4 Sumber Pendanaan UMKM dan Cara Mendapatkannya

√37+ 4 Sumber Pendanaan UMKM dan Cara Mendapatkannya

Baca cepat

√37+ 4 Sumber Pendanaan UMKM dan Cara Mendapatkannya

4 Sumber Pendanaan UMKM dan Cara Mendapatkannya
4 Sumber Pendanaan UMKM dan Cara Mendapatkannya

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia saat ini mulai kembali menggeliat dengan sumber pendanaan UMKM yang berasal dari berbagai sumber baik dana pribadi maupun pinjaman. UMKM merupakan usaha yang dirintis sendiri oleh pemiliknya dengan modal niat, keberanian, dan strategi, juga sejumlah uang agar bisnis dapat berjalan lancar. Jadi, tidak hanya butuh niat saja, tapi harus ada uang untuk menjalankan usaha. Apabila Anda ingin membuka usaha sendiri, tapi masih bermasalah dengan modal, maka harus mengatasi permasalahan ini terlebih dahulu. Sebenarnya, pendanaan untuk usaha kecil tidak harus disediakan sendiri, tapi bisa berasal dari berbagai sumber berikut:

Sumber Pendanaan UMKM dari Tabungan Pribadi

Paling banyak pelaku usaha kecil dan menengah memulai dengan mengandalkan uang hasil tabungan pribadinya. Cara ini memang paling aman karena tingkat risikonya paling rendah, sebab tidak ada hutang maupun cicilan harus dibayar. Apabila nanti bisnisnya gagal atau merugi tidak ada kewajiban untuk membayar kepada pihak lain maupun membuat pertanggungjawaban. Dengan demikian, tidak akan membuat masalah baru bagi pemilik usaha.

Biasanya, para pelaku usaha bermodal tabungan ini mempersiapkannya sejak lama. Setiap bulan menyisihkan sejumlah penghasilan untuk disiapkan sebagai dana ketika memulai bisnis. Trik lainnya adalah dengan menggunakan uang untuk membeli aset tertentu, misalnya tanah atau emas sehingga ketika diperlukan sebagai modal dapat dijual. Aset seperti tanah dan emas juga bisa digadaikan maupun dijadikan agunan untuk mendapatkan modal.

Sumber pendanaan UMKM ini juga bisa dari penjualan aset pribadi atau penarikan dana pensiun dini. Memang ada risiko, karena Anda harus merelakan tabungan, aset, maupun dana pensiun, tapi jika dikelola dengan baik hasilnya mungkin akan di luar ekspektasi. Umumnya, penggunaan dana pribadi ini dilakukan untuk membuka usaha awal, misalnya dipakai sebagai uang sewa tempat atau penyediaan alat produksi standar. Intinya, bisnis harus berjalan dulu, setelah berkembang akan ditambah dengan dana dari sumber lain. Misalnya, sumber pendanaan UMKM melalui pinjaman usaha berbunga rendah, dari investor, atau meminjam dari sanak keluarga. Bisa dikatakan dana pribadi hanya awal saja dan menjadi cikal bakal bisnis Anda.

Baca Artikel Lainnya :  √37+ Cara Menjaga Stabilitas Perusahaan, di Tengah-Tengah Kondisi Ekonomi Saat Ini

Bantuan Dana dari Pemerintah Kota, Provinsi atau Pusat

Pemerintah Indonesia sangat mendukung perkembangan UMKM di tanah air, bahkan mendorong semakin banyak anak muda untuk membuka bisnis dan lapangan kerja. Dengan demikian, dapat memperkokoh ekonomi negara. Sebagai dukungan bagi pelaku UMKM, pemerintah memberikan bantuan pendanaan sebagai modal agar dapat berkembang dengan baik. Bantuan yang diberikan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk UMKM. Bantuan ini bisa menjadi sumber pendanaan UMKM yang sangat membantu bukan hanya untuk pelaku usahanya, tapi juga mendongkrak perekonomian secara nasional.

Selain dari BLT UMKM, juga terdapat dana pinjaman dengan bunga rendah sehingga tidak memberatkan bagi pengusaha dalam membayar cicilan setiap bulan. Dalam hal ini bukan hanya pendanaan yang dibantu, pemerintah juga memberikan bantuan berupa pelatihan dan pembinaan. Selain itu, juga diberikan bantuan untuk memasarkan produk. Bagi Anda yang sedang ingin membuka usaha maupun sudah memiliki dan ingin mengembangkannya, maka bisa mendapatkan sumber pendanaan UMKM dari pemerintah dengan mengajukan permintaan bantuan maupun pinjaman. Bantuan bukan hanya berasal dari pemerintah pusat saja, tapi juga bisa dari alokasi dana pemerintah provinsi maupun kota. Namun, biasanya hanya diberikan untuk warga provinsi atau kota tersebut dan dibuktikan dengan kartu tanda penduduk.

Bantuan permodalan bukan hanya dari segi uang saja, bisa dengan pemberian tempat atau lokasi usaha. Bantuan distribusi maupun pemasaran, tergantung kebijakan daerah masing-masing.

Sumber Pendanaan dari Pinjaman Bank

Jalan lain untuk mendapatkan pendanaan adalah melalui pinjaman bank. Namun, Anda harus melakukan pertimbangan secara menyeluruh dan semua aspek yang ada, terutama dalam kemampuan membayar. Mengapa harus begitu mendetail? Sebab salah satu persyaratannya adalah menyertakan agunan, berupa fixed asset. Bagi pengusaha mikro maupun kecil mungkin harus merelakan aset pribadi sebagai agunan.

Namun, sumber pendanaan UMKM ini bisa sangat membantu dalam perkembangan bisnis. Terutama jika memang sangat membutuhkan bantuan dana dalam pengembangan, misalnya membeli alat produksi atau peralatan lainnya. Untuk mengajukan kredit ini persyaratannya:

  1. Memiliki Izin Usaha

Anda harus melampirkan surat izin usaha, minimal dari Kelurahan, dan harus sudah berjalan selama 6 bulan. Anda bisa datang ke kelurahan di mana toko/tempat usaha dijalankan.

  1. Perorangan

Untuk mendapatkan sumber pendanaan UMKM melalui pinjaman bank harus menjalankan bisnis perorangan, bisa toko, produksi makanan, atau bisnis digital seperti melakukan penjualan online.

  1. Harus Punya Akun Bisnis di platform e-commerce

Peraturan terbaru adalah nasabah juga harus punya atau mengelola akun bisnis di platform digital, contohnya marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau Lazada, bisa juga lebih dari satu.

  1. Tidak Sedang Menerima Kredit dari Bank Lain

Sumber pendanaan UMKM dari kredit bank juga tidak bisa diambil apabila Anda sedang mendapatkan pendanaan dari bank lainnya. Akan tetapi, apabila jenis pendanaannya berupa KPR, KKB, atau kartu kredit.

Baca Artikel Lainnya :  √37+ Ilegal dan Spekulatif? Ketahui Fakta Binary Option Berikut !

Pendanaan dari Investor

Pendanaan berikutnya bisa didapatkan dari investor atau sering disebut sebagai angel investor, yaitu orang yang bersedia memberikan dukungan dana bagi pelaku usaha, terutama pejuang UMKM. Biasanya, pendanaan ini hanya diberikan sebanyak 1 kali dari angel investor sebagai modal awal pelaku UMKM. Jumlah besarnya modal mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Jumlah modal ini waktu pengembaliannya tidak terbatas, bahkan tidak dikembalikan. Bisa diberikan oleh lembaga tertentu yang memang bergerak dipenyaluran bantuan kepada pelaku UMKM atau dari kerabat. Namun, jumlahnya tidak terlalu besar dan hanya bisa didapatkan sekali.

Jika Anda ingin mendapatkan sumber pendanaan UMKM lebih besar, maka harus mencari investor dan melakukan kontrak kerjasama. Jenis investor yang ini akan mendapatkan laba dari keuntungan bisnis dan menanggung kerugian bersama. Sebagai pelaku usaha Anda harus memberikan pertanggungjawaban mengenai penggunaan dana. Laporan keuangan dan laba rugi harus diberikan setiap bulan kepada investor agar bisa melihat bagaimana jalannya bisnis.

Keuntungannya, Anda dapat modal tambahan untuk menjalankan bisnis dengan skala lebih besar. Namun, kerugiannya investor dapat menarik dana kapan saja sehingga dapat membuat bisnis mengalami masalah. Oleh sebab itu, saat mencari sumber pendanaan UMKM melalui investor sebaiknya lakukan perjanjian tertulis yang ditandatangani kedua belah pihak mengenai pembagian keuntungan, kerugian, juga batas waktu penarikan investasi. Dengan demikian, Anda bisa menjalankan bisnis lebih tenang dan nyaman. Selain itu, pemanfaatan modal dari investor juga bisa dilakukan lebih optimal sehingga menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Pelaku UMKM memang seringkali mengalami kesulitan modal, terutama ketika hendak mengembangkan usahanya. Namun, bukan berarti berada di jalan buntu, sebab ada berbagai cara untuk mendapatkan tambahan dana. Anda dapat menggunakan aset pribadi untuk modal atau sebagai agunan pinjaman di bank maupun lembaga keuangan lainnya. Bisa juga mengajukan diri mendapatkan bantuan usaha dari pemerintah maupun angel investor. Intinya, saat melakukan bisnis harus pandai dalam menjalankannya. Jika dinilai cakap sebagai pengusaha, maka akan mudah mendapatkan sumber pendanaan UMKM dari berbagai pihak sebab pihak tersebut melihat bisa mendapatkan keuntungan dari investasinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: