Categories
Serba serbi

√75+ Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia
Ragam Budaya Asli Indonesia yang Pernah Diklaim Malaysia

Budaya asli Indonesia beragam jenis membuat masyarakat lokal sampai tidak bisa mengetahui kesenian seluruhnya. Indonesia dikenal dengan negara ciri khas tersendiri karena punya banyak budaya dari masyarakat lokal setiap daerah.

Dengan persebaran budaya dari Sabang sampai Merauke, tanah air menjadi salah satu negara paling kaya akan kebudayaan maupun kesenian. Adanya berbagai jenis kebudayaan jangan sampai Anda lupakan begitu saja.

Kebudayaan dari warisan nenek moyang harus dilestarikan secara terus menerus supaya tidak dilupakan oleh generasi selanjutnya. Jika melihat dari hubungan Indonesia dengan Malaysia, mungkin tidak baik-baik saja kalau soal budaya.

Karena budaya asli Indonesia banyak yang diklaim oleh negara tetangga tersebut tanpa sepengetahuan masyarakat luas tanah air. Akibat dari asal klaim budaya kearifan lokal Indonesia oleh Malaysia, banyak yang menyayangkannya.

Banyaknya kebudayaan dan kesenian lokal Indonesia seharusnya tidak diklaim pihak Malaysia. Hal ini memicu kemarahan warga negara Indonesia khususnya di dalam penggunaan media sosial saling ribut bertengkar.

Memang sudah menjadi rahasia umum apabila Malaysia kerap mengklaim kebudayaan yang bukan miliknya. Alhasil Indonesia berhasil mengamankan setiap budaya saat diklaim pihak Malaysia, karena diakui langsung oleh UNESCO.

Ingin tahu apa saja budaya dari Indonesia yang pernah diakui sebagai kebudayaan asal Malaysia? Jangan tinggalkan pembahasan ini. Berikut kami berikan ragam jenis budaya Indonesia diklaim Malaysia.

Budaya Asli Indonesia Diklaim Malaysia, Ada Wayang Kulit

Konflik budaya antara Indonesia dengan Malaysia terus berjalan karena ada beberapa pengakuan yang merugikan tanah air. Kebudayaan menjadi salah satu aset negara yang harus dipertahankan dan diakui dunia melalui UNESCO.

Jenis kebudayaan lokal yang pernah diklaim oleh Malaysia antara lain terdapat wayang kulit. Anda pasti kaget karena wayang kulit merupakan kesenian asal Jawa tepatnya dari provinsi Jawa Tengah.

Adanya pengakuan Malaysia terkait budaya asli Indonesia menarik emosi warga tanah air. Untungnya UNESCO mengakui bahwa wang kulit menjadi warisan kebudayaan asal Indonesia yang membuat pihak Malaysia diam tanpa berkomentar.

Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata pihak Malaysia klaim budaya wayang kulit karena banyaknya warga asal Indonesia menetap di sana. Selama menetap ada pertunjukkan wayang kulit membuat mereka mengakuinya.

Bukan hanya wayang kulit, tetapi Malaysia pernah mengklaim alat musik tradisional angklung merupakan warisan mereka. Semua masyarakat Indonesia tahu kalau angklung adalah alat musik tradsional asli Jawa Barat.

Alat musik khas Sunda berupa angklung akhirnya didaftarkan di UNESCO sebagai budaya asli Indonesia. Perdebatan yang menarik banyak masyarakat kedua negara akhirnya dimenangkan kembali oleh tanah air karena diakui UNESCO.

Warisan kebudayaan berupa angklung sebagai alat musik tradisional telah didaftarkan sejak 2010. Dengan hal ini tidak ada perdebatan yang muncul dari Indonesia dan Malaysia terkait angklung sebagai warisan tanah air.

Kuda Lumping Budaya Asli Indonesia Sempat Diklaim Malaysia

Hubungan tanah air dengan Malaysia memang dikenal tidak akrab seperti tetangga yang seharusnya. Hal tersebut dikarenakan Malaysia kerap mengklaim kebudayaan asli dari Indonesia, sehingga bikin debat tidak pernah berhenti.

Kuda lumping menjadi kesenian khas Jawa yang kembali diklaim bagian kebudayaan dari Malaysia. Tentunya masyarakat lokal Indonesia tidak terima ketika warga negara tetangga mengklaim kuda lumping seenaknya sendiri.

Budaya asli Indonesia kuda lumping diklaim Malaya mungkin disebabkan banyaknya orang Jawa tinggal di sana. Karena warisan budaya ini diturunkan ke anak cucu selanjutnya sebagai generasi muda dengan memahami budaya.

Melihat hal ini, pemerintah Indonesia tidak diam karena fakta kuda lumping berasal dari Jawa. Akhirnya dunia mengakui bahwa kuda lumping menjadi warisan kebudayaan Indonesia bukan dari Malaya.

Bukan hanya itu, ketika Anda mendengar lagu rasa sayange diklaim Malaysia, pasti merasa aneh bukan. Padahal jelas-jelas lagu rasa sayange telah telah terdaftar di Lokananta, Solo sejak tahun 1958.

Salah satu budaya asli Indonesia berupa lagu ini membuat masyarakat tenang karena sudah didaftarkan sejak dulu. Sedangkan Malaysia mengklaim rasa sayange baru-baru ini, sehingga langsung dibantah oleh warga tanah air.

Memang Malaysia kerap membuat kontroversi di bidang kebudayaan karena membuat Indonesia terlibat perdebatan. Upaya mengklaim budaya dinilai menjadi hal berbahaya apabila berhasil dimiliki oleh negara lain karena warisan sangat berharga.

Upaya Mengklaim Batik dari Malaysia

Belum cukup sampai di sini, Malaysia masih berupaya mengklaim kebudayaan asli dari tanah air berupa batik. Indonesia mendaftarkan batik pada tahun 2008 dan secara resmi disahkan oleh UNESCO.

Sebagai warisan budaya asal Indonesia, batik justru pernah diklaim Malaysia karena ditemukan sejak lama. Negara tetangga mengatakan kalau batik sudah melekat sebagai budaya masyarakat, namun pemerintah Indonesia langsung menolaknya.

Saat ini budaya asli Indonesia berupa batik menjadi salah satu ciri khas tanah air bagi mata dunia. Atas warisan budaya dari nenek moyang ini, batik menjadikan Indonesia lebih dikenal dunia.

Upaya pengklaiman budaya dari negara tetangga kita juga terjadi pada tari reog ponorogo. Sudah jelas jika dilihat namanya kalau tarian ini berasal dari daerah Ponorogo sebagai warisan budaya asal Jawa.

Budaya asli Indonesia reog ponorogo menjadi salah satu warisan kesenian penting untuk dipertahankan. Permasalahan ini berujung dengan diakuinya reog ponorogo memang berasal dari Indonesia, bukan negeri tetangga.

Makanan khas Indonesia yang asalnya dari Padang Sumatera Barat pernah diklaim Malaya. Mereka mengklaim rendang sebagai warisan budaya, tetapi langsung ditolak mentah-mentah oleh warga negara Indonesia saat ini.

Karena rendang memiliki asal yang jelas yaitu dari kota Padang, makanan ini warisan turun temurun nenek moyang. Milik Indonesia, rendang dikenal menjadi salah satu makanan terenak yang wajib dicoba masyarakat.

Bahaya Budaya Asli Indonesia Dicomot Negara Lain

Melihat kasus antara Indonesia dan Malaysia saat ini membuat kebudayaan sangat penting untuk dipertahankan. Kalau sampai kesenian direnggut oleh negara lain, tentunya ada dampak membahayakan secara langsung diterima masyarakat Indonesia.

Untuk mengetahui dampaknya ketika budaya asli Indonesia dicomot negeri lain, pastikan mengikuti pembahasan ini. Berikut kami beberkan beberapa bahaya ketika kebudayaan Indonesia diklaim milik negara tetangga seperti Malaysia.

  1. Kehilangan Identitas

Seni atau budaya menjadi lambang identitas setiap daerah untuk mengenalkan kepada publik. Kalau budaya asli tanah air diklaim milik negara lainnya, dampak bahayanya bagi daerah asal akan kehilangan identitas.

  1. Tidak Cinta Warisan Budaya

Tujuan melestarikan budaya agar cinta terhadap daerahnya sendiri dan tidak mengikuti kebudayaan baru hasil globalisasi. Jika sudah dicomot lainnya, budaya akan hilang membuat masyarakat tidak mencintai warisan kebudayaan nenek moyang.

  1. Tidak Memegang Nilai Tradisional

Budaya asli Indonesia berkaitan erat dengan nilai tradisional, ketika kebudayaan diakui milik negara lain bisa berdampak bahaya. Antara lain nilai-nilai tradisional yang mulai luntur sehingga bikin masyarakat punya sifat individualis.

Dengan berbagai kebudayaan asli asal Indonesia dicomot Malaya, kini saatnya Anda sebagai penerus bangsa untuk melestarikan ke anak cucu. Jangan sampai budaya dan kesenian milik kita direnggut oleh bangsa lain.

Beragam jenis budaya asal tanah air telah didaftarkan di UNESCO secara resmi diakui dunia. Hal ini membuat Malaysia tidak lagi bisa mengakui budaya asli Indonesia untuk selamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.