Categories
Geografi

√15 Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat Berkat Keseimbangan Alam

Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat Berkat Keseimbangan Alam

Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat Berkat Keseimbangan Alam
Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat Berkat Keseimbangan Alam

Bagaimana ciri-ciri lingkungan yang sehat dan aman bagi semua makhluk hidup? Lingkungan tersebut dapat tercipta lantaran terjaganya keseimbangan alam dan makhluk hidup yang ada di bumi.

Keseimbangan alam menjadi salah satu faktor penting bagi kehidupan manusia. Apabila terjadi keseimbangan antara alam dan makhluk hidup maka lingkungan yang sehat akan terbentuk dengan sendirinya.

Sayangnya lingkungan bisa tercemar berbagai virus dan zat kimia berbahaya. Tidak adanya keseimbangan alam juga menyebabkan lingkungan menjadi kurang sehat bagi makhluk hidup di dalamnya.

Bayangkan jika Anda berada di suatu lingkungan yang penuh dengan debu dan asap. Tentunya setiap orang yang tinggal di kawasan tersebut akan terserang penyakit napas hingga batuk.

Inilah pentingnya menciptakan suasana dan kondisi alam yang sehat. Lingkungan yang segar dan bersih membuat orang-orang terhindar dari penyakit sehingga keberlangsungan makhluk hidup tetap terjaga.

Artikel berikut ini membahas berbagai macam ciri lingkungan sehat yang menguntungkan makhluk hidup. Sehingga tercipta keberlangsungan hidup manusia, tumbuhan dan hewan yang selaras dalam jangka panjang.

Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat di Daratan

Daratan merupakan tempat bagi makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan tumbuh dan berkembang biak. Namun hal tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari lingkungan yang sehat.

Seperti apa karakteristik lingkungan di daratan yang sehat? Berikut adalah macam-macam karakteristik yang menandakan lingkungan tempat tinggal Anda dalam keadaan bersih dan terhindar dari penyakit.

1. Tersedianya Tempat Sampah yang Bersih

Ciri-ciri lingkungan yang sehat adalah adanya tempat sampah yang bersih. Umumnya tempat tersebut dirancang sebagai wadah sampah organik maupun anorganik seperti botol plastik dan kertas.

Namun jika tempat sampah dalam kondisi bersih menandakan orang-orang di sekitarnya berupaya menjaga keseimbangan alam. Sampah-sampah tersebut telah dipilah dan diolah menjadi barang-barang yang bisa dijual kembali.

2. Terdapat Pohon dan Tumbuhan yang Rindang

Pohon dan tumbuhan hijau yang ditemukan di daratan memiliki peran penting terhadap kehidupan manusia. Pohon yang segar dapat mendukung tersedianya udara yang segar dan bersih.

Sementara itu tumbuhan yang rindang seperti rumput merupakan makanan bagi binatang. Inilah maksud dari keseimbangan antara manusia, binatang dan tumbuhan yang kemudian menciptakan lingkungan sehat.

3. Tersedia Saluran Air atau Irigasi yang Lancar

Ciri-ciri lingkungan yang sehat di darat selanjutnya yaitu adanya saluran air irigasi yang lancar. Saluran irigasi yang tercemar dengan limbah pabrik tentu mempengaruhi kualitas air di lingkungan tempat tinggal.

Selain itu saluran irigasi yang mampet karena sampah yang menumpuk menandakan lingkungan tersebut tidak terjaga dengan baik. Sehingga hal tersebut dapat memunculkan penurunan kualitas kesehatan.

Ciri-Ciri Lingkungan yang Sehat di Perairan

Perairan merupakan tempat bagi biota air untuk tumbuh dan berkembang biak membentuk ekosistem tertentu. Kawasan perairan juga menjadi tempat para nelayan menangkap ikan untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun bagaimana jadinya jika kondisi perairan tersebut dalam kondisi yang tidak sehat? Hal ini dapat menyebabkan punahnya ekosistem di dalam laut seperti terumbu karang, ikan dan biota lainnya.

Kondisi perairan yang kurang sehat bahkan cenderung rusak juga berdampak bagi manusia. Hal ini dikarenakan nelayan mengandalkan mata pencahariannya di laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lantas bagaimana ciri-ciri lingkungan yang sehat di kawasan perairan? Ekosistem biota laut dan perairan lainnya yang masih terjaga dengan baik tentu menandakan terciptanya lingkungan sehat.

Selain itu keseimbangan rantai makanan di kawasan perairan menjadi salah ciri dari adanya lingkungan yang sehat. Kawasan perairan yang dimaksud termasuk danau, telaga hingga sungai tempat ikan-ikan kecil bermukim.

Ciri sungai yang sehat ditandai dengan kondisi air jernih dan adanya ikan-ikan kecil di dalamnya. Sementara itu perairan dangkal seperti sungai yang keruh dan berbusa menandakan kondisinya sudah mulai tercemar.

Limbah buangan pabrik berupa cairan yang belum diolah ulang menjadi faktor tercemarnya kawasan sungai dan laut. Sehingga kondisi tersebut membuat ekosistem di dalamnya punah perlahan-lahan.

Ciri-ciri lingkungan yang sehat di kawasan sungai adalah tidak adanya penggunaan bahan peledak. Pemanfaatan bahan peledak saat menangkap ikan di sungai dan laut sudah pasti menghancurkan kehidupan biota air.

Sehingga untuk menjaga kelestarian biota air laut dan sungai sebaiknya tidak menggunakan bahan peledak. Terlebih bahan peledak tersebut dapat mencemari kualitas air laut dan sungai di sekitar pemukiman.

Ciri-Ciri Udara Segar untuk Lingkungan Sehat

Lingkungan yang sehat juga ditandai dengan tersedianya udara segar. Namun tahukah Anda ada beragam karakteristik udara yang menyehatkan dan segar bagi makhluk hidup di bumi.

Pertama udara bersih yang dihirup semua makhluk hidup saat pagi dan sore hari. Ciri-ciri lingkungan yang sehat ini bisa didapat asalkan adanya keseimbangan peran alam dan manusia.

Udara pagi hari yang segar biasanya terbentuk karena cuaca dan pepohonan hijau. Bayangkan jika Anda kehilangan momen menikmati udara segar di pagi atau sore hari.

Kondisi tersebut menandakan Anda berada di sebuah lingkungan yang kurang sehat. Terlebih jika pagi hari udara justru dipenuhi kabut akibat kebakaran lahan atau hutan dalam kurun waktu lama.

Kedua tersedianya udara segar tanpa partikel berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Udara yang sudah terkontaminasi dengan limbah industri berupa partikel ringan seperti debu tidak baik untuk kesehatan.

Ciri-ciri lingkungan yang sehat tanpa partikel berbahaya didapat dari adanya pengontrolan limbah industri. Industri yang menghasilkan limbah berupa gas partikel berdebu sebaiknya menggunakan alat khusus.

Fungsinya tentu untuk menyaring limbah buangan pabrik berupa gas partikel. Sehingga zat dan partikel berbahaya dapat terikat dan tidak mencemari udara di sekitar kawasan industri tersebut.

Ciri udara bersih penyusun lingkungan sehat selanjutnya adalah oksigen yang cukup. Gas penyusun udara bersih ini dibutuhkan manusia untuk bernapas setiap hari sehingga tidak boleh bercampur dengan penyusun gas lainnya.

Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Bebas Kontaminasi

Setiap makhluk hidup membutuhkan lingkungan yang bebas dari kontaminasi zat berbahaya. Ciri-ciri lingkungan yang sehat ini terwujud berkat adanya kesadaran manusia dalam berperilaku dan menjalankan pekerjaan.

Kontaminasi dapat terjadi di area perairan, udara hingga daratan. Ada berbagai macam penyebab terjadinya kontaminasi mulai dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab hingga pembuangan limbah industri.

Menciptakan lingkungan sehat dan bebas kontaminasi juga memerlukan peran manusia. Hal ini dikarenakan manusia menjadi pembentuk keseimbangan alam maupun kerusakan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Membuang sampah sesuai dengan anjuran dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang kurang sehat. Terlebih jika hal tersebut dilakukan bersamaan dengan menanam bibit pohon agar tercipta udara bersih dan segar.

Kualitas lingkungan yang awalnya kurang sehat perlahan-lahan menjadi lebih baik. Apabila kualitas lingkungan membaik tentunya Anda bisa mewujudkan keseimbangan alam dan makhluk di sekitarnya dalam jangka panjang

Pada akhirnya keseimbangan alam memiliki peran penting untuk terciptanya lingkungan yang bersih dan menyehatkan. Ciri-ciri lingkungan yang sehat tersebut selanjutnya bisa menjadi tolak ukur ada atau tidaknya pencemaran.

Categories
Geografi

√15 Potensi Terumbu Karang Indonesia dan Larangan Mengambilnya

Potensi Terumbu Karang Indonesia dan Larangan Mengambilnya

Potensi Terumbu Karang Indonesia dan Larangan Mengambilnya
Potensi Terumbu Karang Indonesia dan Larangan Mengambilnya

Terumbu karang Indonesia merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet ini. Letak geografis Indonesia hampir sempurna di tengah-tengah segitiga alam yang menyebabkan wilayahnya menjadi hotspot utama penelitian laut.

Sering dijuluki sebagai wilayah segitiga, Indonesia merupakan salah satu pusat keanekaragaman biota laut. Meski begitu, terumbu-terumbu karang Indonesia menjadi salah satu yang paling terancam di dunia.

Hal ini dikarenakan adanya ancaman dari aktivitas antropogenik maupun fenomena alam. Proporsi penurunan terumbu-terumbu karang di Indonesia meningkat dari 10% menjadi 50% dalam 50 tahun terakhir.

Meskipun ada upaya penyelamatan terumbu karang Indonesia yang diprakarsai oleh program rehabilitas dan pengolahan coral dunia. Tapi, targetnya masih di bawah 5% dari target utamanya.

Kegagalan peningkatan tutupan disebabkan oleh berbagai kendala alam yang terjadi. Misalnya saja seperti tsunami, gempa bumi, letusan gunung berapi, pencemaran laut, pariwisata, hingga pemanasan global.

Degradasi karang akibat perubahan iklim memang tidak mungkin untuk dihindari dan perkiraannya akan mencapai 450 bagian per juta. Meski begitu, masyarakat masih bisa melindungi dan memulihkan ekosistem.

Melihat Potensi Terumbu Karang Indonesia

Seperti diketahui jika Indonesia kaya akan sumber daya laut. Hal ini dikarenakan negara Indonesia memiliki jumlah laut sebesar 2/3 dari keseluruhannya. Di mana memiliki luas keseluruhannya sekitar 5.8 juta km2.

Terumbu atau gosong merupakan batu sedimen dari kapur laut yang sebagian besarnya dihasilkan oleh koral. Koral merupakan hewan laut yang memiliki kerangka tubuh dan menghasilkan kapur.

Sudah semestinya, sebagai negara kepulauan ini memiliki gosong yang berlimpah. Ribuan koral berkumpul menjadi satu di suatu wilayah nantinya akan membentuk karang yang cantik dan menarik.

Terumbu karang Indonesia menjadi salah satu wilayah terluas dan tercantik di dunia. Luasnya mencapai 284 ribu kilometer persegi. Ini setara dengan jumlah seluruh terumbu yang ada di seluruh dunia.

Keanekaragaman karangnya juga menjadi potensi bagus untuk dijadikan tempat wisata. Dengan begitu, perekonomian wilayahnya akan meningkat dan taraf hidup masyarakatnya menjadi lebih makmur dari sebelumnya.

Hewan laut ini hidup di lautan dengan suhu antara 21-29 derajat celcius. Suhu tersebut ideal untuk tempat hidup dan tumbuh karangnya. Jika suhu lebih rendah atau tinggi pertumbuhannya kurang baik.

Suhu yang hangat di daerah tropis ini sangat mendukung pertumbuhan karang. Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak penemuan terumbu karang Indonesia pada perairan lautnya tersebut.

Perusakan Biota Terumbu Karang Indonesia

Karang bukan hanya sebagai pelengkap kehidupan bawah laut yang indah, tapi juga membuat berwarna. Semarak terumbu-terumbu bagian integral dari kelangsungan hidup banyak spesies di kehidupan lautnya.

Dikenal luas sebagai hutan hujan laut, hal ini dikarenakan terumbu-terumbu tersebut menjadi rumah bagi biota bawah lautnya. Ada sekitar 25 persen ikan laut dan organisme lainnya yang hidup di sekitarnya.

Seiring dengan peningkatan konstruksi pesisir, suhu global, dan kerusakan lingkungan lainnya, hampir 33 persen terumbu karang Indonesia terancam kepunahan. Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan iklim dan aktivitas manusia juga mengancamnya.

Kedua faktor ancamannya ini tidak memiliki tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat. Artinya, kerusakan perairan laut akan bertambah parah dan kepunahan sudah berada di depan mata.

Perusakan terumbu karang Indonesia sebagai degradasi dan potensi kematian massal biota lautnya. Biasanya hal ini disebabkan oleh teknik penangkapan ikan secara ilegal, polusi, wisatawan ceroboh, dan fenomena alam lainnya.

Karang adalah organisme hidup—bisa sakit dan mati, sama seperti tumbuhan atau hewan lainnya. Karena berbagai faktor lokal dan global, yang dapat berdiri atau berinteraksi, semakin banyak terumbu dunia mati.

Meskipun manusia tidak terlihat seperti bergantung serta membutuhkan terumbu karang Indonesia. Padahal, manusia sangatlah bergantung dalam beberapa bidangnya seperti sumber makanan dan juga hal lainnya.

Kepunahannya dapat menghancurkan bagian wilayah tertentu di dunia, apalagi bagi masyarakat yang bergantung padanya sebagai mata pencahariannya. Atau mungkin tidak berdampak langsung pada Anda.

Perusakan serta penghancurannya bukan lagi sesuatu yang harus didiamkan, para perusak harus segera ditangkap. Ini merupakan langkah terbaik yang bisa diambil untuk menekan kerusakan dan kepunahannya.

Tujuan Pemerintah Indonesia Melarang Pengambilan Terumbu-Karang

Pengambilan terumbu karang Indonesia seringkali terjadi hingga akhirnya ekosistem laut menjadi rusak. Terumbu atau batu karang banyak diambil untuk dijadikan bahan bangunan ataupun infrastruktur lainnya.

Pengambilan ini terus meningkat setiap tahunnya, maka dari itu pemerintah tidak tinggal diam dan mulai mengambil langkah tegas. Pemerintah mengeluarkan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda 2 Milyar.

Ancaman-ancaman ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pengambil dan perusak batu karang. Ancamannya tertulis pada pasal 35 di BAB XVII 73 tentang penambangan ilegal.

Tujuan dari Pemerintah terkait dilarangnya pengambilan terumbu karang Indonesia adalah menjaga kelestarian taman laut. Taman laut yang sehat, bersih, serta terawat tentu akan mendatangkan banyak wisatawan laut.

Kehidupan bawah laut memang sudah seharusnya dijaga kelestariannya, hal ini dikarenakan memiliki fungsi ekologis yang sangat besar. Misalnya saja sebagai tempat tinggal, berlindung, serta berkembangbiakan ikan atau biota lainnya.

Budidaya batu karang juga perlu dilakukan untuk mencegah pemanasan global. Keberadaannya menjadi sangat penting, dengan begitu pemerintah harus bertindak lebih tegas lagi dalam memerangi perusak terumbu.

Manfaat dari Batu Karang di Laut

Karena keragaman terumbu karang Indonesia di kehidupan dunia laut yang tercipta menyimpan banyak manfaat. Bermanfaat sebagai monumen laut, berikut adalah manfaat yang akan didapat dari batu karang laut.

1.     Menjadi Pelindung Daerah Pesisir Pantai

Kehadirannya memiliki pengaruh besar terhadap energi serta kekuatan ombak. Adanya terumbu membuat kekuatan ombak menjadi tidak terlalu besar sehingga akan mengurangi kerusakan pantai dan pesisir.

2.     Sebagai Ekosistem Kehidupan Kelautan

Seperti sudah diketahui bahwa pada lingkungan sekitar karang terdapat banyak biota laut. Terumbu menjadi tempat hidup bagi berbagai organisme, tidak hanya itu tapi juga benteng untuk bertahan hidup dari predator.

3.     Sarana Wisata Rekreasi Lautan

Keanekaragaman jenis biota baik dari bentuk serta warnanya yang cantik tentu akan menarik banyak orang. Terlebih bagi banyak orang yang melakukan diving atau juga snorkeling.

4.     Meminimalisir Terjadinya Pemanasan Global

Mungkin Anda belum mengetahui bahwa laut mampu menyerap gas-gas beracun seperti karbon dioksida. Manfaatnya ini hampir mirip seperti hutan yang mampu menyerap reaksi kimia berlebih di udara.

5.     Bahan Baku Perhiasan dan Perindustrian

Batuan yang keras menjadi salah satu bahan baku untuk produk perhiasan. Tidak hanya itu, jika menggunakan bahan baku ini, nilai jualnya juga akan tinggi daripada penggunaan material lain.

6.     Sarana Pendidikan serta Penelitian

Kawasan ini juga kerap kali dijadikan sarana pendidikan maupun penelitian para ilmuwan. Khususnya bagi orang-orang dengan minat dunia kelautan. Dengan begitu, orang-orang akan mengetahui ekosistem laut lepas.

Berbicara tentang kehidupan bawah air memang tidak akan ada habisnya, pasalnya ini merupakan dunia yang indah dan menarik untuk dipelajari. Terlebih karena adanya terumbu karang Indonesia dengan bentuk dan jenisnya.

Categories
Geografi

√15 Pencemaran Udara Adalah Permasalahan Global Masa Kini

Pencemaran Udara Adalah Permasalahan Global Masa Kini

Pencemaran Udara Adalah Permasalahan Global Masa Kini
Pencemaran Udara Adalah Permasalahan Global Masa Kini

Pencemaran udara adalah campuran berbagai gas dan partikel dari sumber buatan manusia yang meliputi knalpot kendaraan, emisi industri, dan lainnya. Paparan polutan baik jangka pendek maupun panjang bisa menyebabkan masalah.

Saat dunia semakin panas dan sesak, banyak mesin yang terus mengeluarkan emisi kotor. Selain itu, dunia juga tidak memiliki akses untuk bahan bakar atau teknologi bersih seperti lampu dan kompor.

Dengan begitu, atmosfer akan semakin tercemar. Sembilan dari sepuluh orang sekarang menghirup udara tercemar bisa membunuh jutaan orang setiap tahun. Ini tentu menjadi permasalahan global dan harus segera diatasi.

Efek kesehatan Pencemaran udara adalah mencapai titik sangat serius, di mana pada sepertiga kematian manusia terjadi karena permasalahan ini. ini memiliki efek yang setara dengan merokok tembakau yang lebih tinggi.

Polutan atmosfer sulit untuk dihindari, tidak peduli seberapa aman lokasi tempat tinggal Anda. Polutan akan terus berada di sekitar Anda, karena memiliki bentuk mikroskopis dan dapat menyelinap melewati pertahanan keamanan.

Polutan  berkaitan erat dengan perubahan iklim yang mana faktor pendorong utamanya adalah pembakaran bahan bakar fosil. Di mana bahan bakar fosil merupakan penyumbang utama polutan dan udara kotor.

Sumber Terbentuknya Pencemaran Udara Adalah

Meskipun ada ratusan sumber yang menyebabkan polutan di luar ruangan, salah satu kategori penyumbang terbesar adalah emisi kendaraan. Tidak hanya itu, pembangkit listrik stationer, emisi industri, pertanian, pemasakan, dan lainnya.

Sumber pencemar atmosfer bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, ini akan membantu Anda dalam memahami distribusinya. Di mana sumbernya dibedakan menjadi tiga kelas yakni primer, sekunder, dan emisi.

Pada sumber utama, ini dihasilkan dari emisi langsung polusi. Sedangkan pada sumber sekunder pencemaran udara adalah pembentukan polutan di atmosfer yang berkaitan dengan reaksi kimia prekursor.

Selanjutnya adalah sumber re-emisi atau emisi ulang yang dihasilkan dari polutan primer maupun sekunder. Di mana polutan-polutan tersebut mengendap di perairan ayng anntinya iikuti oleh emisi ulang ke atmosfer.

Kendaraan menjadi penyumbang terbesar di mana telah berhasil menyumbngkan setengah dari seluruh polusinya. Pada sumber tidak bergerak seperti pembangkit listrik memancarkan polusi dalam jumlah besar hanya di satu lokasi saja.

Hal tersebut tidak terlalu dihitung menjadi masalah, kecuali sudah terjadi penumpukan di satu tempat. Selain itu, ada yang mengatakan pencemaran udara adalah faktor alam di mana tidak menimbulkan polusi berkelanjutan.

Seperti Anda ketahui bahwa polusi bisa bergerak ke sana kemari melalui udara. Polutan di udara bisa menciptakan kabut dan membuatnya menjadi lebih sulit untuk dilihat serta mengalami pengendapan.

Polusi atmosfer bisa dilihat sebagai kabut tebal yang mulai mengganggu jarak pandang manusia. Selain itu, polusi juga akan mulai menyerang tubuh dan terasa sebagai efek kesehatan pada manusia.

Penyakit yang Mungkin Timbul Akibat Pencemaran Udara Adalah

Polusi tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan manusia. Polusi menyumbang sekitar 4.2 juta kematian pertahunnya dikarenakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Sekitar 91% populasi tempat tinggal manusia memiliki kualitas udaranya, di mana melebihi batas WHO. Berikut di bawah ini telah Kami rangkum penyakit-penyakit apa saja yang akan timbul akibat polusi atmosfer.

1.     Kematian Dini

Ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa paparan udara tidak sehat dalam jangka panjang maupun pendek bisa menyebabkan kematian dini. Untuk itu, umur manusia saat ini tidak bisa seperti orang zaman dulu.

2.     Penyakit Paru Obstruktif dan Kronik

Penyakit yang mungkin terjadi akibat pencemaran udara adalah PPOK. Gejala ini akan membuat penderitanya sulit untuk bernafas hingga mungkin mengakibatkan hal fatal lainnya seperti kematian.

3.     Serangan Asma

Menghirup ozon dan polusi partikel bisa menyebabkan peningkatan serangan asma. Partikel berbahaya tersebut terhirup dan bersarang di paru-paru, jika terus menerus menghirupnya tentu akan menumpuk.

4.     Pembengkakan dan Iritasi Jaringan Paru-paru

Perlu diketahui bahwa orang dengan paru-paru sehat juga akan sangat rentan mengalami iritasi serta pembengkakan. Apalagi bagi orang yang mengidap penyakit kronis, efeknya tentu akan sangat berbahaya.

5.     Berat Kelahiran Bayi Rendah

Beberapa studi menunjukkan akibat pencemaran udara adalah membuat risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Hal ini sangat berisiko karena beberapa bayi mungkin tidak bisa bertahan lama.

Zat yang Mampu Menjadi Pencemar Udara

Manusia mengambil 23.000 nafas setiap hari di seluruh tempat, baik kantor, rumah, kendaraan, dan lainnya. Bagi kebanyakan orang, bernafas menjadi satu hal yang tidak perlu dipikirkan karena tidak bisa dilihat.

Kebanyakan orang juga tidak menyadari bahwa Organisasi Kesehatan Dunia telah memperkirakan bahwa lebih dari 90% udara yang dihirup tidaklah aman. Ini cukup berbahaya bagi orang tua, anak-anak, dan penderita asma.

Perlu diketahui bahwa di dalam pencemaran udara adalah zat berbahaya seperti carbon monoksida (CO). Sebuah gas tidak berwarna dan berbau, dipancarkan dari proses pembakaran khususnya bahan bakar yang kurang sempurna.

Ground Level Ozone (03), yang memiliki karakteristik sama seperti karbon monoksida, tapi tidak dipancarkan langsung ke atmosfer. Ini tercipta dari interaksi sinar matahari, panas, oksida nitrogen dan senyawa organik volatil.

Selanjutnya adalah nitrogen dioksida (NO2) yang merupakan kelompok gas reaktif. Oksida nitrogen memiliki karakteristik bau busuk dengan warna coklat kekuningan sampai kemerahan. Zatnya merupakan penyumbang utama kabut asap, hujan asam.

Zat pendukung pencemaran udara adalah sulfur dioksida (SO2), merupakan kelompok gas reaktif dan dikenal sebagai sumber emisi terbesar. Zatnya dikenal sebagai oksida belerang yang bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil.

Timbal (PB) ditemukan secara alami di lingkungan alam maupun beberapa produk manufaktur. Sumber utama emisi timbal adalah pemrosesan bijih serta logam dan pesawat bermesin piston yang beroperasi dengan bensin bertimbal.

Tindakan yang Bisa Diambil untuk Mengurangi Polusi Udara

Sebagai kontributor besar perubahan iklim, polusi udara, dan perusakan planet tempat tinggal manusia. Penting bagi manusia untuk melakukan tindakan untuk membantu tingkatkan kualitas udara yang dihirup dengan cara berikut ini.

1.     Mengganti Ke Energi Ramah Penggunaan

Masalah pencemaran udara adalah berawal dari rumah, pertimbangan untuk mengalihkan pemasok energi ke yang ramah lingkungan sangat diperlukan. Dengan begitu, sertifikat kinerja akan terlihat dan lebih efisien.

2.     Bepergian Secara Sehat

Cara terbaik untuk mengurangi perjalanan menggunakan mobil adalah bepergian menggunakan kendaraan umum, sepeda, atau berjalan kaki. Hidup dengan menerapkan hal ini akan membuat Anda jauh lebih sehat dan polusi berkurang.

3.     Mengurangi Asupan Daging dan Susu

Mungkin hal ini tidak terlihat memiliki hubungan dengan pencemaran. Tapi, perlu diketahui bahwa pencemaran udara adalah kegiatan peternakan yang sebenarnya menghasilkan polusi terbesar seperti amonia.

4.     Tanam Pohon Lebih Banyak

Taman umum bisa bantu meningkatkan kualitas udara jangka panjang di lingkungan. Hal tersebut dikarenakan tumbuhan berperan aktif dalam membersihkan udara dengan mengkonsumsi karbon dioksida (CO2).

Polusi udara menjadi pencemaran paling akut terutama di wilayah kota besar, sibuk, dan padat. Namun, hal ini masih bisa dikendalikan dengan kesadaran manusia akan bahaya dari pencemaran udara adalah.

Categories
Geografi

√15 Cara Mengolah Sampah dengan Ecobrick, Mudah, Murah, Efektif

Cara Mengolah Sampah dengan Ecobrick, Mudah, Murah, Efektif

"Cara

Pengolahan sampah rumah tangga tidak harus selalu menggunakan mesin canggih. Anda dapat mengolah sampah dengan Ecobrick sebagai cara sederhana dan mandiri. Cara ini juga membantu menurunkan tingkat pemanasan global.

Sebagai inovasi visioner, metode Ecobrick berbahan material plastik memiliki sifat dasar kuat, awet, juga anti air. Sehingga cocok dijadikan sebagai pondasi bangunan atau kerajinan sederhana.

Bagi yang belum paham, Ecobrick merupakan teknik mengolah limbah non biological yang berfungsi untuk membuat blok bangunan. Dengan kata lain, bisa dipakai untuk menggantikan batu bata.

Sebagai solusi alternatif limbah padat, Anda dapat membuat Ecobrick untuk mengolah limbah plastik tanpa mengeluarkan biaya. Sehingga limbah dapat didaur ulang daripada dibakar, ditimbun, atau menggunung pada tempat pembuangan akhir.

Mengenal Ecobrick yang Ramah Lingkungan

Mengolah sampah dengan Ecobrick merupakan metode alternatif dalam membuat material bangunan atau perabotan rumah tangga lainnya. Ecobrick terdiri dari 2 kata, Eco dan Brick yang artinya batu bata ramah lingkungan.

Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi oleh limbah plastik, kemudian disusun untuk membangun blok bangunan. Pada dasarnya, teknik ini merupakan solusi mengatasi limbah padat tanpa biaya rumah tangga, individu, atau masyarakat.

Dikenal dengan istilah Bottle Brick atau Ecoladrillo, teknik ini merupakan bentuk utilisasi selain dimasukkan ke landfill atau pembuangan akhir. Khususnya plastik berkarakteristik berumur panjang dan daya tahannya lama.

Misalnya seperti sedotan plastik, kresek, styrofoam, bungkus plastik, atau limbah non biological lainnya. Anda tidak bisa menggunakan limbah seperti benda tajam, kertas, atau limbah biodegradable lain sebagai isiannya.

Mengolah sampah dengan Ecobrick dapat menghasilkan barang kerajinan sebagai pengganti perabotan rumah tangga sederhana. Contohnya digunakan untuk membuat kursi, meja, rak buku, bahkan sebagai hiasan lampu.

Perlu diperhatikan, bahwa pembuatan Ecobrick harus diawali dahulu dengan mengisi soft plastic yang sudah dicacah sampai halus. Tujuannya sebagai pondasi terkuat batu bata ramah lingkungan.

Agar hasil akhirnya lebih menarik, Anda dapat menggunakan sampah plastik berwarna pada bagian dasarnya. Atau diakali dengan cara memberi warna pada bagian luar botol menggunakan cat acrylic.

Konsep Pengolahan Sampah Lewat Ecobrick

Awalnya, konsep Ecobrick berasal dari teknik arsitek asal Jerman, Andreas Froese. Pada tahun 2000, Amerika Selatan menggunakan botol PET diisi pasir. Sementara di daerah Nikaragua, plastik tersebut dikemas ke dalam botol.

Dari penjelasan sebelumnya, mungkin Anda bertanya mengapa hasil dari mengolah sampah dengan Ecobrick berbentuk batu bata ramah lingkungan. Hal tersebut dikarenakan batu bata menjadi salah satu material utama dalam bangunan.

Pemilihan konsep sebagai pengganti batu bata dikarenakan lebih berguna dibandingkan sampah hanya didiamkan begitu saja. Apalagi jika dibakar, justru memperbesar penyebaran karbon dioksida.

Selain bertujuan mengurangi volume limbah, pemanfaatannya berguna sebagai penghias lingkungan. Oleh karena itu, Gerakan mengolah sampah dengan Ecobrick merupakan bentuk zero waste life style atau gaya hidup bebas sampah.

Bahkan gerakan zero waste life style semakin mengglobal serta diadopsi oleh berbagai komunitas peduli lingkungan sebagai program merawat alam. Pengolahannya dilakukan secara bijak sebagai bentuk kesadaran pentingnya menyeimbangkan ekologis.

Alhasil, sifat – sifat plastik yang awet, tahan lama, susah diurai, hingga kedap air dapat diubah menjadi barang bermanfaat bagi lingkungan. Cara membuatnya juga tidak sulit serta tidak menghabiskan banyak biaya.

Manfaat Mengolah Sampah dengan Ecobrick

Metode Ecobrick mampu memberi manfaat baik dari segi fungsional maupun ekonomis. Berikut ini penjelasan apa saja manfaat mengolah sampah dengan Ecobrick melalui penerapan teknik eco batu dalam kehidupan sehari – hari.

  1. Menghindari Bumi dari Limbah Plastik

Manfaat utama Ecobrick memang bertujuan untuk meminimalisir penumpukan limbah plastik di bumi. Jika langkah kecil ini terus dilakukan dan dikembangkan, maka dampak positifnya akan terasa besar.

  1. Memberdayakan Sumber Daya Manusia

Anda dapat memberdayakan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan untuk menciptakan benda – benda kreatif. Mereka dapat membantu mengolah sampah dengan Ecobrick kerajinan bermanfaat seperti hiasan lampu atau kursi anak – anak.

  1. Menghasilkan Kerajinan Tangan dari Barang Bekas

Selain sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar, Anda juga dapat melakukan cara ini di rumah masing – masing sebagai hobi baru. Sampah tersebut dapat diolah menjadi karya – karya sederhana.

Misalnya membuat dinding struktur, perabotan indoor, furnitur modular, dan sebagainya. Dengan begitu turut membantu supaya limbah plastik tidak perlu lagi berakhir menumpuk di pembuangan akhir.

  1. Sebagai Pengganti Furniture Rumah Tangga

Dilihat dari sisi fungsional, Ecobrick bermanfaat jika diolah menjadi barang – barang yang sering dipakai dalam kehidupan sehari – hari. Sama halnya jika dipandang dari segi ekonomis.

Anda dapat menjual produk buatan Ecobrick ke platform jual beli online. Tentunya dengan mengolah sampah dengan Ecobrick yang memiliki nilai jual dan manfaat, seperti kursi anak – anak atau meja hias.

Beberapa bank sampah Indonesia bersedia membeli produk hasil Ecobrick serta dibayar menggunakan uang tunai. Maka dari itu, selain membantu mengurangi polusi, juga dapat menambah penghasilan.

Langkah – Langkah Mengolah Sampah dengan Ecobrick

Plastik merupakan limbah yang membutuhkan waktu selama 1 tahun agar bisa terurai. Jika dimusnahkan dengan cara dibakar justru menimbulkan polusi udara. Berikut penjelasan langkah – langkah pengelolaan ecobrick.

  1. Siapkan Alat dan Bahan – Bahan

Beberapa alat dan bahan yang diperlukan adalah botol plastik berukuran 500 ml, sampah plastik, gunting, tongkat kayu. Pakai botol satu merk agar penyusunannya lebih mudah.

Gunting akan digunakan untuk memotong sampahnya supaya berukuran kecil, sehingga muat dimasukkan ke botol. Sedangkan tongkat kayu berfungsi untuk memadatkan isiannya.

  1. Pastikan Botol Sudah Bersih

Cuci bersih serta keringkan dahulu botol yang akan digunakan. Hal tersebut bertujuan agar botol tetap higenis juga tidak ada bakteri tumbuh di dalamnya. Sehingga ketika dilapisi semen bisa tetap aman.

  1. Seleksi Sampah sebagai Isiannya

Cara mengolah sampah dengan Ecobrick selanjutnya adalah menyeleksi sampah sebagai isiannya. Hindari penggunaan pecahan kaca, benda tajam, ataupun barang biodegradable lainnya.

Penyeleksian ini penting dilakukan karena apabila isian tersebut terurai, maka botol menjadi tidak kokoh lagi. Sehinga karya yang Anda buat berpotensi untuk roboh. Pastikan juga bahwa sampahnya harus kering.

  1. Masukkan Sampah ke Dalam Botol

Langkah selanjutnya adalah menggunting isiannya sampai berukuran kecil. Agar tidak menyisakan ruang, gunakan tongkat untuk memadatkan guntingan sampah tersebut ketika dimasukkan ke dalam botol.

  1. Gunakan Cat Acrylic di Bagian Luar Botol

Langkah mengolah sampah dengan Ecobrick yang terakhir ini sifatnya opsional, terlebih jika bagian luarnya tidak dilapisi semen. Namun akan lebih menarik jika diberi cat acrylic supaya hasilnya lebih bagus.

Pada dasarnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan. Mulai dari pengolahan sampah organik menjadi pupuk, prinsip 3R, bank sampah, sampai mengurangi penggunaan sedotan.

Ecobrick sendiri hadir sebagai salah satu solusi mengolah limbah menjadi barang bermanfaat. Dilihat dari fungsi jangka pendeknya, mengolah sampah dengan Ecobrick bisa dipakai untuk perabotan pribadi atau dijual sebagai cinderamata.

Categories
Geografi

√15 Jenis – Jenis Emisi Gas Rumah Kaca dan Tips Menguranginya

Jenis – Jenis Emisi Gas Rumah Kaca dan Tips Menguranginya

"Jenis

Kegiatan manusia yang memanfaatkan sumber daya energi selalu menghasilkan emisi gas rumah kaca. Efeknya bisa berdampak besar pada bumi yang ditinggali oleh makhluk hidup.

Memang saat ini sudah tidak begitu banyak pabrik yang berkembang secara drastis sehingga menghasilkan polusi di mana – mana. Perkembangan otomotif membantu meminimalisir tingkat polusi udara agar tidak separah dahulu.

Tetapi pada kenyataannya, polusi dapat berakumulasi ke dalam beberapa jumlah, sehingga menimbulkan emisi gas buang. Khususnya kondisi di beberapa kota besar yang penuh dan padat penduduk maupun kendaraan pribadi.

Efek yang dihasilkan dapat berasal dari karbon monoksida, pemanasan global, hasil pembakaran bahan bakar fosil, tingginya pemakaian pupuk kimia, atau penyebab – penyebab lainnya.

Emisi gas rumah kaca sendiri memiliki arti proses pemanasan, sehingga suhu bumi akan terus mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat suhu di bumi tidak berbeda antara siang maupun malam hari.

Jenis – Jenis Emisi Gas Rumah Kaca

Efek rumah kaca atau green house effect dapat terjadi jika terdapat gas terperangkat dalam atmosfer bumi. Biasanya muncul secara alami pada lingkungan atau ditimbulkan akibat aktivitas manusia yang terlalu berlebihan.

Secara alami contohnya akibat dari letusan vulkanik atau hasil dari pembakaran material organik, yaitu tumbuhan. Berikut ini jenis – jenis green house effect yang akan menimbulkan emisi gas rumah kaca.

  1. Uap Air

Uap air adalah salah satu gas green house yang memang sudah ada serta timbul secara alamiah. Perannya bertanggungjawab menimbulkan adanya efek rumah kaca dikarenakan konsentrasi jumlahnya banyak dan berfluktuasi secara regional.

  1. Karbon Dioksida (CO2)

Karbon dioksida merupakan salah satu jenis emisi gas rumah kaca sebagai hasil dari bahan bakar fosil maupun limbah padat lainnya. Contohnya kendaraan pribadi seperti motor atau mobil mampu meningkatkan kadar CO2.

  1. Metana

Masuk dalam kategori gas alam, metana dapat menimbulkan efek rumah kaca. Hal ini dikarenakan metana menjadi insulator paling efektif dalam menangkap panas sebanyak dua puluh kali lebih efektif dibandingkan karbon dioksida.

Emisi gas rumah kaca dari metana dapat dihasilkan melalui batu bara atau minyak bumi. Jika jumlahnya terus meningkat, maka suhu permukaan bumi juga akan turut meningkat secara drastis.

  1. Hidrofluorokarbon

Hidrofluorokarbon berasal dari manufaktur produk pendingin ruangan. Gas ini tetap dapat merusak lapisan ozon walaupun efeknya tidak separah kloroflokarbon (CFC). Selain itu juga turut menyumbang dalam meningkatkan suhu bumi.

Bagaimana Proses Terjadinya Emisi Gas Rumah Kaca?

Negara dengan musim salju atau beberapa daerah yang sedang melakukan percobaan tanaman dalam bidang biologi maupun pertanian membutuhkan rumah kaca. Lalu panas dari energi matahari akan masuk melalui atap kaca tersebut.

Beberapa akan kembali dipantulkan ke luar atmosfer, sementara yang masuk melalui atap tadi akan terperangkap dalam green house. Alhasil mampu meningkatkan suhu di dalamnya kemudian menimbulkan emisi gas rumah kaca.

Atau dapat diilustrasikan melalui mobil yang parkir ketika matahari sedang terik – teriknya. Dalam kondisi kaca tertutup, sebagaian panas matahari akan dipantulkan ke luar, sementara sisanya masuk dalam ruang mobil tersebut.

Akibatnya suhu dalam mobil menjadi lebih panas dibanding luarnya. Melalui ilustrasi tersebut, mengartikan bahwa ada gas kaca berupa CO2, nitrogen dioksida, atau gas lainnya yang keluar lalu membentuk lapisan penyelimut bumi.

Apabila efek emisi gas rumah kaca tersebut lepas, partikelnya bisa naik sampai menuju lapisan atmosfer. Dengan begitu akan membentuk lapisan lain untuk menyelimuti bumi.

Dampak Terjadinya Emisi Gas Rumah Kaca

Efek rumah kaca berlebihan dapat memberi dampak negatif bagi keberlangsungan ekosistem makhluk hidup di bumi. Kondisi permukaan menjadi tidak stabil dan berefek buruk bagi lainnya karena jumlahnya melebihi batas maksimum.

  1. Iklim Menjadi Tidak Stabil

Dampak pertama mengakibatkan iklim menjadi tidak stabil. Suhu bumi pada musim kemarau atau musim dingin berubah jadi lebih ekstrem. Alhasil musim dapat mengalami pergeseran jika gas tersebut mencapai level berbahaya.

  1. Permukaan Air Laut Meningkat

Dampak terjadinya emisi gas rumah kaca selanjutnya adalah permukaan air laut meningkat akibat permukaan es kutub maupun gunung es mencair. Dengan begitu dapat menimbulkan banjir di wilayah lebih rendah.

  1. Suhu Meningkat Secara Global

Dampak terakhir menyebabkan suhu meningkat secara global akibat gas pada atmosfer terlalu banyak. Hal ini menyebabkan panas matahari terperangkap dalam bumi karena tidak dapat keluar.

Situasi kondisi ini menjadikan suhu bumi meningkat, bahkan ekosistem ikut terganggu jika terus – menerus mengalami peningkatan secara drastis.

Tidak hanya itu, global warming juga memberi efek pada sektor pertanian. Yaitu gagal panen secara besar – besaran dikarenakan drastisnya perubahan iklim. Rasio kepunahan beberapa spesies makhluk hidup turut meningkat.

Menurut beberapa penelitian, meningkatnya rasio kepunahan makhluk hidup tersebut bisa mencapai satu juta spesies. Bahkan terumbu karang pada perairan laut dapat hilang ikut terkena dampaknya.

Tips Sederhana Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Tanpa disadari, kebiasan buruk dalam kehidupan sehari – hari ternyata ikut menyumbang meningkatkan green house effect. Misalnya kehidupan konsumtif juga boros energi yang mengakibatkan temperatur iklim berubah.

  1. Melakukan Efisiensi Energi

Tips sederhana mengurangi emisi gas rumah kaca dapat dilakukan melalui efisiensi energi. Contohnya mematikan lampu jika tidak digunakan atau memastikan sumber listrik tercabut jika akan bepergian.

Selain itu, sebagai penduduk negara tropis, Anda dapat mengurangi penggunaan energi listrik ketika mengeringkan baju. Caranya dengan memanfaatkan sinar matahari untuk mengeringkan cucian pakaian.

  1. Mengurangi Frekuensi Penggunaan Kendaraan Bermotor Pribadi

Apabila tujuan perjalanan kurang dari 500 meter, ada baiknya untuk ditempuh dengan berjalan kaki daripada menggunakan kendaraan bermotor. Atau menggunakan sepeda sebagai transportasi.

Selain membuat tubuh sehat juga mengurangi karena tidak menghasilkan karbon monoksida. Jika lebih dari 3 kilometer, Anda dapat berbagi kendaraan dengan teman atau saudara.

  1. Mengurangi Penggunaan Sedotan Plastik

Ketika bepergian, biasakan untuk membawa tempat minum sendiri untuk mengurangi sampah gelas atau botol plastik. Jika membutuhkan sedotan, Anda dapat memakai dari bahan stainless steel agar bisa dipakai berkali – kali.

  1. Daur Ulang Sampah Organik

Tips mengurangi berikutnya adalah dengan mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk kompos. Cara lainnya adalah dengan memilah antara sampah organik dari non organik.

  1. Mengurangi Penggunaan Kertas Jika Tidak Diperlukan.

Tips terakhir yaitu mengurangi penggunaan kertas dengan cara mencetak duplex atau bolak balik agar lebih hemat. Jika ada dokumen draft tidak memerlukan kertas baru, lebih baik dicetak memakai kertas bekas saja.

Pada dasarnya, perlu adanya kesadaran dari diri sendiri untuk meminimalisir efek rumah kaca. Beberapa negara telah menyetujui program mengurangi emisi green house dengan menandatangani perjanjian protokol.

Hal ini menjadi bukti komitmen juga upaya dari negara – negara di dunia sebagai bentuk kesadaran diri menanggulangi permasalahan lingkungan. Dengan begitu efek emisi gas rumah kaca dapat ditekan lebih lagi.

Categories
Geografi

√15 Pengertian Pemanasan Global dan Akibatnya Pada Kehidupan

Pengertian Pemanasan Global dan Akibatnya Pada Kehidupan

Pengertian Pemanasan Global dan Akibatnya Pada Kehidupan
Pengertian Pemanasan Global dan Akibatnya Pada Kehidupan

Pengertian pemanasan global seringkali disangkutpautkan dengan perubahan iklim, dan cuaca yang kadang membingungkan. Jika dilihat secara sekilas semuanya hampir mirip, tapi sebenarnya ketiga hal itu merujuk pada peristiwa yang berbeda.

Cuaca mengacu pada kondisi atmosfer yang terjadi secara lokal selama periode waktu singkat hanya menit, jam, atau hari. Contoh umumnya adalah hujan, salju, awan, angina, banjir, atau bahkan badai petir.

Sedangkan iklim mengacu pada rata-rata suhu, kelembaban, dan pola curah hujan secara global maupun regional. Selain itu, jangka waktu baik panjang maupun pendek selama musim tertentu, tahun, atau decade tertentu.

Pengertian pemanasan global merupakan suhu panas jangka panjang pada sistem iklim bumi. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil yang akhirnya meningkatkan gas dari rumah kaca.

Istilah ini sering kali digunakan secara bergantian dengan istilah perubahan iklim, meskipun mengacu pada pemanasan yang dihasilkan manusia dan alami. Efeknya pada planet tempat tinggal adalah kenaikan suhu permukaan bumi.

Sejak masa pra-industri, aktivitas manusia diperkirakan telah membawa suhu rata-rata bumi sekitar 1 derajat per dekadenya. Tidak diragukan lagi bahwa pengaruh manusia telah berhasil meningkatkan panas lautan dan daratan.

Deskripsi serta Pengertian Pemanasan Global

Global warming atau pemanasan suhu merupakan salah satu aspek dari perubahan iklim. Hal ini mengacu pada kenaikan suhu terutama karena meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

Gletser mencair, permukaan laut naik, hutan awan mati, dan satwa liar berebut untuk mengimbangi keadaan tersebut. Salah satu kota yakni Verkhoyansk pada wilayah Siberia mengalami suhu hingga 38 derajat celcius.

Suhunya menjadi suhu tertinggi sepanjang sejarah wilayah Artik. Padahal sebelumnya, suhu paling tinggi di wilayah tersebut hanya berkisar 37 derajat celcius. Hal itu merupakan bagian dari pengertian pemanasan global.

Mungkin Anda memiliki pemahaman lainnya, misalnya seperti ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu atmosfer rata-ratanya. Suhu rata-rata pada permukaannya meningkat hingga 0.74 ± 0,18 °C.

Perubahan iklim mempengaruhi semua wilayah di seluruh dunia. Di beberapa kejadian, cuaca ekstrim dan curah hujan menjadi lebih umum sementara yang lain mengalami gelombang panas.

Melihat pengertian pemanasan global terjadi secara bertahap di permukaan bumi, lautan, atmosfer. Nampaknya, ini sudah menjadi konsekuensi yang harus dirasakan oleh manusia atas perbuatannya serta kebiasaan buruknya tersebut.

Menurut penilaian iklim nasional, pengaruh manusia memang menjadi penyebab nomor satu dari pemanasan secara global. Terutama pada faktor karbon yang manusia sebabkan dari membakar bahan bakar fosil dan penangkapan polusinya.

Serba-Serbi Gas Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global

Gas-gas yang memerangkap panas di atmosfer disebut sebagai gas rumah kaca. Pada bagian ini, Anda akan mempelajari berbagai hal mengenai emisi serta pembuangan gas dari rumah kaca.

Seperti diketahui bahwa pengertian pemanasan global masih memiliki sangkut-paut dengan efek rumah kaca. Gas-gas yang dipancarkan sebagai efek rumah kaca merupakan gas berluorinasi seperti hidrofluorokarbon, sulfur heksafluorida, dan nitrogen trifluorida.

Gas-gas tersebut terpantul dari adanya kegiatan serta proses industri terutama di perkotaan besar. Kadang-kadang gas tersebut digunakan sebagai zat perusak ozon stratosfer seperti klorofluorokarbon, hidroklorofluorokarbon, dan halon.

Seberapa besar pengaruh suatu gas terhadap pemanasan global sangat bergantung pada tiga faktor utama. Pertama adalah, jumlah dari atmosfer, masa hidup, serta seberapa efektifnya mampu memerangkap suhu panas bumi.

Ini menjadi potensi dari pengertian pemanasan global atau GWP, ukuran energi total yang mampu diserap gas selama beberapa waktu tertentu. Radiative forcing (RF) merupakan cara lain untuk mengukur gasnya.

Radiative forcing mengukur perbedaan antara berapa banyak energi matahari yang diserap oleh bumi dan dilepaskan kembali ke luar angkasa. Ini merupakan akibat dari salah satu penggerak iklim dengan nilai positif.

Dari situ, efek pemanasan di planet ini memiliki dampak negatif. Sejak dimulainya resolusi industri serta kemunculan mesin uap bertenaga batu bara, aktivitas manusia menjadi meningkat sehingga volume gasnya bertambah.

Akibat dari Pemanasan dan Peningkatan Suhu secara Global

Dari pengertian pemanasan global bisa disimpulkan apa saja yang menjadi dampak atau akibatnya. Akibat yang ditimbulkan dari peristiwa atau kondisi tersebut tentu sangat berbahaya serta merugikan kehidupan manusia.

Hingga saat ini, isu global warming masih jadi topik perbincangan hangat banyak orang terutama mengenai dampaknya. Untuk itu, sudah Kami rangkum apa-apa saja yang menjadi akibat dari peristiwa global warming.

1.     Tergerusnya Kehidupan Es Kutub

Dampak paling utama dan bisa dilihat secara langsung adalah kehidupan kutub mulai menghilang. Bisa Anda lihat dari es mulai mencair hingga banyaknya hewan khas kutub yang mulai mengalami kepunahan.

2.     Gawat Air Bersih

Mungkin jika dilihat dari pengertian pemanasan global, ini tidak ada sangkut-pautnya. Tapi, global warming ternyata membuat ketersediaan air bersih menjadi berkurang, ini dikarenakan terjadinya penguapan terus menerus.

3.     Kebakaran Jantung Bumi

Seperti diketahui bahwa global warming merupakan terjadinya peningkatan suhu yang sangat tinggi. Ini merupakan salah satu pemicu dari kebakaran hutan. Jika bumi kehilangan hutannya, akan ada banyak bencana alam terjadi.

4.     Hujan  Asam Tinggi dan Kemunculan Kabut Asap

Hujan asam tinggi dan kemunculan kabut asap menjadi penanda bahwa global warming sudah terjadi. Kabut asap ini timbul akibat kebakaran hutan hingga akhirnya berdampak bagi kesehatan serta kelangsungan hidup manusia.

5.     Kepunahan Hewan di Bumi

Pengertian pemanasan global yakni peningkatan suhu, di mana pada hal ini sangat berpengaruh bagi tempat tinggal hewan. Hewan yang kehilangan tempat tinggalnya akan ikut punah akibat perubahan iklim ekstrim.

Proses Hingga Terjadinya Pemanasan Global

Global warming akibat pancaran atau radiasi terus menerus dari matahari hingga gas pada atmosfer mulai menghilang. Padahal, atmosfer bumi terdiri dari 78% N, 21% O, dan 1% gas lainnya.

Sebagian dari gas tersebut disebut dengan gas rumah kaca yakni uap air, karbon dioksida, ozon, metana, dinitrogen oksida. Gas tersebutlah yang bertugas melindungi, bekerja sebagai selimut bumi.

Gas rumah kaca ini semakin menebal hingga tidak tertahan lagi dan akhirnya menjadi global warming. Perlu diketahui bumi semakin panas 1,1 derajat celcius dibandingkan sebelum adanya revolusi industri di abad-18.

Setelah mengetahui pengertian pemanasan global, Anda juga harus mengerti bagaimana proses terjadinya kondisi tersebut. Dengan mengetahui kedua hal tersebut, Anda mungkin bisa menemukan bagaimana cara mengatasinya.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa global warming merupakan dampak aktivitas manusia modern, mulai dari industri, kendaraan, dan lainnya. Berbagai aktivitas manusia sekarang juga menimbulkan panas dan asap.

Hal itu membuat gas rumah kaca di atmosfer meningkat, gasnya menangkap panas dari pantulan bumi. Ini membuat suhu panas tidak bisa melewati penjagaannya tersebut untuk diteruskan ke luar angkasa.

Hingga akhirnya gas tersebut dipantulkan lagi ke bumi dan akhirnya membuat suhu semakin panas. Dan berdampak pada lingkungan, hewan, dan manusia di muka bumi ini.

Aktivitas manusia di zaman modern seperti ini memang telah berkembang baik jika dibandingkan dengan sebelumnya. Tapi, aktivitasnya menimbulkan berbagai hal buruk bagi kehidupan manusia, seperti pada pengertian pemanasan global.

Categories
Geografi

√15 Fungsi Hutan Mangrove dan Persebaran Wilayah Hutannya

Fungsi Hutan Mangrove dan Persebaran Wilayah Hutannya

Fungsi Hutan Mangrove dan Persebaran Wilayah Hutannya
Fungsi Hutan Mangrove dan Persebaran Wilayah Hutannya

Fungsi hutan mangrove bagi Indonesia tentu sangatlah banyak. Sekitar 3 juta hektar taman bakau tumbuh di garis pantai Indonesia sepanjang 95.000 km. ini merupakan 23% dari seluruh ekosistem mangrove dunia.

Taman bakau ditemukan di banyak wilayah Indonesia, dengan ekosistem regional Papua, Kalimantan, dan Sumatera. Pohon bakau di Indonesia bisa mencapai ketinggian 50 meter dengan akar memanjang dari batang.

Saat air pasang, taman bakau tergenang air, sedangkan ketika surut tanahnya menjadi lapisan lumpur padat. Tidak hanya itu, tanah pada taman tersebut mengandung bahan organic tingkat tinggi sehingga menyuburkan tanaman.

Mangrove Indonesia termasuk diantara taman yang paling kaya karbon di dunia. Hal ini membuat fungsi hutan mangrove menjadi alat penyerapan emisi gas buang menjadi lebih maksimal berkat adanya akar napas.

Kandungan karbon di bakau Indonesia mengandung lebih dari tiga kali lipat rata-rata lahan tropis lainnya. Rata-rata karbon tersebut juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan taman tropis di dataran tinggi biasanya.

Bakau menyumbang 10-15% penyimpanan karbon sedimen meskipun hanya 0,5 persen dari wilayah pesisir global. Bakau Indonesia juga mengandung 3,14 miliar metric ton karbon (PgC) yang mana merupakan stok secara global.

Ekosistem bakau di Indonesia menyimpan sejumlah besar karbon di bawah tanah hingga 78%. Untuk 20% lainnya disimpan pada akar atau biomassa. Sedangkan 2% lainnya tersimpan pada tempat mati seperti kayu.

Karakteristik dari Kawasan Hutan Bakau

Jika dilihat dari fungsi hutan mangrove ciri-ciri dari wilayahnya adalah memiliki tanaman lebat, tinggi, dan rapat. Taman tersebut memiliki suhu tropis setara dengan rawa-rawa di sekitar pantai berpasir dan berlumpur.

Mangrove adalah jenis taman yang tumbuh dengan perairan dangkal memanjang ke pedalaman sungai. Umumnya, anak sungai dan perairan tersebut berjenis air payau. Berikut di bawah ini adalah beberapa ciri lainnya.

1.     Terdiri dari Jenis Pohon Bakau

Hutan ini biasanya hanya dipenuhi dengan jenis pohon bakau. Pohon bakau sangat baik untuk menangkap emisi di udara, ini tentu sesuai dengan fungsi hutan mangrove yang sudah dijelaskan sebelumnya.

2.     Terlihat Memiliki Akar Berantakan

Ciri khas paling menonjol dari wilayah hutannya adalah terdapat akar yang tidak beraturan atau berantakan. Seperti Anda ketahui bahwa akar-akar dari pohon bakau mencuat dan memanjang dari batang.

3.     Berbiji Kecambah Pada Pohonnya

Anda mungkin belum mengetahui bahwa hutan bakau memiliki biji dengan sifat vivipara. Ini artinya, biji tersebut mampu memunculkan kecambah baru dibagian batang pohon bakaunya.

4.     Tanah Berlumpur Padat

Jika dilihat secara fisik, fungsi hutan mangrove yang berguna sebagai penahan air laut agar tidak mengikis tanahan di garis pantainya. Tanah berlumpur mampu menahan erosi sehingga tidak terjadi bencana.

5.     Lahan Hutannya Selalu Digenangi Air

Lokasinya yang berada di pesisir pantai tentu sudah menjadi hal pasti jika lahannya tergenang. Namun, jenis air yang biasanya menggenangi hutan bakau pada Indonesia berbeda-beda disesuaikan fungsi hutan mangrove wilayahnya.

Wilayah Persebaran Hutan Pohon Mangrove di Indonesia

seperti diketahui bahwa pohon bakau sempat dikampanyekan untuk ditanam pada wilayah tertentu. Hal ini dikarenakan tanamannya sangat efektif dalam menanggulangi atau menekan dan memberikan pencegahan akan terjadinya erosi pantai.

Persebaran hutan bakau di Indonesia sendiri sangat banyak dan tidak perlu diragukan lagi keberadaannya. Berikut ini merupakan persebaran dari wilayah hutan pohon mangrove di Indonesia.

1.     Sisi Barat, Timur, Sumatera

Perlu Anda ketahui bahwa Sumatera merupakan salah satu wilayah regional dari pohon Mangrove. Sebagian besar pulau Sumatera memiliki 417.000 hektare hutan bakau atau mangrove tersebut.

2.     Titik Tertentu Pulau Jawa

Tidak hanya Sumatera, tapi melihat dari fungsi hutan mangrove yang mampu menekan erosi, Pulau Jawa juga memilikinya. Luas hutan di pulau Jawa mencapai 34.000 hektar.

3.     Sepanjang Pesisir Wilayah Kalimantan

Pulau Kalimantan memang dikenal sebagai wilayah yang memiliki taman alam terbesar di negara Indonesia. Adapun luas taman Mangrove yang dimiliki pulau Kalimantan mencapai 165.000 hektar.

4.     Sisi Barat Papua

Papua juga menjadi wilayah regional dari komoditas pohon Bakau. Papua juga menjadi wilayah yang masih alami sehingga banyak dijumpai hutan-hutan alam. Luas taman mangrove di Papua mencapai 2.9 juta hektar.

5.     Nusa Tenggara dan Pulau Dewata

Keberadaan taman mangrove juga terdapat di wilayah Indonesia lebih tepatnya pada Nusa Tenggara dan Bali. Meskipun tidak seluas Pulau lain yakni 3.700 hektar, tapi memiliki fungsi yang sama.

Fungsi Hutan Mangrove Di Wilayah Indonesia

Mungkin banyak yang berpikir bahwa hutan atau taman mangrove ini hanya berfungsi sebagai pencegah erosi saja. Padahal ada banyak fungsi lainnya yang harus diketahui agar Anda bisa maksimal dalam memanfaatkannya.

Salah satunya adalah menjaga garis pantai agar tidak berpindah atau tetap stabil. Seperti diketahui bahwa seringkali garis pantai tergeser karena terseret ombak. Adanya hutan bakau, garis pantai tidak akan tergeser.

Fungsi hutan mangrove lainnya adalah untuk melindungi pantai, sungai, serta menahan angin laut. Tidak hanya itu, pohon juga berfungsi sebagai pengolah limbah dan menyaring air laut agar bisa dikonsumsi.

Pohon tersebut juga memiliki fungsi sebagai penyerap karbon dioksida yang tersebar melalui udara. Dengan memilikinya, karbon dioksida negara Indonesia seharusnya bisa berkurang meskipun secara bertahap.

Fungsi hutan mangrove secara biologis adalah sebagai tempat berlindung, berkembangbiak, bersembunyi pada animo laut seperti ikan, kepiting, kerang, dan lainnya. Biasanya digunakan sebagai tempat bersembunyi dari para predatornya.

Hutan juga menyediakan makanan para animo laut. Wilayahnya juga menjadi sumber plasma nutfah serta genetic lainnya. Bisa dikatakan, hutannya merupakan habitat alami dari berbagai jenis biota laut.

Sedangkan untuk fungsi ekonomisnya, hutan tersebut menyediakan kayu sebagai bahan bakar, arang, sera material bangunan. Tidak hanya itu, tapi juga menghasilkan bahan baku industri, tekstil, makanan, obat-obatan dan lainnya.

Hal yang Bisa Dilakukan Ketika Berada di Kawasan Mangrove

Seperti diketahui bahwa kawasan hutan Bakau saat ini telah menjadi objek wisata. Ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan ketika mengunjungi kawasan taman mangrove tersebut.

Misalnya saja seperti melakukan hunting foto di kawasan hijau tersebut. Ada banyak spot foto menarik untuk mengabadikan berbagai momen di sana seperti lorong dan sekitar rawa-rawa.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa fungsi hutan mangrove adalah peningkat perekonomian masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan, dengan adanya kawasan tersebut akan ada banyak wisatawan yang mengunjungi lokasinya itu.

Beberapa kawasan juga menyediakan lahan untuk berwisata sambil menanam mangrove. Di sana Anda bisa mempelajari bagaimana cara menanamnya, akan lebih seru jika membawa anak kecil sehingga bisa menjadi wisata edukasi.

Beberapa kawasan juga menyediakan lokasi penginapan dekat Taman Mangrove. Dengan begitu, Anda bisa merasakan bermalam di kawasan hutan. Ini juga akan menjadi momen pas untuk menghabiskan waktu dengan orang tersayang.

Negara Indonesia yang kaya akan kawasan alamnya memang sudah sepatutnya dijaga agar tidak hilang. Apalagi jika dilihat dari fungsi hutan mangrove yang sangat banyak dan bermanfaat bagi masyarakatnya.

Categories
Geografi

√15 Penyebab Pencemaran Lingkungan, Faktor Penyebab dan Dampaknya

Penyebab Pencemaran Lingkungan, Faktor Penyebab dan Dampaknya

Penyebab Pencemaran Lingkungan, Faktor Penyebab dan Dampaknya
Penyebab Pencemaran Lingkungan, Faktor Penyebab dan Dampaknya

Bumi semakin hari semakin tua, hal ini karena ulah manusia yang menjadi faktor penyebab pencemaran lingkungan. Pencemaran yang terjadi membuat bumi semakin tua setiap harinya.

Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena aktivitas manusia yang terlalu berlebihan pada lingkungan. Sehingga membuat bumi menjadi rentan dan tidak segar kembali.

Kadang kala manusia menjadi tidak sadar bahwa apa yang telah dilakukannya merupakan sesuatu yang bisa membahayakan ekosistem. Tidak memperdulikan kesehatan bumi dan hanya memikirkan kesejahteraan pribadi.

Contoh kecil kebiasaan yang paling sulit diubah adalah membuang sampah pada tempatnya. Aktivitas ini merupakan kebiasaan baik yang bisa membantu menjaga lingkungan.

Pengertian Dari Pencemaran Lingkungan Wajib Diketahui

Sebelum mengetahui lebih jauh mengenai penyebab pencemaran lingkungan sebelum itu mari pahami pengertiannya. Dengan mengetahui pengertiannya, akan mempermudah dalam mengetahui hal lain yang ada didalamnya.

Pengertian dari pencemaran lingkungan adalah sesuatu yang dilakukan sengaja atau tidak sengaja, sehingga masuklah sebuah hal baru baik itu mahluk hidup, zat atau berbagai komponen lainnya kedalam sebuah lingkungan.

Proses tersebut bisa menyebabkan adanya perubahan dalam tatanan lingkungan. Hal ini bisa terjadi oleh berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia, ataupun proses alami alam semesta.

Karena dua faktor tersebut, sehingga membuat tatanan bumi atau lingkungan menjadi tidak stabil dan menyebabkan adanya penurunan fungsi dari lingkungan itu sendiri.

Penyebab Adanya Pencemaran Lingkungan

Setelah mengetahui pengertiannya, tentu saat ini sudah lebih mengetahui bahwa kadang kala yang terjadi pada lingkungan itu merupakan tanggung jawab manusia secara alami.

penyebab pencemaran lingkungan bisa terjadi karena ada beberapa faktor penyebabnya. Ini semua terjadi bukan tanpa alasan, diantaranya karena polisi udara, air, tanah dan lain sebagainya.

  1. Polusi Udara

Penyebab terjadinya pencemaran pada lingkungan pertama karena faktor dari polusi udara. Ini merupakan contoh paling dasar yang menjadi pemicu dari pencemaran sejenis ini.

Namun tidak sedikit orang yang sadar bahwa aktivitas yang dilakukannya bisa menyebabkan lingkungan menjadi tercemar. Setidaknya ada berbagai aktivitas manusia dapat mempengaruhi lingkungan udara sehat.

Salah satunya disebabkan oleh bahan bakar pada kendaraan. Ini merupakan sebuah penyebab pencemaran lingkungan polusi udara paling sering ditemukan. Namun tidak semua orang sadar mengenai hal tersebut.

  1. Polusi Air

Tak kalah penting, faktor penyebab terjadinya pencemaran juga bisa disebabkan oleh faktor polusi air. Polusi air bisa dialami oleh kalangan manapun, khususnya bagi tempat yang sulit mendapatkan air bersih.

Untuk menemukan air bersih sulit, Mengapa? Karena diberbagai daerah khususnya kota-kota besar sudah sangat sulit menemukan sungai bersih yang mengalir.

Hampir seluruh air yang ada didalamnya sudah tercemar dengan sampah. Sehingga sungai yang seharusnya menjadi tempat habitat ikan, menjadi semakin sulit untuk ditemukan.

  1. Polusi Tanah

Faktor penyebab pencemaran lingkungan selanjutnya adalah karena polusi tanah. Ini juga menjadi sebuah pemicu terjadinya pencemaran pada lingkungan.

Ada banyak aktivitas manusia yang tanpa disadari bisa menyebabkan terjadinya polusi tersebut. misalnya karena penggunaan pestisida berlebihan pada tanah.

Kemudian juga bisa terjadi karena banyaknya sampah-sampah hasil limbah pabrik industry, pertambangan dan lain sebagainya yang membuat pencemaran tersebut.

Selain itu pencemaran ini juga bisa terjadi karena banyaknya oknum-oknum yang melakukan penebangan kayu secara liar. Dengan penebangan tersebut bisa membuat terjadinya hutan gundul sehingga memicu polusi tanah.

  1. Polusi Suara

Penyebab pencemaran lingkungan berikutnya terjadi karena polusi suara. Polusi jenis ini dianggap paling menganggu karena tidak hanya menganggu lingkungan dan terlihat oleh mata.

Namun polusi satu ini lebih membuat orang menjadi tidak nyaman, yang menjadi faktor pemicu gangguan pendengaran, setres, dan berbagai gangguan psikologis lainnya.

Sumber-sumber suara itu berasal dari berbagai hal. Salah satunya disebaban oleh kegiatan limbah pabrik yang menggunakan mesin berat dengan suara yang sangat kuat.

Masih ada banyak faktor lainnya yang menyebabkan terjadinya perusakan pada lingkungan, misalnya karena polusi cahaya, radioaktif dan lain sebagainya.

Dampak dari Pencemaran Lingkungan

Dengan adanya oknum yang melakukan sehingga terjadilah penyebab pencemaran lingkungan. Tentunya hal tersebut memiliki sebuah dampak yang serius bagi kehidupan manusia.

Berdasarkan dampak tersebut menjadikan seseorang wajib melakukan penjagaan pada lingkungan. Karena jika bumi sudah semakin tua, maka manusia akan tinggal dimana?

Terlebih jika melihat keadaan yang terjadi, banyaknya aktivitas buruk yang dilakukan manusia, sehingga menjaga lingkungan sangat perlu agar tidak ada lagi gangguan pada lingkungan yang menyebabkan lingkungan menjadi lebih buruk.

  1. Udara menjadi tidak sehat

Dampak dari pencemaran lingkungan pertama itu bisa menyebabkan udara menjadi tidak sehat. Berdasarkan faktor penyebab pencemaran lingkungan yang telah dijelaskan sebelumnya, tidak heran jika membaut udara menjadi tidak sehat.

Terlebih dengan adanya banyak kendaraan maka semakin banyak CO2 yang dihasilkan. Dengan udara yang tidak sehat kemudian dihirup itu bisa menimbulkan sebuah penyakit tertentu.

Apabila jarak tempuh yang diperlukan dekat sebaiknya menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki saja, karena Ini sangat membantu agar udara yang dihidup tetap sehat dan terbebas dari berbagai penyakit.

  1. Pemanasan global

Dampak berikutnya yakni bisa menyebabkan pemanasan global. Hal ini sudah banyak diketahui oleh berbagai kalangan masyarakat bahwa penyebab pencemaran lingkungan itu bisa berdampak pemicu pemanasan global.

Akan tetapi meskipun sudah sering mendengar, aktivitas yang menyebabkan pemicu dari kegiatan ini tetap dilakukan. Efek rumah kaca, pencemaran akibat banyaknya CO2 juga pemicu utamanya.

Dengan adanya pemanasan global ini sehingga membuat suhu pada bumi semakin memanas setiap tahunnya. Oleh karena itu sebaiknya menjaga lingkungan.

  1. Gangguan Suara

Dampak dari pencemaran ini juga terjadi akibat sehingga menyebabkan gangguan kesejahteraan bagi seseorang. Dengan mendengar suara bising oleh kalangan atau kelompok tertentu, tidak heran jika membuat merasa terganggu.

Dengan penyebab pencemaran lingkungan polusi suara maka menyebakan adanya gangguan suara. Gangguan sejenis itu sangat mengganggu bagi sebagian orang.

Gangguan tersebut bisa mengurangi efektivitas waktu tidur seseorang.

Selain mengganggu aktivitas tidur juga bisa menyebabkan menurunnya efektivitas dalam perkembangan sang buah hati. Karena adanya banyak suara mengganggu, terlebih anak-anak tidak mengetahui banyak suara lainnya.

Selain pada anak-anak ini juga berbahaya bagi orang dewasa karena bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit seperti tekanan dan detak jantung dapat memompa lebih cepat.

  1. Dampak Yang Dihasilkan Dari Polusi Tanah

Dampak terakhir disebabkan oleh berbagai polusi pada lingkungan yakni berasa dari tanah. Dengan melakukan aktivitas yang dapat menganggu ekosistem seperti penebangan hutan sembarangan atau pembuangan limbah pabrik yang tidak perlu.

Kedua aktivitas tersebut menjadi pemicu adanya polusi tanah. Oleh karena itu sebagai sesame umat manusia wajib menjaga lingkungan agar lebih efektif lagi.

Dengan lingkungan yang efektif sehingga bisa menciptakan suasana menjadi nyaman dan aman. Oleh sebab itu sudah waktunya untuk menjaganya agar tidak adalagi penyebab pencemaran lingkungan perlu diketahui.

Categories
Geografi

√15 Kebiasan Baik Untuk Menjaga Lingkungan Sehat

Kebiasan Baik Untuk Menjaga Lingkungan Sehat

Kebiasan Baik Untuk Menjaga Lingkungan Sehat
Kebiasan Baik Untuk Menjaga Lingkungan Sehat

Untuk menjaga lingkungan sehat sebenarnya tidak membutuhkan usaha ektra. Asal dilakukan secara rutin dan menjadi sebuah kebiasaan baik, maka aktivitas ini tidak akan memberatkan.

Namun yang menjadi persoalan kadang kala banyak orang yang menganggap bahwa aktivitas menjaga ini sulit dilakukan, karena sudah menjadi sesuatu yang wajar.

Padahal aktivitas wajar yang dimaksud merupakan berbagai aktivitas yang bisa membuat lingkungan menjadi lebih mudah tercemar dan menjadi tidak sehat.

Oleh sebab itu akan lebih baik jika mulai membiasakan diri untuk melakukan berbagai kebiasaan baik. Dengan kebiasaan-kebiasaan yang sudah terbiasa dilakukan sehingga seseorang menjadi tidak canggung kembali.

Pengertian Menjaga Agar Lingkungan Sehat

Untuk bisa terbiasa dengan segala aktivitas kebiasaan baik, dalam rangka menjaga lingkungan sehat, lebih mudah dipahami jika sudah mengetahui pengertiannya.

Pengertian dari menjaga lingkungan agar tetap sehat yang dimaksud merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan oleh seseorang secara sadar yang bisa membuat lingkungan menjadi lebih baik lagi.

Segala aktivitas tersebut dilakukan tanpa adanya paksaan sehingga murni dilakukan karena kemauan diri sendiri. Salah satu cara paling mudah untuk melakukannya yakni dengan melakukan kebiasaan baik.

Kebiasaan baik yang dilakukan secara terus menerus bisa membuat seseorang menjadi terbiasa untuk melakukannya. Meskipun sebelumnya tidak terbiasa melakukannya.

Pentingnya Menjaga Agar Lingkungan Sehat

Alasan mengapa kita perlu menjaga lingkungan sehat dengan melakukan kebiasaan baik karena ada banyak hal yang mendukung didalamnya. Salah satunya karena sangat penting untuk dilakukan.

Hal ini menjadi penting untuk dilakukan karena dengan melakukan aktivitas tersebut bisa menciptakan lingkungan menjadi lebih sehat lagi.

Terlebih saat ini, usia bumi semakin hari semakin menua, jika tidak dilakukan berbagai antisipasi dan aktivitas yang bisa membantu mengurangi beban yang ditanggung oleh bumi, maka bumi tidak akan bertahan lebih lama.

Karena berbagai alasan itulah kemudian menjadi penting mempersiapkan dan melakukan berbagai kebiasaan-kebiasaan baik. Terlebih untuk melakukannya tidak sulit dilakukan.

Melihat pentingnya dalam menjaga lingkungan sehat maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai berbagai kebiasaan yang bisa Anda lakukan.

Mulailah melakukannya dari diri sendiri, jika sudah terbiasa dengan melakukan aktivitas baik tersebut akan lebih baik jika mengajak orang sekitar.

Semakin banyak orang yang sadar dan melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut, maka semakin banyak pula orang yang mengurangi beban yang harus ditanggung oleh bumi.

Kebiasaan-kebiasaan yang akan diuraikan ini bukanlah sebuah kebiasaan yang sulit dilakukan, seseorang hanya perlu mengganti kebiasan lamanya menjadi kebiasan baru berikut.

6 Kebiasaan Baik Demi Menjaga Kebersihan Lingkungan

Sejatinya ada banyak sekali jenis jenis aktivitas yang bisa dilakukan sebagai upaya untuk menjaga lingkungan sehat. Seperti membawa botol air minum, ini merupakan contoh paling sederhana yang bisa dilakukan.

Meskipun hanya membawa suatu macam jenis botol air minum saja, namun nyatanya efeknya sangat berdampak bagi kesehatan yang ada di bumi. Oleh karena itu sebaiknya beberapa aktivitas ringan sejenis ini baik dilakukan.

  1. Beralih Menggunakan Kendaraan Umum

Kebiasan baik pertama yang perlu dilakukan oleh seseorang dalam rangka menjaga agar lingkungan menjadi tetap sehat adalah dengan menggunakan kendaraan umum.

Dengan menggunakan kendaraan umum sejenis ini, ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan sehat. Mengapa? Karena dengan menggunakan kendaraan umum bisa mengurangi asap.

Asap dari kendaraan bisa memicu pemanasan global. Maka dari itu akan lebih baik jika mulai membiasakan diri menggunakan kendaraan umum. Karena dapat mengurangi jumlah asap yang keluar.

Semakin banyak orang yang sadar dan mulai menggunakan kendaraan umum untuk berpergian, maka semakin sedikit pula polusi udara yang terjadi.

  1. Membawa Tas Belanja Pribadi

Selain membiasakan diri untuk menggunakan kendaraan umum, langkah lain untuk bisa melakukan aktivitas  menjaga lingkungan sehat yakni dengan membawa tas belanjaan pribadi.

Ini dilakukan dalam upaya mengurangi sampah plastik. Sudah pasti ketika belanja pada super market akan diberikan banyak plastik untuk membawa belanjaan, ini sudah lumrah terjadi.

Namun jika Anda mampu membiasakan diri membawa tas belanjaan pribadi, tentunya Anda bisa menjadi orang yang mengurangi penggunaan plastik. Karena penggunaan yang berlebihan bisa menimbulkan penumpukan sampah.

  1. Membawa Kotak Makan & Botol Air

Kebiasaan baik selanjutnya yang perlu dilakukan yakni degan membiasakan diri untuk membawa kotak makan & botol air sendiri. Dengan melakukan kebiasaan ini akan sangat membantu dalam menjaga lingkungan.

Sebenarnya aktivitas ini jika dilakukan tidak akan terlalu memberatkan terlebih jika dilakukan dengan perlahan-lahan.

Karena tidak sedikit orang yang menganggap aneh orang lain yang membawa kotak makan dan botol air sendiri. Padahal kedua aktivitas tersebut sangat membantu bagi kesehatan alam.

  1. Mematikan Lampu

Kebiasaan baik selanjutnya yang perlu dilakukan yakni kebiasaan mematikan lampu. Meskipun sepele juga, ini bisa sangat membantu dalam upaya untuk menjaga agar lingkungan tetap menjadi sehat.

Dengan mematikan lampu maka akan mengurangi aktivitas energi listrik. Karena untuk bisa menjaga lingkungan sehat itu diperlukan dengan memanfaatkan energi matahari secara alami.

Oleh karena itu apabila tidak terpakai akan lebih baik jika lampu sebaiknya dimatikan saja. terlebih saat siang hari. Jika aktivitas ini dilakukan ada banyak energi yang dihemat.

  1. Menanam Tanaman

Kebiasaan baik selanjutnya yang perlu Anda lakukan dirumah yakni dengan menanam tanaman. Sudah menjadi rahasia umum dengan adanya penghijauan maka udara yang dihirup akan lebih baik.

Untuk memperoleh udara yang segar dan demi menjaga lingkungan sehat maka sudah sewajarnya untuk menanam sejumlah tanaman pada halaman rumah anda.

Akan lebih baik jika membuat sebuah taman kecil dirumah, kemudian pada taman diberikan tempat untuk istirahat. Sehingga udara yang dihirup akan lebih segar.

Maka ketika Anda sudah selesai beraktivitas kemudian bisa menghirup udara lebih baik lagi. Ini sangat dianjurkan untuk mendapatkan lingkungan yang sehat dan terjaga.

  1. Beralih Menggunakan Lap Kain

Hal terakhir yang wajib dilakukan untuk bisa mendapatkan lingkungan yang sehat adalah dengan beralih menggunakan lap kain. Jangan terbiasa menggunakan tisu, karena ada banyak dampak negatifnya.

Padahal sampah tisu sulit terurai, terlebih jika tisu basah. Maka dari itu sebaiknya mengurangi penggunaanya agar tidak menimbulkan lebih banyak sampah lagi.

Untuk menjaga lingkungan sehat maka akan lebih baik jika beralih menggunakan lap kain dan meninggalkan tisu. Selain lebih bersih juga bisa membantu mengurangi penumpukan sampah.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tisu merupakan sampah sulit teruraikan. Dengan sampah yang menumpuk bisa menyebabkan pencemaran udara.

Udara menjadi tidak sehat dan juga bisa menyebabkan pemanasan global. Maka dari itu agar terhindar dari segala hal tadi, sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk mengganti tisu menjadi lap kain.

Dengan mengganti kebiasaan tersebut, maka secara tidak langsung akan membantu upaya dalam menjaga lingkungan sehat, tidak sulit bukan?

Categories
Geografi

√15 Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070
Perubahan Iklim Global Menyebabkan Kepunahan Manusia di 2070

Manusia bisa punah di tahun 2070 akibat perubahan iklim global pada lingkungan yang kita sedang tempati. Sudah ada banyak butki kalau perubahan iklim ini terjadi dan bisa membawa bahaya lain sehingga harus menyiapkan cara untuk mencegah hal ini makin memburuk. Kondisi planet yang menjadi tempat tinggal kita sedang tidak baik-baik saja. Ada banyak hal yang menjadi ketakutan sekaligus perhatian serius dengan apa yang sedang terjadi. Dan yang paling ditakuti adalah bagaimana jika seluruh manusia bumi punah karena ulah sendiri?

Ulah manusia kini membawa masalah seperti iklim yang semakin tidak menentu. Suhu termal semakin tinggi dan kerusakan alam sudah tidak bisa kita pungkiri. Memang masih banyak yang berargumen kalau ini adalah peristiwa alam, bukan semua ini karena ulah manusia. Tetapi bagaimanapun juga, manusia tetap memiliki tanggung jawab untuk mengatasi masalah ini. Perubahan iklim sudah terjadi dan manusia perlu mengatasinya. Kami juga menjamin kalau Anda tidak ingin menjadi saksi peradaban kuno yang punah karena masalah iklim.

Bukti Kalau Perubahan Iklim Global Benar Terjadi

Banyak orang yang percaya kalau perubahan iklim ini benar-benar terjadi. Tetapi ada juga yang mengabaikan hal ini dan menganggap ini adalah bagian dari alam dan tidak ada kaitan dengan ulah manusia. Tetapi bagaimana pun juga, hal ini sudah terjadi dan perlu solusi.

Dengan melihat fakta kalau perubahan iklim global sedang kita rasakan dan potensi semakin buruk juga besar, maka diharapkan ini bisa menjadi langkah awal untuk mencari solusinya. Beberapa bukti kalau perubahan iklim sedang terjadi dan merupakan masalah adalah:

  1. Laut yang Semakin Hangat

Air laut sekarang ini memiliki suhu yang berbeda dengan beberapa tahun kebelakang. Menurut perhitungan ahli, suhu air laut naik 0.13 derajat celcius setiap 1 dekade. Ini mungkin terdengar kecil, tetapi setiap 100 tahun, suhunya naik 1.3 derajat.

  1. Batu Es di Kutub yang Mulai Mencair

Batu es di kutub utama dan selatan juga mulai mencair dan ini semakin menambah bukti kalau bumi sedang mengalami perubahan iklim global. Suhu yang semakin tinggi ini jelas merupakan masalah karena perlahan, batu es mulai retak dan mencair.

  1. Gletser di Himalaya akan Habis di 2035

Menurut prediksi, batu-batu es dan gletser di pegunungan Himalaya akan hilang di tahun 2035. Semua ini sudah diperhitungkan melihat luas daerah dan daerah kutub yang juga sudah kehilangan es-nya. Ini bisa saja terjadi sebelum tahun 2035.

  1. Salju yang Semakin Tipis

Saat musim salju, biasanya orang di kawasan negeri 4 musim dapat merasakan salju yang tebal. Tetapi dengan energi matahari semakin memburuk di masa perubahan iklim global ini, setiap dekade terjadi penipisan salju sebanyak 2,1 persen.

  1. Meningkatnya Permukaan Air

Dengan es yang mencair, maka permukaan air juga semakin tinggi. Air yang semakin tinggi ini jelas adalah sebuah masalah karena setiap tahunnya meningkat 3.3 mm. Ini dapat menjadi faktor utama mengapa ada kota yang tenggelam.

  1. Kejadian Alam yang Ekstrem

Banyak kejadian alam yang berada di luar nalar manusia. Semua terjadi tanpa sadar dan kontrol dari manusia, misalnya hujan di daerah kutub atau satwa yang mati dalam jumlah yang masif. Kejadian alam ini tidak bisa dipisahkan dari perubahan iklim.

Apa yang Bisa Anda Lakukan untuk Mencegah Perubahan Iklim Global ini?

Manusia memiliki tanggung jawab disini, dan harus segera dilakukan. Jangan sampai kita tidak bisa menikmati kehidupan di bumi lagi karena telat mencegah iklim global memburuk. Ada 6 cara simpel yang kami rekomendasikan untuk Anda bantu mencegah masalah ini, yaitu:

  1. Kurangi Makan Daging, terutama Sapi

Mengurangi konsumsi daging dan produk susu adalah cara yang paling pas untuk mencegah perubahan iklim global. Ini sama saja dengan kampanyekan diet, tetapi jika melakukan ini, Anda berkontribusi dalam mencegah iklim global memburuk.

  1. Pertimbangkan juga Transportasimu

Transportasi dan polusi adalah hal yang berkaitan. Kurangi mobilisasi dengan mobil atau motor pribadi jika tersedia kendaraan umum. Atau bahkan lebih baik lagi jika lebih sering jalan kaki atau bersepeda agar membantu mengurangi polusi.

  1. Pergunakan Energi dengan Bijak

Mulai mencari produk yang menggunakan energi lebih efisien, mulai dari lampu hemat daya hingga mobil elektris. Dengan semua ini, Anda akan berkontribusi besar dalam mencegah perubahan iklim global semakin memburuk.

  1. Bisa Memulai dengan Energi Terbarukan

Energi terbarukan seperti panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik rumahan akan menjadi langkah baru untuk membantu menyelamatkan tempat tinggal kita. Ada juga yang menggunakan tenaga angin untuk menghasilkan energi terbarukan.

  1. Reduce, Reuse, dan Recycle

Kampanye penyelamatan lingkungan umum adalah Reduce, Reuse, dan Recycle. 3 kata ini dapat diartikan sebagai mengurangi, menggunakan kembali, dan daur ulang. Produk harus lengkapi 3R ini untuk cegah perubahan iklim global memburuk.

  1. Mulai Aktif di Kegiatan Kesehatan Lingkungan

Dan langkah paling bijak adalah dengan ikuti kampanye kesehatan lingkungan. Segala kegiatan yang umum dilakukan adalah seperti melakukan demonstrasi hingga turun ke jalan untuk bersih-bersih. Komunitas ini akan sangat dihargai lingkungan.

Bukti Peradaban yang Punah Akibat Perubahan Iklim Global

Alasan kami menyebutkan Anda sebaiknya ikut aktif dalam membantu mencegah perubahan iklim ini adalah karena sudah ada bukti peradaban yang punah di masa lalu. Mulai dari leluhur puebloan yang gagal bertahan di bumi pada 300 SM karena masa panen yang lama. Ada juga peradaban angkor Watt di Kamboja yang kehilangan sumber air dan kekeringan di antara tahun 1300-1400 yang mengakibatkan masyarakat tidak bisa akses makanan. Beralih lagi di peradaban Norse di tahun 1200an akibat hewan buas masuk ke area mereka.

Hewan buas ini datang karena perubahan iklim global dan mencari hasil tani masyarakat. Di kisah Rapa Nui, Chile juga bisa menjadi bukti kalau ada kepunahan karena perubahan iklim. Di benua yang sama, suku Maya juga mengalami kepunahan karena kekeringan. Dari temuan fosil di habitat suku maya ditemukan kalau banyak yang mengalami kekeringan. Peradaban suku maya memang masih ada, tetapi penduduk asli daerah itu tidak lagi kembali karena kekeringan. Belum lagi Indus, Cahokia dan Tiawanku yang sudah punah juga.

Segala Argumentasi tentang Perubahan Iklim Global

Di tengah pencarian solusi untuk mencegah perubahan iklim ini memburuk, masih ada saja argumen yang menyatakan kalau ini tidak ada kaitannya dengan manusia. Iklim ini adalah hal natural dan tidak bisa kita cegah karena setiap tahunnya matahari juga semakin panas. Ada juga yang menganggap kalau segala aksi manusia ini percuma karena tidak cukup untuk memberikan bukti pengembalian alam. Kampanye yang dilakukan dianggap hanya mencari simpati karena pada nyatanya, perubahan iklim global ini terjadi dan tidak terhentikan.

Suhu air yang semakin hangat dan salju yang semakin menipis telah menjadi bukti kalah ini bukan saatnya untuk anggap remeh kejadian alam. Perubahan iklim global sudah terjadi dan tidak ada tanda membaik, dan tampaknya manusia bisa jadi punah di tahun 2070 nanti.