keunikannya adalah adanya unsur kocak dalam Tari Reog Ponorogo. Jadi, meskipun patih ini memiliki keahlian bela diri, ia mampu membawa suasana jenaka yang disukai oleh penonton anak-anak. Kalau ingin tahu dengan mudah seperti apa sosok Bujang Ganong, cukup perhatikan saja bagian topengnya. Sebab, ia digambarkan dengan fisik tidak rupawan. Jadi, ia memakai topeng berwarna merah menyala, mata melotot, hidung besar dan gigi menonjol.

Raja Klono Sewandono dan Singo Barong

Mari lanjut ke tokoh berikutnya yang tidak kalah hebat dari Bujang Ganong. Yaitu Raja Klono Sewandono, seorang raja sakti mandraguna. Layaknya raja umumnya, Klono Sewandono juga punya pusaka, bentuknya adalah cemeti. Pusaka ini bernama Pecut Samandiman. Demi melindungi dirinya, Raja Klono Sewandono selalu membawa pusaka kemana-mana. Tentu Anda tahu sendiri kalau seorang raja harus mampu melindungi dirinya sendiri.

Di dalam Tari Reog Ponorogo, Klono Sewandono dipentaskan melalui gerak tari lincah dan berwibawa yang mencerminkan seorang raja. Dalam pementasan ini juga terselip kisah ketika Klono Sewandono jatuh cinta sehingga tariannya menggambarkan keadaan kasmaran. Sekarang waktunya membahas satu sosok yang tampak paling unik dari lainnya. Sosok ini menggunakan properti begitu besar sehingga dari kejauhan saja Anda pasti bisa menebak siapa tokoh ini.

Tokoh dalam Tari Reog Ponorogo ini adalah Singo Barong. Singo Barong merupakan sosok dengan kepala berupa macan kemudian berhiaskan bulu merak di bagian atasnya. Topeng yang digunakan oleh penari berupa kepala harimau (caplokan). Topeng besar ini dibuat dari kerangka kayu, bambu, rotan kemudian ditutup dengan kulit macan gembong atau harimau jawa. Sementara dadak merak dibuat dari bambu dan rotan untuk menampung hiasan bulu merak.

Dadak merak melambangkan burung merak yang tengah melebarkan bulunya dan menggigit untaian manik-manik. Kemudian, ada bagian krakap yang diciptakan dari kain beledu berwarna hitam sebagai aksesoris properti topeng. Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai kesenian khas masing-masing. Salah satunya ialah Tari Reog Ponorogo yang diperankan oleh banyak tokoh dengan properti menarik.

Categories
Serba serbi

√75+ Mengenal Budaya Nyadran dan Dakwah di Dalamnya

√75+ Mengenal Budaya Nyadran dan Dakwah di Dalamnya

Mengenal Budaya Nyadran dan Dakwah di Dalamnya!
Mengenal Budaya Nyadran dan Dakwah di Dalamnya!

Sudah bukan merupakan hal asing lagi bagi masyarakat wilayah Jawa mengenal budaya nyadran. Meskipun begitu, tentu saja masih ada beberapa orang belum mengetahui secara jelas budaya telah lama ada ini. Untuk kegiatan nyadran sendiri dilakukan dengan serangkaian upacara sesuai adatnya. Masyarakat di khususnya pada daerah Jawa Tengah sudah tidak asing lagi dengan upacara dilakukan tersebut. Agar lebih mengenal budaya nyadran secara mendalam, maka bahasa digunakan sendiri berasal dari bahasa Sanskerta. Asalnya dari kata sraddha berarti sebuah keyakinan, dimiliki oleh masyarakat.

Pada wilayah pedesaan, aktivitas kebudayaan ini, dilakukan dengan melakukan gotong royong membersihkan makam. Umumnya, pada daerah pedesaan aktivitas membersihkan makam ini banyak dilakukan khususnya pada wilayah Jawa Tengah. Ketika diterjemahkan dalam bahasa Jawa sendiri, dalam mengenal budaya nyadran ada kata sadran. Kata tersebut, berarti ruwah syakban, yaitu waktu dilaksanakannya upacara sudah menjadi agenda tahunan ini. Rangkaian acara dilakukan pada salah satu jenis kebudayaan selalu dilestarikan pada wilayah Jawa Tengah ini. Mulai dengan melakukan pembersihan pada makam – makam leluhur terlebih dahulu. Selanjutnya, ada juga proses penaburan bunga, serta puncaknya adalah kenduri atau selamatan. Pada acara kenduri, juga dilakukan pada area makam leluhur, sehingga menjadi salah satu ciri khas dari upacara ini.

Mengenal Budaya Nyadran Dalam Menyambut Ramadhan

Ketika akan mulai datang bulan suci Ramadhan setiap tahunnya, tentu masyarakat menyambutnya dengan gembira. Untuk kegiatan budaya ini, juga dilakukan dengan tujuan menyambut bulan suci Ramadhan tersebut. Pada daerah tertentu, lebih mengenal upacara tersebut dengan nama Ru wahan. Karena diadakan pada saat bulan ruwah, sebelum Ramadhan tiba, dalam menyambut datangnya berkah saat berpuasa. Untuk aktivitas dilakukan pada saat sedang upacara memiliki beberapa kegiatan khusus. Nah, nantinya kegiatan tersebut akan dipandu oleh seorang Ustad agar aktivitas berjalan lancar sesuai keinginan.

Dalam mengenal budaya nyadran dimulai dengan melakukan aktivitas kenduri. Pada acara tersebut, ada mulai dari pembacaan ayat – ayat Al-Quran, pembacaan zikir, tahlil serta doa oleh Ustad. Setelah itu, kenduri ditutup dan semua yang hadir melakukan makan bersama. Kemudian ada juga aktivitas besik berupa pembersihan setiap makam di tempat kuburan dari berbagai rumput maupun kotoran. Pembersihan makam leluhur tersebut, juga berfungsi sebagai salah satu bakti. Karena setelah itu, dalam mengenal budaya nyadran juga dilakukan pembacaan doa bagi leluhur telah tiada dari dunia tersebut. Hal ini, sama seperti ketika melakukan upacara dalam kegiatan ziarah kubur. Berdoa tersebut, biasanya dilakukan dengan membaca surah Yasin bagi orang sudah meninggal dunia agar tenang dalam kubur.

Waktu Biasanya Kegiatan Nyadran Dilakukan

Dalam mengenal budaya nyadran maka Anda juga harus mengetahui waktu pasti dari pelaksanaan. Biasanya upacara sendiri dilakukan setiap hari ke 10 pada bulan Rajab atau ketika kedatangan bulan Syaban. Meskipun sudah terdapat tanggal pasti tersebut, ada beberapa wilayah yang tidak menggunakan perhitungan tersebut. Ada juga pada wilayah tertentu yang mengadakan upacara bergantian setiap desa. Ketika sudah mengenal budaya nyadran ini, maka Anda akan lebih paham mengenai perhitungan dari pelaksanaan kegiatan secara jelas. Tentu saja, jika sudah masuk pada bulan syaban, akan banyak diadakan nyadran. Pada aktivitas ziarah ke makam, biasanya orang – orang akan membawa bunga ataupun alat kebersihan. Untuk bunga dibawa, biasanya berjenis telasih agar dapat ditaburkan pada wilayah kuburan sudah dibersihkan.

Dalam mempelajari lebih dalam agar mengenal budaya nyadran sendiri, maka bunga telasih juga memiliki makna tersendiri. Dengan menaburkan jenis bunga ini, maka melambangkan jika sudah terdapat hubungan erat. Hubungan erat tersebut terjadi antara peziarah dengan arwah diziarahi di kubur. Masyarakat yang mengikuti rangkaian acara ini, biasanya berdoa bagi keluarga atau leluhur telah meninggal dunia. Ketika sudah melantunkan doa – doa dengan dipimpin oleh Ustad hadir dalam kegiatan. Acara dilanjutkan dengan masyarakat menggelar kenduri bersama dengan makan – makan di sepanjang jalan. Biasanya, ketika makan ini, akan digelar tikar sepanjang jalan, yang kemudian diberi daun pisang. Makanan di sini, biasanya dibawa oleh setiap keluarga mengikuti acara agar dapat dikonsumsi bersama. Ketika lebih mengenal budaya nyadran maka, Anda juga akan dikenalkan berbagai macam jenis makanan dibawa. Dalam acara tersebut, karena merupakan sebuah kegiatan besar, maka ada berbagai sajian disiapkan.

Acara Nyadran Menjadi Pengabungan Ajaran Hindu-Buddha Dengan Islam

Pada kata Nyadran sendiri sebenarnya berasal dari tradisi telah dilakukan umat Hindu-Buddha. Selanjutnya, pada kisaran abad ke 15 oleh Walisongo, melakukan pengabungan terhadap tradisi ini dengan ajaran Islam. Maka dari itu, setelah mengenal budaya nyadran lebih mendalam, maka masyarakat bisa menerima ajaran lebih mudah. Bentuk dari toleransi terhadap budaya, menjadi salah satu daya tarik Islam masyarakat agar memeluk ajaran.

Pada awalnya, dari Walisongo sendiri mencoba meluruskan ajaran masyarakat yang memuja roh. Seperti sudah diketahui dengan baik, pemujaan selain kepada Allah SWT sendiri merupakan hal musyrik serta tidak boleh dilakukan. Maka dari itu, dilakukan pengabungan tradisi agar tidak berbenturan terhadap budaya Jawa. Dari walisongo sendiri, memberikan sebuah pemikiran serta penyebaran agama dengan menggunakan tolerasi serta tanpa kekerasan dengan cara ini.

Oleh karena itu, masyarakat sekarang lebih mengenal budaya nyadran dengan aktivitas membaca Al-Quran. Selain itu, ada juga ditambah dengan pembacaan tahlil serta doa oleh Ustad hadir dalam upacara. Dalam rangkaian kegiatan adat ini, juga dipahami sebagai bentuk hubungan erat bersama leluhur. Sebagai sesama manusia, juga mempercayai akan adanya Allah SWT sebagai Tuhan YME. Setelah masuknya Walisongo dan pengabungan kebudayaan Jawa terhadap ajaran Islam. Maka hingga saat ini masih ada banyak wilayah khususnya pada daerah pedesaan melestarikan budaya ini hingga sekarang.

Suasana Keakraban Ketika Upacara Budaya Berlangsung

Sudah tidak perlu diragukan, dalam mengenal budaya nyadran kegiatan juga memberikan rasa nyaman. Karena dapat berkumpul bersama masyarakat lainnya, rasa persaudaraan juga kearaban terjalin semakin erat. Terus melestarikan budaya dengan melakukan upacara tersebut juga memberikan banyak hal menarik. Salah satunya sajian makanan dibawa pada saat sedang melaksanakan adat budaya ini sendiri. Beragam jenis makanan disajikan menjadi satu pada susunan daun pisang memanjang. Biasanya, ada lauk mulai dari ingkung ayam, perkedel, sambal goreng ati, tempe, tahu, sayuran dan masih banyak lainnya. Sajian dibawa oleh semua keluarga tersebut, juga sebagai bentuk rasa syukur. Dalam menyambut semarak memeriahkan bulan suci Ramadhan acara bersih – bersih dilakukan oleh hampir semua orang.

Menyambut bahagia bulan penuh rahmat tersebut, akan membuat Anda juga mengenal budaya nyadran. Karena seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, acara biasanya dilakukan menjelang Ramadhan akan datang. Rangkaian kegiatan dipandu dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat berlangsung harmonis. Mendukung rasa ketentraman juga kenyamanan setiap warga ketika memiliki hubungan baik sangat penting dilakukan. Di tengah kesibukan aktivitas sehari – hari, dengan melakukan berbagai macam aktivitas. Ketika mengikuti upacara sendiri menjadi sebuah hal menyenangkan ketika dapat ikut mengunjungi leluhur bersama banyak orang. Keseruan akan tradisi budaya sudah dilakukan secara turun menurun tersebut. Hingga saat ini, masih menjadi sebuah aktivitas banyak dilakukan dengan banyak orang lebih mengenal budaya nyadran sendiri.

Categories
Serba serbi

√75+ Lukisan Termahal Indonesia Paling Membanggakan

√75+ Lukisan Termahal Indonesia Paling Membanggakan

Lukisan Termahal Indonesia Paling Membanggakan
Lukisan Termahal Indonesia Paling Membanggakan

Daftar lukisan termahal Indonesia mungkin belum terlalu diketahui dengan jelas masyarakat. Apalagi karya seni tersebut lebih terkenal berasal dari eropa. Tentu kebanyakan paling dikenal adalah dari karya pelukis barat. Tapi sebenarnya negara kita tidak kalah dalam memproduksi banyak pelukis berbakat. Buktinya mereka mampu memproduksi karya begitu menakjubkan. Bahkan memperoleh apresiasi besar sehingga penjualannya bernilai besar. Pastinya mampu membuka mata kalau orang nusantara tidak kalah dari segi bakat. Mereka bisa menggambar lukisan dengan tema dan isi bagus. Tentunya pantas apabila dihargai dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Semua lukisan paling mahal dari Indonesia bisa dibilang berasal dari seniman besar. Meski begitu sayangnya kurang terkenal bagi orang awam. Pecinta karya seni mungkin lebih paham dan detail mengenai mereka. Dalam daftar disini, ada beberapa karya dengan judul cukup menarik. Pastinya sudah pernah terjual dengan nilai cukup fantastis bagi karya lokal. Apalagi diberikan gelar serta perawatan cukup besar.

Karya Lukisan Termahal Indonesia Bernilai Tertinggi

Jangan salah menganggap kalau karya seni dari orang Indonesia nilainya rendah. Melainkan dapat diberikan banderol luar biasa pada suatu pameran. Tidak jarang juga banyak kolektor asing mencoba mendapatkan lukisannya.

  1. Benteng Hunt

Benteng Hunt tergolong sebagai lukisan termahal Indonesia dalam daftar pertama. Wajar saja karena karya buatan Raden Saleh ini dihargai senilai 150 miliar rupiah. Tentu harga tersebut sudah tergolong luar biasa. Apalagi banderol tersebut sudah termasuk perhitungan premi beserta pajak. Tidak lain diberlakukan oleh pemerintah Prancis langsung. Inilah rekor penjualan terbesar dan terbaik bagi seniman lokal sampai sekarang.

Ada kemungkinan bila melihat di masa depan, Benteng Hunt lebih tinggi nilainya. Terlebih banyak dikenal kolektor dengan isi luar biasa. Termasuk tampilan dan kualitas karya dari Raden Salah tersebut.

  1. Pasukan Kita yang Dipimpin Pangeran Diponegoro

Pasukan Kita yang Dipimpin Pangeran Diponegoro memang memiliki nama panjang seperti sejarahnya. Dibuat oleh S Sudjono dan bernilai 85,7 miliar rupiah. Tepatnya setelah melewati lelang dalam Sotheby’s Hongkong. Sebenarnya pada awalnya karya berjudul Pasukan Kita yang Dipimpin Pangeran Diponegoro ini hanya dinilai 1/3 nya. Tetapi lelang membuktikan kemampuan dalam penjualan. Apalagi adanya perebutan yang dilakukan para kolektor.

  1. View of Mount Megamendung

Mungkin lukisan termahal Indonesia berjudul A View of Mount Megamendung banyak yang tahu. Terutama karena penampilannya yang cukup ikonik. Ternyata seni yang dibuat juga oleh Raden Saleh ini berharga besar. Apalagi dalam pembelian terakhir di Prancis, mampu di banderol 36 miliar rupiah. Tepatnya dibeli oleh kolektor besar yang berasal dari Inggris. Tentunya wajar karena A View of Mount Megamendung keren.

Lukisan Paling Mahal Seniman Lokal Tema Kehidupan

Kehidupan di negara kita cenderung bervariasi dan unik pada setiap daerah. Tidak heran sering dijadikan sebagai tema dalam seni yang cukup menarik. Bahkan terjual tinggi disebabkan indahnya gambaran di dalamnya.

  1. Balinese Procession

Balinese Procession tergolong sebagai lukisan termahal Indonesia dengan kepopuleran tinggi. Apalagi dibuat oleh seniman terkenal sekelas Lee Man Fong. Terlebih dia sebelumnya pernah menjadi pelukis Istana zaman Soekarno. Tidak heran karya yang sering disebut sebagai Prosesi Warga Bali nilainya tidak kecil. Bahkan terjual dengan nilai 34 miliar sehingga luar biasa. Apalagi karena mendapat perhatian yang terbilang cukup besar.

Karya berjudul Balinese Procession ini berhasil dinilai tinggi karena isinya. Terlebih kebudayaan dan kehidupan rakyat Bali cukup disukai. Tidak heran jika kemudian Balinese Procession akan semakin bagus harganya.

  1. Kehidupan Desa Indonesia

Kehidupan Desa Indonesia adalah karya Sudjana Kerton yang terjual di Hongkong. Ternyata mampu terjual senilai 15 miliar rupiah. Tentunya cukup mengejutkan melihat estimasi awal dari balai lelang Sothebys. Bahkan ternyata nilai tersebut 4 kali lipat sehingga menguntungkan. Tidak heran jika kemudian masuk sebagai penjualan termahal saat Musim Gugur Seni. Apresiasi terhadap Kehidupan Desa Indonesia dari awal memang bagus.

  1. The Man From Bantul

Sebenarnya lukisan termahal Indonesia berjudul The Man From Bantul dibuat oleh orang Bali. Tepatnya seniman bernama I Nyoman Masriadi. Penjualan dilakukan di Hongkong melalui pelelangan yang cukup ketat. Tidak lain disebabkan karena ada kolektor merebutkan karya tersebut. Tapi akhirnya berhasil terjual dengan harga 10 miliar sehingga tergolong besar. Wajar jika melihat nilai dan sejarah The Man From Bantul.

Beragam Karya Lukisan Keren dan Berharga

Karya lukisan termahal Indonesia dan berharga selanjutnya disini yakni Bathing in The Shower. Senimannya tidak lain adalah Hendra Gunawan. Pelelangan awal dilakukan di Hongkong dan berhasil memperoleh 18 miliar. Padahal lelang sebelumnya hanya mampu terjual 30 kali lebih sedikit. Tidak heran bisa mengeluarkan rekor tertinggi bagi seniman asia tenggara. Wajar terjual tinggi karena sebelumnya banyak diburu kolektor internasional. Lalu ada juga The Ruins and The Piano sebagai lukisan termahal Indonesia lainnya. Dibuat S Sudjojono dengan pandangan kental di dalamnya. Tidak lain berkaitan dengan politik serta hukum sosial.

Kita dapat melihat adanya piano teronggok sebagai gambaran keruntuhan setelah bencana menerjang. The Ruins and The Piano juga menjadi gambaran tentang eksperimen. Termasuk demonstrasi prinsip dan estetika. Selanjutnya terdapat La Pergola yang sebenarnya menjadi pencapaian visual Le Mayeur. Jadi, tidak heran kalau terdapat banyak motif menarik. Mulai dari perempuan, bunga sampai pencahayaan sinar matahari yang besar. Sebagai lukisan termahal Indonesia, La Pergola termasuk berkelas karena bernilai 12 miliar rupiah. Setidaknya harga tersebut diberlakukan pada tahun 2017. Kalau terjual sekarang, ada kemungkinan lebih besar.

Kita juga dapat menemukan The Fish Seller dari Hendra Gunawan yang menjadi gambaran gaya figuratif. Apalagi tambahan warna cerah di dalamnya. Pada pelelangan, The Fish Seller berhasil dijual 9 miliar.

Lukisan Seniman Indonesia Bernilai Miliaran Rupiah

Karya lain dari Lee Man Fong yang menarik adalah The Eagle. Terbukti karena berhasil masuk sebagai salah satu lukisan termahal Indonesia. Setidaknya berhasil dinilai 7 miliar pada penjualan di Belanda. Sebenarnya Lee Man Fong memang sangat menyukai hewan sehingga dijadikan sebagai objek lukis. Karya ini menggambarkan pahlawan yang berjuang sendiri. Suatu seni yang dinilai cukup simbolis di negara kita. Selanjutnya terdapat The Lotus Pound yang dibuat Adrien-Jean Le Mayeur de Mepres. Dia pernah ke Bali dan bertemu dengan penari Legong. Awalnya menjadi model lukis yang kemudian berubah sebagai istri. Bisa masuk sebagai lukisan termahal Indonesia karena pelelangan menghasilkan hampir 7 miliar. Wajar kalau melihat sejarahnya yang cukup indah. Termasuk kehidupan masa lampau dan percintaan senimannya.

Terakhir, ada juga karya dengan judul Berburu Celeng dari Djoko Pekik. Sama seperti judulnya, di dalamnya berisi mengenai masyarakat yang berhasil menangkap celeng raksasa. Tentu terdapat beberapa misteri tersembunyi. Hal ini disebabkan banyak tokoh dilengkapi dengan tampilan cukup menakutkan. Termasuk dengan gaya serta pakaian yang berbeda-beda jenisnya. Dalam pelelangan, Berburu Celeng berhasil dijual 1 miliar rupiah. Melihat nilai jualnya yang begitu besar, diharapkan membuat seni lukis nusantara bisa berkembang kembali. Apalagi dengan perkembangan zaman yang lebih besar. Harus bisa mengalahkan seniman lain dari luar negeri. Terlebih jika melihat setiap karya yang dibuat ternyata tidak kalah menawan. Termasuk cukup membanggakan apabila bisa disukai masyarakat internasional. Tidak menutup kemungkinan terdapat lukisan termahal Indonesia baru.

Categories
Serba serbi

√75+ Daftar Tari Mistis di Indonesia Paling Seram

√75+ Daftar Tari Mistis di Indonesia Paling Seram

Daftar Tari Mistis di Indonesia Paling Seram
Daftar Tari Mistis di Indonesia Paling Seram

Tari mistis di Indonesia termasuk sebagai kebudayaan yang sangat disukai. Hal ini disebabkan sering terdapat gerakan cukup aneh serta mengejutkan. Tentunya berisi pesan sampai cerita yang dianggap sangat menyeramkan. Kelebihan lainnya dari seni tersebut yakni dari segi tampilan dari para penarik. Mereka selalu menggunakan kostum serta makeup cukup kental. Pastinya mampu menampilkan berbagai gerakan serta konsep terbaik. Khusus suku Indonesia telah banyak memiliki cara dalam proses ekspresi diri. Termasuk memberikan gambaran mengenai hal mistis atau klenik. Apalagi seringkali setiap budaya dilengkapi dengan cerita berbau horor.

Semua tarian mistis nusantara sebenarnya bukan hanya menyajikan cerita unik. Melainkan berbagai nilai luhur akan diberikan sehingga pantas kita lihat. Terlebih jika terdapat dalam penyelenggaraan suatu acara penting. Nenek moyang telah membuat gambaran menarik terhadap situasi dan keadaan zamannya. Patut kita ketahui apa saja jenis beserta makna di dalamnya. Begitu juga dengan maksud bisa melestarikan setiap warisan tarian.

Tari Mistis di Indonesia Terseram Dari Jawa

Suku di pulau Jawa terbilang memiliki beragam kebudayaan luar biasa jika berhubungan dengan mistis. Termasuk dalam tarian yang terkadang banyak menyajikan pesan magis. Pastinya visual dan ceritanya patut dipahami.

  1. Seblang

Seblang mungkin menjadi tari mistis di Indonesia yang termasuk populer. Apalagi setelah merebaknya cerita mengenai KKN di Desa Penari dalam medsos. Menurut ceritanya, pada cerita tersebut menyajikan penari Seblang. Seni Seblang ini sendiri berasal dari kota Banyuwangi, Jawa Timur. Ternyata dapat dilakukan seorang penari yang sedang tidak sadarkan diri. Tidak heran secara tidak sadar dapat menarik melebihi waktu berhari-hari.

  1. Bedhaya Ketawang

Bedhaya Ketawang termasuk sebagai kebudayaan yang dilakukan setiap tahun. Tidak lain di Yogyakarta dan menjadi peringatan kenaikan takhta Keraton. Tujuan tersebutlah yang membuat Bedhaya Ketawang cukup krusial. Disini para penari tidak bisa asal menjadi bagian melainkan harus melengkapi persyaratan. Misalnya masih perawan, tidak haid dan melakukan puasa. Menurut cerita, Ratu Pantai Selatan akan ikut bagian pada tarian.

  1. Kuda Lumping

Bila membahas tari mistis di Indonesia, Kuda Lumping selalu masuk dalam daftarnya. Bagi sebagian masyarakat Jawa, seringkali menyajikan pertunjukan menyambut acara besar. Begitu juga jika hanya ingin sebagai tontonan biasa. Dalam Kuda Lumping, semua penarik dengan mudahnya akan dirasuki oleh para roh halus. Tidak heran mampu melakukan beragam aktivitas cenderung keras. Misalnya makan beling, meminta sesajen sampai mengkonsumsi daging mentah. Sebenarnya Jawa masih memiliki jenis taruhan lain seperti Sintren. Untuk asalnya dari Jawa Barat dan cukup seram karena menarik memakai kacamata hitam. Menurut ceritanya, penari tersebut kerasukan Dewi Lanjarsari.

Tarian Magis Dari Provinsi Sumatera

Sumatera terkenal memiliki banyak kebudayaan yang terbilang keras dan kelam. Begitu juga penggunaan ilmu mistis atau sakral yang masih cukup kental. Tidak heran ditemukan beragam seni pertunjukan yang menyeramkan. Salah satu tari mistis di Indonesia dari Sumatera yakni Rentak Bulian. Bagi sebagian besar penonton, merasakan sendiri ada nuansa magis. Untuk asalnya sendiri dari Riau tepatnya Kabupaten Indragiri Hulu. Bila ingin menarikan Rentak Bulian, hanya dapat dilakukan orang tertentu. Misalnya gadis perawan serta pemuda perjaka berjumlah 7 orang. Pastinya kebanyakan penarik pada Rentak Bulian seringkali masih berusia muda.

Nantinya pemuda yang menarikan Rentak Bulian bisa kerasukan roh halus. Tidak heran melakukan gerakan dan aktivitas setengah sadar. Sebenarnya Rentak Bulian punya tujuan bagus sebagai tradisi pengobatan gaib. Jenis tari mistis di Indonesia dari Sumatera lainnya yakni Sigale-Gale. Asalnya dari Samosir yang sudah dikenal banyak cerita menyedihkan. Misalnya yang menggambarkan Sigale-Gale karena kehilangan orang tercintanya. Nantinya Sigale-Gale memang menggambarkan tentang seorang ibu yang kehilangan anak laki-lakinya. Ditambah lagi putra tunggal sehingga sangat menyedihkan. Tarian tersebut akan dilakukan berdekatan dengan boneka.

Boneka pada tari mistis di Indonesia Sigale-Gale bentuknya mirip dengan anak laki-laki. Tergolong mistis karena menurut ceritanya bisa dimasuki roh. Tidak heran terdapat banyak tanpa ada nuansa cukup menyeramkan. Bila Anda sedang menonton Sigale-Gale, disarankan untuk tetap diam dan menghormati. Apalagi jika ingin melihat beragam adat lain yang ikut diselenggarakan. Termasuk mengikuti ketentuan adat pada Sigale-Gale.

Tari Sakral Kebudayaan Pulau Bali

Bali terkenal sebagai pulau yang Indah dan cocok dipakai sebagai destinasi berlibur. Nyatanya banyak kebudayaan berdaya magis di dalamnya sudah terkenal. Termasuk pada beragam tarian yang berisi sejarah menyeramkan.

1. Sanghyang Jaran

Sanghyang Jaran sebenarnya tari mistis di Indonesia, yang berhubungan dengan kecak. Tapi akan dibedakan karena menjadi pertunjukan berlainan. Tidak lain semua penari nantinya selalu melakukan atraksi ekstrem. Salah satu jenis atraksi tersebut yakni berjalan melewati hamparan arang masih terbakar. Ditambah lagi sampai makan beling sampai kekebalan dari senjata tajam. Tidak heran jika Sanghyang Jaran mirip Kuda Lumping.

2. Calon Arang

Calon Arang termasuk suatu tari yang tidak dapat dilakukan oleh orang biasa. Melainkan harus memiliki kemampuan serta melengkapi syarat adat. Selain itu pengalaman penarik Calon Arang juga sudah harus bagus. Tidak ketinggalan hal berbau magis atau mistis perlu dilakukan sehingga cukup berbahaya. Apalagi pertunjukan paling mengerikan adalah menusuk diri sendiri. Tentu saja berbahaya jika dilakukan oleh orang biasa.

3. Kecak

Salah satu tari mistis di Indonesia populer dari Bali lainnya adalah Kecak. Tentu sudah banyak diketahui wisatawan domestik dan luar negeri. Apalagi sudah sering dijadikan ikon utama Pulau Dewata. Ternyata Kecak dilengkapi dengan banyak rahasia berbau mistis atau magis. Nantinya harus terdapat 50 orang penari baik pria maupun wanita. Tentu cukup menakutkan karena banyak penari akan kesurupan saat pertunjukan. Selain itu umumnya setiap penari kebal jika terkena kembang api. Sebelum melakukan Kecak, umumnya akan dilaksanakan prosedur ritual terlebih dulu. Lalu bisa menarikan Kecak di tempat terbuka yang cukup luas.

Tarian Magis Pulau Maluku Paling Menakutkan

Kalau berbicara mengenai beragam tari mistis di Indonesia khususnya Maluku mungkin belum terlalu diketahui. Terlebih karena seringkali terkenal atas makanan dan karakteristik masyarakatnya. Padahal terdapat seni pertunjukan cukup bagus. Saat ini Salai Jin menjadi seni pertunjukan magis yang terdapat di Maluku. Tepatnya dari Wilayah Ternate dan sering dilihat pada acara penting. Orang yang berkunjung ke Ternate kemungkinan besar melihatnya.

Sebagai tari mistis di Indonesia, Salai Jin harus dilakukan dengan jumlah penarik khusus. Tidak lain harus berjumlah ganjil supaya mengikuti ketentuan. Terutama supaya momen magis selanjutnya terjadi pada Salai Jin. Beberapa momen mistis disini adalah terjadinya kerasukan pada setiap penarik. Pastinya mereka bisa tetap menarik maupun melakukan hal lainnya. Tidak heran cukup menakutkan apabila melihat raut muka dan gerakannya. Selain itu setiap Salai Jin juga dapat meminta hal menarik pada orang sekitarnya. Tidak lain berkaitan dengan permintaan berjumlah ganjil. Umumnya sudah disiapkan sehingga bisa langsung diberikan pada penari.

Meski berbagai tarian tersebut terlihat cukup menyeramkan saat dilihat, tapi menakjubkan saat mengetahui maknanya. Termasuk sejarah yang terjadi dalam penciptaannya. Tentu semakin membanggakan serta senang menontonnya. Terlebih meskipun menakutkan tapi memberikan kesan khusus pada suku atau kebudayaan terkait. Pastinya dapat menambah nilai dari suatu daerah. Apalagi tari mistis di Indonesia harus dilihat dari sisi positifnya.